Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Marwah Peradilan Diuji : Kericuhan di PN Pati, KY Tegaskan Hakim Tak Boleh Diintimidasi

October 10, 2026

Berkaca Peristiwa PN Pati, Stop Tindakan Intimidatif dan Silahkan Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik

October 10, 2026

The Courtroom Before the Courtroom: Why Japan Lets Litigants Think Out Loud

October 9, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Isu Strategis dan Tantangan Kontemporer dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer

Isu Strategis dan Tantangan Kontemporer dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer

Ahmad JunaediBy Ahmad JunaediJuly 6, 2026 · 16:13 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pengadilan Militer Tingkat Banding memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga kualitas penegakan hukum, membangun konsistensi putusan, serta mengembangkan hukum pidana militer melalui putusan-putusan yang berorientasi pada keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Perkembangan lingkungan strategis, perubahan regulasi, serta meningkatnya kompleksitas perkara menuntut hakim tingkat banding untuk tidak hanya memahami norma hukum secara tekstual, tetapi juga mampu melakukan penafsiran hukum secara komprehensif dengan tetap menjunjung tinggi independensi dan integritas peradilan. Artikel ini merupakan hasil refleksi akademik penulis sebagai fasilitator pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Singkat Prinsip dan Kerangka Hukum dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer yang diselenggarakan pada hari Senin, 6 Juli 2026, di Hotel Mercure Kuta, Denpasar, Bali. Materi disampaikan oleh YM Brigjen TNI (Purn.) Hidayat Manao, S.H., M.H., Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Republik Indonesia, mengenai isu strategis dan tantangan kontemporer dalam penyelesaian perkara di tingkat banding. Tulisan ini menguraikan pentingnya konsistensi putusan, pemanfaatan yurisprudensi, peran hakim sebagai pembentuk hukum, serta refleksi yudisial sebagai fondasi peningkatan kualitas peradilan militer.

Perubahan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara telah membawa konsekuensi terhadap meningkatnya kompleksitas penyelenggaraan kekuasaan kehakiman, termasuk di lingkungan peradilan militer. Tantangan yang dihadapi hakim saat ini tidak lagi terbatas pada persoalan penerapan norma hukum secara formal, melainkan juga menyangkut kemampuan membaca perkembangan masyarakat, memahami perubahan kebijakan hukum nasional, serta menjaga keseimbangan antara kepentingan penegakan hukum dan kepentingan pertahanan negara. Oleh karena itu, kualitas putusan pengadilan tidak lagi diukur semata-mata dari ketepatan penerapan peraturan perundang-undangan, tetapi juga dari kemampuan hakim menghadirkan putusan yang adil, rasional, dan mampu memberikan arah bagi perkembangan hukum.

Pemikiran tersebut menjadi substansi utama yang disampaikan oleh YM Brigjen TNI (Purn.) Hidayat Manao, S.H., M.H., dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Singkat Prinsip dan Kerangka Hukum dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer. Salah satu gagasan penting yang mengemuka adalah bahwa pengadilan tingkat banding tidak lagi dipandang hanya sebagai lembaga koreksi terhadap putusan tingkat pertama, tetapi telah berkembang menjadi institusi yang menjaga keseragaman penerapan hukum sekaligus menentukan arah perkembangan hukum pidana militer melalui kualitas pertimbangan hukumnya.

Dalam perspektif tersebut, konsistensi putusan merupakan prasyarat utama bagi terwujudnya kepastian hukum. Putusan yang berbeda terhadap perkara dengan karakteristik yang sama berpotensi menimbulkan disparitas hukum, mengurangi kepercayaan terhadap lembaga peradilan, bahkan memengaruhi disiplin serta moral prajurit. Konsistensi bukan berarti menghilangkan independensi hakim, melainkan memastikan bahwa setiap penyimpangan dari putusan sebelumnya didasarkan pada argumentasi hukum yang objektif, rasional, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Baca Juga  Memahami Arah Pembaruan Hukum Pidana Nasional melalui Pendalaman Tindak Pidana Baru dan Tindak Pidana Khusus

Keberadaan yurisprudensi menjadi instrumen penting dalam menjaga kesatuan penerapan hukum. Hakim tidak cukup hanya mengutip putusan terdahulu sebagai dasar pertimbangan, tetapi harus memahami ratio decidendi, relevansi fakta hukum, serta alasan mengapa putusan tersebut layak diterapkan pada perkara yang sedang diperiksa. Dengan demikian, yurisprudensi berfungsi sebagai pedoman intelektual yang menjaga stabilitas hukum tanpa menghilangkan ruang bagi perkembangan hukum sesuai kebutuhan masyarakat dan institusi militer.

