Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

27 April 2026 • 17:31 WIB

Ketua PA Baturaja Laksanakan Maksimal  Program Prioritas Badilag Tahun 2026 di Kecamatan Peninjauan

27 April 2026 • 14:44 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Taajul Masajid: Mahkota yang Terabaikan
Berita Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Taajul Masajid: Mahkota yang Terabaikan

JarkasihJarkasih27 April 2026 • 10:56 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Catatan ringan dari Bhopal India

Di Tengah padatnya mengikuti Training Program For Judges From The Republic Of Indonesia di National Judicial Academy India, baru pada Hari Minggu (ahad) 26 April 2026, saya dan beberapa rekan, seperti pak Ach. Jufri (Sesban BSDK), Pak Mayor Junaedi, Pak Irvan dan ditemani pak Rizki dari KBRI di India dapat melaksanakan shalat subuh di Masjid Taajul Masajid (Mahkota Masjid-Masjid) di Bhopal India.

Kami berlima berangkat dari asrama National Judicial Academy (NJA) pukul 04.00 AM karena waktu subuh di wilayah Bhopal pukul 04.23 AM, dengan menggunakan mobil carteran selama 4 jam dengan biaya 1.600 Rupee  atau sekitar Rp. 291.000 jika dikonversi dengan rupiah, alhamdulillah perjalanan lancar sehingga dapat ditempuh selama 15 menit sesuai estimasi, padahal pada siang hari ketika traffic  ditempuh selama 30 menit.

Kami semangat untuk mengunjungi masjid Taajul Masajid tersebut karena disamping jaraknya tidak begitu jauh, hanya sekitar 7,5 KM, juga karena masjid ini salah satu masjid terbesar di Asia dan terbesar di India, dibangun oleh Nawab Shah Jahar Begum 1871/1887 dan sempat terbengkalai, kemudian dilanjutkan oleh putrinya Sultan Jahar Begum selesai tahun 1958. Masjid ini memiliki luas interior sekitar 430.000 kaki persegi atau sekitar 39.948 M2 atau hampir 4 hektar luasnya, terletak di jantung sibuk kota Bhopal, Madhya Pradesh, India.

Pada saat kami sampai di area masjid pintu gerbang masih dikunci dan belum waktu subuh, kemudian petugas jaga gerbang menghampiri dan menginformasikan bahwa shalat subuh akan dilaksanakan pada pukul 05.30 AM. Setelah kami masuk, kami tidak langsung masuk masjid  karena waktu subuh belum masuk, kami menuju kolam yang ada di depan masjid untuk berwudhu, yang konon kata pak Irvan dengan nada serius atau bercanda saya tidak tahu: “yang berwudhu dengan air kolam itu akan  hasil hajatnya”. Sebenarnya dari asrama NJA kami sudah berwudhu, terpengaruh atau tidak  dengan kata-kata pak Irvan saya berwudhu lagi di air kolam itu dengan niat Tajdidul Wudhu yang kemudian diikuti oleh temen-temen  lain.

Ada beberapa hal menarik yang menjadi cacatan ringan kami dalam perjalanan spiritual ke masjid Taajul Masajid Bhopal:

Sebagaimana lazimnya shalat berjamaah di masjid al-Maghfirah BSDK atau masjid-masjid lainnya di Indonesia, jarak antara adzan dan iqomah 12-15 menit. Hal ini diterapkan berdasarkan hadits Rasulullah: “afhdalul ‘amal ashalatu fi awwali waktiha (sebaik-baik amal itu shalat pada awal waktu). Hari itu waktu subuh di Bhopal pukul 04.23 AM dan waktu syuruk pukul 05.40 AM. Selesai muadzin mengumandangkan adzan kami melaksanakan shalat tahiyatul masjid 2 rokaat, lalu shalat qobliyah subuh (shalat fajar) 2 rokaat, kemudian kami ada yang membaca al-Qur’an, berdzikir, dsb. menunggu iqomah. Ternyata iqomah shalat subuh pukul 05.30 mendekati waktu syuruk, maka selesai mendirikan shalat subuh mataharipun merayapi bumi dan menampakan sinarnya dari upuk timur.

Baca Juga  Dari Bhopal ke Indonesia: Pelajaran Besar untuk Menegakkan Hukum Lingkungan yang Lebih Progresif

Yang membuat kami semua terheran-heran dan penuh tanda tanya, Ketika petugas mengumandangkan iqobah, lafadznya sama dengan lafadz azan (lafadz Allahu Akbar 4 kali, lafadz asyhadu alla ilaha illallah 2 kali, lafadz asyhadu anna muhammadarrasulullah 2 kali, lafadz hayya ‘ala shalah 2 kali, lafadz hayya ‘alal falah 2 kali, cuma ditambah lafadz assalatu khoirun minannaum 2 kali. Ketika dikumandangkannya lafadz iqomah kami yang terheran-heran, tetapi pada waktu mengucapkan amiin mereka para jamaah dan santri-santri tahfidz yang merasa heran kepada kami, jadi seri dan sama-sama heran.  Ceritanya begini: setelah imam membaca akhir surat al-fatihah, kami serentak seperti biasa di Indonesia mengucapkan kata: “Aamiin” dengan keras, tapi hanya  suara kami yang terdengar, jamaah lain tidak terdengar, mungkin membaca kata aamiin tetapi secara siir (samar). Rupanya selidik punya selidik setelah shalat bahwa mereka bermadzhab Hanafi, yang membaca lafadz aminnya dalam shalat secara siir. Yang lebih bikin tersenyum kami setelah kejadian itu pak Rizki mengatakan: “maaf pak tadi lupa ngasih tau kalo nanti baca aamiinnya pelan-pelan” sambil beliau senyum simpul.

