Megamendung, 20 April 2026 — Upacara Bela Negara Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Gelombang I Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat di Lapangan Upacara Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan (BSDK) Mahkamah Agung Republik Indonesia, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 343 peserta Latsar CPNS pada hari terakhir pelaksanaan pelatihan dasar setelah hampir dua pekan menjalani pendidikan di kampus BSDK Mahkamah Agung RI.
Suasana pagi yang cerah seolah turut mendukung kelancaran dan kekhidmatan jalannya upacara. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala BSDK Mahkamah Agung RI, Dr. Syamsul Arief, S.H., M.H., yang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan, kekompakan, serta semangat para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dasar.
Dalam amanatnya, Dr. Syamsul Arief menegaskan bahwa seluruh hadirin pada hari itu bersama-sama menyaksikan rangkaian Upacara Bela Negara, termasuk prosesi pengibaran Bendera Merah Putih yang secara istimewa dilaksanakan oleh 343 peserta Latsar CPNS. Menurutnya, penampilan para peserta dalam upacara tersebut merupakan cerminan hasil pendidikan dan pembentukan disiplin yang telah dijalani selama hampir dua minggu.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian gerak disiplin yang ditampilkan bukanlah sesuatu yang dibentuk dalam satu hari, melainkan buah dari proses pendidikan, latihan, kerja sama, dan pembagian tugas yang tertata dengan baik. Hal tersebut menjadi contoh nyata bagaimana sebuah organisasi dibangun di atas fondasi kedisiplinan, keteraturan, dan kolaborasi.
Lebih lanjut, pembina upacara menyampaikan bahwa Upacara Bela Negara bukan hanya bagian dari program Latsar semata, tetapi juga merupakan sebuah rangkaian utuh yang sarat makna. Ia mengibaratkan pelaksanaan upacara tersebut seperti sebuah pertunjukan seni yang hanya dapat dinikmati apabila terdapat harmonisasi gerak, kekompakan, dan kontribusi dari banyak orang. Dari seluruh rangkaian yang ditampilkan, tampak jelas bahwa kedisiplinan dan harmoni merupakan kekuatan utama dalam membangun organisasi yang solid.
Dr. Syamsul Arief juga mengapresiasi ketahanan fisik dan mental para peserta. Meski telah melalui proses pendidikan intensif selama hampir dua minggu, para peserta tetap menunjukkan semangat dan kesiapan yang tinggi selama upacara berlangsung. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa para peserta memiliki daya tahan fisik dan mental yang baik, yang akan sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas di unit kerja masing-masing.
“Peserta diklat Latsar ini adalah kader-kader hebat Mahkamah Agung yang ke depan akan membawa Mahkamah Agung menjadi lebih baik,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian Latsar yang telah dijalani hendaknya dimaknai sebagai bagian dari perjuangan awal sebelum para peserta benar-benar dinyatakan sepenuhnya sebagai aparatur sipil negara. Pengalaman selama pelatihan dasar menjadi bekal penting untuk membentuk karakter, memperkuat integritas, dan menanamkan nilai-nilai dasar ASN, khususnya di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Rangkaian Upacara Bela Negara kemudian ditutup dengan persembahan yel-yel “Menpim Beraksi” dari seluruh peserta Latsar. Yel-yel tersebut dibawakan dengan penuh semangat melalui gerakan yang kompak, harmonis, dan berirama, mencerminkan penerapan nilai-nilai yang telah mereka pelajari selama masa pelatihan. Kekompakan dalam setiap gerakan menjadi simbol kuat bahwa semangat kebersamaan dan kerja sama telah tumbuh di antara para peserta.
Lirik yel-yel yang dikumandangkan pun menggambarkan optimisme dan semangat kolektif para peserta:
“Hari-hari esok adalah milik kita
Setelah kita satukan hati
Gegap gempita suara Pusdik Menpim
yang selalu semangat 55
Ayolah kawan mari kita nyanyikan
Sebuah lagu untuk kekompakan
Ayolah kawan mari kita nyanyikan
Sebuah lagu untuk kejayaan.”
Penampilan yel-yel tersebut menjadi penutup yang membangkitkan semangat, sekaligus menegaskan bahwa semangat bela negara, kedisiplinan, dan kolaborasi bukan hanya ditunjukkan dalam barisan upacara, tetapi juga hidup dalam diri setiap peserta Latsar CPNS sebagai calon aparatur Mahkamah Agung yang siap mengabdi bagi bangsa dan negara.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp:
SUARABSDKMARI

