Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menundukkan Ego dalam Penegakan Hukum: Refleksi Idul Adha 1447 H bagi Pemberi Keadilan

27 May 2026 • 11:35 WIB

KY Umumkan Peserta Lulus Seleksi Kualitas CHA dan Hakim Ad Hoc MA Tahun 2026, Ini Daftar Namanya

26 May 2026 • 16:26 WIB

Dwi Sugiarto Dilantik sebagai Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan: Amanah Baru untuk Mencetak Kader Peradilan Berintegritas

26 May 2026 • 14:33 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Seni Memimpin dan Kejujuran : Catatan Penting Diklat Sengketa Pertanahan Hakim PTUN
Berita

Seni Memimpin dan Kejujuran : Catatan Penting Diklat Sengketa Pertanahan Hakim PTUN

Trisoko Sugeng SulistyoTrisoko Sugeng Sulistyo24 February 2026 • 13:33 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Kabut tipis menyelimuti kawasan Megamendung, Bogor, namun suasana di dalam Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia terasa hangat dan penuh semangat. Di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadan 1447 H, sebanyak 40 Hakim Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) dari seluruh pelosok tanah air berkumpul untuk tujuan: menajamkan nurani dan logika hukum dalam menghadapi gelombang sengketa agraria yang kian kompleks.

Bertajuk “Diklat Pelatihan Teknis Yudisial Sengketa Pertanahan Bagi Hakim Peradilan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia”, perhelatan yang berlangsung secara klasikal dari tanggal 23 hingga 28 Februari 2026. Hari pertama diklat ini menjadi saksi pertemuan dua arus pemikiran besar: filosofi kepemimpinan peradilan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara (Dirjen Badilmiltun), Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho,S.H.,M.H  dan bedah masalah agraria pasca-UU Cipta Kerja oleh pakar hukum tanah legendaris, Prof. Dr. Maria S.W. Sumardjono dalam kajian Asas/Prinsip Hukum;  

Sesi pembuka dimulai dengan paparan Dirjen Badilmiltun  yang membawakan materi “Kepemimpinan dan Manajemen Teknis Peradilan”. Dirjen Badilmiltun menyampaikan materinya dengan gaya bertutur yang memikat, memadukan teori manajemen modern dengan kearifan lokal dan pengalaman empiris beliau.

Bapak Dirjen mendefinisikan kepemimpinan sebagai seni memengaruhi dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Di  hadapan para peserta, beliau menekankan sebuah poin fundamental: “Kepemimpinan adalah seni.” Sebagai sebuah seni, memimpin pengadilan tidak bisa dilakukan dengan pendekatan “tangan besi” atau sekadar mengandalkan garis komando hierarkis. Seni memimpin membutuhkan estetika perilaku, kepekaan rasa, dan kemampuan merangkul. Seorang Ketua Pengadilan atau Hakim harus mampu memotivasi dan merangkul sesama hakim, Kepaniteraan maupun kesekretariatan agar terciptanya suasana yang harmonis dan produktif. 

Dengan nada yang sangat serius namun kebapakan, beliau memberikan peringatan keras kepada seluruh hakim yang hadir.

“Jangan sombong dan jangan merasa penting! Karena kesombongan adalah akar dari segala penyakit.”

Beliau mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang berat, sebuah Servant Leadership (kepemimpinan yang melayani) yang menuntut pengorbanan, bukan privilese untuk minta dilayani. Hakim harus rendah hati, merangkul dan menghormati pada orang lain terlebih pada yang lebih senior atau lebih berusia tanpa memandang jabatan.

Baca Juga  Mempertanyakan Pengecualian “Actor Seuqitur Forum Rei” dalam Peradilan Tata Usaha Negara

Untuk membakar semangat belajar para peserta, Bapak Dirjen menggunakan metafora militer yang sangat kuat dan relevan dengan tantangan profesi hakim. Beliau mengibaratkan seorang hakim seperti prajurit tentara.