Taajul Masajid artinya mahkota masjid-masjid, karena memang dari sisi arsitektur masjid ini barangkali masjid terindah dari masjid-masjid yang ada di kota Bhopal, namun Ketika kita menginjakan kaki disana terkesan mahkota itu terabaikan, terkesan kurang terawat dibanding masjid al-Maghfirah contohnya. Sepengetahuan kami Ada beberapa hal yang menyebabkan kondisi masjid Taajul Masajid seperti itu:

  1. Masalah Dana & Penyelesaian Pembangunan

Seperti diketahui bahwa Masjid ini mulai dibangun tahun 1871 oleh Nawab Shah Jahan Begum. Tapi mangkrak karena kekurangan dana. Baru selesai total tahun 1985, dibantu dana dari Emir Kuwait. Karena pembangunannya tersendat 100+ tahun, banyak bagian yang belum finishing sempurna sejak awal. Perawatan bangunan tua seluas 23.912 sq ft itu mahal sekali.

  • Status Pengelolaan
Baca Juga  Effects Of Media Trials Terhadap Putusan Pengadilan: Tinjauan Yuridis, Sosiologis, Dan Psikologis Dalam Sistem Peradilan Modern

Taj-ul Masajid dikelola oleh komunitas muslim lokal & madrasah  Darul Uloom, bukan oleh Archaeological Survey of India (ASI) atau badan wakaf nasional yang dananya besar. Jadi anggaran perawatan sangat terbatas, hanya mengandalkan donasi jamaah

  • Beban Fungsi Ganda

Masjid ini sekaligus jadi madrasah, tempat tinggal santri, dan pusat kegiatan. Dulu sampai 2001 dipakai untuk Bhopal Tablighi Ijtima yang dihadiri ratusan ribu orang. Aktivitas super padat bikin bangunan cepat aus, tapi dana renovasi minim. Akhirnya acara Ijtima dipindah ke Islam Nagar karena masjid sudah tidak muat.

  • Kurang Promosi Wisata

Pemerintah Madhya Pradesh lebih fokus promosi Sanchi Stupa, Bhimbetka, dan istana-istana Bhopal. Taj-ul Masajid kalah branding dibanding destinasi lain. Padahal masuk gratis dan buka 6 AM – 8 PM. Akibatnya kunjungan wisatawan domestik & asing sedikit, sehingga pemasukan dari pariwisata juga kecil.

  • Dampak Lokasi & Lingkungan

Letaknya di Royal Market area yang padat dan macet. Debu, polusi, dan parkir sembarangan bikin kesan kumuh di sekitar masjid. Banyak area luar masjid yang dipakai pedagang kaki lima, jadi terlihat kurang tertata.

Catatan: “Terabaikan” lebih ke kesan visual & minimnya restorasi besar. Untuk ibadah harian, tetapi masjid ini tetap aktif dan ramai, terutama di hari Jum’at. Non-muslim juga boleh masuk kecuali hari Jumat. Namun kalau dibanding National Judicial Academy yang gedungnya baru & terawat karena dana negara, kontrasnya memang sangat kelihatan.

Akhirnya, pada pukul 06.00 AM kami berlima pulang dari perjalanan spiritual yang mengesankan itu dan kami mampir ke Raju Tea Stall yang selalu rame pengunjung di kota Bhopal untuk mencicipi brerakfast Indian Street Food, seperti Jalebi, kachori sabzi, puri Bhaji, dll.

Jarkasih
Kontributor
Jarkasih
Hakim Tinggi Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

bhopal islam mahkota masjid masjid national judicial academy taajul masjid ziarah
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

27 April 2026 • 17:31 WIB

Ketua PA Baturaja Laksanakan Maksimal  Program Prioritas Badilag Tahun 2026 di Kecamatan Peninjauan

27 April 2026 • 14:44 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB
Demo
Top Posts

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

27 April 2026 • 17:31 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB

Enforcing Environmental Law In The Framework Of A Shared Future For Mankind

27 April 2026 • 11:27 WIB

Perjalanan Hakim Indonesia: Journey to the West & Wasiat Sukarno

27 April 2026 • 11:07 WIB
Don't Miss

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

By Ganjar Prima Anggara27 April 2026 • 17:31 WIB0

Jabarpur-India High Court di India menempati posisi penting dalam struktur peradilan negara bagian. Konstitusi India…

Ketua PA Baturaja Laksanakan Maksimal  Program Prioritas Badilag Tahun 2026 di Kecamatan Peninjauan

27 April 2026 • 14:44 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB

Enforcing Environmental Law In The Framework Of A Shared Future For Mankind

27 April 2026 • 11:27 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan
  • Ketua PA Baturaja Laksanakan Maksimal  Program Prioritas Badilag Tahun 2026 di Kecamatan Peninjauan
  • Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur
  • Enforcing Environmental Law In The Framework Of A Shared Future For Mankind
  • Perjalanan Hakim Indonesia: Journey to the West & Wasiat Sukarno

Recent Comments

  1. Analisis Batas Fungsi Pengawasan DPR dan Prinsip Judicial Independence dalam Seruan Komisi III pada Kasus Vonis Bebas Amsal Sitepu - LP2KI FH-UH on Batas Kewenangan Konstitusional: Antara Fungsi Pengawasan DPR dan Kemandirian Kekuasaan Kehakiman
  2. is cenforce legal on Debu di Atas Map Hijau
  3. kamagra north sydney on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  4. what is vidalista 80 on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  5. hims tadalafil atorvastatin on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.