Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengadili Orang Lain, Menjaga Diri Sendiri: Catatan Mental dari Ruang Peradilan

14 May 2026 • 07:40 WIB

LBH APIK Bali Ungkap Problem Besar Pascaperceraian: Putusan Ada, Keadilan Tak Sampai

13 May 2026 • 21:50 WIB

Bukti Digital, Konsumen Syariah, dan Hakim Pengadilan Agama

13 May 2026 • 20:00 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Kisah Dibalik Video Clip “Kau yang Teristimewa”
Roman Video

Kisah Dibalik Video Clip “Kau yang Teristimewa”

Deka Rachman BudihantoDeka Rachman Budihanto20 April 2026 • 16:25 WIB6 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Perkenalkan nama saya Rahma Aulia seorang Hakim yang saat ini ditugaskan sebagai WKPN Paringin, pengalaman 20 tahun sebagai Hakim mengajarkan kepada saya, Tuhan selalu menyertai dan melindungi Hakim yang mempunyai nilai kejujuran dan integritas, dibanyak peristiwa ketika saya menyidangkan suatu perkara pertolongan Tuhan selalu datang ketika ancaman pembunuhan datang, atau ketika kesulitan mengungkap suatu tiba-tiba ilham datang sehingga ada pertanyaan kunci yang membongkar peristiwa yang sengaja ditutup-tutupi, pertolongan Tuhan pula tiba-tiba muncul ketika sebagai Jubir Pengadilan menghadapi massa pendemo yang urung masuk ke Pengadilan dan membubarkan diri dengan tertib.

Saat itu saya sedang mengadili perkara antara Ibu Asiah dengan Ny. Vina, latar belakang Ibu Asiah adalah seorang Janda yang ditinggal mati suaminya 3 tahun yang lalu serta tidak dikaruniai keturunan, semenjak ditinggal suaminya Ibu Asiah berjuang sendiri mencari nafkah dengan menjadi pengumpul barang bekas (pemulung) sementara itu Ny. Vina adalah seorang yang kaya yang cara mendapatkan kekayaannya menjadi rentenir meminjamkan uang dengan bunga yang amat besar dengan jaminan rumah atau kebun.

Almarhum suami Ibu Asiah mempunyai hutang kepada Ny. Vina sehingga begitu mendengar suami Ibu Asiah meninggal dunia, Ny. Vina bersama Syarif ajudan setia Ny. Vina menuju rumah Ibu Asiah dan langsung mengusir Ibu Asiah dari rumahnya.

Pada saat itu Ny. Vina berkata kepada Ibu Vina “Suami kau sudah meninggal dan kau tidak punya keturunan sebaiknya kau jual rumah ini kepada saya untuk melunasi utangmu”. Dijawab oleh Ibu Asiah “Rumah ini satu-satunya peninggalan almarhum suamiku, dan aku masih sanggup mencicil utang itu dengan berjualan nasi pecel, karena rumah ini letaknya dipinggir jalan ke arah pasar”. Bu Vina menghardik “Ah mana mau aku dicicil, kalau tak sanggup membayar cash, Syariifff usiiirrr paksa wanita ini keluar”.

Dengan berurai air mata bu Asiah akhirnya terpaksa meninggalkan rumah peninggalan suaminya, hanya berbekal pakaian seadanya bu Asiah berjalan lunglai tidak tahu akan tidur dimana, karena dia pun tidak punyai sanak saudara ketika dibawa suaminya ke kota Paringin, teringat pula kebaikan-kebaikan suaminya waktu masih hidup walaupun tidak dikaruniai anak sampai usia senja berpesan agar rumah ini tetap dijaga dan ditempati.

Akhirnya Ibu Asiah tidur di trotoar-trotoar karena kehilangan tempat tinggal, dan untuk menyambung hidupnya bu Asiah menjadi pemulung mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual ke pengumpul.

Sebenarnya Ibu Asiah pasrah dalam keadaan yang demikian, namun dia selalu dibayang-bayangi pesan almarhum suaminya agar mempertahankan rumah tersebut bagaimanapun caranya, dia pun sebenarnya pesimis untuk mempertahankan rumah tersebut karena banyak mendengar dari orang-orang kalau hukum tidak akan berpihak kepada orang-orang lemah seperti dirinya.

