Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kejujuran sebagai Fondasi Moral Hakim

7 May 2026 • 21:47 WIB

Sesi Keempat Pelatihan Filsafat BSDK : Kritik Filsafat Hukum Mengikis Budaya Patronase dan Menakar Ulang Keadilan Sosial

7 May 2026 • 19:59 WIB

Pengadilan Negeri Gresik Perteguh Integritas Melalui Giat Spiritual Rutin, Doakan KPN Menuju Tanah Suci

7 May 2026 • 19:58 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Prof. Zainal Arifin Mochtar: Negara dan Hukum bukan barang Jadi, Hakim Menjaga Arahnya
Berita

Prof. Zainal Arifin Mochtar: Negara dan Hukum bukan barang Jadi, Hakim Menjaga Arahnya

Muamar Azmar Mahmud FarigMuamar Azmar Mahmud Farig7 May 2026 • 19:45 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI kembali menyelenggarakan Pendidikan Filsafat dan Keadilan Gelombang II. Pada 7 Mei 2026, materi bertajuk “Konsep Negara dan Hukum” disampaikan oleh Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M., kepada peserta pelatihan secara daring. Sesi ini menjadi ruang reflektif bagi hakim untuk membaca ulang negara, hukum, kekuasaan, dan keadilan secara lebih kritis.

Prof. Zainal Arifin Mochtar, S.H.,LL.M dikenal sebagai akademisi hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Berdasarkan profil resmi FH UGM, beliau mengajar antara lain Hukum Tata Negara, Ilmu Negara, Hukum Perundang-undangan, Teori Hukum, serta Teori dan Hukum Konstitusi. Beliau menempuh pendidikan S1 dan S3 di UGM serta S2 di Northwestern University, Chicago. Pada Januari 2026, FH UGM juga mencatat pengukuhan beliau sebagai Guru Besar dalam bidang Hukum Kelembagaan Negara.

Dalam pemaparannya, Prof. Zainal yang akrab disapa Uceng ini, membuka diskusi dari pertanyaan mendasar: mengapa negara ada? Pertanyaan ini penting karena cara kita memahami asal-usul negara akan memengaruhi cara kita memahami hukum. Negara dapat dilihat sebagai kehendak Tuhan, sebagai produk kekuatan, atau sebagai perkembangan masyarakat. Ketiganya menunjukkan bahwa negara tidak lahir dari satu penjelasan tunggal, melainkan dari pergulatan panjang antara legitimasi, kekuasaan, dan kebutuhan hidup bersama.

Dalam salah satu bagian materi, negara dijelaskan sebagai organ kekuasaan yang membutuhkan ketertiban, membagi ruang publik dan privat, memiliki legitimasi sosial, serta memonopoli penggunaan kekerasan yang sah. Namun justru di situlah paradoks negara muncul. Negara diperlukan untuk melindungi warga, tetapi negara juga memiliki kapasitas untuk membatasi, mengendalikan, bahkan menekan warga. Karena itu, hukum tidak boleh dibaca secara polos seolah-olah selalu netral dan otomatis adil.

Prof. Zainal kemudian masuk pada konsep negara hukum. Secara klasik, negara hukum berarti kekuasaan dibatasi oleh hukum, hak warga negara dilindungi, peradilan independen, hak asasi manusia dijamin, dan kekuasaan dijalankan berdasarkan aturan. Namun pemahaman klasik ini tidak cukup apabila berhenti pada legalitas formal. Kritik utama terhadap negara hukum adalah kecenderungannya menjadi terlalu formalistis dan prosedural, sehingga substansi keadilan kerap hilang di balik administrasi dan kepatuhan tekstual.

Baca Juga  Pelatihan Filsafat Hari Ketiga: Hakim Padukan Rasio, Rasa, dan Spiritualitas

Pada titik ini, materi ini menjadi sangat relevan bagi hakim. Hakim bekerja di ruang yang mempertemukan teks dan kenyataan. Undang-undang memberikan bahasa, tetapi putusan hakim sering kali menjadi wajah hukum yang paling nyata bagi masyarakat. Karena itu, hukum tertulis tidak pernah cukup dengan dirinya sendiri. Ia memerlukan penafsiran, keberanian, dan integritas agar tidak jatuh menjadi alat pembenar bagi ketidakadilan.

Pada bagian tersebut juga Prof Zainal menghadirkan kritik Marxian terhadap hukum. Dalam kritik ini, hukum dapat menjadi alat dominasi karena menjaga kepentingan penguasa atau kelas dominan. Persamaan di depan hukum dapat menjadi ilusi apabila akses, sumber daya, dan posisi sosial para pihak tidak seimbang. Hukum yang tampak netral di permukaan dapat menjadi elitis apabila hanya mudah dipahami dan dimenangkan oleh mereka yang memiliki kekuatan ekonomi, politik, atau jaringan sosial.

Dari perspektif realisme hukum, Prof. Zainal mengingatkan bahwa hukum selalu memerlukan penafsiran. Apa yang diputus hakim kadang menjadi wajah hukum yang sesungguhnya. Dari putusan itu, masyarakat bukan hanya membaca pasal, tetapi juga menangkap politik, ideologi, psikologi, keberanian moral, dan tekanan kekuasaan yang mungkin melingkupi hukum. Pertanyaan reflektif pun muncul: apakah hukum dan negara melindungi, atau justru mengamankan kekuasaan?

