Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Peningkatan Layanan Peradilan Berbasis It: Potensi Pemanfaatan Dan Tantangan Akuntabilitas


24 April 2026 • 22:40 WIB

Kedudukan dan Model Peradilan Militer di India

24 April 2026 • 21:00 WIB

Persidangan Hibrida dan Perlindungan Data: Dua Pilar Krusial Sistem Peradilan Digital Indonesia-India

24 April 2026 • 20:02 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Kedudukan dan Model Peradilan Militer di India
Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Kedudukan dan Model Peradilan Militer di India

Ahmad JunaediAhmad Junaedi24 April 2026 • 21:00 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai fungsi peradilan dalam kerangka negara hukum modern, saya berkesempatan mengikuti Pelatihan bagi Hakim dan Personel Yudisial Indonesia yang diselenggarakan melalui program Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) pada hari Jumat, 24 April 2026, bertempat di National Judicial Academy (NJA), India. Kegiatan ini menghadirkan Justice Anirudha Bose sebagai narasumber utama, yang menyampaikan materi bertajuk “Role and Mission of Court: Constitutional Vision of Justice.”

Materi yang disampaikan tidak sekadar menjelaskan peran formal pengadilan sebagai lembaga adjudikatif, melainkan menempatkan pengadilan sebagai institusi yang memikul mandat konstitusional untuk mewujudkan keadilan substantif. Dalam pemaparannya, ditegaskan bahwa pengadilan bukan hanya corong undang-undang (la bouche de la loi), tetapi juga penjaga nilai-nilai dasar konstitusi, termasuk perlindungan hak asasi manusia, supremasi hukum, dan prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Dalam konteks tersebut, praktik kelembagaan di India memperlihatkan dinamika yang menarik, khususnya melalui keberadaan tribunal sebagai badan kuasi-yudisial. Tribunal dibentuk untuk menangani sengketa-sengketa spesifik yang membutuhkan keahlian teknis serta penyelesaian yang lebih cepat dibandingkan pengadilan umum. Keberadaan tribunal, sebagaimana diatur dalam The Tribunals Reforms Act, 2021, merupakan respons institusional terhadap kompleksitas perkara modern sekaligus instrumen untuk menjaga efisiensi sistem peradilan.

Salah satu tribunal yang relevan untuk dicermati dalam konteks perbandingan adalah Armed Forces Tribunal (AFT). Lembaga ini memiliki yurisdiksi khusus dalam menangani sengketa militer, yang pada pokoknya mencakup dua kategori besar, yaitu sengketa terkait service matters dan banding terhadap putusan court-martial. Sengketa service matters meliputi persoalan administratif seperti pengangkatan, promosi, gaji, pensiun, hingga mutasi personel militer. Sementara itu, dalam konteks court-martial, AFT berwenang memeriksa kembali putusan, temuan, maupun sanksi yang dijatuhkan dalam peradilan militer.

Dari segi prosedural, AFT menerapkan mekanisme yang relatif lebih sederhana dan fleksibel dibandingkan peradilan umum. Proses pengajuan perkara dilakukan melalui Registrar pada Principal Bench di New Delhi maupun pada berbagai regional benches. Prosedur ini diatur dalam Armed Forces Tribunal (Procedure) Rules, 2008, yang dirancang untuk mempercepat penyelesaian perkara tanpa mengabaikan prinsip-prinsip fair trial. Dalam menjalankan kewenangannya, AFT juga memiliki kompetensi yang setara dengan Pengadilan Tinggi, termasuk dalam hal memanggil saksi, mengambil sumpah, serta memerintahkan produksi dokumen.

Baca Juga  BSDK MA dan National Judicial Academy, Gelar Pelatihan Hakim di Bhopal India

Dari sisi prosedural, AFT menerapkan mekanisme yang lebih sederhana dan fleksibel dibandingkan peradilan umum. Proses beracara diatur dalam Armed Forces Tribunal (Procedure) Rules, 2008, yang dirancang untuk mempercepat penyelesaian perkara tanpa mengabaikan prinsip fair trial. Tribunal ini juga memiliki kewenangan yang setara dengan Pengadilan Tinggi dalam hal pemanggilan saksi, pengambilan sumpah, serta perintah produksi dokumen, sehingga menjamin kekuatan yuridis dalam setiap proses pemeriksaan.

Aspek yang paling penting dan relevan untuk dianalisis secara kritis adalah komposisi majelis AFT. Setiap majelis terdiri dari seorang anggota yudisial mantan hakim Pengadilan Tinggi dan seorang anggota administratif yang secara limitatif berasal dari kalangan militer berpangkat sekurang-kurangnya Mayor Jenderal atau yang setara, atau pejabat hukum militer yang pernah menjabat sebagai Judge Advocate General (JAG), sebagaimana ditentukan dalam Armed Forces Tribunal Act, 2007.

Namun demikian, terdapat satu ketentuan penting yang memiliki implikasi mendasar terhadap independensi peradilan, yakni bahwa meskipun undang-undang membuka kemungkinan pengangkatan dari kalangan perwira yang masih aktif, yang bersangkutan wajib terlebih dahulu mengakhiri dinas aktifnya sebelum memangku jabatan sebagai anggota AFT. Dengan demikian, pada saat menjalankan fungsi yudisial, anggota administratif tersebut berstatus sebagai purnawirawan dan tidak lagi berada dalam garis komando militer.