Baca Juga  Antara Komando dan Keadilan: Ujian Etika dan Independensi Hakim Militer Pasca KUHAP Baru

Setelah menunaikan sholat istikharah akhirnya Ibu Asiah seperti mendapat petunjuk agar menggugat haknya di Pengadilan, dan diapun mendapat informasi dari Kepala Desa kalau orang tidak mampu seperti dia, tidak akan dikenai biaya sepeserpun karena ada program PIAN UNDAS Program layanan hukum gratis kerjasama PN Paringin dengan Pemda Tk.II Balangan.

Akhirnya Ibu Asia menggugat Ny. Vina karena sebenarnya dia mau membayar utang almarhum suaminya, namun Ny. Vina menginginkan rumah itu karena bernilai tinggi. Ibu Asiah berharap ada hakim yang adil yang mau mendengar kesulitan hidupnya dan memutuskan secara adil.

Sebelum perkara disidangkan, dengan berbagai cara Ny. Vina ingin menemui saya untuk melakukan upaya penyuapan baik secara langsung maupun melalui perantara agar dimenangkan.

Terakhir Ny. Vina berhasil membujuk Lukman, asisten kepercayaan saya dengan memberikan tips agar bisa bertemu dengan saya di kantor, Lukman mengetuk ruangan saya, terlihat keringat dingin membasahi wajahnya, dia tahu betul karakter saya yang sangat tegas terhadap praktek-praktek korupsi baik untuk diri saya maupun jajaran dibawah saya, entah mengapa pada hari itu dia nekad menyampaikan kepada saya ada Ny.Vina yang ingin menemui saya di ruang kerja saya. Belum sempat saya menjawab Ny. Vina berhasil menerobos sampai ke ruangan saya, awalnya dia berkata “Bu tidak ada manusia yang tidak butuh uang, saat ini saya tahu bu Rahma menderita sakit kanker dan membutuhkan uang untuk pengobatan, jadi terima saja uang ini dan tolak permintaan si Asiah itu”.

Sejenak saya berpikir sebenarnya saya tidak dalam keadaan baik-baik saja karena secara finansial perekonomiannya berantakan, penghasilan saya dihabiskan untuk berobat, saya menderita kanker stadium 4 sesuai dengan hasil diagnosa dr.Alfianoor. Namun keadaan ini tidak ada seorangpun yang tahu baik keluarga maupun pimpinan, saya berusaha tegar menjalankan profesi walaupun persidangan bisa berlangsung sampai tengah malam hampir setiap hari namun seketika ada cahaya putih yang menaungi saya seakan menyadarkan saya untuk tidak menerima uang ini langsung saya bilang ke Ny.Vina “Sebenarnya Nyonya dilarang masuk ke ruang kerja saya apalagi menyerahkan uang, silahkan pergi dengan baik atau saya panggilkan keamanan”.

Ny. Vina bukannya tersadar akan ucapan saya tetapi tidak terduga secara paksa menyorongkan uang yang ditempatkan pada map merah diserahkan kepada saya, langsung secara spontan saya berteriak keamanan tolong keluarkan Nyonya ini dari ruangan saya, selanjutnya karena terjadi keributan Ny. Vina diamankan oleh Security PN.

Setelah ruangan kembali sunyi, saya kembali membaca hasil diagnosa dr. Alfiannoor dan tiba-tiba saya sesak nafas dan batuk berdarah, saya merasa ajal saya tidak lama lagi akan datang menghampiri.

Baca Juga  Ahli Waris

Tiba saat yang menentukan, dengan agenda putusan, Bu Asiah datang berjalan kaki dengan menggendong barang rongsokan menuju pengadilan, disambut hangat dan senyuman oleh Security, bu Asiah diarahkan ke ruang tunggu pengunjung, setelah duduk di ruang tunggu pengunjung sambil menunggu sidang bu Asiah berdzikir dan berdoa berharap keadilan akan hadir untuknya, sementara Ny. Vina datang kemudian dengan mengendarai mobil Fortuner lengkap dengan sopir dan ajudan, dengan sikap pongahnya langsung masuk ke ruang sidang.

Setelah membacakan berbagai pertimbangan dalam putusan akhirnya saya mengabulkan permintaan Bu Asiah agar Ny. Vina mengembalikan rumah Ibu Asiah, mendengar putusan tersebut di ruang persidangan Ny. Vina langsung marah dan menunjuk-nunjuk saya dan bu Asiah dengan tuduhan yang tidak-tidak, mengatakan saya telah menerima uang dari bu Asiah karena terjadi kericuhan Ny. Vina diamankan oleh Security.

