Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

October 31, 2026

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Siapkah Indonesia Mengintegrasikan AI ke dalam Sistem Peradilannya? Refleksi Hari Pertama Pelatihan Hakim Indonesia di National Judicial Academy

Siapkah Indonesia Mengintegrasikan AI ke dalam Sistem Peradilannya? Refleksi Hari Pertama Pelatihan Hakim Indonesia di National Judicial Academy

Mohammad Khairul MuqorobinBy Mohammad Khairul MuqorobinApril 25, 2026 · 14:13 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Bhopal, 24 April 2026 – Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Hakim dan Aparatur Peradilan Indonesia di National Judicial Academy, Bhopal, India, memasuki hari pertama pada Jumat (24/4/2026). Sesi kedua mengangkat tema Information and Communication Technology (ICT) in the Judicial System yang disampaikan oleh Professor Humayun Rasheed Khan, pengajar di lembaga tersebut. Kemudian sesi ketiga yang membahas Artificial Intelligence (AI): Potential Utility for the Judiciary and Possible Challenges bersama Professor Sumit Bhattacharya, seorang Research Fellow di National Judicial Academy. Kedua sesi ini dirancang untuk memberikan wawasan menyeluruh tentang transformasi digital dan penerapan AI di lingkungan peradilan India.

Proyek e-Courts India: Tahap Transformasi Digital terhadap Sistem Peradilan

Mengawali pemaparannya, Prof. Humayun Rasheed Khan menjelaskan bahwa Mahkamah Agung India telah menerapkan ICT melalui proyek e-Courts sejak tahun 2010 dalam tiga tahap yang berkesinambungan. Pada Tahap I yang disetujui tahun 2010, Mahkamah Agung India berhasil mengkomputerisasi beberapa satuan kerja pada pengadilan tingkat pertama hingga tahun 2015. Infrastruktur ICT yang dibangun meliputi perangkat keras komputer, LAN, WAN, UPS, dan catu daya cadangan untuk seluruh pengadilan. Kemudian pada Tahap II (dimulai 2015) Mahkamah Agung India menitikberatkan pada layanan bagi pihak berperkara, pengacara, dan pemangku kepentingan lain, dengan melengkapi pengadilan dengan video conference serta otomatisasi proses yudisial dan administratif. Pada fase ini, dibangun gudang data yudisial nasional yang diperbarui secara real time untuk mendukung layanan publik, perumusan kebijakan, dan pengambilan keputusan yang kini dikenal sebagai aplikasi e-Courts. Saat ini, India tengah menjalankan Tahap III pengembangan e-Courts dengan menggandeng para akademisi dan pakar terkait.

Salah satu fakta unik yang dihadapi India adalah adanya keragaman bahasa yang terdiri dari 22 bahasa resmi dan 12 aksara. Untuk menjangkau masyarakat pencari keadilan di seluruh pelosok, dibangunlah aplikasi berbasis AI bernama SUVAS (Supreme Court Vidhik Anuvaad Software). Aplikasi ini menerapkan sistem dwibahasa yang mengakomodasi bahasa daerah, sehingga putusan dan dokumen administrasi peradilan dapat dihadirkan dalam bahasa Inggris (salah satu bahasa resmi India) serta aksara lokal seperti Devanagari, Kannada, Tamil, Gujarati, dan lainnya. Pada Februari 2023, Mahkamah Agung India telah mengintegrasikan AI ke dalam sistem peradilan melalui aplikasi e-Courts. Pengadilan tinggi di berbagai negara bagian turut mengintegrasikan AI, misalnya Pengadilan Tinggi Kerala yang menerjemahkan putusan ke bahasa Malayalam dan Pengadilan Tinggi Delhi yang memanfaatkan SUVAS untuk putusan berbahasa Hindi, salah satu bahasa resmi India.

Baca Juga  Menjinakkan Mesin, Menjaga Nurani: Ikhtiar Hakim Agar Tak Tergantikan

Menimbang Risiko Global: Menghindari Bias, Membangun Sistem Hybrid

Di kancah global, alat AI berbasis risiko seperti COMPAS (Correctional Offender Management Profiling for Alternative Sanctions) telah digunakan di Amerika Serikat. Alat ini mampu menganalisis data terdakwa secara mendalam layaknya Black Box ini termasuk riwayat residivisme, gender, bahkan analisis berbasis ras, untuk membantu Hakim dalam Menyusun pertimbangan hukum dalam perkara pidana. Sedangkan di Britania raya (Inggris) terdapat juga aplikasi berbasis AI yang bernama Harm Assessment Risk Tool (HART), dengan memasukkan informasi mengenai riwayat tindak pidana seseorang, usia, dan karakteristik latar belakang lainnya ke dalam algoritma, yang kemudian mengklasifikasikan mereka sebagai berisiko rendah, sedang, atau tinggi sebagai potensi dalam melakukan tindak pidana lagi di masa depan. Namun, pendekatan semacam itu dianggap berpotensi menimbulkan bias diskriminatif jika diimplementasikan secara mentah-mentah. India sendiri secara sadar tidak mengadopsi sistem COMPAS maupaun HART tersebut ke dalam sistem ICT peradilannya. Sebagai gantinya, India telah mengembangkan aplikasi bernama SUPACE (Supreme Court Portal for Assistance in Court’s Efficiency), yang diluncurkan Mahkamah Agung India pada tahun 2020. Portal ini merupakan aplikasi pembelajaran mesin yang dirancang untuk membantu Hakim mengakses informasi, namun tidak mengambil alih fungsi pengambilan keputusan. Fitur-fiturnya mencakup peninjauan terhadap berkas perkara, chatbot untuk merangkum kasus dan menjawab pertanyaan, pencarian dokumen secara universal, memantau perkembangan suatu perkara yang sedang berjaolan secara real time, logic gate untuk proses mengekstraksi fakta-fakta penting, serta buku catatan digital guna menyusun ringkasan dokumen. SUPACE bekerja dengan mengumpulkan fakta dan hukum yang relevan sebagai masukan bagi Hakim, sehingga menciptakan sistem hybrid.

