Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membangun Paradigma Baru Pemidanaan Nasional: Peran Strategis Hakim Militer dalam Implementasi KUHP Baru dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026

19 May 2026 • 10:31 WIB

Suara Pemikiran Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung dalam Pengembangan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI

19 May 2026 • 09:43 WIB

Tim Penyusun Naskah Urgensi SK KMA Roadmap IT Melakukan Audiensi dengan Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung

19 May 2026 • 09:31 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Membangun Paradigma Baru Pemidanaan Nasional: Peran Strategis Hakim Militer dalam Implementasi KUHP Baru dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026
Berita

Membangun Paradigma Baru Pemidanaan Nasional: Peran Strategis Hakim Militer dalam Implementasi KUHP Baru dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026

Ahmad JunaediAhmad Junaedi19 May 2026 • 10:31 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Transformasi hukum pidana nasional bukanlah sekadar perubahan norma tertulis dalam lembaran negara. Ia merupakan perubahan cara pandang, perubahan paradigma, sekaligus perubahan orientasi penegakan hukum menuju sistem yang lebih berkeadilan, humanis, modern, dan berakar pada nilai-nilai hukum nasional Indonesia. Dalam konteks tersebut, hakim tidak lagi cukup dipahami hanya sebagai “corong undang-undang”, melainkan sebagai penjaga nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat serta pengawal arah pembaruan hukum nasional.

Atas dasar itulah, Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Short Course Transformasi Sistem Pemidanaan Nasional: Peran Hakim dalam Penerapan KUHP Baru dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 bagi Hakim Peradilan Militer Seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tatap muka selama tiga hari, mulai tanggal 19 sampai dengan 21 Mei 2026 bertempat di Wyndham Surabaya, dan diikuti oleh 30 orang Hakim Militer dari berbagai satuan kerja peradilan militer di seluruh Indonesia.

Pembukaan pendidikan dan pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Mei 2026 pukul 08.30 WIB, dan dibuka secara resmi oleh Kolonel Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H. selaku Koordinator Hakim Yustisial Peradilan Militer Badan Strategi Kebijakan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perubahan sistem pemidanaan nasional melalui KUHP baru dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 bukan hanya menuntut kesiapan regulatif, tetapi juga kesiapan intelektual, moral, dan profesional para hakim sebagai pelaksana utama kekuasaan kehakiman.

Pernyataan tersebut memiliki makna yang sangat mendasar. Selama bertahun-tahun, sistem pemidanaan di Indonesia sering kali dipandang terlalu menitikberatkan pada pendekatan represif dan penghukuman semata. Padahal, perkembangan hukum modern telah bergerak menuju keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, perlindungan hak asasi manusia, serta pemulihan sosial. KUHP baru hadir membawa semangat pembaruan tersebut dengan memperkenalkan berbagai pendekatan baru dalam pemidanaan, termasuk perluasan pidana alternatif, penguatan prinsip proporsionalitas, pendekatan restoratif, hingga pengakuan terhadap nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat.

Dalam kerangka demikian, hakim militer memegang posisi yang sangat strategis. Peradilan militer memiliki karakteristik tersendiri karena berhadapan dengan prajurit yang tidak hanya tunduk pada hukum nasional, tetapi juga terikat pada disiplin, hierarki, dan kepentingan pertahanan negara. Oleh karena itu, penerapan KUHP baru di lingkungan peradilan militer memerlukan pemahaman yang lebih mendalam, cermat, dan kontekstual agar pembaruan hukum tidak berjalan secara tekstual semata, melainkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan penegakan hukum yang adil tanpa mengabaikan kepentingan organisasi militer.

Baca Juga  Prof. Barda Nawawi Arief: Sang Arsitek di Balik Lahirnya KUHP Nasional

Dalam arah pemikiran tersebut, Koordinator Hakim Yustisial Peradilan Militer Strajak Diklat Kumdil MARI menguraikan secara rinci mengenai pentingnya transformasi pola pikir hakim dalam membaca perkembangan hukum pidana nasional. Menurut beliau, hakim pada era pembaruan hukum tidak dapat lagi hanya terpaku pada pendekatan legalistik-formal semata. Hakim dituntut mampu memahami filosofi dibalik perubahan undang-undang, memahami tujuan pemidanaan, serta mampu menangkap nilai keadilan substantif yang hendak diwujudkan melalui pembentukan KUHP baru.

Pesan tersebut menjadi penting karena tantangan terbesar dalam reformasi hukum sejatinya bukan terletak pada perubahan regulasi, melainkan pada kesiapan aparat penegak hukum dalam menerjemahkan semangat perubahan tersebut ke dalam praktik peradilan. Tidak sedikit pembaruan hukum yang pada akhirnya kehilangan makna karena masih diterapkan dengan cara pandang lama. Dalam titik inilah pendidikan dan pelatihan memiliki arti strategis sebagai ruang pembentukan perspektif baru bagi para hakim.

Lebih lanjut, beliau juga menekankan bahwa proses pendidikan dan pelatihan bukan sekadar kegiatan formal administratif untuk memenuhi kebutuhan institusional. Diklat harus dipandang sebagai ruang pembelajaran substantif yang memberikan bekal intelektual bagi para hakim untuk memperkuat kualitas putusan dan integritas profesi. Oleh sebab itu, seluruh peserta diminta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menggali ilmu sebanyak mungkin, berdiskusi secara aktif, serta membangun pertukaran gagasan yang konstruktif selama proses pelatihan berlangsung.

