Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Author: Mohammad Khairul Muqorobin
Bhopal, Minggu 26 April 2026 – Memasuki hari ketiga rangkaian short course, para delegasi hakim dan aparatur peradilan Indonesia mengikuti sesi ketujuh pelatihan bertema “Alternative Dispute Resolution Mechanism – India and Indonesia: Bridging Ancient Wisdom with Modern Justice”. Sesi ini menghadirkan Hakim Agung India, Hon’ble Mr. Justice N. Kostiwar Singh, sebagai narasumber utama di hadapan 30 peserta dari Indonesia. Dalam pemaparannya, Justice Kostiwar Singh menekankan bahwa hubungan India dan Indonesia bukanlah sekadar interaksi antar bangsa modern yang baru terjalin, melainkan warisan peradaban tua yang telah mengakar lebih dari seribu tahun. Ia menyoroti bahwa sebelum mengenal kolonialisme, para pedagang dan sarjana Sanskerta dari…
Bhopal, 25 April 2026 – Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Hakim serta Aparatur Peradilan Indonesia di National Judicial Academy, Bhopal, India, memasuki hari kedua. Pada Sesi keenam ini tema yang diangkat adalah “Environmental Law: Global Challenge and Judicial Role”., dengan Administrative Judge dari Pengadilan Tinggi Gujarat yang bernama Hon’ble Mr. Justice D. N. Ray atau yang akrab disapa dengan Justice Ray ini hadir sebagai salah satu pemateri bersama dengan Ms. Aishwarya Bhati. Dalam penyampaiannya yang mendalam, Justice Ray mengajak seluruh delegasi yang berjumlah 30 orang dari Indonesia tersebut untuk memulai dari sebuah kesadaran fundamental: bahwa bumi bukanlah warisan dari nenek moyang…
Bhopal, 24 April 2026 – Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Hakim dan Aparatur Peradilan Indonesia di National Judicial Academy, Bhopal, India, memasuki hari pertama pada Jumat (24/4/2026). Sesi kedua mengangkat tema Information and Communication Technology (ICT) in the Judicial System yang disampaikan oleh Professor Humayun Rasheed Khan, pengajar di lembaga tersebut. Kemudian sesi ketiga yang membahas Artificial Intelligence (AI): Potential Utility for the Judiciary and Possible Challenges bersama Professor Sumit Bhattacharya, seorang Research Fellow di National Judicial Academy. Kedua sesi ini dirancang untuk memberikan wawasan menyeluruh tentang transformasi digital dan penerapan AI di lingkungan peradilan India. Proyek e-Courts India: Tahap Transformasi…
Jakarta, 22 April 2026 – Nama-nama seperti Shah Rukh Khan, Aamir Khan, hingga Kareena Kapoor serta film legendaris Bollywood seperti Dilwale Dulhania Le Jayenge, Kuch Kuch Hota Hai, hingga Mohabbatein mungkin lebih dulu membangkitkan imajinasi Masyarakat Indonesia tentang India. Namun, bagi 30 hakim dan aparatur peradilan Indonesia, India bukan hanya tentang sinema Bollywood yang ikonik. Mulai pekan ini, mereka akan menyelami sisi lain dari negeri tersebut yakni untuk mengetahui lebih dalam mengenai sistem peradilan modern yang berpusat di kota bersejarah Bhopal, Madhya Pradesh. Mahkamah Agung Republik Indonesia, melalui Badan Strategi Kebijakan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK), secara resmi memberangkatkan delegasi yang terdiri…
Pulang Pisau – Pengadilan Negeri (PN) Pulang Pisau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya integritas melalui kegiatan public campaign Zona Integritas (ZI) yang dilaksanakan pada Jumat pagi, 10 April 2026. Berbeda dari biasanya, kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB pagi ini mengambil lokasi strategis di tengah keramaian Pasar Patanak di Jalan Tingang Menteng, Kelurahan Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau serta berlanjut ke area Dermaga Pulang Pisau hingga Taman Sumbu Kurung. Dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Pulang Pisau Kurnia Fitrianingsih, para aparatur PN Pulang Pisau turun langsung menyapa para pedagang dan pengunjung pasar di pagi itu bersama hiruk-pikuknya. Di…
