Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa

6 August 2026 • 23:24 WIB

Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik

6 August 2026 • 23:20 WIB

Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian

6 August 2026 • 16:04 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Artidjo Alkostar: Sang Algojo Keadilan

Artidjo Alkostar: Sang Algojo Keadilan

Ari GunawanAri Gunawan19 March 2026 • 19:07 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pembaca yang budiman, dunia penegakan hukum di Indonesia memiliki banyak tokoh inspiratif yang hadir bagaikan oase di tengah gersangnya keadilan. Jika pada masa lalu kita mengenal sosok panutan seperti Jenderal Sudirman di kemiliteran dan Mohammad Hatta yang bersahaja sebagai Wakil Presiden pertama RI, maka di dunia hukum kita mengenal Prof. Koesoemah Atmadja—seorang Pahlawan Indonesia dan Ketua Mahkamah Agung Indonesia yang secara tegas tawaran Belanda untuk menjadi wali negara pasundan bentukan Belanda.

Pada era Orde Baru dan Reformasi, muncul pula nama Jenderal Hoegeng yang dikenal sebagai polisi jujur dan sederhana, serta Baharuddin Lopa, Jaksa Agung yang tak kenal takut dalam menegakkan kebenaran. Melanjutkan estafet integritas tersebut, di institusi benteng keadilan tertinggi, kita mengenal sosok yang dijuluki sebagai “algojo” bagi para koruptor di Indonesia: Artidjo Alkostar.

Artidjo Alkostar lahir di Situbondo, Jawa Timur, pada 22 Mei 1948. Ayah dan Ibunya berasal dari Sumenep, Madura. Setelah menamatkan pendidikan SMA di Asembagus, Situbondo, ia melanjutkan studi di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Di kampus tersebut, Artidjo dikenal sebagai aktivis di berbagai organisasi, seperti HMI dan Dewan Mahasiswa.

Ia meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1976. Dedikasinya pada ilmu hukum membawanya ke Northwestern University, Chicago, Amerika Serikat, untuk meraih gelar Magister Hukum (LL.M.) pada tahun 2002. Selain itu, ia juga mengikuti pelatihan pengacara HAM di Columbia University. Di saat yang bersamaan, ia sempat bekerja di Human Rights Watch divisi Asia di New York selama kurang lebih dua tahun. Sekembalinya ke Indonesia, ia mendirikan kantor hukum Artidjo Alkostar and Associates yang beroperasi hingga tahun 2000.

Artidjo merupakan Hakim Agung dari jalur non-karier. Ia mengawali pengabdiannya bukan sebagai hakim, melainkan sebagai dosen di almamaternya, UII Yogyakarta. Di sana beliau mengampu mata kuliah Hukum Acara Pidana, Etika Profesi, serta HAM.

Selain mengajar, Artidjo juga berkiprah sebagai advokat di LBH Yogyakarta dan menjabat sebagai direktur pada periode 1983–1989. Ia dikenal sangat vokal dalam membela masyarakat kecil serta aktivis yang tertindas pada masa Orde Baru. Beberapa kasus besar yang pernah ditanganinya antara lain: Kasus Penembakan Misterius (Petrus), Kasus Komando Jihad, Kasus Santa Cruz (Timor Leste), Kasus pembunuhan wartawan Udin (Bernas) dan Kasus sengketa Pemilu 1997 di Madura.

Sebagai akademisi yang produktif, Artidjo mengabadikan pemikirannya melalui berbagai buku, jurnal, dan opini. Karya-karyanya menjadi bukti dedikasi yang tak lekang oleh waktu bagi dunia hukum Indonesia. Beberapa judul bukunya yang populer meliputi: Negara Tanpa Hukum: Catatan Pengacara Jalanan, Saya Tak Bisa Jamin Mereka Jera, Pembangunan Hukum dalam Perspektif Politik Hukum Nasional. Dinamika dan Interaksi Hukum Lokal, Nasional, dan Global dan Menegakkan Hukum Pidana: Pengajuan PK oleh JPU & Pidana di Bawah Minimum Khusus.

