Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim

October 27, 2026

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

October 27, 2026

Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai

October 27, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Dari Fragmentasi ke Integrasi: Mengapa Indonesia Perlu Mencontoh Ekosistem e-Court India

Dari Fragmentasi ke Integrasi: Mengapa Indonesia Perlu Mencontoh Ekosistem e-Court India

Mohammad Khairul MuqorobinBy Mohammad Khairul MuqorobinApril 28, 2026 · 08:06 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Penjelasan mengenai sistem e-Court di Peradilan India ini didasarkan pada pemaparan langsung dari Kuldeep Singh, Registrar (pegawai pada bagian yang menangani IT) di Pengadilan Tinggi Negara Bagian Madhya Pradesh (High Court of Madhya Pradesh). Ia memaparkan secara terperinci di hadapan para delegasi dari Indonesia tentang bagaimana ekosistem digital peradilan telah mengubah cara kerja Hakim, advokat, dan aparatur pengadilan lain (panitera dan staf) dalam satu dasbor yang saling terintegrasi.

Sistem e-Court di India, sebagaimana dijelaskan oleh Kuldeep Singh, merupakan ekosistem digital terpadu yang dirancang untuk mentransformasi seluruh proses penyelenggaraan peradilan, mulai dari administrasi perkara, manajemen dokumen, hingga fungsi yudisial dan administratif para Hakim. Sistem ini tidak sekadar menyediakan layanan informasi perkara, melainkan menghadirkan sebuah dashboard lengkap yang menjadi pusat kendali bagi para Hakim, staf pengadilan, dan advokat.

Menurut Kuldeep Singh, setiap Hakim di India dibekali dengan satu dasbor yang terintegrasi. Hal ini memungkinkan para Hakim di India untuk menjalankan dua fungsi utama secara bersamaan yakni yudisial (perkara) dan administratif. Tidak ada anotasi khusus yang ditandai oleh Majelis Hakim secara terpisah, karena dasbor inilah yang menjadi ruang kerja digital paling lengkap bagi para Hakim di India. Di dalamnya, seorang Hakim dapat melihat seluruh proses, baik proses perkara yang sedang berjalan maupun tugas-tugas administratif yang melekat lain dalam satu laman yang sama.

Integrasi ini berarti bahwa ketika seorang Hakim akan memeriksa riwayat suatu perkara pada tingkat banding yang telah diputus oleh Pengadilan Tinggi, lalu diajukan kasasi ke Mahkamah Agung, para Hakim India dapat melihat berapa banyak kasus yang diajukan setelah putusan dijatuhkan, status terkini setiap perkara yang ditangani serta keterkaitannya dengan perkara di Pengadilan Distrik lainnya. Sistem ini menghubungkan Pengadilan Distrik, Pengadilan Tinggi, dan Mahkamah Agung, sehingga ketiga tingkat proses peradilan tersebut berjalan dalam satu ekosistem yang transparan.

Sistem e-Court India telah memfasilitasi apa yang disebut sebagai dokumen referensi. Kuldeep Singh menekankan bahwa satu hari sebelum persidangan, advokat dapat menyusun argumen atau poin-poin penting yang relevan, kemudian mengunggah dokumen referensi tertentu langsung ke sistem pengadilan. Pengadilan dapat mengakses dan meninjau dokumen tersebut sebelum persidangan dimulai. Ketika persidangan berlangsung, Majelis Hakim sudah memiliki memahami suatu perkara yang ditangani dan dapat menampilkan dokumen yang dibagikan oleh advokat secara langsung. Praktik ini meningkatkan kesiapan persidangan, mengurangi waktu yang terbuang, dan menajamkan fokus pada isu-isu krusial. Dalam konteks ini, hal yang menarik pada saat giat kunjungan ke ruang persidangan di Pengadilan Tinggi Madhya Pradesh adalah betapa ramainya pengunjung Perpustakaan yang terletak di dalam gedung Pengadilan Tinggi tersebut, dimana banyak dari kalangan Advokat yang memadati isi perpustakaan, bukan hanya sekadar membaca buku, melainkan menandai, mengutip, lalu mencantumkannya ke dalam suatu catatan untuk mendukung argumen mereka dalam proses persidangan (suatu keadaan yang nampak sumir jika dibandingkan dengan Indonesia)

Baca Juga  Perlindungan Hukum Terhadap Setiap Orang yang Berperan Sebagai Whistleblower dan Justice Collabolators

Salah satu pencapaian teknis yang ditekankan oleh Kuldeep Singh adalah terjadinya suatu integrasi antara Pengadilan Distrik, Pengadilan Tinggi, dan Mahkamah Agung. Ketika suatu perkara diselesaikan di Pengadilan Distrik, seluruh berkas dan dokumennya langsung dialirkan ke repositori yang disebut “Judgement and Documents Repository (JDR)”, atau Traditional Data Repository. Dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penyelesaian perkara tersebut tidak secara otomatis tersedia bagi advokat atau pihak-pihak berperkara lain di halaman yang sama. Akses dibatasi untuk menjaga integritas dan kerahasiaan. Namun, data perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) terintegrasi sehingga ketika perkara yang sama berlanjut ke Pengadilan Tinggi atau Mahkamah Agung, seluruh sejarah dokumennya dapat ditarik secara instan.

