Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harmonisasi e-Berpadu dan Buku II, Pengadilan Militer III-10 Surabaya Perkuat Tertib Administrasi Perkara

October 29, 2026

BSDK Perkuat Peran Think Tank Peradilan

October 29, 2026

Disamping Putusan Lepas dari Segala Tuntutan Hukum, PN Tanjung Redeb juga Menjatuhkan Tindakan kepada Terdakwa

October 29, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Penyesuaian Pidana di Era KUHP Baru: Antara Fleksibilitas Norma dan Ancaman Disparitas Putusan

Penyesuaian Pidana di Era KUHP Baru: Antara Fleksibilitas Norma dan Ancaman Disparitas Putusan

Ahmad JunaediBy Ahmad JunaediApril 21, 2026 · 11:59 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Perubahan hukum pidana nasional melalui berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru pada hakikatnya tidak hanya menandai pembaruan norma, tetapi juga menuntut perubahan cara berpikir dalam praktik peradilan. Dalam konteks ini, penyesuaian pidana menjadi isu yang tidak dapat dihindari, karena ia berada pada titik temu antara perubahan regulasi dan implementasi konkret di ruang sidang.

Kesadaran tersebut menjadi latar belakang diselenggarakannya Pendidikan dan Pelatihan Teknis Yudisial Implementasi KUHAP dan Pendalaman Pasal Tertentu KUHP bagi Hakim Peradilan Umum dan Hakim Mahkamah Syariah Aceh Gelombang II pada hari Selasa, 21 April 2026, bertempat di Pusdiklat Teknis Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Dalam sesi yang saya fasilitasi, materi mengenai penyesuaian pidana disampaikan oleh Dr. Sigid Suseno, S.H., M.Hum., akademisi Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Materi ini tidak hanya menjelaskan perubahan norma, tetapi secara langsung menyentuh persoalan mendasar: sejauh mana hakim siap menyesuaikan cara berpikirnya dalam menghadapi perubahan tersebut.

Penyesuaian Pidana sebagai Koreksi atas Fragmentasi Hukum Pidana

Selama ini, pengaturan pidana di Indonesia berkembang secara sektoral dan tidak selalu selaras satu sama lain. Ketentuan pidana dalam berbagai undang-undang di luar KUHP sering kali dirumuskan dengan pendekatan yang berbeda, baik dari segi struktur sanksi, pola ancaman pidana, maupun filosofi pemidanaan. Akibatnya, tidak jarang terjadi disharmoni yang berujung pada ketidakpastian hukum dan disparitas dalam praktik peradilan.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana hadir sebagai upaya korektif terhadap kondisi tersebut. Melalui kebijakan ini, dilakukan penataan ulang terhadap berbagai ketentuan pidana di luar KUHP agar selaras dengan sistematika dan filosofi KUHP yang baru.

Namun harus diakui, penyesuaian ini bukan tanpa konsekuensi. Ketika norma disederhanakan dan diseragamkan, tanggung jawab untuk memastikan keadilan justru bergeser lebih besar kepada hakim.

Penghapusan Minimum Khusus: Fleksibilitas atau Celah Inkonsistensi?

Salah satu kebijakan paling signifikan adalah penghapusan pidana minimum khusus dalam berbagai undang-undang di luar KUHP. Secara teoritis, kebijakan ini memberikan ruang bagi hakim untuk menjatuhkan pidana yang lebih proporsional dan kontekstual.

Namun dalam praktik, kebijakan ini juga membuka pertanyaan yang tidak sederhana. Tanpa batas minimum yang tegas, sejauh mana konsistensi antar putusan dapat dijaga? Apakah fleksibilitas ini benar-benar akan melahirkan keadilan substantif, atau justru memperluas ruang subjektivitas yang berujung pada disparitas?

Baca Juga  Tajuk Redaksi : KUHP dan KUHAP Baru: Menjaga Arah Pembaruan

Pertanyaan ini menjadi relevan karena pengalaman selama ini menunjukkan bahwa disparitas putusan bukan semata-mata disebabkan oleh perbedaan norma, tetapi juga oleh perbedaan cara hakim memahami dan menerapkan norma tersebut.

Konversi Pidana: Dari Kurungan ke Denda, dari Kepastian ke Pertimbangan

Perubahan lain yang tidak kalah penting adalah konversi pidana kurungan menjadi pidana denda dalam berbagai ketentuan di luar KUHP dan Peraturan Daerah. Secara konseptual, kebijakan ini mencerminkan pergeseran paradigma dari pemidanaan berbasis pemenjaraan menuju pendekatan yang lebih rasional dan ekonomis.

Pidana denda kemudian disusun dalam sistem kategorisasi yang lebih terstruktur, sehingga diharapkan dapat menciptakan keseragaman dan proporsionalitas dalam penjatuhan pidana.

Namun demikian, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru. Pidana denda yang tidak dibayar akan berujung pada pidana penjara pengganti, yang perhitungannya ditentukan berdasarkan kategori tertentu. Dalam praktik, hal ini berpotensi menimbulkan ketimpangan, terutama bagi pelaku dengan kemampuan ekonomi yang berbeda.

Dengan kata lain, perubahan ini tidak otomatis menyederhanakan masalah, tetapi justru memindahkan titik persoalan dari norma ke praktik penerapan.

Perubahan Struktur Sanksi: Dari Kumulatif ke Alternatif

Penyesuaian pidana juga ditandai dengan perubahan struktur sanksi dari kumulatif menjadi kumulatif-alternatif. Perubahan ini memberikan ruang bagi hakim untuk memilih jenis pidana yang paling sesuai dengan karakteristik perkara.

