Jakarta, 6 Juli 2026 – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung Republik Indonesia (Pusdiklat Menpim BSDK MA RI) berhasil mempertahankan predikat Akreditasi “A Excellent” dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Penghargaan akreditasi ini berlaku untuk seluruh program pelatihan yang diselenggarakan, meliputi Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS.
Prestasi ini terasa semakin istimewa karena Pusdiklat Menpim BSDK MA RI tidak hanya sukses mempertahankan predikat A, tetapi juga berhasil meningkatkan total nilai dari 91 pada periode sebelumnya menjadi 92. Penyerahan hasil penilaian akreditasi tersebut dilakukan oleh Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran Aparatur Sipil Negara LAN RI, Army Winarti. Sertifikat akreditasi ini diterima langsung oleh Kepala Pusdiklat Menpim BSDK MA RI, DY. Witanto, dalam sebuah upacara resmi di Kantor LAN RI, Jalan Veteran, Jakarta.

Pencapaian gemilang ini merupakan buah dari evaluasi komprehensif tim Asesor LAN RI yang mengacu pada standar akreditasi nasional. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari perencanaan program, desain kurikulum, kualitas fasilitator, fasilitas pendukung, manajemen administrasi dan keuangan, mekanisme pemantauan dan evaluasi, hingga bukti nyata dampak pelatihan terhadap peningkatan kompetensi peserta. Berdasarkan laporan resmi tim asesor, Pusdiklat Menpim dinilai layak mendapatkan predikat tertinggi karena menunjukkan konsistensi yang luar biasa dalam pelaksanaan standar mutu, inovasi metode pembelajaran, serta dokumentasi yang sangat rapi dan transparan. Dalam sambutannya, Kepala Pusdiklat Menpim, DY. Witanto, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada tim asesor atas proses penilaian yang sangat detail, teliti, transparan, dan berintegritas. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pusdiklat Menpim, para mitra kerja, serta peserta pelatihan yang telah berkontribusi langsung dalam proses peningkatan mutu ini. “Predikat Akreditasi A ini bukan sekadar pengakuan atas kerja keras kolektif kami, melainkan sebuah tanggung jawab untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar mutu layanan,” ujar Witanto. Ia menambahkan bahwa capaian ini akan dijadikan sebagai batu pijakan untuk terus melahirkan inovasi berkelanjutan dalam mengembangkan kapasitas aparatur peradilan.

Sementara itu, Army Winarti menjelaskan bahwa proses akreditasi berjalan melalui tahapan yang ketat dan transparan. Proses evaluasi tersebut meliputi pemeriksaan dokumen, observasi langsung kegiatan, wawancara dengan pimpinan dan staf, serta verifikasi bukti pelaksanaan program. Menurutnya, predikat A hanya diberikan kepada lembaga yang tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga mampu menunjukkan keberlanjutan implementasi, inovasi pembelajaran, dan bukti nyata bahwa para lulusannya berkontribusi pada peningkatan kinerja di instansi masing-masing. Lembaga pelatihan yang unggul juga harus memiliki rancangan kurikulum yang relevan dengan tuntutan reformasi birokrasi, pemanfaatan teknologi pembelajaran yang optimal, serta mekanisme umpan balik peserta yang tertata dengan baik. Keberhasilan meraih Akreditasi A ini tentu memberikan dampak strategis bagi berbagai pihak. Bagi Pusdiklat Menpim BSDK MA RI, predikat ini semakin mengukuhkan legitimasi dan kredibilitasnya sebagai penyelenggara pelatihan profesional yang sangat diandalkan oleh Mahkamah Agung RI. Bagi para peserta, akreditasi ini memberikan jaminan atas kualitas kompetensi yang mereka peroleh, sehingga memudahkan pengakuan kompetensi tersebut untuk penempatan tugas dan pengembangan karier mereka ke depan. Sedangkan bagi publik, capaian ini mencerminkan komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas aparatur peradilan secara berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih prima.

Melalui pengakuan ini, Pusdiklat Menpim BSDK MA RI menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pelatihan terdepan yang siap mendukung penuh transformasi birokrasi dan penguatan kompetensi sumber daya manusia aparatur. Ke depannya, Pusdiklat Menpim berkomitmen untuk terus menggulirkan berbagai inovasi pembelajaran dan memperkuat kemitraan strategis. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap program pelatihan mampu menghasilkan perubahan positif yang nyata di lingkungan kerja serta memberikan kontribusi maksimal bagi pelayanan publik di Indonesia.



Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