“Ibarat tentara saat tidak berperang, dia harus mengisi banyak peluru. Agar saat perang tiba, dia siap bertempur!” Apa makna “peluru” bagi seorang hakim? Peluru itu adalah ilmu pengetahuan, wawasan, dan kompetensi. Beliau mendorong para hakim untuk tidak pernah berhenti belajar. “Ikuti kursus, rajin ikut diklat seperti ini, bahkan lanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi,” seru beliau. Masa-masa di luar sidang adalah masa damai yang harus digunakan untuk menempa diri. Jangan sampai ketika “perang” yang sesungguhnya tiba—yaitu saat memimpin persidangan sengketa tanah yang rumit—hakim kehabisan “peluru” argumen dan logika hukum. 

Setelah dibekali “peluru” semangat dan etika kepemimpinan, sesi kedua membawa peserta masuk ke medan filosofis,  Prof. Dr. Maria S.W. Sumardjono, S.H., M.CL., M.PA., tampil membedah “Beberapa Isu terkait Hak Atas Tanah dan Krusial Hak Atas Tanah dan Pendaftaran Tanah Pasca-UU Cipta Kerja”. Sesi ini menjadi sangat krusial mengingat UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) telah mengubah lanskap hukum tanah nasional secara drastis, sering kali menimbulkan benturan norma dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) tahun 1960 dengan Peraturan Pasca Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK)

Prof. Maria membuka mata para hakim tentang fenomena “HPL-isasi”. Beliau menjelaskan bahwa Hak Pengelolaan (HPL) yang dulunya murni berkarakter publik (fungsi pengelolaan), kini dalam UU CK cenderung diperlakukan sebagai aset privat negara yang bisa dikerjasamakan secara komersial.

Implikasinya sangat serius bagi hakim PTUN. Sengketa akan banyak bermunculan ketika tanah negara dikonversi menjadi HPL, lalu di atasnya diterbitkan Hak Guna Usaha (HGU) atau HGB untuk investor. Hakim harus jeli melihat apakah proses penerbitan hak-hak ini melanggar hak masyarakat yang mungkin sudah menduduki tanah tersebut sebelumnya, atau apakah prosedur administrasinya sudah sesuai dengan Peraturan Perundangan-Undangan asas-asas umum pemerintahan yang baik.

Diskusi semakin tajam saat membahas kepemilikan hunian bagi orang asing. Regulasi terbaru memungkinkan warga negara asing (WNA) memiliki Satuan Rumah Susun (Sarusun) di atas tanah Hak Guna Bangunan (HGB). Beliau mempertanyakan logika hukum di mana jangka waktu Hak Pakai (yang lazim untuk asing) disamakan dengan HGB, namun kemudian asing tetap diberi akses ke HGB. Hakim PTUN perlu memahami latar belakang teoretis ini agar tidak terjebak pada teks aturan semata saat memutus sengketa;

Baca Juga  Pokja Badilmiltun ; Presisi Administrasi, menguatkan Keadilan

Puncak dari hari pertama diklat ini terjadi pada sesi tanya jawab yang emosional dan mendalam. Banyak pertanyaan kritis diajukan bahkan kegilisahan selama ini. Salah Seorang peserta mengajukan pertanyaan “Prof, kami menghadapi carut-marut peraturan yang tumpang tindih  UUPA yang berdimensi Sosialis-populis kini justru peraturan dibawahnya mengarah pada pendulum kepastian investasi, dan masih banyak pertentangan aturan dan pertentangan asas, kami jumpai juga birokrasi pertanahan yang tidak berjalan maksimal. Di tengah situasi seperti ini, asas pertanahan apa yang paling dasar yang harus kami pegang agar tidak terombang-ambing?”

Ruangan hening menunggu jawaban sang Guru Besar. Prof. Maria . Kemudian beliau menjawab “Karena saya mengajar ke sana ke mari tentang asas dan teori pertanahan juga seringkali tidak dijalankan, jadi asas yang harus dipegang adalah ASAS KEJUJURAN.”