Pertanyaan tersebut mengganggu, tetapi justru diperlukan. Hakim yang terlalu cepat percaya bahwa setiap aturan pasti adil dapat kehilangan kewaspadaan. Sebaliknya, hakim yang terlalu sinis terhadap hukum juga dapat kehilangan pegangan. Jalan tengahnya adalah sikap kritis yang disiplin: menghormati hukum, tetapi terus menguji apakah hukum sedang bekerja untuk manusia atau sekadar menjaga tatanan kekuasaan.

Dalam bagian lain, Prof. Zainal menyinggung kontrak sosial. Kontrak sosial dapat dibayangkan sebagai dasar legitimasi negara, tetapi ia tetap mengandung sisi fiktif karena tidak hadir sebagai perjanjian nyata yang ditandatangani setiap warga. Bahkan apabila kontrak sosial diterjemahkan melalui konstitusi, tetap dibutuhkan organ kekuasaan untuk menegakkannya. Dengan demikian, yang selalu harus diperiksa adalah relasi kuasa di balik norma.

Baca Juga  Antara Komando dan Keadilan: Ujian Etika dan Independensi Hakim Militer Pasca KUHAP Baru

Pada bagian materi tentang keadilan, Prof. Zainal mengajukan pertanyaan yang dekat dengan teori Gustav Radbruch: apakah yang dicari hakim adalah keadilan, kepastian, atau kemanfaatan? Dalam praktik, ketiganya sering diharapkan berjalan bersama. Namun tidak jarang ketiganya saling bertentangan. Ketika itu terjadi, hakim tidak cukup berlindung di balik teks, tetapi harus menjelaskan pilihan nilainya secara jernih, argumentatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Simpul penting dari materi ini adalah bahwa negara dan hukum bukan barang jadi, melainkan hal yang terus berproses. Negara hukum tidak selesai hanya karena konstitusi menyebutnya demikian. Ia harus terus dihidupkan melalui pembatasan kekuasaan, perlindungan hak, independensi peradilan, dan kualitas putusan hakim. Dalam proses itulah hakim memegang peran penting sebagai penjaga arah negara hukum.

Melalui materi ini, BSDK Mahkamah Agung RI menghadirkan pembelajaran yang melampaui aspek teknis yuridis. Hakim diajak tidak hanya bertanya apa bunyi hukum, tetapi juga untuk siapa hukum bekerja. Sebab di tangan hakim, negara hukum tidak hanya menjadi konsep dalam buku, melainkan pengalaman konkret bagi masyarakat yang mencari keadilan.

Muamar Azmar Mahmud Farig
Kontributor
Muamar Azmar Mahmud Farig
Hakim Pengadilan Negeri Poso

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

bsdk hakim mahkamah agung pelatihan filsafat Pendidikan Filsafat prof zainal
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Sesi Keempat Pelatihan Filsafat BSDK : Kritik Filsafat Hukum Mengikis Budaya Patronase dan Menakar Ulang Keadilan Sosial

7 May 2026 • 19:59 WIB

Pengadilan Negeri Gresik Perteguh Integritas Melalui Giat Spiritual Rutin, Doakan KPN Menuju Tanah Suci

7 May 2026 • 19:58 WIB

Menyingkap Konsep Negara dan Paradoks Hukum

7 May 2026 • 19:33 WIB
Demo
Top Posts

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB

Lok Adalat: Tools Efektif Penyelesaian Perkara Perdata Hingga Pidana Ringan di India

29 April 2026 • 15:30 WIB
Don't Miss

Kejujuran sebagai Fondasi Moral Hakim

By Ahmad Junaedi7 May 2026 • 21:47 WIB0

Kamis, 7 Mei 2026, Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Kumdil Mahkamah Agung Republik Indonesia (BSDK)…

Sesi Keempat Pelatihan Filsafat BSDK : Kritik Filsafat Hukum Mengikis Budaya Patronase dan Menakar Ulang Keadilan Sosial

7 May 2026 • 19:59 WIB

Pengadilan Negeri Gresik Perteguh Integritas Melalui Giat Spiritual Rutin, Doakan KPN Menuju Tanah Suci

7 May 2026 • 19:58 WIB

Prof. Zainal Arifin Mochtar: Negara dan Hukum bukan barang Jadi, Hakim Menjaga Arahnya

7 May 2026 • 19:45 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Kejujuran sebagai Fondasi Moral Hakim
  • Sesi Keempat Pelatihan Filsafat BSDK : Kritik Filsafat Hukum Mengikis Budaya Patronase dan Menakar Ulang Keadilan Sosial
  • Pengadilan Negeri Gresik Perteguh Integritas Melalui Giat Spiritual Rutin, Doakan KPN Menuju Tanah Suci
  • Prof. Zainal Arifin Mochtar: Negara dan Hukum bukan barang Jadi, Hakim Menjaga Arahnya
  • Menyingkap Konsep Negara dan Paradoks Hukum

Recent Comments

  1. dapoxetine vs cialis on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  2. dapoxetine in kuwait on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  3. mesalamine otc alternatives on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  4. revatio coupon on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  5. buy udenafil online on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.