Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wujudkan Generasi Berakhlak dan Bertakwa, Dharmayukti Karini Cabang Dataran Hunipopu Bagikan Beasiswa BDBS

31 July 2026 • 23:19 WIB

Perbandingan KUHAP Lama dengan KUHAP Baru serta Implikasi SEMA Nomor 2 Tahun 2026

31 July 2026 • 18:53 WIB

Wujudkan Peradilan Cepat dan Murah, Aparat Penegak Hukum Sosialisasi MoU Sidang Pidana Elektronik

31 July 2026 • 13:21 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Siapkah Indonesia Mengintegrasikan AI ke dalam Sistem Peradilannya? Refleksi Hari Pertama Pelatihan Hakim Indonesia di National Judicial Academy
Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Siapkah Indonesia Mengintegrasikan AI ke dalam Sistem Peradilannya? Refleksi Hari Pertama Pelatihan Hakim Indonesia di National Judicial Academy

Mohammad Khairul MuqorobinMohammad Khairul Muqorobin25 April 2026 • 14:13 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Bhopal, 24 April 2026 – Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Hakim dan Aparatur Peradilan Indonesia di National Judicial Academy, Bhopal, India, memasuki hari pertama pada Jumat (24/4/2026). Sesi kedua mengangkat tema Information and Communication Technology (ICT) in the Judicial System yang disampaikan oleh Professor Humayun Rasheed Khan, pengajar di lembaga tersebut. Kemudian sesi ketiga yang membahas Artificial Intelligence (AI): Potential Utility for the Judiciary and Possible Challenges bersama Professor Sumit Bhattacharya, seorang Research Fellow di National Judicial Academy. Kedua sesi ini dirancang untuk memberikan wawasan menyeluruh tentang transformasi digital dan penerapan AI di lingkungan peradilan India.

Proyek e-Courts India: Tahap Transformasi Digital terhadap Sistem Peradilan

Mengawali pemaparannya, Prof. Humayun Rasheed Khan menjelaskan bahwa Mahkamah Agung India telah menerapkan ICT melalui proyek e-Courts sejak tahun 2010 dalam tiga tahap yang berkesinambungan. Pada Tahap I yang disetujui tahun 2010, Mahkamah Agung India berhasil mengkomputerisasi beberapa satuan kerja pada pengadilan tingkat pertama hingga tahun 2015. Infrastruktur ICT yang dibangun meliputi perangkat keras komputer, LAN, WAN, UPS, dan catu daya cadangan untuk seluruh pengadilan. Kemudian pada Tahap II (dimulai 2015) Mahkamah Agung India menitikberatkan pada layanan bagi pihak berperkara, pengacara, dan pemangku kepentingan lain, dengan melengkapi pengadilan dengan video conference serta otomatisasi proses yudisial dan administratif. Pada fase ini, dibangun gudang data yudisial nasional yang diperbarui secara real time untuk mendukung layanan publik, perumusan kebijakan, dan pengambilan keputusan yang kini dikenal sebagai aplikasi e-Courts. Saat ini, India tengah menjalankan Tahap III pengembangan e-Courts dengan menggandeng para akademisi dan pakar terkait.

Salah satu fakta unik yang dihadapi India adalah adanya keragaman bahasa yang terdiri dari 22 bahasa resmi dan 12 aksara. Untuk menjangkau masyarakat pencari keadilan di seluruh pelosok, dibangunlah aplikasi berbasis AI bernama SUVAS (Supreme Court Vidhik Anuvaad Software). Aplikasi ini menerapkan sistem dwibahasa yang mengakomodasi bahasa daerah, sehingga putusan dan dokumen administrasi peradilan dapat dihadirkan dalam bahasa Inggris (salah satu bahasa resmi India) serta aksara lokal seperti Devanagari, Kannada, Tamil, Gujarati, dan lainnya. Pada Februari 2023, Mahkamah Agung India telah mengintegrasikan AI ke dalam sistem peradilan melalui aplikasi e-Courts. Pengadilan tinggi di berbagai negara bagian turut mengintegrasikan AI, misalnya Pengadilan Tinggi Kerala yang menerjemahkan putusan ke bahasa Malayalam dan Pengadilan Tinggi Delhi yang memanfaatkan SUVAS untuk putusan berbahasa Hindi, salah satu bahasa resmi India.