Jawaban ini sederhana namun menohok. Prof. Maria menegaskan bahwa ketika hukum positif saling bertabrakan, ketika teori diabaikan demi kepentingan investasi, dan ketika prosedur administrasi cacat, maka satu-satunya pegangan hakim adalah integritas nurani. “Bekerja sebaik-baiknya dalam menjalankan tugas, itu yang paling penting,” tambah beliau. 

Hari pertama Diklat Pelatihan Teknis Yudisial Sengketa Pertanahan ini ditutup dengan sebuah sintesis yang kuat. Perpaduan antara pesan Bapak Dirjen Badilmiltun Yuwono Agung Nugroho dan Prof. Maria S.W. Sumardjono membentuk profil hakim ideal yang diharapkan lahir dari pelatihan ini:

  1. Hakim yang Rendah Hati: Menjauhi kesombongan dan memandang jabatan sebagai amanah pelayanan.
  2. Hakim yang Kompeten: Terus “mengisi peluru” pengetahuan agar siap bertempur di medan sidang.
  3. Hakim yang Jujur: Menjadikan kejujuran sebagai pondasi  agar mampu melihat esensi keadilan dicarut marutnya peraturan dibidang pertanahan .

Trisoko Sugeng Sulistyo
Kontributor
Trisoko Sugeng Sulistyo
Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Asas Kejujuran Badilmiltun Diklat Sengketa Pertanahan Hakim PTUN HPL-isasi hukum agraria Kepemimpinan Hakim Peradilan Tata Usaha Negara Prof Maria SW Sumardjono UU Cipta Kerja
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

KY Umumkan Peserta Lulus Seleksi Kualitas CHA dan Hakim Ad Hoc MA Tahun 2026, Ini Daftar Namanya

26 May 2026 • 16:26 WIB

Dwi Sugiarto Dilantik sebagai Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan: Amanah Baru untuk Mencetak Kader Peradilan Berintegritas

26 May 2026 • 14:33 WIB

BSDK MA RI Himpun Masukan PTA Manado Terkait Urgensi Perubahan Perma Nomor 7 Tahun 2016

26 May 2026 • 09:13 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Menundukkan Ego dalam Penegakan Hukum: Refleksi Idul Adha 1447 H bagi Pemberi Keadilan

By Zulfahmi27 May 2026 • 11:35 WIB0

Menjadi hakim bukanlah sekadar pilihan profesi, melainkan sebuah takdir yang di dalamnya terpatri sumpah yang…

KY Umumkan Peserta Lulus Seleksi Kualitas CHA dan Hakim Ad Hoc MA Tahun 2026, Ini Daftar Namanya

26 May 2026 • 16:26 WIB

Dwi Sugiarto Dilantik sebagai Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan: Amanah Baru untuk Mencetak Kader Peradilan Berintegritas

26 May 2026 • 14:33 WIB

Kumulasi Petitum dalam Perkara Permohonan: Telaah atas Penggabungan Permohonan Perubahan Nama dan Data Kelahiran

26 May 2026 • 09:40 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menundukkan Ego dalam Penegakan Hukum: Refleksi Idul Adha 1447 H bagi Pemberi Keadilan
  • KY Umumkan Peserta Lulus Seleksi Kualitas CHA dan Hakim Ad Hoc MA Tahun 2026, Ini Daftar Namanya
  • Dwi Sugiarto Dilantik sebagai Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan: Amanah Baru untuk Mencetak Kader Peradilan Berintegritas
  • Kumulasi Petitum dalam Perkara Permohonan: Telaah atas Penggabungan Permohonan Perubahan Nama dan Data Kelahiran
  • BSDK MA RI Himpun Masukan PTA Manado Terkait Urgensi Perubahan Perma Nomor 7 Tahun 2016

Recent Comments

  1. is sildenafil used to treat high blood pressure on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  2. metronidazole treatment for bv dosage on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  3. metronidazole cream rosacea results on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
  4. metronidazole perioral dermatitis reddit on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  5. how to drink doxycycline hyclate on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.