Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membedah  Filsafat HAM : Menempatkan  Hakim Sebagai Penjaga  Martabat  Dan  Fasilitas  Koreksi  Hukum

6 May 2026 • 19:47 WIB

Ketika Hukum Bertemu Hati: Hakim dan Seni Me-rasa-kan Keadilan

6 May 2026 • 19:45 WIB

Membedah Filsafat HAM: Menempatkan Hakim sebagai Penjaga Martabat dan Fasilitas Koreksi Hukum

6 May 2026 • 19:41 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menyeimbangkan Rasa dan Rasio sebagai Seni Merasakan Keadilan
Berita

Menyeimbangkan Rasa dan Rasio sebagai Seni Merasakan Keadilan

Cik BasirCik Basir6 May 2026 • 19:33 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Hari ke-3 Pendidikan Filsafat dan Keadilan yang diikuti para hakim dari empat Lingkungan Peradilan dan Ad Hoc mengetengahkan materi dengan tema: “Ketika Hukum Bertemu Hati: Hakim dan Seni Merasakan Keadilan”. Dalam mempresentasikan materi tersebut, Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag, atau yang akrab disapa “Gus Faiz” sebagai narasumber, terlebih dahulu memaparkan perihal “dimensi manusiawi hakim”, yang meliputi aspek Jasmani, akal (rasio), rasa (hati), nafsu dan spiritual. Namun tulisan ini hanya meng-hightlight yang disampikan beliau mengenai penyeimbangan rasa (hati) dan rasio (akal) sebagai seni merasakan atau menghadirkan keadilan.

Keadilan kerap dibayangkan sebagai sesuatu yang dingin, berdiri di atas teks hukum, terukur, objektif, dan steril dari getar emosi. Namun bayangan itu sesungguhnya hanya setengah dari kenyataan. Sebab, keadilan yang sepenuhnya rasional, tanpa sentuhan rasa, berisiko menjadi kaku, bahkan kejam dalam ketepatannya. Sebaliknya, keadilan yang semata-mata bertumpu pada rasa, tanpa kendali rasio, mudah tergelincir menjadi keberpihakan yang tak terukur.

Di antara dua kutub tersebut keadilan sejati mencari keseimbangannya. Rasio adalah alat penimbang. Ia bekerja dengan logika, menata fakta, mengurai sebab-akibat, dan menjaga agar keputusan tidak larut dalam subjektivitas. Rasio juga memastikan bahwa hukum tidak berubah menjadi sekadar cermin perasaan sesaat, yang memberi kerangka, batas, dan konsistensi.

Melalui rasio hukum memperoleh bentuknya berupa aturan tertulis, prosedur yang baku, dan putusan yang dapat dipertanggungjawabkan. Rasio menjaga hukum dari kesewenang-wenangan. Tanpa rasio keadilan berisiko menjadi subjektif, ia akan tergantung siapa yang merasa dan bagaimana ia merasa.

Tetapi rasio juga memiliki keterbatasan. Rasio tidak selalu mampu menangkap kompleksitas pengalaman empiris manusia. Rasio bisa tepat, tetapi tidak selalu adil dalam arti yang lebih dalam. Di titik inilah menurut “Guz Fais”, rasa (hati) diperlukan mengambil peran. Rasa itu sendiri dalam paparan beliau mencakup: emosi, intuisi, kepekaan moral dan empati. Rasa adalah kepekaan terhadap konteks, empati terhadap manusia, dan kemampuan membaca “yang tidak tertulis” di balik fakta hukum. Rasa membuat hukum tidak sekadar benar, tetapi juga layak, pantas.

Baca Juga  Pembukaan Pendidikan Filsafat dan Keadilan: Peneguhan Nalar, Integritas, dan Keberanian Yudisial Hakim Indonesia

Dalam perspektif filsafat hukum, ketegangan antara rasa dan rasio sebenarnya adalah ketegangan antara keadilan formal dan keadilan substantif. Keadilan formal menuntut kesetaraan perlakuan di hadapan aturan. Sementara keadilan substantif menghendaki keadilan yang memperhitungkan kondisi konkret manusia. Jika rasio cenderung berdiri di sisi formalitas, maka rasa mendorong kita menuju substansi.

