Megamendung, 21 April 2026,
Menerima 3.660 (tiga ribu enam ratus enam puluh) orang CPNS hasil rekruitmen tahun 2025, tidaklah menjadi beban bagi BSDK untuk membekali seluruh CPNS tersebut dengan kompetensi nilai – nilai dasar ASN. Dengan waktu kurang dari 1 (satu) tahun, dimulai dari bulan Agustus 2025, BSDK MA RI mampu menyelesaikan kewajibannya sebagai garda terdepan pengembangan komptensi aparatur peradilan.


Melalui Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan BSDK MA RI, berbagai skenario dilakukan untuk bisa menyelesaikan tugas dan tanggungjawab tersebut. Minimnya tenggat waktu yang diberikan dalam penyelenggaraan, karena sesuai dengan Peraturan UU Nomor 20 tahun 2023, bahwa masa CPNS untuk diangkat menjadi PNS hanya 1 tahun saja. Belum lagi kendala tentang anggaran yang sangat minim, tidak membuat Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan BSDK MA RI menjadi patah arang dalam menyelenggarakan Latsar
Terobosan Penyelenggaraan dengan sistem zonasi peserta, serta penggunaan kombinasi pembelajaran daring dan luring diterapkan dengan baik tanpa harus menurunkan kualitas atau mutu dari Latsar itu sendiri.
Dan hari ini, Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan BSDK MA RI, menyelenggarakan Latsar “Pamungkas” atau gelombang yang terakhir dari seluruh CPNS yang berjumlah 3.660 orang hasil rekuritmen tahun 2025. Total dalam Latsar “Pamungkas” ini ada 349 orang CPNS yang dipanggil ke Kampus BSDK MA RI di Megamendung. Dan atas hal ini menjadi keberhasilan yang luar biasa bagi Pusdiklat Menpim BSDK MA RI, karena di tahun lalu, selain 3.660 CPNS, Mahkamah Agung RI juga merekruitmen PPPK sebanyak 8.900 orang, yang juga harus dibekali kompetensi dengan Orientasi PPPK.



Hal tersebut disampaikan Kapusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan BSDK MA RI, DY. Witanto dalam laporan pembukaan Latsar gelombang 2 tahun 2026. Kepada 349 orang peserta yang diklat, Kepala Pusdiklat Menpim berharap seluruh peserta bisa mengikutinya dengan baik. Jika ada peserta yang kurang sehat dalam menjalani pelatihan ini, maka laporkan kondisi kesehatannya kepada Panita Diklata tau Tim Pelatih dari Kesatuan Marinir TNI AL. Dan setelah Latsar ini selesai, maka seluruh CPNS Rekruitmen tahun 2025, bisa segera dilantik menjadi PNS dengan melampirkan ijazah kelulusan Latsar.
Sementara Sekretaris BSDK MA RI, Dr. drs. Ach. Jufri, SH., MH, yang membuka Pelatihan Dasar “Pamungkas” ini, menyampaikan pesan dari Kepala BSDK MA RI, Dr. Syamsul Arief, SH., MH, yang harus menghadiri seminar HUT IKAHI ke 73 di MA RI Pusat, agar seluruh peserta diklat bisa menikmati seluruh fasilitas di kampus BSDK MA RI. Kampus BSDK MA RI ini begitu representatif dan sangat lengkap, dan sudah mendapat pengakuan dari dalam maupun luar negeri. Dan semua fasilitas di kampus ini bisa digunakan kepada seluruh peserta. Kenyamanan peserta dalam mengikuti diklat menjadi alasan utama BSDK MA RI untuk selalu berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada seluruh peserta.


Fasilitas yang baik ini harus dapat mendukung peserta agar mudah dalam menerima pembelajaran dari para pengajar. Jadi tidak ada alasan bagi para peserta untuk gagal atau tidak lulus dalam mengikuti pelatihan. Dan dari sini lah akan lahir wajah – wajah pemimpin MA dan Badan Peradilan di masa yang akan datang. Tentu saja seluruhnya harus komitemen dalam menjalankan nilai – nilai dari ASN itu sendiri.


Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