Konstruksi ini menunjukkan adanya upaya yang sadar untuk memutus keterkaitan langsung antara fungsi peradilan dan struktur komando militer. Dengan kata lain, independensi peradilan tidak hanya dijamin secara normatif, tetapi juga diwujudkan secara struktural melalui desain kelembagaan. Hal ini menjadi pembeda yang signifikan apabila dibandingkan dengan praktik peradilan militer di Indonesia, yang dalam derajat tertentu masih menyisakan hubungan struktural dengan institusi militer.

Dalam aspek upaya hukum, putusan AFT pada prinsipnya bersifat final, namun tetap terbuka kemungkinan pengajuan banding ke Mahkamah Agung India sepanjang menyangkut persoalan hukum yang signifikan. Dengan demikian, terdapat keseimbangan antara kebutuhan akan finalitas putusan dan jaminan kontrol yudisial pada tingkat tertinggi.

Baca Juga  Persidangan Hibrida dan Perlindungan Data: Dua Pilar Krusial Sistem Peradilan Digital Indonesia-India

Apabila ditarik dalam perspektif komparatif, model AFT memberikan sejumlah pelajaran penting bagi sistem peradilan militer di Indonesia. Pertama, adanya pemisahan yang tegas antara fungsi peradilan dengan struktur komando militer memperkuat independensi lembaga peradilan. Kedua, penyederhanaan prosedur tanpa mengorbankan prinsip keadilan menunjukkan bahwa efisiensi dan due process dapat berjalan beriringan. Ketiga, keterlibatan unsur non-yudisial dalam majelis hakim membuka ruang bagi pertimbangan yang lebih kontekstual terhadap karakteristik kehidupan militer.

Dalam refleksi saya sebagai peserta pelatihan, terdapat benang merah yang kuat antara konsep yang disampaikan oleh Justice Anirudha Bose dengan praktik peradilan melalui AFT tersebut. Keduanya menegaskan bahwa visi konstitusional keadilan tidak cukup diwujudkan melalui norma, tetapi harus terimplementasi dalam desain kelembagaan dan praktik peradilan yang responsif, efektif, dan berorientasi pada perlindungan hak.

Dengan demikian, pengalaman mengikuti pelatihan ini tidak hanya memperkaya wawasan komparatif, tetapi juga mendorong perenungan kritis terhadap arah pembaruan peradilan militer di Indonesia. Dalam kerangka negara hukum, pengadilan termasuk peradilan militer harus senantiasa ditempatkan sebagai penjaga terakhir keadilan (the last bastion of justice), yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memastikan bahwa keadilan benar-benar hadir secara nyata bagi setiap subjek hukum.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Judicial Training NJA India Pelatihan Hakim Peradilan Militer
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Peningkatan Layanan Peradilan Berbasis It: Potensi Pemanfaatan Dan Tantangan Akuntabilitas


24 April 2026 • 22:40 WIB

Persidangan Hibrida dan Perlindungan Data: Dua Pilar Krusial Sistem Peradilan Digital Indonesia-India

24 April 2026 • 20:02 WIB

Direktur National Judicial Academy India Sambut Delegasi Hakim Indonesia: “Kita Bukan Hanya Mengajar, Kita Belajar Bersama”

24 April 2026 • 19:51 WIB
Demo
Top Posts

Peningkatan Layanan Peradilan Berbasis It: Potensi Pemanfaatan Dan Tantangan Akuntabilitas


24 April 2026 • 22:40 WIB

Kedudukan dan Model Peradilan Militer di India

24 April 2026 • 21:00 WIB

Persidangan Hibrida dan Perlindungan Data: Dua Pilar Krusial Sistem Peradilan Digital Indonesia-India

24 April 2026 • 20:02 WIB

Direktur National Judicial Academy India Sambut Delegasi Hakim Indonesia: “Kita Bukan Hanya Mengajar, Kita Belajar Bersama”

24 April 2026 • 19:51 WIB
Don't Miss

Peningkatan Layanan Peradilan Berbasis It: Potensi Pemanfaatan Dan Tantangan Akuntabilitas


By Andi Akram24 April 2026 • 22:40 WIB0

Transformasi digital dalam peradilan bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan yang tak terelakkan. Di berbagai…

Kedudukan dan Model Peradilan Militer di India

24 April 2026 • 21:00 WIB

Persidangan Hibrida dan Perlindungan Data: Dua Pilar Krusial Sistem Peradilan Digital Indonesia-India

24 April 2026 • 20:02 WIB

Direktur National Judicial Academy India Sambut Delegasi Hakim Indonesia: “Kita Bukan Hanya Mengajar, Kita Belajar Bersama”

24 April 2026 • 19:51 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Peningkatan Layanan Peradilan Berbasis It: Potensi Pemanfaatan Dan Tantangan Akuntabilitas

  • Kedudukan dan Model Peradilan Militer di India
  • Persidangan Hibrida dan Perlindungan Data: Dua Pilar Krusial Sistem Peradilan Digital Indonesia-India
  • Direktur National Judicial Academy India Sambut Delegasi Hakim Indonesia: “Kita Bukan Hanya Mengajar, Kita Belajar Bersama”
  • Hari Pertama Short Course Hakim di India: Dari Bicara Struktur Organisasi Sampai Kemandirian Anggaran Peradilan

Recent Comments

  1. vidalista tablets side effects on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  2. cenforce d on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  3. vidalista 40mg tablets on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
  4. vidalista 10 on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  5. cialis peak time on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.