E-Court Indonesia dan eCourts India: Kemiripan dan Perbedaan

Dalam sesi diskusi, para hakim Indonesia menjelaskan implementasi teknologi dalam sistem informasi peradilan di Indonesia. Di Indonesia, aplikasi e-Court digunakan dalam perkara perdata dan e-Berpadu dalam perkara pidana. Sementara itu, India memiliki eCourts yang mencakup baik perkara pidana, perdata, maupun family court di semua tingkatan, mulai dari tingkat pertama, banding, hingga Mahkamah Agung. Secara umum, fitur-fitur dasar di kedua negara memiliki kemiripan. Namun, perbedaan signifikan terletak pada integrasi AI, dimana India telah mengintegrasikan teknologi AI melalui SUPACE dan SUVAS ke dalam sistem e-Courts, sedangkan Indonesia baru memulai langkah serupa dengan fitur SMART Majelis ke dalam Sistem Informasi Peradilan (SIP). Pengalaman India ini menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia untuk lebih jauh mengembangkan integrasi AI dalam SIP.

Baca Juga  AI Bukan Pengganti Jurnalis

Keseimbangan Etika: AI tidak akan pernah Menggantikan Peran Hakim

Memasuki sesi AI, Prof. Sumit Bhattacharya menekankan bahwa di balik janji efisiensi, pemanfaatan AI harus diimbangi dengan pertimbangan etika yang kuat. Prof. Sumit mengingatkan bahwa AI dapat menghasilkan respons palsu dan berdampak pada ketidakadilan jika tidak diaudit secara memadai. Risiko bias dan diskriminasi tidak langsung muncul dari data latih yang tidak lengkap atau algoritma Black Box yang tidak transparan. Maka dari itu, pendekatan Responsible Artificial Intelligence serta mekanisme audit yang ketat menjadi keharusan.

Lebih lanjut, Prof. Sumit menegaskan bahwa AI sejatinya tidak akan pernah menggantikan peran Hakim. Pengambilan keputusan yang memerlukan emosi, empati, rasa keadilan, dan hati nurani tetap memerlukan sentuhan manusia. Menurutnya, AI lebih sesuai untuk tugas-tugas repetitif bervolume besar yang tidak membutuhkan penalaran yudisial.

Diskusi kemudian mengerucut pada pertanyaan krusial: bagaimana peran hakim dalam menggunakan AI, khususnya untuk menyusun pertimbangan hukum? Menanggapi hal ini, Prof. Sumit Bhattacharya menyatakan bahwa belum ada regulasi resmi yang melarang hakim memanfaatkan AI dalam penyusunan pertimbangan hukum. Selama AI dimanfaatkan sebagai alat bantu dan bukan sebagai pengganti penalaran hakim serta tidak disalahgunakan, maka penggunaannya dapat dibenarkan.

Pelatihan ini menjadi cermin bagi Indonesia bahwa India telah membuktikan bahwa integrasi AI dalam sistem peradilan bukanlah mimpi yang mustahil, melainkan realitas yang tengah berjalan. Kini pertanyaannya bukan lagi mengenai “Apakah kita mampu?”, melainkan “Akankah kita segera melangkah?” Sebenarnya fondasi tersebut telah diletakkan melalui SMART Majelis, namun PR besar masih menanti, mulai dari penyiapan regulasi yang kokoh, infrastruktur yang andal, hingga jaminan bahwa algoritma tidak akan pernah menenggelamkan Nurani dan yang terpening adalah ketersedian anggaran yang memadai.

Mohammad Khairul Muqorobin
Kontributor
Mohammad Khairul Muqorobin
Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artificial intelligence Inovasi Hukum Open Justice Peradilan Digital Transformasi Digital
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Ketika Algoritma Masuk ke Ruang Sidang: Siapa yang Mengendalikan Keadilan?

October 31, 2026

Kejahatan Siber: Hakim Harus Cermat Menguji Bukti

October 29, 2026

Waspadai Ragam Kejahatan Siber yang Kian Canggih

October 29, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

By Wilmar Ibni Rusydan and Daniel H. NapitupuluOctober 31, 20260

Kabar meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Pemalang pada awal Oktober 2026 cukup menyita perhatian…

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian
  • Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta
  • Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime
  • Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI
  • 90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

Recent Comments

  1. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  2. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  3. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  4. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  5. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.