Kiprah Artidjo di Mahkamah Agung 

Baca Juga  Integritas sebagai Benteng Utama Pencegahan Fraud dalam Mewujudkan Peradilan yang Agung: Perspektif Hukum, Tata Kelola, dan Kepercayaan Publik

Berawal dari seorang dosen dan advokat, Artidjo Alkostar mengikuti seleksi hakim agung dan berhasil lolos. Selama 18 tahun pengabdiannya di Mahkamah Agung (2000–2018), ia telah menyelesaikan sebanyak 19.708 berkas perkara. Angka ini menjadi bukti dedikasi luar biasanya dalam sistem peradilan Indonesia.

Artidjo menjelma menjadi sosok yang paling ditakuti oleh para koruptor. Ia adalah simbol integritas dan kejujuran di tengah keraguan publik terhadap hukum. Julukan “Momok” disematkan kepadanya karena keberaniannya memberikan vonis yang jauh lebih berat bagi terdakwa korupsi yang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Bagi para koruptor, mengajukan kasasi saat Artidjo menjabat adalah sebuah perjudian besar. Alih-alih mendapatkan keringanan hukuman, mereka sering kali harus menerima kenyataan pahit bahwa hukuman mereka justru dilipatgandakan. Beberapa nama besar yang merasakan ketegasan vonisnya antara lain: Angelina Sondakh, Anas Urbaningrum, Luthfi Hasan Ishaaq, Akil Mochtar serta Djoko Susilo.

Filosofi Hukum dan Komitmen Artidjo Alkostar

Bagi Artidjo Alkostar, hukum bukanlah komoditas yang bisa diperjualbelikan, melainkan instrumen suci untuk menegakkan keadilan, terutama bagi rakyat kecil yang hak-haknya telah dirampas. Ia meyakini sepenuhnya bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang merusak sendi-sendi bangsa dan kehidupan bernegara. Oleh karena itu, ia senantiasa menegaskan bahwa hukuman yang dijatuhkan kepada para koruptor haruslah memberikan efek jera yang maksimal.

Beliau memandang bahwa ancaman utama bangsa saat ini adalah para politisi korup yang mengkhianati kepercayaan publik demi memperkaya diri di atas penderitaan rakyat. Karena dampak destruktif yang ditimbulkan oleh praktik rasuah tersebut, Artidjo berkomitmen penuh untuk melawannya seumur hidup. Dalam salah satu pernyataannya, ia menegaskan:

“Korupsi telah menggelapkan masa depan kita, padahal setiap warga negara berhak atas Indonesia yang sejahtera. Kita harus bersatu tanpa kompromi untuk menghapus korupsi demi mewujudkan masa depan bangsa yang lebih cerah.”

Hingga akhir hayatnya, salah satu prinsip yang selalu ia pegang teguh dalam menjalankan tugasnya sebagai pengadil adalah: “Keadilan itu tidak bisa ditawar. Hakim adalah wakil Tuhan di dunia, maka ia harus mempertanggungjawabkan putusannya bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Sang Pencipta.”

Baca Juga  KUHP dan KUHAP Baru Sebagai bentuk Kesepakatan Bangsa yang Harus dipatuhi: Refleksi Semester I bersama Jimly Asshiddiqie di Al-Azhar

Kesederhanaan dan Integritas di Balik Jubah Hakim

Di balik ketegasannya yang menggetarkan meja hijau, Artidjo Alkostar adalah pribadi yang sangat bersahaja dan jauh dari gemerlap gaya hidup mewah. Sebelum mendapatkan fasilitas resmi sebagai Hakim Agung, beliau tidak merasa canggung untuk menggunakan transportasi umum seperti taksi atau bajaj saat berangkat menuju kantor. Sikap rendah hati ini juga terlihat dari pilihan tempat tinggalnya; sebelum menempati rumah dinas, Artidjo memilih mengontrak rumah sederhana di sebuah perkampungan padat, tepat di belakang sebuah bengkel las. Pilihan hidup ini menjadi bukti nyata bahwa bagi beliau, kehormatan seorang penegak hukum tidak diukur dari kemewahan huniannya, melainkan dari kedalaman integritasnya.