Kuldeep Singh mengungkapkan bahwa di pusat data pengadilan India, terdapat sekitar 100 crore (1 miliar) dokumen yang tersimpan dalam sistem. Kapasitas ini menunjukkan bahwa migrasi dan pengelolaan dokumen dilakukan dalam skala raksasa, dengan tetap mempertahankan kecepatan akses saat dibutuhkan oleh Hakim maupun sistem analitik.

Seluruh pemangku kepentingan baik Hakim, advokat, dan staf pengadan (panitera) dapat mengakses sistem melalui satu domain yang seragam, misalnya melalui portal semacam “erp.mpsc.gov.in”. Konsep ini menciptakan sebuah single point of entry, sebagaimana dicontohkan oleh Kuldeep Singh. Seorang advokat dapat mengakses dasbornya dari mana saja, memantau status suatu perkara, mengunggah dokumen, serta dapat berinteraksi dengan pengadilan dalam satu sistem atau aplikasi yang sama yang digunakan oleh Hakim dan staf pengadilan. Fungsi penunjang seperti stenografi (metode penulisan cepat) pun telah terintegrasi. Seorang Hakim, misalnya, dapat mendiktekan suatu Putusan, dan stenografer akan mencatat dikte tersebut langsung di dalam sistem yang sama, sehingga hasil ketikan langsung terekam sebagai bagian dari Berita Acara tanpa perlu proses salin ulang.

Baca Juga  Yurisdiksi Peradilan Militer terhadap Kejahatan Siber: Analisis Penjatuhan Sanksi Terhadap Prajurit TNI dalam Perspektif Hukum Pidana Militer

Refleksi dan Perbandingan dengan Sistem Informasi Peradilan Indonesia

Mengamati kemajuan sistem e-Court India yang dipaparkan oleh Kuldeep Singh, muncul ruang refleksi yang mendalam bagi Sistem Informasi Peradilan di Indonesia. Saat ini, sistem peradilan Indonesia masih berjalan secara parsial dengan beberapa aplikasi terpisah yang melayani fungsi berbeda-beda. Terdapat SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) yang digunakan oleh aparatur peradilan, baik Hakim pamitera maupun staf pengadilan untuk menelusuri suatu perkara. Secara paralel, ada e-Court yang menangani administrasi perkara perdata, dan e-Berpadu yang secara khusus menangani administrasi perkara pidana secara elektronik. Meskipun ketiga sistem tersebut dapat terintegrasi dalam hal tertentu, pada praktiknya para Hakim dan aparatur peradilan masih harus membuka satu per satu aplikasi untuk menyelesaikan tugas yang berhubungan dengan penyelesian perkara. Seorang Hakim Indonesia yang menangani perkara pidana dan perdata secara bersamaan, misalnya, harus berpindah-pindah dari e-Berpadu ke e-Court, lalu kembali ke SIPP untuk penelusuran bahkan terkadang minta ke panitera untuk proses sinkronisasi bahkan tidak jarang pula terjadi server error. Keadaan yang telah disebutkan di atas merupakan sebuah fragmentasi yang memakan waktu dan menciptakan beban kognitif tambahan khususnya bagi Hakim.

Situasi ini berbanding terbalik dengan India yang, sebagaimana diuraikan oleh Kuldeep Singh, telah mengintegrasikan seluruh jenis perkara pidana, perdata, maupun perkara keluarga dalam satu aplikasi tunggal bernama e-Court. Dalam satu dasbor itulah hakim dapat mengakses seluruh informasi, menjalankan fungsi yudisial, menyelesaikan tugas administratif, dan berinteraksi dengan berbagai pihak berperkara dari berbagai tingkatan. Prinsip ini dapar menghilangkan fragmentasi, mempercepat alur kerja, dan memungkinkan Hakim tercurahkan seluruh perhatiannya pada substansi perkara, bukan pada pergantian antar aplikasi.

Aspek kapasitas data juga mencolok. Pusat data pengadilan India menampung hingga 100 crore dokumen atau setara dengan 1 miliar dokumen. Sebuah angka yang menunjukkan infrastruktur komputasi dan penyimpanan berskala raksasa. Sementara itu, kapasitas server sistem peradilan Indonesia masih perlu penguatan signifikan untuk menopang beban dokumen yang terus bertambah, apalagi jika kelak diintegrasikan dalam satu platform tunggal (misalnya). Ketimpangan ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan menyangkut visi jangka panjang tentang seberapa kuat fondasi digital yang hendak dibangun bagi peradilan Indonesia.

Mohammad Khairul Muqorobin
Kontributor
Mohammad Khairul Muqorobin
Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artikel e-Court E-Courts India ekosistem fragmentasi India integrasi IT National Judicial Academy India
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim

October 27, 2026

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

October 27, 2026

Urgensi Pembatasan Perkara Perdata dalam Pembaharuan Hukum Acara Perdata Nasional

October 27, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026

Belajar Keadilan Iklim dari Secangkir Kopi: Setiap Daerah Punya Cerita, Alam Punya Keunikan

October 15, 2026
Don't Miss

AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim

By Ahmad JunaediOctober 27, 20260

BOGOR, SUARA BSDK — Pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia peradilan bukan lagi persoalan…

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

October 27, 2026

Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai

October 27, 2026

Kemakmuran Warga Menjadi Ukuran Penguasaan Negara atas Tanah

October 27, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim
  • Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi
  • Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai
  • Kemakmuran Warga Menjadi Ukuran Penguasaan Negara atas Tanah
  • Urgensi Pembatasan Perkara Perdata dalam Pembaharuan Hukum Acara Perdata Nasional

Recent Comments

  1. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  2. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  3. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  4. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  5. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.