Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dirjen Badilmiltun MA Mengukuhkan Kontingen Tenis PTWP Peradilan Militer Tahun 2026: Menggelorakan Semangat Juang dan Mental Juara Menuju Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI di Malang

11 June 2026 • 18:00 WIB

PT TUN Surabaya Bahas Desain Peradilan Pajak

11 June 2026 • 11:24 WIB

Menguji Diri Dengan Pujian

11 June 2026 • 09:26 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menjadi Ruang Belajar Global, NJA Dan BSDK Tunjukkan Infrastruktur Berkelas Dunia
Artikel Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Menjadi Ruang Belajar Global, NJA Dan BSDK Tunjukkan Infrastruktur Berkelas Dunia

Edi HudiataEdi Hudiata26 April 2026 • 18:02 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dari Megamendung ke Bhopal

Jika biasanya kita berada di kawasan Megamendung, di lingkungan Pusdiklat Mahkamah Agung yang berhawa sejuk dan dikelilingi kontur perbukitan, kali ini kita sejenak “berpindah” ke suasana yang tak kalah menarik. Di Bhopal, India, berdiri National Judicial Academy (NJA), sebuah kompleks pelatihan yudisial berkelas dunia, yang juga bertengger di atas bukit, menghadirkan suasana belajar yang tenang sekaligus reflektif.

Di tempat inilah, konsep pembelajaran hakim dikembangkan secara serius dan terstruktur. Infrastruktur modern yang dimiliki NJA bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi bagian penting dari proses belajar itu sendiri. Fasilitas yang terintegrasi, didukung teknologi, serta lingkungan yang tertata rapi, menciptakan ruang yang mendorong para hakim dan aparatur peradilan untuk berkembang, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga secara profesional dan etis.

Namun, yang membuat NJA kerap disebut sebagai lembaga berkelas dunia bukan hanya soal bangunan atau fasilitasnya. Lebih dari itu, NJA mengusung pendekatan yang menyeluruh. Kurikulum disusun berbasis kompetensi, metode pembelajaran dibuat interaktif dan dekat dengan praktik, sementara teknologi dimanfaatkan untuk memperkaya pengalaman belajar.

Di sisi lain, NJA juga aktif membuka diri ke dunia internasional. Berbagai program pelatihan lintas negara rutin diselenggarakan, menghadirkan peserta dari beragam yurisdiksi. Di sinilah terjadi pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik, yang pada akhirnya memperkaya perspektif para peserta. NJA pun berkembang bukan hanya sebagai pusat pelatihan nasional, tetapi juga sebagai ruang belajar global.

Inspirasi dari National Judicial Academy

Sebagai pusat pendidikan dan pelatihan hakim di India, NJA dikenal sebagai salah satu rujukan dalam pengembangan kapasitas aparatur peradilan. Pendekatannya rapi, terstruktur, dan fokus pada penguatan kompetensi. Seiring waktu, NJA terus beradaptasi dengan dinamika hukum yang berkembang, menjadikannya contoh menarik bagi banyak negara.

Kampus ini berada di kawasan perbukitan Bhopal, menghadap ke danau yang menjadi salah satu ikon kota. Suasananya tenang dan jauh dari hiruk-pikuk, menghadirkan ruang yang ideal untuk belajar. Meski berada di perbukitan, saat pelaksanaan short course, cuaca di kawasan ini terbilang cukup panas, dengan suhu yang mencapai sekitar 40 derajat Celsius.

Menariknya, kawasan ini dulunya bukanlah lahan yang “siap pakai”. Area tersebut merupakan bekas tambang batu yang terdegradasi. Alih-alih membangun secara instan, para perancang memilih pendekatan yang lebih bersahabat dengan alam. Kontur bukit yang curam tidak diubah, melainkan diikuti. Vegetasi lokal ditanam kembali, menghadirkan kesejukan alami sekaligus memulihkan lingkungan yang sempat rusak.

Baca Juga  Menakar Ulang Keadilan Sosial dari Rakyat, untuk Rakyat dan oleh Rakyat

Pendekatan itu terasa hingga ke desain bangunannya. Gedung-gedung dibuat tidak menjulang tinggi, melainkan mengikuti lekuk tanah. Hasilnya, seluruh kompleks terasa menyatu dengan lanskap. Di bagian tengah kawasan, terdapat blok akademik sebagai pusat kegiatan. Tata ruangnya sederhana: ruang-ruang penting seperti administrasi, seminar, dan perpustakaan mengelilingi halaman dalam.