Kehidupan Artidjo yang sangat bersahaja ini menunjukkan sebuah pesan kuat bahwa kekuasaan tidak harus berbanding lurus dengan kemewahan material. Di tengah godaan jabatan yang begitu besar, ia tetap memilih jalan sunyi yang jauh dari hedonisme, membuktikan bahwa seorang pejabat publik bisa tetap tegak berdiri tanpa harus menjual prinsip demi harta. Dedikasi yang tak tergoyahkan ini ia tunjukkan hingga akhir hayat, baik saat menjalankan tugas berat sebagai Hakim Agung maupun ketika mengemban amanah sebagai anggota Dewan Pengawas KPK. Sosoknya tetap menjadi teladan langka tentang bagaimana kekuasaan seharusnya dijalankan dengan tangan bersih dan hati yang tulus bagi kepentingan bangsa.

Warisan Abadi Sang Penjaga Keadilan

Meskipun Artidjo Alkostar telah berpulang pada tahun 2021 akibat penyakit jantung dan paru-paru, kepergiannya tidak sedikit pun melunturkan warisan standar moral yang telah ia tanamkan. Beliau meninggalkan jejak langkah yang kokoh berupa keberanian yang tak tergoyahkan dan kesederhanaan hidup yang menjadi oase di tengah gersangnya integritas. Nama Artidjo akan selalu dikenang bukan hanya sebagai seorang pejabat tinggi, melainkan sebagai monumen kejujuran yang membuktikan bahwa hukum bisa tegak tanpa kompromi jika berada di tangan yang tepat.

Sosok “sang algojo yang tidak pandang bulu” ini akan terus menjadi inspirasi abadi bagi para hakim muda dan seluruh aparat penegak hukum di tanah air. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, prinsip hidupnya menjadi kompas moral dalam upaya menjaga muruah peradilan di Indonesia. Semangat Artidjo tetap hidup dalam setiap putusan yang adil, mengingatkan kita semua bahwa dedikasi sejati kepada bangsa adalah pengabdian yang dilakukan dengan tangan bersih dan hati yang hanya takut kepada Sang Pencipta.

Ari Gunawan
Kontributor
Ari Gunawan
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

anti korupsi Artidjo Alkostar Integritas Aparatur lawan korupsi mahkamah agung Penegakan Hukum sosok Tokoh Inspiratif
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

PN Situbondo Vonis 20 Tahun Penjara bagi Ayah dan Paman Kandung yang Terbukti telah Memerkosa Anak

4 August 2026 • 15:23 WIB

Menakar Pidana di Era KUHP Nasional

4 August 2026 • 11:26 WIB

121 Rekomendasi Sanksi Hakim: Jangan Mengubah Perkara Warisan Menjadi Klaim Kinerja

2 August 2026 • 15:58 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa

By Fauzia Rohmah6 August 2026 • 23:24 WIB0

Bogor, 6 Agustus 2026 – Keberhasilan mediasi di lingkungan peradilan merupakan salah satu indikator utama…

Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik

6 August 2026 • 23:20 WIB

Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian

6 August 2026 • 16:04 WIB

Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan

6 August 2026 • 13:57 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa
  • Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik
  • Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian
  • Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan
  • Kebijaksanaan dan Kontrol Diri: Standar Baru Profesionalisme Mediator Masa Kini

Recent Comments

  1. Syihabuddin on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  2. Sub2API AI Proxy Directory on Membuat “Roadmap” Dalam Meniti Karir Asn Dengan Menggali Potensi Individu
  3. Ahmad on Anak yang Tak Ikut Mutasi
  4. Isty on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  5. Abdul Kasim on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.