BATURAJA – Pengadilan Agama (PA) Baturaja Kelas IA kembali mencatatkan performa impresif dalam manajemen anggaran pada periode April 2026. Fokus pada efektivitas dan ketepatan sasaran, PA Baturaja berhasil mengukir angka realisasi belanja modal hingga 99,79 persen, sebuah pencapaian yang dinilai nyaris sempurna.
Capaian fantastis ini menjadi bukti konkret atas kematangan perencanaan serta kedisiplinan dalam pelaksanaan program kerja yang telah disusun sejak awal tahun anggaran. Tidak hanya di sektor modal, komponen anggaran lainnya juga menunjukkan tren positif yang stabil. Tercatat, realisasi belanja barang berada di angka 44,99 persen, sementara belanja pegawai telah mencapai 42,82 persen.
Optimalisasi Layanan Publik dan Akses Keadilan
Satu hal yang menjadi sorotan utama adalah komitmen PA Baturaja dalam memperluas akses keadilan melalui program Sidang di Luar Gedung. Hingga April 2026, realisasi sektor ini telah menyentuh angka 83,33 persen. Angka ini merefleksikan upaya proaktif lembaga dalam menjangkau masyarakat di wilayah terpencil agar tetap mendapatkan layanan hukum yang prima.
Di sisi lain, program bantuan hukum dan pembebasan biaya perkara (prodeo) masing-masing terealisasi sebesar 25,00 persen dan 38,12 persen. Serapan ini terus dipacu secara bertahap guna memastikan seluruh bantuan hukum jatuh tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Implementasi Good Governance
Ketua PA Baturaja, Sri Roslinda, S.Ag., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi seluruh aparatur dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
“Capaian ini adalah hasil sinergi kolektif. Disiplin perencanaan dan ketelitian eksekusi adalah kunci. Kami mengacu pada PMK No. 214/PMK.02/2017, di mana kualitas serapan tidak hanya dilihat dari angka persentase, tetapi juga harus menghasilkan output dan outcome yang nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar beliau.
Menuju Pelayanan Prima
Ketua PA Baturaja juga menambahkan bahwa pengawasan berkelanjutan terus dilakukan untuk meminimalisir deviasi anggaran. Dengan serapan yang solid, PA Baturaja semakin memperkokoh posisinya sebagai lembaga peradilan yang profesional, adaptif, dan berorientasi penuh pada kepercayaan publik.
Melalui kepemimpinan yang progresif, PA Baturaja optimis dapat menuntaskan sisa tahun anggaran 2026 dengan hasil yang tidak hanya akuntabel secara administratif, tetapi juga unggul dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