Dari sisi tampilan, NJA juga punya identitas tersendiri. Sentuhan arsitektur bernuansa Islam terlihat dari penggunaan lengkungan dan detail atap. Selain memperkuat karakter visual, elemen ini juga punya fungsi praktis, seperti mengurangi paparan langsung sinar matahari ke dalam ruangan.

Penataan kawasannya pun tidak dilakukan sembarangan. Area akademik ditempatkan di titik tertinggi, seakan menegaskan posisinya sebagai pusat pengetahuan. Auditorium berada dekat pintu masuk agar mudah diakses. Sementara itu, area hunian seperti wisma tamu dan asrama berada di bagian yang lebih tenang, memberi ruang bagi peserta untuk beristirahat dan merenung.

Sejak diresmikan pada 2005, NJA berkembang bukan hanya sebagai tempat pelatihan hakim, tetapi juga sebagai contoh bagaimana sebuah institusi dapat dibangun dengan memperhatikan keseimbangan antara fungsi, lingkungan, dan nilai-nilai pembelajaran.

Infrastruktur dan Pembelajaran Modern

Di NJA, pengalaman belajar tidak hanya ditentukan oleh materi, tetapi juga oleh lingkungan yang mendukungnya. Sejak awal, kawasan ini memang dirancang sebagai ruang belajar yang utuh, di mana fasilitas, teknologi, dan suasana saling melengkapi.

Fasilitas utamanya tergolong lengkap dan berstandar internasional. Ruang pelatihan dilengkapi teknologi modern, auditorium siap menampung kegiatan berskala besar, sementara perpustakaan digital menyediakan akses ke berbagai sumber hukum. Di beberapa sudut, tersedia ruang diskusi kecil yang lebih santai, laboratorium komputer, hingga sistem e-learning yang memungkinkan pembelajaran berlangsung secara jarak jauh maupun hybrid.

Di luar ruang kelas, suasana belajar tetap terasa. Fasilitas akomodasi seperti wisma tamu dan asrama dirancang nyaman agar peserta bisa beristirahat dengan baik. Ada pula ruang makan terpadu, sarana olahraga, hingga ruang terbuka hijau yang membuat lingkungan terasa lebih segar dan tidak kaku.

Baca Juga  Temuwicara MA – BI – OJK Tahun 2026: Sinergi Menjaga Keadilan dan Stabilitas Negeri

Program pelatihan di NJA tidak hanya diperuntukkan bagi hakim di India, baik pada tingkat pengadilan pertama maupun tingkat banding, tetapi juga terbuka bagi berbagai pemangku kepentingan peradilan, seperti pejabat pengadilan, akademisi, dan aparatur penegak hukum lainnya. Selain itu, NJA secara aktif menyelenggarakan program internasional yang melibatkan peserta dari berbagai negara. Hakim dan aparatur peradilan dari luar negeri, kerap mengikuti pelatihan, lokakarya, maupun program pertukaran pengetahuan di NJA sebagai bagian dari kerja sama antar lembaga peradilan.

Relevansi bagi Indonesia

Sebagai lembaga berkelas dunia, NJA secara konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan internasional yang diikuti oleh hakim dan aparatur peradilan dari beragam negara. Forum-forum ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas, tetapi juga ruang pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik lintas yurisdiksi. Peran ini menempatkan NJA sebagai pusat pembelajaran global (global judicial training hub) yang berpengaruh.

Menariknya, jika dicermati lebih dekat, sejumlah hal yang menjadi kekuatan NJA sebenarnya juga telah dimiliki oleh BSDK. Dari sisi infrastruktur, konsep kampus terpadu dengan lingkungan yang mendukung pembelajaran juga telah hadir di kawasan pelatihan Mahkamah Agung di Indonesia. Fasilitas seperti ruang pelatihan, asrama, hingga ruang diskusi menjadi bagian penting dalam proses belajar, sebagaimana yang terlihat di NJA.

Dalam hal pendekatan pembelajaran, kesamaannya juga cukup terasa. BSDK telah mulai mengembangkan metode yang lebih partisipatif, tidak lagi semata ceramah satu arah. Diskusi kasus, pelatihan berbasis praktik, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menunjukkan arah yang sejalan dengan NJA.

