Jakarta, 06 Juli 2026, Gegap gempita World Cup 2026, semakin bergema di seluruh penjuru dunia. Hal itu karena Penyelenggaraan World Cup 2026 sudah memasuki babak 16 besar. Banyak tim – tim besar yang justru tersingkir lebih awal. Hari ini semua orang dikejutkan dengan kalahnya tim kuat Brazil dari tim yang baru kembali ke World Cup sejak tahun 1998 yaitu Norwegia. Sebelumnya kita juga dibuat geleng – geleng kepala ketika Tim kuat seperti Jerman dan Belanda yang harus dipaksa angkat koper dari tim seperti Paraguay dan Maroko, tim yang merupakan bukan tim unggulan.
Penikmat sepak bola juga disuguhkan pertandingan yang luar biasa serunya antara Tim Argentina melawan Tim Tanjung Verde. Tim Argentina dibuat kesulitan dari menit pertama kick off sampai akhir pertandingan. Tanjung Verde sampai harus memaksa Tim Argentina bertanding lebih dari waktu normal 90 menit, mereka harus melawati masa perpanjangan waktu 2 x 15 menit, sehingga kedua tim harus menjalani pertandingan selama 120 menit. Dan akhirnya Argentina berhasil mengalahkan Tanjung Verde dengan skor tipis 3-2. Kemenangan yang diraih dengan begitu susah payah, dan memang menjadi sangat terbebani oleh Argentina, karena statusnya Tim Argentina harulah bisa mempertahankan prestasi yang berhasil di raihnya 4 tahun lalu.
Ini juga yang dirasakan oleh Pusdiklat Manajemen & Kepemimpinan BSDK MA RI (Pusdiklat Menpim). Pusdiklat Menpim haruslah bisa mempertahankan Predikat A dalam Penilaian Akreditasi dari LAN RI. Lima tahun yang lalu, tahun 2021, untuk pertama kalinya Pusdiklat Menpim meraih Predikat Akreditasi A untuk semua program diklat yaitu Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), Pelatihan Dasar (Lastar) CPNS dari LAN RI. Kini di tahun 2026, Pusdiklat Menpim harus kembali bisa mempertahankan predikat tersebut, karena tahun ini LAN RI selaku lembaga pembina nasional para Lembaga penyelenggara diklat, kembali melakukan reAkreditasi.
Tata Kelola Layanan Diklat, mulai dari perencanaan, penyelenggaraan, serta proses evaluasi diklat haruslah memenuhi standar dari LAN RI. Hal ini menjadi penting karena eksistensi penyelenggaraan diklat suatu Lembaga ditentukan dari hasil Akreditasi, jika berhasil mendapatkan Predikat “A” maka dikategorikan tata Kelola layanan diklat oleh Pusdiklat menjadi sangat Excelent dan sangat sesuai dengan standar mutu. Jika turun ke Predikat “B” maka tata Kelola layanan masih belum sesuai sepenuhnya dari standar mutu yang ditetapkan. Terlebih jika mendapatkan predikat “C”, maka hampir bisa dipastikan eksistensi Pusdiklat tersebut sangatlah buruk, karena bisa jadi mereka tidak layak untuk menyelenggarakan diklat apapun di kampusnya.
Dan pada akhirnya hari ini tanggal 6 Juli di tahun 2026, Pusdiklat Menpim berhasil mempertahankan Predikat “A” untuk semua Program Pelatihan, baik PKA, PKP dan Latsar, bahkan Pusdiklat Menpim mampu menaikan nilai dari 91 menjadi 92. Ini merupakan hasil kerja keras dan kerja sama dari seluruh pegawai dan pimpinan. Sebelum proses assessment dari LAN RI dilaksanakan, Pusdiklat Menpim bekerjasama untuk mempersiapkan semua dokumen yang akan diperiksa dan dinilai oleh para asesor LAN RI yang sangat teliti. Namun karena memang semuanya sudah disiapkan dari jauh hari, maka seluruh dokumen yang diminta menjadi bisa disajikan semuanya dan diberikan nilai yang excellent. Melihat hal tersebut para penikmat bola bisa memakai prestasi Pusdiklat Menpim itu untuk memprediksi Tim mana yang akan menjuarai World Cup 2026? Apakah tahun 2026 ini menjadi tahun untuk Tim yang mampu mempertahankan prestasi periode sebelumnya? Seperti dalam kejuaran sepak bola klub se benua Eropa atau yang dikenal dengan Liga Champion, tahun 2026 ini, Klub Paris Saint Germaint (PSG) mampu mempertahankan prestasinya di tahun sebelumnya, dengan menjadi juara Liga Champion di tahun 2026 ini. Jadi apakah Tim Argentina menjadi juara World Cup tahun 2026 ini? Who Knows?
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp:
SUARABSDKMARI

