CPNS BSDK MA diminta tidak hanya bekerja sebagai aparatur baru, tetapi hadir sebagai generasi penerus yang mampu menjaga masa depan lembaga peradilan.
Jakarta, Suara BSDK – Kepala Badan Strategi Kebijakan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI, Dr. H. Syamsul arfi, S.H., M.H melantik 15 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan BSDK MA. Pelantikan berlangsung di Aula BSDK MA pada Senin, 8 Juni 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Sekretaris BSDK MA, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan MA, Hakim Yustisial BSDK MA, para widyaiswara, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta jajaran pegawai BSDK MA.
Dalam sambutannya, Kepala BSDK MA menyampaikan bahwa pelantikan CPNS bukan sekadar seremoni administrasi kepegawaian. Momentum tersebut merupakan pintu masuk bagi aparatur baru untuk memahami tanggung jawab besar sebagai bagian dari lembaga peradilan.
Ia menegaskan, setiap CPNS yang dilantik harus menyadari bahwa mereka memasuki ruang pengabdian yang memiliki sejarah panjang. BSDK MA, menurutnya, tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan pelatihan, tetapi juga memegang peran strategis dalam menyiapkan arah kebijakan, pengembangan kapasitas, dan masa depan sumber daya manusia peradilan.

Kepala BSDK MA mengingatkan bahwa aparatur baru harus mampu melihat perjalanan lembaga secara utuh. Apa yang ada hari ini merupakan hasil kerja generasi sebelumnya, sementara masa depan lembaga akan sangat ditentukan oleh kesiapan generasi baru untuk bekerja, belajar, dan beradaptasi.
“Kalian adalah bagian dari perjalanan besar lembaga ini. Karena itu, jangan hanya hadir sebagai pegawai baru, tetapi jadilah generasi yang mampu meneruskan, mengisi, dan menciptakan nilai baru bagi BSDK MA,” demikian pesan yang ditekankan dalam sambutannya.
Menurut Kepala BSDK MA, perubahan zaman berjalan sangat cepat. Perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan organisasi, serta tantangan pelayanan publik menuntut aparatur peradilan untuk memiliki kemampuan belajar yang kuat dan daya adaptasi yang tinggi.
Ia menekankan bahwa teknologi tidak boleh dipahami sebagai ancaman, melainkan sebagai sarana untuk memperkuat kualitas kerja. Namun, teknologi hanya akan bernilai apabila digunakan oleh aparatur yang memiliki integritas, kecerdasan, dan kesadaran kelembagaan.
Karena itu, CPNS BSDK MA diminta untuk tidak berhenti pada kemampuan teknis administratif. Mereka juga harus membangun karakter, etos kerja, disiplin, dan keberanian untuk berubah sesuai kebutuhan lembaga dalam 15 hingga 20 tahun mendatang.
Kepala BSDK MA juga menyinggung pentingnya kebijakan dan perencanaan yang kuat dalam menghadapi masa depan. Menurutnya, lembaga tidak cukup hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus mampu menyiapkan arah, merespons perubahan, dan menjaga kesinambungan pembaruan kelembagaan.
Dalam konteks itu, CPNS yang dilantik diharapkan menjadi bagian dari kekuatan baru BSDK MA. Mereka harus siap ditempa, dibimbing, dan pada saat yang sama berani mengambil peran dalam proses transformasi organisasi.
Pesan lain yang mengemuka dalam sambutan tersebut adalah pentingnya menghormati kerja generasi terdahulu. Kepala BSDK MA mengajak CPNS untuk memahami bahwa setiap capaian lembaga lahir dari proses panjang, kerja keras, dan dedikasi banyak pihak.
“Jangan pernah merasa bahwa semuanya dimulai dari diri kita. Ada orang-orang yang telah bekerja, mencatat, menyiapkan, dan menjaga lembaga ini jauh sebelum kita hadir. Tugas generasi baru adalah melanjutkan dengan lebih baik,” tegasnya.
Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan pengabdian 15 CPNS di lingkungan BSDK MA. Mereka diharapkan dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik institusi, serta terus mengembangkan kapasitas diri sebagai aparatur peradilan yang profesional.
Pelantikan tersebut juga meninggalkan kesan mendalam bagi para CPNS yang resmi dilantik menjadi PNS. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan masa pengabdian sebagai CPNS, mereka mengaku bersyukur dapat mencapai titik tersebut serta berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi.

“Pelantikan ini menjadi momen yang sangat berkesan setelah kurang lebih satu tahun menjalani proses sebagai CPNS, mulai dari Latsar hingga akhirnya resmi menjadi PNS. Selama perjalanan tersebut, kami mendapatkan banyak pengalaman, pembelajaran, dan kesempatan untuk berkembang, sekaligus dipertemukan dengan rekan-rekan seperjuangan yang saling mendukung dan menguatkan. Kami bersyukur dapat sampai pada tahap ini dan berharap pelantikan ini menjadi awal bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik, bekerja dengan integritas, serta mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Afifah Dwi Andini.
Senada dengan itu, Siti Anis menyampaikan rasa syukur atas seluruh proses yang telah dilalui sejak mengikuti SKD, SKB, Latsar, hingga menjalani masa pengabdian sebagai CPNS selama satu tahun.
“Kami sangat bersyukur dapat melewati seluruh rangkaian proses mulai dari SKD, SKB, Latsar, hingga satu tahun pengabdian sebagai CPNS sebelum akhirnya dilantik menjadi PNS; semoga amanah ini menjadikan kami abdi negara yang baik, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi instansi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh rekan kerja atas bimbingan, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan selama ini, dengan harapan sinergi dan kebersamaan yang baik dapat terus terjalin dalam menjalankan tugas dan pengabdian ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Yasin Prasetia menilai pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan semangat pengabdian dan kontribusi bagi lembaga.
“Kami bersyukur atas segala proses yang telah kami lalui sampai di titik ini. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap pimpinan, rekan kerja, serta keluarga besar BSDK atas segala bimbingan dan kerja sama yang luar biasa. Semoga momentum ini menjadi langkah awal yang baik bagi kami dalam berkontribusi menjadi ASN yang cadas sebagaimana pesan dari Bapak Kepala BSDK, Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H.,” tutur Yasin.
Acara pelantikan ditutup dengan doa dan ucapan selamat kepada seluruh CPNS yang baru dilantik. Kepala BSDK MA berharap kehadiran aparatur baru tersebut menjadi energi positif bagi penguatan BSDK MA sebagai pusat strategi kebijakan, pendidikan, dan pelatihan hukum dan peradilan Mahkamah Agung RI.


Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