Dalam konteks tersebut “Dosen UIN Sunan Kali Jaga Yogya” ini mengingatkan bahwa menempatkan rasa di atas rasio bukan tanpa risiko. Sebab, menurutnya rasa yang tidak dikendalikan dapat berubah menjadi bias, keberpihakan, atau bahkan ketidakadilan yang terselubung. Demikian juga empati yang berlebihan bisa melahirkan ketidaksetaraan baru. Untuk itu, rasa memerlukan rasio sebagai pengendali, sebagaimana rasio memerlukan rasa sebagai penyempurna. Pada titik inilah perlunya penyeimbangan antara rasa dan rasio. Hakim yang ideal menurut beliau adalah yang bisa menyeimbangkan rasa dan rasio.

Lebih lanjut Ketua Program Studi Doktor Aqidah dan Filsafat Islam ini memaparkan bahwa di sinilah keadilan menjadi seni. Keadilan bukan sekadar ilmu yang dapat dirumuskan secara pasti, melainkan keterampilan yang diasah melalui pengalaman, refleksi, dan kepekaan moral. Seorang penegak hukum, terutama hakim, tidak cukup hanya memahami norma; ia harus mampu “merasakan” dampak dari putusannya. Ia harus bertanya: apakah putusan ini tidak hanya benar secara hukum, tetapi juga adil secara kemanusiaan.

Menyeimbangkan rasa dan rasio berarti menghindari dua ekstrem: legalisme kaku yang mengabaikan manusia, dan sentimentalitas liar yang mengabaikan aturan. Keseimbangan ini bukan sesuatu yang statis, melainkan proses dinamis. Setiap perkara menghadirkan tantangan baru, yang menuntut penyesuaian antara apa yang logis dan apa yang layak.

Keadilan yang sejati bukanlah keadilan yang hanya bisa dijelaskan, tetapi juga yang bisa dirasakan. Ia hadir ketika putusan tidak hanya diterima oleh akal, tetapi juga oleh hati.

Baca Juga  Menjembatani Dua Sistem: Tantangan Implementasi KUHAP Baru dalam Peradilan Militer

Pada akhirnya, hukum yang agung bukanlah hukum yang paling kaku, melainkan hukum yang paling bijak, yang mampu menjaga keseimbangan antara rasa dan rasio. Karena di sanalah keadilan tidak hanya ditegakkan, tetapi juga dihidupkan. Demikian salah satu sudut yang dipaparkan “Guz Faiz” dalam materi tersebut.

Cik Basir
Kontributor
Cik Basir
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Filsafat Hukum Keadilan Substantif Pendidikan Hakim pusdiklat teknis
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Membedah  Filsafat HAM : Menempatkan  Hakim Sebagai Penjaga  Martabat  Dan  Fasilitas  Koreksi  Hukum

6 May 2026 • 19:47 WIB

Ketika Hukum Bertemu Hati: Hakim dan Seni Me-rasa-kan Keadilan

6 May 2026 • 19:45 WIB

Membedah Filsafat HAM: Menempatkan Hakim sebagai Penjaga Martabat dan Fasilitas Koreksi Hukum

6 May 2026 • 19:41 WIB
Demo
Top Posts

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB

Lok Adalat: Tools Efektif Penyelesaian Perkara Perdata Hingga Pidana Ringan di India

29 April 2026 • 15:30 WIB
Don't Miss

Membedah  Filsafat HAM : Menempatkan  Hakim Sebagai Penjaga  Martabat  Dan  Fasilitas  Koreksi  Hukum

By Aman6 May 2026 • 19:47 WIB0

Jakarta, 6 Mei 2026 – Gelaran Pelatihan Filsafat yang diselenggarakan di Badan Strategi Kebijakan dan…

Ketika Hukum Bertemu Hati: Hakim dan Seni Me-rasa-kan Keadilan

6 May 2026 • 19:45 WIB

Membedah Filsafat HAM: Menempatkan Hakim sebagai Penjaga Martabat dan Fasilitas Koreksi Hukum

6 May 2026 • 19:41 WIB

Menyeimbangkan Rasa dan Rasio sebagai Seni Merasakan Keadilan

6 May 2026 • 19:33 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membedah  Filsafat HAM : Menempatkan  Hakim Sebagai Penjaga  Martabat  Dan  Fasilitas  Koreksi  Hukum
  • Ketika Hukum Bertemu Hati: Hakim dan Seni Me-rasa-kan Keadilan
  • Membedah Filsafat HAM: Menempatkan Hakim sebagai Penjaga Martabat dan Fasilitas Koreksi Hukum
  • Menyeimbangkan Rasa dan Rasio sebagai Seni Merasakan Keadilan
  • Tahapan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum dan Permasalahannya

Recent Comments

  1. dapoxetine vs cialis on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  2. dapoxetine in kuwait on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  3. mesalamine otc alternatives on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  4. revatio coupon on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  5. buy udenafil online on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.