Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa

6 August 2026 • 23:24 WIB

Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik

6 August 2026 • 23:20 WIB

Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian

6 August 2026 • 16:04 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Keterangan Yang Terlambat

Keterangan Yang Terlambat

Muamar Azmar Mahmud FarigMuamar Azmar Mahmud Farig19 March 2026 • 18:50 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Ruang musyawarah itu terasa lebih penuh dari biasanya, padahal hanya ada tiga orang di dalamnya. Ketua majelis, Ravindra Karsa, duduk dengan berkas terbuka di depannya, kacamata sedikit turun dari posisi semula. Di sisi kanan, Elion Prasetra menyandarkan punggung, jari-jarinya saling terkait, sementara di sisi kiri Mahira Sadyana masih membalik halaman dengan ritme yang terlalu cepat untuk disebut membaca dan terlalu lambat untuk disebut sekadar melihat.

Perkara itu sudah berjalan berbulan-bulan. Sidang demi sidang, saksi demi saksi. Ruang sidang pernah penuh, pernah juga kosong. Tapi satu hal yang konsisten: perhatian orang-orang terhadap perkara ini tidak pernah benar-benar hilang.

“Kalau kita lihat dari konstruksinya,” kata Eli akhirnya, menutup berkas dengan satu gerakan yang terdengar lebih tegas dari yang ia maksudkan, “peran masing-masing sudah cukup terang. Pelaku utama jelas. Yang satu lagi… membantu.”

Ravi tidak langsung menjawab. Ia menggeser sedikit berkasnya, seolah mencari sudut pandang yang berbeda dari halaman yang sama. “Membantu,” ulangnya pelan, seperti menguji kata itu di lidahnya sendiri. “Berdasarkan?”

Eli tidak perlu membuka lagi berkasnya. “Keterangan saksi Liron. Dia yang melihat langsung. Dia yang bilang terdakwa kedua ada di sana, memberi saran. Itu cukup untuk menariknya sebagai peserta.”

Mahira mengangkat pandangannya, tapi tidak langsung bicara. Ia mengingat bagaimana saksi itu berdiri di ruang sidang— Darmaya Liron, namanya. Tubuhnya kurus, suaranya tidak terlalu keras, tapi jelas. Ia menjawab pertanyaan dengan cepat, hampir terlalu cepat, seolah takut kehilangan urutan cerita di kepalanya sendiri. Ia disumpah. Ia menyatakan melihat. Ia menunjuk. Dan pada titik itu, ruang sidang seperti menemukan arah.

“Korban tidak melihat langsung,” kata Mahira pelan. “Dia hanya tahu mobilnya hilang. Semua konstruksi peristiwa bertumpu di situ, di Liron.”

Ravi mengangguk kecil. Itu memang titiknya. Dari sekian banyak saksi, dari sekian banyak uraian, hanya satu yang benar-benar melihat. Dan dari satu itu, lahir seluruh bangunan keyakinan.

Beberapa saat tidak ada yang berbicara. Hanya suara kertas yang sesekali bergeser, dan bunyi pendingin ruangan yang konstan, seperti sesuatu yang sengaja dibuat agar tidak diperhatikan.

Baca Juga  Amanah di Balik Kesejahteraan Hakim:

“Secara hukum, tidak ada yang salah,” lanjut Eli, kali ini lebih tenang. “Saksi di bawah sumpah. Keterangannya konsisten. Didukung sebagian oleh fakta lain. Kita tidak butuh dua saksi mata untuk setiap peristiwa.”

Ravi hampir mengangguk. Hampir.

Tapi tangannya berhenti di atas halaman berikutnya.

Ada satu lampiran yang belum ia baca dengan sungguh-sungguh sebelumnya. Bukan karena tidak penting, mungkin karena saat itu tidak terasa relevan. Ia menarik kertas itu keluar sedikit, cukup untuk melihat judulnya.

Surat Keterangan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa.

Ia membaca lebih perlahan.

Nama: Darmaya Liron.

Diagnosis: …Keterangan: pasien dengan gangguan tertentu, dengan penilaian kemampuan realitas yang terganggu dalam kondisi tertentu.

Ia berhenti.

“Ini…” katanya, tanpa menyelesaikan kalimat.

Mahira mencondongkan tubuh. “Apa?”

Ravi menyerahkan kertas itu tanpa banyak kata. Eli ikut mendekat, sedikit lebih cepat dari biasanya.

Ruangan itu tidak berubah. Tapi sesuatu di dalamnya bergeser.

“Ini sudah ada dari awal?” tanya Mahira.

Ravi mengangguk. “Masuk sebagai lampiran. Tapi tidak pernah benar-benar dibahas.”

“Di persidangan?” Mahira mencoba mengingat.

“Tidak secara eksplisit,” jawab Ravi “Tidak pernah diuji secara serius.”

Eli membaca ulang bagian terakhir. “Kemampuan realitas yang terganggu… dalam kondisi tertentu.” Ia mengulang frasa itu pelan, seolah-olah dengan mengulangnya, maknanya akan menjadi lebih pasti.

