Bertempat di Hotel Grand Mercure Batam Centre, pada Senin, 11 Mei 2026, telah dilaksanakan acara Pembukaan Temuwicara Gelombang I Tahun 2026 Wilayah Batam, sebuah forum strategis yang menjadi simbol kuatnya sinergi kelembagaan antara Mahkamah Agung Republik Indonesia, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Kegiatan diikuti oleh 40 Hakim dari wilayah PT Kepulauan Riau dan PT Riau, PTA Kepulauan Riau serta wilayah PT TUN Medan.
Kegiatan ini merupakan agenda kolaboratif yang telah dilaksanakan secara rutin sejak tahun 2002, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas aparatur peradilan, khususnya para hakim, dalam memahami perkembangan hukum ekonomi, sektor jasa keuangan, sistem pembayaran, perlindungan konsumen, hingga dinamika digitalisasi keuangan nasional.
Acara pembukaan dihadiri oleh para pimpinan tinggi dari ketiga lembaga, antara lain Yang Mulia Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia, Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H., Kepala Badan Strategi Kebijakan Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI, Dr. Syamsul Arief, S.H., M.H., Kepala Departemen Hukum Bank Indonesia, Bapak Imam Subarkah, serta Deputi Komisioner Hukum dan Penyidikan Otoritas Jasa Keuangan, Ibu Yuliana.
Kegiatan secara resmi dibuka langsung oleh Yang Mulia Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan hukum nasional saat ini bergerak sangat dinamis. Setiap perkara yang diperiksa dan diputus oleh pengadilan tidak hanya menyangkut kepentingan para pihak, tetapi juga berdampak terhadap perlindungan konsumen, kepastian berusaha, kepercayaan publik, serta stabilitas sistem keuangan nasional.
Beliau juga menyampaikan bahwa hakim pada era modern dituntut untuk terus memperluas wawasan, memperdalam pemahaman terhadap perkembangan sektor jasa keuangan, serta mempertajam kepekaan dalam menemukan keadilan substantif di balik setiap perkara, sehingga putusan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.
Pelaksanaan Temuwicara Gelombang I tahun ini menjadi semakin istimewa karena menghadirkan narasumber expert Mahkamah Agung Republik Indonesia, yaitu: Yang Mulia Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI, Yang Mulia Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung RI, Yang Mulia Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI.

Selain itu, turut hadir para ahli dan pejabat teknis dari Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan yang berasal dari berbagai departemen strategis, antara lain bidang hukum, pengawasan sektor jasa keuangan, perlindungan konsumen, pasar keuangan, digitalisasi data, pengelolaan uang, hingga pemeriksaan khusus.
Kehadiran para narasumber lintas sektor ini diharapkan mampu memberikan perspektif komprehensif kepada para peserta mengenai berbagai isu aktual yang berpotensi menjadi sengketa di pengadilan, sehingga hakim memiliki bekal yang kuat dalam memeriksa, mengadili, dan memutus perkara secara tepat, adil, dan berintegritas.
Temuwicara bukan sekadar ruang diskusi, melainkan jembatan pemahaman antar lembaga dalam menjaga harmoni antara penegakan hukum, kepastian ekonomi, dan kepentingan masyarakat luas.
Dari Batam, semangat kolaborasi kembali diteguhkan bahwa keadilan yang kuat lahir dari pengetahuan yang luas, integritas yang kokoh, dan sinergi yang berkelanjutan.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