Begitu pula dari sisi jejaring. Jika NJA aktif menyelenggarakan pelatihan internasional, BSDK pun telah melangkah ke arah yang sama. Berbagai kegiatan yang melibatkan peserta dari luar negeri menunjukkan bahwa ruang pembelajaran di BSDK juga mulai bergerak ke tingkat global.

Jika melihat kekuatan kelembagaan, kualitas infrastruktur, serta jejaring internasional yang dimiliki, BSDK sejatinya telah berada pada level kelas dunia. Ke depan, yang diperlukan adalah penguatan dan optimalisasi atas potensi tersebut, sekaligus mempertegas peran BSDK sebagai bagian penting dalam ekosistem pembelajaran peradilan global. [EH]

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/National_Judicial_Academy
https://architizer.com/projects/national-judicial-academy-bhopal
https://nja.gov.in/the-institution.html
https://www.architectmagazine.com/project-gallery/national-judicial-academy-bhopal
Edi Hudiata
Kontributor
Edi Hudiata
Hakim Yustisial Kepaniteraan Kamar Agama

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

academy bhopal bsdk environment hakim judicial national national judicial academy NJA
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Menguji Diri Dengan Pujian

11 June 2026 • 09:26 WIB

INTEGRITAS DIGITAL ASN: BENTENG KEPERCAYAAN PUBLIK DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE

10 June 2026 • 13:46 WIB

Diam Bukan Damai: Membaca Silent Treatment sebagai Alasan Perceraian

10 June 2026 • 12:18 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Dirjen Badilmiltun MA Mengukuhkan Kontingen Tenis PTWP Peradilan Militer Tahun 2026: Menggelorakan Semangat Juang dan Mental Juara Menuju Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI di Malang

By Ahmad Junaedi11 June 2026 • 18:00 WIB0

Malang, 11 Juni 2026 – Dalam rangka menghadapi Turnamen Tenis Beregu Persatuan Tenis Warga Peradilan…

PT TUN Surabaya Bahas Desain Peradilan Pajak

11 June 2026 • 11:24 WIB

Menguji Diri Dengan Pujian

11 June 2026 • 09:26 WIB

BSDK MA Terima Kunjungan Zanzibar Judiciary Office, Bahas Peradilan Keluarga dan Mediasi

10 June 2026 • 14:42 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Dirjen Badilmiltun MA Mengukuhkan Kontingen Tenis PTWP Peradilan Militer Tahun 2026: Menggelorakan Semangat Juang dan Mental Juara Menuju Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI di Malang
  • PT TUN Surabaya Bahas Desain Peradilan Pajak
  • Menguji Diri Dengan Pujian
  • BSDK MA Terima Kunjungan Zanzibar Judiciary Office, Bahas Peradilan Keluarga dan Mediasi
  • INTEGRITAS DIGITAL ASN: BENTENG KEPERCAYAAN PUBLIK DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Recent Comments

  1. KIAT MEMBANGUN DAN MENGUATKAN INTEGRITAS DI DUNIA PERADILAN – Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta on Kiat Membangun Dan Menguatkan Integritas Di Dunia Peradilan
  2. TITIAN PANJANG PENGABDIAN PRAJURIT SETIA HINGGA AKHIR – Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  3. Reinterpretasi Asas Ne Bis In Idem dalam Tindak Pidana Pencucian Uang: Sebuah Diskurus praktik Peradilan Kontemporer Suara BSDK Artikel on Blind Spot dalam Sistem Peradilan Pidana: Aspek “Perbuatan yang Didakwakan” dalam Konstruksi Surat Dakwaan
  4. Tipisnya Hidup dan Kematian dalam Perjalanan dari Jabalpur ke Bhopal: “Ketika Tasbih Mengalahkan Klakson” Suara BSDK Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy on Catatan Perjalanan: Dari Bhopal ke Jabalpur, “Roller Coaster” Darat Menuju Madhya Pradesh High Court
  5. Analisis Batas Fungsi Pengawasan DPR dan Prinsip Judicial Independence dalam Seruan Komisi III pada Kasus Vonis Bebas Amsal Sitepu - LP2KI FH-UH on Batas Kewenangan Konstitusional: Antara Fungsi Pengawasan DPR dan Kemandirian Kekuasaan Kehakiman
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.