Mahira menyandarkan punggungnya. “Itu tidak otomatis membuat keterangannya tidak sah.”

“Tidak,” kata Ravi. “Tapi itu membuat kita harus bertanya ulang: kita percaya pada apa?”

Kalimat itu tidak ditujukan ke siapa pun. Tapi ia jatuh tepat di tengah.

Beberapa menit berlalu tanpa percakapan. Waktu berjalan, tapi tidak terasa bergerak.

Di luar ruangan, aktivitas pengadilan mungkin masih berlangsung seperti biasa. Orang datang, orang pergi. Perkara lain dipanggil, ditunda, diputus. Tapi di dalam ruangan itu, semuanya seperti berhenti di satu titik yang tidak bisa dilewati begitu saja.

Baca Juga  Dinamika Pengamanan Persidangan: Menyelaraskan Restriksi Pasal 270 KUHAP Baru dengan Spirit PERMA Protokol Keamanan Persidangan

“Kita bisa tetap lanjut,” kata Eli akhirnya. Nada suaranya tidak sekeras sebelumnya, tapi masih mencoba bertahan pada jalur yang sama. “Keterangan saksi itu tidak berdiri sendiri. Ada rangkaian peristiwa. Ada logika kejadian.”

Mahira menatapnya. “Tapi tidak ada saksi lain yang melihat langsung.”

Eli tidak menyangkal.

“Dan terdakwa kedua…” lanjut Mahira, “ditarik ke dalam perkara ini karena satu kalimat dari orang yang mungkin….”

ia berhenti, mencari kata yang tidak terlalu keras, tapi tidak juga terlalu lunak, “…..tidak selalu melihat dunia seperti adanya.”

Ravi menutup berkasnya perlahan.

Bukan sebagai tanda selesai. Lebih seperti seseorang yang sadar bahwa apa yang ia pegang tidak lagi sama seperti sebelumnya.

“Kalau kita tetap putus seperti ini,” katanya pelan, “kita menghukum seseorang berdasarkan keyakinan yang kita tahu sekarang… tidak utuh.”

Tidak ada yang langsung menjawab.

Eli menatap meja di depannya. Untuk pertama kalinya sejak musyawarah dimulai, ia tidak membuka berkasnya lagi.

Mahira menghela napas panjang.

“Kalau kita ubah,” kata Ravi akhirnya, “artinya kita meruntuhkan seluruh konstruksi.”

“Kalau kita tidak ubah,” jawab Mahira, “mungkin kita meruntuhkan sesuatu yang lebih besar.”

Ruangan itu kembali sunyi.

Ravi menatap dua hakim di depannya, lalu kembali ke berkas yang sudah ia tutup. Ia tahu, pada akhirnya, mereka harus memutus. Tidak ada pilihan untuk tidak.

Tapi untuk pertama kalinya dalam perkara itu, ia memahami sesuatu yang tidak pernah terasa di awal:

bahwa keyakinan hakim bukan sesuatu yang sekali terbentuk lalu tinggal dibacakan, ..melainkan sesuatu yang harus berani dibongkar kembali,

bahkan ketika semuanya sudah terasa selesai.

Di luar ruangan, hari terus berjalan.

Di dalam, tiga orang itu masih duduk di tempat yang sama.

Dengan satu pertanyaan yang tidak ada di dalam berkas:

apakah keadilan masih bisa dicapai, jika keyakinannya sendiri datang terlambat untuk diragukan?

Muamar Azmar Mahmud Farig
Kontributor
Muamar Azmar Mahmud Farig
Hakim Pengadilan Negeri Poso

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Cerpen Hukum Dilema Hakim hakim keadilan pembuktian Refleksi Peradilan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Menteri LH: Keadilan Ekologis Harus Berujung pada Pemulihan, Bukan Sekadar Putusan

3 August 2026 • 12:05 WIB

Kepala BSDK Laporkan Pelaksanaan Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup dan Mediasi

3 August 2026 • 11:38 WIB

Ketua Kamar Pidana: Perkara Lingkungan Tak Bisa Diadili dengan Cara Biasa

3 August 2026 • 11:24 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa

By Fauzia Rohmah6 August 2026 • 23:24 WIB0

Bogor, 6 Agustus 2026 – Keberhasilan mediasi di lingkungan peradilan merupakan salah satu indikator utama…

Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik

6 August 2026 • 23:20 WIB

Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian

6 August 2026 • 16:04 WIB

Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan

6 August 2026 • 13:57 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa
  • Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik
  • Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian
  • Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan
  • Kebijaksanaan dan Kontrol Diri: Standar Baru Profesionalisme Mediator Masa Kini

Recent Comments

  1. Syihabuddin on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  2. Sub2API AI Proxy Directory on Membuat “Roadmap” Dalam Meniti Karir Asn Dengan Menggali Potensi Individu
  3. Ahmad on Anak yang Tak Ikut Mutasi
  4. Isty on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  5. Abdul Kasim on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.