Selesai menutup persidangan saya merasakan dirinya tiba-tiba lemas dan dingin, namun tetap berusaha berjalan ke luar ruang sidang, setelah menutup pintu khusus akses hakim badan saya ambruk ada darah yang mengalir pada bagian mulut dan hidung, tidak ada yang melalui akses tersebut sehingga keadaan tersebut sampai berlangsung 5 menit, akhirnya diketahui oleh acil sahrini yang biasa mengantar minum untuk orang kantor terkejut sampai minuman yang dibawakan tumpah dan berteriak minta tolong akhirnya banyak pegawai datang menggotong saya menuju ruang kesehatan menunggu ambulance.

Setelah berbaring di ruang kesehatan, dengan suara lirih saya menyampaikan permintaan maaf kepada semuanya dan merasa ajalnya sudah dekat, dalam keadaan antara sadar datang sosok lelaki berjubah putih memberikan salam dan mengatakan putusan terakhir yang dibacakan ternyata mengguncang arsy Tuhan karena putusan itu sungguh adil, doa bu Asiah dikabulkan melalui putusan saya, dan menjadikan sebab Allah mengampuni dosa saya dan saya ditambakkan pintu surga yang sangat indah sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata betapa indahnya pemandangan itu, saya hanya bisa tersenyum setelah itu seakan-akan nyawa ditarik hingga kerongkongan dan saya  menutup mata serta menghembuskan nafas terakhir.

Berbeda dengan keadaan yang dialami saya saat itu, ketika saya merasakan telah meninggalkan jasad saya, tangisan mendalam dialami oleh segenap rekan-rekan kerja saya, mereka benar-benar kehilangan sosok Rahma karena selama hidupnya dikenal sebagai orang yang baik, ramah, jujur, bersih, dermawan.

Demikian Jalan Pengadil sejati, dengan masih menggunakan toga hakim bu Rahma menghembuskan nafas terakhirnya.

Deka Rachman Budihanto
Kontributor
Deka Rachman Budihanto
Ketua Pengadilan Negeri Paringin

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Integritas Hakim Kisah Haru Perjuangan Hidup roman
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

“Redemption Song”, Temu Wicara MA-BI-OJK

12 May 2026 • 09:58 WIB

Pengadilan Tinggi Palangkaraya Gelar Pembinaan dan Penilaian AMPUH di PN Pulang Pisau

12 May 2026 • 06:54 WIB

Anatomi Putusan Adil: Integrasi Regulasi, Nurani, dan Pesan Ilahi di Tengah Arus Opini Publik

11 May 2026 • 14:55 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Mengadili Orang Lain, Menjaga Diri Sendiri: Catatan Mental dari Ruang Peradilan

By Rizal Arif Fitria14 May 2026 • 07:40 WIB0

Hari ini, Rabu, 13 Mei 2026, melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) tentang peningkatan kesadaran dan…

LBH APIK Bali Ungkap Problem Besar Pascaperceraian: Putusan Ada, Keadilan Tak Sampai

13 May 2026 • 21:50 WIB

Bukti Digital, Konsumen Syariah, dan Hakim Pengadilan Agama

13 May 2026 • 20:00 WIB

Deliberasi Berbasis Substansi Pada Pengumpulan Data-Masukan Perubahan PP Tentang PNBP Mahkamah Agung RI

13 May 2026 • 19:04 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Mengadili Orang Lain, Menjaga Diri Sendiri: Catatan Mental dari Ruang Peradilan
  • LBH APIK Bali Ungkap Problem Besar Pascaperceraian: Putusan Ada, Keadilan Tak Sampai
  • Bukti Digital, Konsumen Syariah, dan Hakim Pengadilan Agama
  • Deliberasi Berbasis Substansi Pada Pengumpulan Data-Masukan Perubahan PP Tentang PNBP Mahkamah Agung RI
  • Bali dan Paradoks Perceraian: Banjar Mengikat, Mantan Suami WNA Menghilang, Perempuan Tetap Menanggung Hidup Pasca Perceraian

Recent Comments

  1. semaglutide dosage for weight loss in ml on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  2. dapoxetine vs cialis on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  3. dapoxetine in kuwait on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  4. mesalamine otc alternatives on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  5. revatio coupon on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.