Di balik setiap pertimbangan hukum dalam penyusunan putusan, selalu tersimpan tarik-menarik antara norma, kekuasaan, dan kesadaran akan keadilan. Kesadaran itu mengemuka dalam sesi Pendidikan Filsafat dan Keadilan bagi Hakim yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung RI cq Pusdiklat Teknis Peradilan, Rabu (8/4/2026), secara daring melalui zoom. Sebanyak 229 Hakim dari lingkungan peradilan umum, agama, militer, dan tata usaha negara, termasuk hakim ad hoc seluruh Indonesia, mengikuti sesi ke-7 dengan topik “Konsep Negara dan Hukum”. Narasumber yang hadir adalah Fery Amsari, S.H., M.H., LL.M., dosen hukum tata negara Universitas Andalan sekaligus…
Pendahuluan Dalam beberapa bulan terakhir, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menunjukkan peningkatan intensitas fungsi pengawasan di bidang hukum. Melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dan rapat-rapat khusus, Komisi III menyoroti sejumlah perkara pidana yang tengah berjalan dan menjadi perhatian publik. Kasus-kasus viral seperti Hogi Minaya (kontroversi korban menjadi tersangka karena mengejar penjambret hingga tewas), ABK Fandi Ramadhan (perkara tindak pidana narkotika dengan tuntutan pidana mati), Nabilah O’Brien (merekam pelanggan yang tidak membayar, lalu justru ditetapkan sebagai tersangka), Andrie Yunus (perkara penyiraman air keras yang belum ada penetapan tersangkanya), hingga Amsal Christy Sitepu (perkara tindak pidana korupsi…
Pendahuluan Alasan penghapus pidana secara umum terbagi menjadi dua bentuk, yakni alasan pembenar dan alasan pemaaf, baik yang diatur dalam undang-undang maupun di luar undang-undang (tidak tertulis). Secara normatif, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional) telah mengatur alasan pembenar yang tertulis mulai dari Pasal 31 hingga Pasal 35, serta alasan pemaaf tertulis yang diatur mulai Pasal 40 hingga Pasal 44. Namun, di samping yang diatur dalam KUHP Nasional, terdapat pula alasan penghapus pidana di luar undang-undang (tidak tertulis). Keberadaan alasan penghapus pidana yang tidak tertulis ini diakui oleh para ahli pidana (doktrinal) sebagai asas…
Di tengah maraknya diskursus publik tentang pembaruan hukum pidana, kita justru lebih sering mendengar nama-nama akademisi yang aktif tampil di berbagai forum instansi nasional dan media nasional seperti Prof. Harkristuti Harkrisnowo, Prof. Topo Santoso, Prof. Edward Omar Sharif Hiariej, Prof. Hibnu Nugroho, Prof. Pujiyono dan sebagainya. Mereka adalah para penerus estafet keilmuan yang patut diapresiasi. Namun di balik gemerlap nama-nama yang dikenal belakangan ini, tersimpan satu nama yang menjadi sumber rujukan utama bagi generasi tersebut, yakni Prof. Barda Nawawi Arief. Namanya mungkin tidak lagi disebut dalam setiap diskusi publik, tetapi pemikirannya terus hidup dalam setiap kutipan dan referensi karya-karya mereka…
Menjelang akhir Ramadan, semangat berbagi mulai terasa di mana-mana. Di masjid, musolla, sekolah, hingga perkantoran, panitia-panitia zakat pun mulai dibentuk. Biasanya, panitia di masjid terdiri dari berbagai kalangan mulai dari yang paling kaya hingga yang paling miskin. Mereka bekerja keras mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Tapi pernahkah kita bertanya, apakah panitia zakat di lingkungan kita itu otomatis berstatus sebagai Amil? Pertanyaan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan menyangkut keabsahan dari ibadah zakat yang ditunaikan. Siapa Sebenarnya Amil Itu? Dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60, pada intinya Allah swt menyebut delapan golongan penerima zakat, salah satunya diantaranya adalah Amil. Lalu, siapa yang…