Pesan tersebut sesungguhnya mencerminkan kesadaran bahwa kualitas peradilan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Sebaik apa pun regulasi dibentuk, pada akhirnya hakimlah yang akan menentukan bagaimana hukum itu hidup dalam praktik. Putusan hakim bukan sekadar produk administratif, melainkan wajah nyata dari keadilan negara. Karena itu, peningkatan kapasitas hakim harus menjadi prioritas utama dalam setiap agenda pembaruan hukum nasional.

Pelaksanaan diklat secara tatap muka selama tiga hari juga menunjukkan keseriusan Mahkamah Agung dalam membangun ruang pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Dalam forum seperti ini, para hakim tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan berbagai persoalan konkret yang kemungkinan akan muncul dalam penerapan KUHP baru di lingkungan peradilan militer. Pertukaran pengalaman antarpeserta dari berbagai daerah menjadi nilai penting yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran berbasis daring.

Baca Juga  Peradilan Militer Bukan Panggung Sandiwara: Menegakkan Keadilan di Balik Seragam Kehormatan

Di sisi lain, transformasi sistem pemidanaan nasional juga menuntut hakim memiliki sensitivitas sosial yang tinggi. Hakim harus mampu menempatkan hukum sebagai instrumen keadilan, bukan sekadar alat penghukuman. Dalam perkara-perkara tertentu, pendekatan pemidanaan yang terlalu kaku justru dapat melahirkan ketidakadilan baru. Oleh sebab itu, pembaruan hukum pidana melalui KUHP baru sesungguhnya memberikan ruang yang lebih luas bagi hakim untuk menggali nilai keadilan substantif dengan tetap menjaga kepastian hukum dan kewibawaan pengadilan.

Bagi lingkungan peradilan militer, tantangan tersebut tentu menjadi semakin kompleks. Hakim militer dituntut menjaga keseimbangan antara kepentingan penegakan hukum, disiplin militer, perlindungan hak terdakwa, serta kepentingan organisasi pertahanan negara. Di sinilah pentingnya kualitas integritas, independensi, dan kecerdasan moral seorang hakim. Sebab pada akhirnya, keadilan tidak lahir semata dari bunyi pasal, tetapi dari kebijaksanaan dalam menerapkannya.

Pendidikan dan pelatihan ini pada akhirnya bukan hanya tentang memahami undang-undang baru, melainkan tentang membangun kesiapan mental dan intelektual aparat peradilan dalam menghadapi perubahan besar sistem hukum nasional. Reformasi hukum pidana memerlukan hakim-hakim yang tidak hanya cerdas secara normatif, tetapi juga matang secara filosofis dan peka terhadap rasa keadilan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para Hakim Militer peserta diklat mampu menjadi agen transformasi di lingkungan satuan kerja masing-masing. Ilmu dan pemahaman yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan individual, tetapi harus diterjemahkan menjadi praktik peradilan yang lebih berkualitas, progresif, dan berkeadilan. Sebab pembaruan hukum sejatinya baru akan bermakna apabila hadir nyata dalam putusan-putusan pengadilan yang mencerminkan keadilan substantif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Diklat Hakim Hakim Militer hukum pidana KUHP Baru Penegakan Hukum Peradilan Militer
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Suara Pemikiran Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung dalam Pengembangan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI

19 May 2026 • 09:43 WIB

Tim Penyusun Naskah Urgensi SK KMA Roadmap IT Melakukan Audiensi dengan Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung

19 May 2026 • 09:31 WIB

Pelatihan PRISMA Gelombang I Resmi Dibuka, 39 Hakim Ikuti Penguatan Integritas dan Antikorupsi Mahkamah Agung dan KPK Resmi Mulai Program PRISMA untuk Perkuat Integritas Pimpinan Pengadilan

18 May 2026 • 18:18 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Membangun Paradigma Baru Pemidanaan Nasional: Peran Strategis Hakim Militer dalam Implementasi KUHP Baru dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026

By Ahmad Junaedi19 May 2026 • 10:31 WIB0

Transformasi hukum pidana nasional bukanlah sekadar perubahan norma tertulis dalam lembaran negara. Ia merupakan perubahan…

Suara Pemikiran Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung dalam Pengembangan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI

19 May 2026 • 09:43 WIB

Tim Penyusun Naskah Urgensi SK KMA Roadmap IT Melakukan Audiensi dengan Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung

19 May 2026 • 09:31 WIB

Analisis Hukum Draft PERMA tentang Pelaksanaan Pemeriksaan Setempat (Bagian IX sampai dengan Bagian XII)

19 May 2026 • 08:49 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membangun Paradigma Baru Pemidanaan Nasional: Peran Strategis Hakim Militer dalam Implementasi KUHP Baru dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026
  • Suara Pemikiran Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung dalam Pengembangan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI
  • Tim Penyusun Naskah Urgensi SK KMA Roadmap IT Melakukan Audiensi dengan Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung
  • Analisis Hukum Draft PERMA tentang Pelaksanaan Pemeriksaan Setempat (Bagian IX sampai dengan Bagian XII)
  • Pengadilan Sebagai Mesin Dialektika

Recent Comments

  1. proscar medication template on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  2. ozempic coupons 2026 on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  3. rogaine target crossword on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
  4. buy levitra india on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
  5. tadalafil cialis dosage on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.