Baca Juga  Sidang Telekonferensi PA Soreang-PA Madiun: Peradilan Masuki Era Tanpa Sekat

Menimbang Risiko Global: Menghindari Bias, Membangun Sistem Hybrid

Di kancah global, alat AI berbasis risiko seperti COMPAS (Correctional Offender Management Profiling for Alternative Sanctions) telah digunakan di Amerika Serikat. Alat ini mampu menganalisis data terdakwa secara mendalam layaknya Black Box ini termasuk riwayat residivisme, gender, bahkan analisis berbasis ras, untuk membantu Hakim dalam Menyusun pertimbangan hukum dalam perkara pidana. Sedangkan di Britania raya (Inggris) terdapat juga aplikasi berbasis AI yang bernama Harm Assessment Risk Tool (HART), dengan memasukkan informasi mengenai riwayat tindak pidana seseorang, usia, dan karakteristik latar belakang lainnya ke dalam algoritma, yang kemudian mengklasifikasikan mereka sebagai berisiko rendah, sedang, atau tinggi sebagai potensi dalam melakukan tindak pidana lagi di masa depan. Namun, pendekatan semacam itu dianggap berpotensi menimbulkan bias diskriminatif jika diimplementasikan secara mentah-mentah. India sendiri secara sadar tidak mengadopsi sistem COMPAS maupaun HART tersebut ke dalam sistem ICT peradilannya. Sebagai gantinya, India telah mengembangkan aplikasi bernama SUPACE (Supreme Court Portal for Assistance in Court’s Efficiency), yang diluncurkan Mahkamah Agung India pada tahun 2020. Portal ini merupakan aplikasi pembelajaran mesin yang dirancang untuk membantu Hakim mengakses informasi, namun tidak mengambil alih fungsi pengambilan keputusan. Fitur-fiturnya mencakup peninjauan terhadap berkas perkara, chatbot untuk merangkum kasus dan menjawab pertanyaan, pencarian dokumen secara universal, memantau perkembangan suatu perkara yang sedang berjaolan secara real time, logic gate untuk proses mengekstraksi fakta-fakta penting, serta buku catatan digital guna menyusun ringkasan dokumen. SUPACE bekerja dengan mengumpulkan fakta dan hukum yang relevan sebagai masukan bagi Hakim, sehingga menciptakan sistem hybrid.

E-Court Indonesia dan eCourts India: Kemiripan dan Perbedaan

Dalam sesi diskusi, para hakim Indonesia menjelaskan implementasi teknologi dalam sistem informasi peradilan di Indonesia. Di Indonesia, aplikasi e-Court digunakan dalam perkara perdata dan e-Berpadu dalam perkara pidana. Sementara itu, India memiliki eCourts yang mencakup baik perkara pidana, perdata, maupun family court di semua tingkatan, mulai dari tingkat pertama, banding, hingga Mahkamah Agung. Secara umum, fitur-fitur dasar di kedua negara memiliki kemiripan. Namun, perbedaan signifikan terletak pada integrasi AI, dimana India telah mengintegrasikan teknologi AI melalui SUPACE dan SUVAS ke dalam sistem e-Courts, sedangkan Indonesia baru memulai langkah serupa dengan fitur SMART Majelis ke dalam Sistem Informasi Peradilan (SIP). Pengalaman India ini menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia untuk lebih jauh mengembangkan integrasi AI dalam SIP.

Baca Juga  Belajar dari India: Ketika Anggaran Menjadi Kunci Integrasi Peradilan Digital

Keseimbangan Etika: AI tidak akan pernah Menggantikan Peran Hakim

Memasuki sesi AI, Prof. Sumit Bhattacharya menekankan bahwa di balik janji efisiensi, pemanfaatan AI harus diimbangi dengan pertimbangan etika yang kuat. Prof. Sumit mengingatkan bahwa AI dapat menghasilkan respons palsu dan berdampak pada ketidakadilan jika tidak diaudit secara memadai. Risiko bias dan diskriminasi tidak langsung muncul dari data latih yang tidak lengkap atau algoritma Black Box yang tidak transparan. Maka dari itu, pendekatan Responsible Artificial Intelligence serta mekanisme audit yang ketat menjadi keharusan.

Lebih lanjut, Prof. Sumit menegaskan bahwa AI sejatinya tidak akan pernah menggantikan peran Hakim. Pengambilan keputusan yang memerlukan emosi, empati, rasa keadilan, dan hati nurani tetap memerlukan sentuhan manusia. Menurutnya, AI lebih sesuai untuk tugas-tugas repetitif bervolume besar yang tidak membutuhkan penalaran yudisial.