Di satu sisi, hal ini merupakan kemajuan, karena membuka kemungkinan bagi pendekatan pemidanaan yang lebih fleksibel dan berorientasi pada tujuan. Namun di sisi lain, fleksibilitas tersebut menuntut adanya standar pertimbangan yang lebih terukur.

Tanpa itu, pilihan jenis pidana berpotensi menjadi tidak konsisten, bahkan sulit dipertanggungjawabkan secara rasional.

Tindak Pidana Adat: Integrasi atau Potensi Dualisme?

Salah satu aspek yang menarik dalam penyesuaian pidana adalah pengakuan terhadap tindak pidana adat sebagai bagian dari hukum yang hidup dalam masyarakat. Pengakuan ini menunjukkan bahwa sistem hukum pidana Indonesia tidak sepenuhnya meninggalkan akar sosialnya.

Baca Juga  Menakar Ringannya Perbuatan

Tindak pidana adat memiliki karakteristik tersendiri, baik dari segi kriteria maupun mekanisme penyelesaiannya. Penanganannya dilakukan melalui musyawarah dengan melibatkan lembaga adat, dengan tujuan utama memulihkan keseimbangan sosial, bukan semata-mata menghukum.

Namun demikian, integrasi ini juga menyisakan pertanyaan mendasar. Bagaimana memastikan bahwa penerapan hukum adat tetap sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia? Bagaimana mencegah terjadinya perbedaan standar keadilan antara satu daerah dengan daerah lain?

Dalam konteks ini, peran hakim menjadi sangat penting, terutama ketika hasil penyelesaian adat harus mendapatkan legitimasi dalam sistem peradilan formal.

Refleksi: Hakim di Tengah Ruang Diskresi yang Semakin Luas

Dari keseluruhan materi yang disampaikan, tampak bahwa arah kebijakan penyesuaian pidana memberikan ruang diskresi yang semakin luas bagi hakim. Namun ruang tersebut bukanlah ruang bebas tanpa batas.

Sebaliknya, semakin luas diskresi yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Hakim tidak lagi dapat berlindung sepenuhnya di balik norma yang kaku. Ia dituntut untuk mampu menjelaskan, mempertanggungjawabkan, dan—yang tidak kalah penting—menjaga konsistensi dalam setiap putusan.

Di sinilah letak ujian sesungguhnya. Penyesuaian pidana tidak akan berhasil jika hanya berhenti pada perubahan regulasi. Ia baru akan menemukan maknanya ketika tercermin dalam putusan yang konsisten, proporsional, dan dapat diterima oleh akal sehat hukum.

Penutup

Penyesuaian pidana adalah keniscayaan dalam proses pembaruan hukum pidana. Namun pada saat yang sama, ia juga merupakan ujian bagi integritas dan kualitas hakim dalam menjalankan fungsi yudisial.

Pada akhirnya, persoalan utama bukan lagi pada apakah norma telah disesuaikan, tetapi pada bagaimana norma tersebut diterapkan. Jika hakim tidak memiliki kesamaan cara pandang, maka penyesuaian yang dimaksudkan untuk menciptakan keseragaman justru dapat melahirkan ketidakpastian baru.

Dalam konteks itu, pelatihan ini seharusnya tidak berhenti sebagai forum akademik, tetapi menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama: bahwa kualitas keadilan tidak hanya ditentukan oleh undang-undang, tetapi oleh keberanian dan ketepatan hakim dalam menjatuhkan putusan.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Diskresi Hakim Disparitas Putusan Hakim Indonesia hukum pidana KUHP Baru Penyesuaian Pidana Pidana Denda Reformasi Hukum Tindak Pidana Adat
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Harmonisasi e-Berpadu dan Buku II, Pengadilan Militer III-10 Surabaya Perkuat Tertib Administrasi Perkara

October 29, 2026

BSDK Perkuat Peran Think Tank Peradilan

October 29, 2026

Disamping Putusan Lepas dari Segala Tuntutan Hukum, PN Tanjung Redeb juga Menjatuhkan Tindakan kepada Terdakwa

October 29, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Harmonisasi e-Berpadu dan Buku II, Pengadilan Militer III-10 Surabaya Perkuat Tertib Administrasi Perkara

By Antok WibowoOctober 29, 20260

SURABAYA — Modernisasi peradilan tidak cukup hanya dengan menghadirkan sistem elektronik dalam penanganan perkara. Lebih…

BSDK Perkuat Peran Think Tank Peradilan

October 29, 2026

Disamping Putusan Lepas dari Segala Tuntutan Hukum, PN Tanjung Redeb juga Menjatuhkan Tindakan kepada Terdakwa

October 29, 2026

PN Tapaktuan Tetapkan CV Kuala Sabee sebagai Tersangka Korporasi dalam Perkara Kehutanan

October 29, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Harmonisasi e-Berpadu dan Buku II, Pengadilan Militer III-10 Surabaya Perkuat Tertib Administrasi Perkara
  • BSDK Perkuat Peran Think Tank Peradilan
  • Disamping Putusan Lepas dari Segala Tuntutan Hukum, PN Tanjung Redeb juga Menjatuhkan Tindakan kepada Terdakwa
  • PN Tapaktuan Tetapkan CV Kuala Sabee sebagai Tersangka Korporasi dalam Perkara Kehutanan
  • Kejahatan Siber: Hakim Harus Cermat Menguji Bukti

Recent Comments

  1. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  2. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  3. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  4. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  5. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.