Megamendung, 10 April 2026 – Udara sejuk pagi hari dan kicauan burung – burung yang nyaring diantara dahan pepohonan di Kampus BSDK MA RI Megamendung, menghantar langkah para CPNS Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya menuju ruang Audotorium BSDK MA RI.
Bukan tanpa alasan 343 siswa Latsar CPNS serempak melangkah ke audotorium pagi ini, mereka semua akan mengikuti ceremonial pembukaan Pelatihan Dasar CPNS, yang berarti secara sah, mereka memulai mengikuti pembelajaran Tahap Klasikal dalam Pelatihan Dasar CPNS tahun 2026 ini.
Sebelumnya, mulai dari tanggal 10 Januari 2026, para CPNS ini sudah mengikuti berbagai pembelajaran Pelatihan Latsar dengan metode Online atau Daring. Kini tiba saatnya bagi para peserta untuk memulai pendalaman pembelajaran dari agenda 1 sampai agenda 3 serta mempertanggungjawabkan Laporan Aktualisasi Nilai yang selama telah mereka rancang.

Pembukaan Latsar pagi ini dihadiri oleh Kepala BSDK MA RI, Sekretaris BSDK MA RI dan Kepala Pusdiklat Menpim BSDK MA RI serta seluruh Pejabat Struktural dan Fungsional dan Para Hakim Yustisial Pusdiklat Menpim BSDK MA RI. Kegiatan diawali dengan Laporan Kegiatan yang dibacakan oleh Pak Kapus Diklat Menpim BSDK MA RI, Bapak DY. Witanto. Dalam laporannya, Kapusdiklat Menpim menyampaikan bahwa CPNS yang mengikuti Pelatihan Latsar saat ini adalah sisa kuota dari rekruitmen CPNS MA RI tahun 2024 yang lalu, dimana total CPNS yang diterima sebanyak 3.660 CPNS. Dan dari jumlah tersebut, sudah berhasil dan lulus Latsar di tahun 2025 sebanyak 2.940 CPNS. Sisanya yang belum Latsar hanya tinggal 720 orang saja, dan pada gelombang 1 ini sebanyak 343 orang yang dipanggil untuk mengikuti Klasikal Latsar di Kampus BSDK MA RI Megamendung.


Selain itu Kapusdiklat Menpim BSDK MA RI juga melaporkan kepada Kepala BSDK MA RI, bahwa Pusdiklat Menpim BSDK MA RI telah membuat inovasi dalam mengevaluasi aktualisasi dari peserta Latsar. Inovasi tersebut diyakin akan meminimalisir terjadinya disparitas nilai yang diberikan diantara para penguji saat seminar, dan inovasi tersebut sendiri sudah dikoordinasikan dan disambut positif oleh Lembaga LAN RI selaku Pembina penyelenggaraan diklat nasional.
Selanjutnya, Kepala BSDK MA RI, Bapak Dr. H. Syamsul Arief, SH., MH, memberikan sambutan dan pesan kepada seluruh peserta Latsar, sebelum membuka secara resmi pelatihan tersebut. Tidak panjang pesan yang beliau sampaikan kepada para peserta, namun tentu saja penuh makna yang mendalam. Dalam pesanNya, Beliau menyampaikan, bahwa seorang CPNS tentu saja masih dalam keterbatasan Kompetensi terlebih dalam Kompetensi pemberian layanan kepada masyarakat. Atas keterbatasan kompetensi tersebut, satu hal yang harus dicamkan oleh CPNS adalah memiliki sikap Sopan dan Loyal kepada Pimpinan atau dalam Bahasa Jawa nya “Nurut”. Sebagai CPNS yang rata – rata masuk dalam Generasi Z, tentu saja banyak dari mereka memiliki karakter yang merasa “pintar” padahal tidak semua demikian. Mereka bersikap lebih apatis kepada orang lain. Karakter seperti itu justru bukan menampilkan kepintaran, malah justru sebaliknya. Seharusnya sebagai warga baru Peradilan, CPNS harus bertanya kepada Pimpinan atau yang senior di kantor jika ada hal yang belum dimengerti dalam menjalankan tugas Peradilan.

Pesan tersebut memang sangatlah dalam, karena memang Loyalitas menjadi sangat perlu dalam menjalankan visi dan misi organisasi. Sehingga dengan demikian akan sangat membantu Pimpinan serta seluruh anggota organiasasi dalam mencapai visi dan misi organisasi.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp:
SUARABSDKMARI