Diskusi kemudian mengerucut pada pertanyaan krusial: bagaimana peran hakim dalam menggunakan AI, khususnya untuk menyusun pertimbangan hukum? Menanggapi hal ini, Prof. Sumit Bhattacharya menyatakan bahwa belum ada regulasi resmi yang melarang hakim memanfaatkan AI dalam penyusunan pertimbangan hukum. Selama AI dimanfaatkan sebagai alat bantu dan bukan sebagai pengganti penalaran hakim serta tidak disalahgunakan, maka penggunaannya dapat dibenarkan.

Pelatihan ini menjadi cermin bagi Indonesia bahwa India telah membuktikan bahwa integrasi AI dalam sistem peradilan bukanlah mimpi yang mustahil, melainkan realitas yang tengah berjalan. Kini pertanyaannya bukan lagi mengenai “Apakah kita mampu?”, melainkan “Akankah kita segera melangkah?” Sebenarnya fondasi tersebut telah diletakkan melalui SMART Majelis, namun PR besar masih menanti, mulai dari penyiapan regulasi yang kokoh, infrastruktur yang andal, hingga jaminan bahwa algoritma tidak akan pernah menenggelamkan Nurani dan yang terpening adalah ketersedian anggaran yang memadai.

Mohammad Khairul Muqorobin
Kontributor
Mohammad Khairul Muqorobin
Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artificial intelligence Inovasi Hukum Open Justice Peradilan Digital Transformasi Digital
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Wujudkan Peradilan Cepat dan Murah, Aparat Penegak Hukum Sosialisasi MoU Sidang Pidana Elektronik

31 July 2026 • 13:21 WIB

Finalisasi Kegiatan Penyusunan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI di Yogyakarta

21 July 2026 • 21:29 WIB

AI Bukan Pengganti Jurnalis

17 July 2026 • 13:58 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB45 Views

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB17 Views

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB1 Views

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB0 Views
Don't Miss

Wujudkan Generasi Berakhlak dan Bertakwa, Dharmayukti Karini Cabang Dataran Hunipopu Bagikan Beasiswa BDBS

By Yudhistira Ary Prabowo31 July 2026 • 23:19 WIB8 Views0

Jum’at 24 Juli 2026, Dharmayukti Karini Cabang Dataran Hunipopu yang terdiri dari Pengadilan Negeri dan…

Perbandingan KUHAP Lama dengan KUHAP Baru serta Implikasi SEMA Nomor 2 Tahun 2026

31 July 2026 • 18:53 WIB

Wujudkan Peradilan Cepat dan Murah, Aparat Penegak Hukum Sosialisasi MoU Sidang Pidana Elektronik

31 July 2026 • 13:21 WIB

Permudah Akses Hukum di Daerah Terpencil, PN Dataran Hunipopu Selenggarakan Sidang Keliling

31 July 2026 • 13:15 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Wujudkan Generasi Berakhlak dan Bertakwa, Dharmayukti Karini Cabang Dataran Hunipopu Bagikan Beasiswa BDBS
  • Perbandingan KUHAP Lama dengan KUHAP Baru serta Implikasi SEMA Nomor 2 Tahun 2026
  • Wujudkan Peradilan Cepat dan Murah, Aparat Penegak Hukum Sosialisasi MoU Sidang Pidana Elektronik
  • Permudah Akses Hukum di Daerah Terpencil, PN Dataran Hunipopu Selenggarakan Sidang Keliling
  • Pusdiklat Teknis MA Gelar Monev Diklat Hakim Lingkungan Hidup di PTUN Denpasar

Recent Comments

  1. Vivod iz zapoya na domy_dcmi on Membuat “Roadmap” Dalam Meniti Karir Asn Dengan Menggali Potensi Individu
  2. Vivod iz zapoya na domy_ibmi on Independensi Pengawasan Syariah Dan Implikasinya Terhadap Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Sengketa Ekonomi SYARIAH
  3. Vivod iz zapoya na domy_xqmn on Adakah Lembaga Arbitrase di India?
  4. Vivod iz zapoya na domy_zwmn on Wamenkum dan DPR: Terhadap Putusan Bebas, Tidak Ada Upaya Hukum
  5. Narkolog na dom_kxMi on Adakah Lembaga Arbitrase di India?
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.