Materi pelatihan juga memperlihatkan bagaimana Mahkamah Agung melalui berbagai putusan telah membangun kaidah hukum baru yang memiliki nilai strategis bagi perkembangan hukum pidana militer, antara lain mengenai daluwarsa penuntutan dalam perkara pemalsuan surat dan penerapan restitusi terhadap tindak pidana yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Kehadiran putusan-putusan tersebut menunjukkan bahwa hakim tidak hanya menyelesaikan sengketa individual, tetapi juga membentuk norma hukum yang menjadi pedoman bagi penyelesaian perkara sejenis di masa mendatang.

Peran hakim sebagai pembentuk hukum (judge made law) merupakan konsekuensi logis dari perkembangan masyarakat yang sering kali lebih cepat dibandingkan pembentukan peraturan perundang-undangan. Dalam kondisi demikian, hakim dituntut melakukan penemuan hukum melalui interpretasi yang progresif tanpa keluar dari koridor konstitusi, prinsip negara hukum, dan nilai-nilai keadilan. Independensi hakim bukanlah kebebasan yang tanpa batas. Sebaliknya, independensi harus diwujudkan melalui argumentasi hukum yang rasional, objektif, dan dapat diuji secara ilmiah sehingga putusan memperoleh legitimasi, baik secara yuridis maupun sosial.

Dalam konteks peradilan militer, tanggung jawab tersebut menjadi semakin kompleks karena hakim harus memperhatikan karakteristik kehidupan militer yang menjunjung tinggi disiplin, hierarki, dan kepentingan pertahanan negara. Putusan yang dijatuhkan tidak boleh mengabaikan hak-hak terdakwa sebagai subjek hukum, tetapi juga tidak boleh mengorbankan kepentingan organisasi militer dalam menjaga disiplin prajurit. Oleh karena itu, keseimbangan antara keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan menjadi prinsip yang harus diwujudkan dalam setiap pertimbangan hukum.

Menurut penulis, tantangan terbesar yang dihadapi hakim tingkat banding saat ini justru bukan terletak pada keterbatasan norma hukum, melainkan pada kemampuan membangun argumentasi hukum yang komprehensif. Putusan yang baik bukanlah putusan yang panjang ataupun dipenuhi kutipan peraturan perundang-undangan, melainkan putusan yang mampu menjawab seluruh pokok persoalan secara sistematis, logis, dan meyakinkan. Argumentasi yang kuat akan memperlihatkan proses berpikir hakim dalam menemukan hukum sekaligus memperkuat legitimasi lembaga peradilan di mata masyarakat.

Baca Juga  Pelatihan PRISMA Batch 4 digelar, Genap 160 Ketua Pengadilan Berkomitmen Wujudkan Pengadilan Berintegritas

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah budaya refleksi yudisial. Hakim profesional harus memiliki keberanian mengevaluasi kualitas putusannya sendiri, membuka ruang terhadap kritik akademik, serta menjadikan setiap perkara sebagai sarana pembelajaran. Refleksi demikian bukan merupakan bentuk keraguan terhadap putusan yang telah dijatuhkan, melainkan manifestasi tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kualitas penalaran hukum. Budaya refleksi juga menjadi mekanisme pengendalian internal agar independensi hakim tidak bergeser menjadi subjektivitas yang berlebihan.

Pelatihan yang diselenggarakan pada tanggal 6 Juli 2026 memberikan pesan bahwa peningkatan kualitas peradilan tidak cukup dilakukan melalui perubahan regulasi semata. Yang lebih penting adalah membangun kualitas sumber daya manusia, memperkuat budaya diskusi yudisial, meningkatkan pemanfaatan yurisprudensi, serta menumbuhkan tradisi akademik di kalangan hakim. Profesionalisme hakim tidak hanya diukur dari penguasaan hukum positif, tetapi juga dari integritas, keluasan wawasan, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian moral dalam mengambil keputusan.

Sebagai fasilitator, penulis melihat antusiasme peserta menunjukkan adanya kesadaran kolektif bahwa tantangan peradilan militer ke depan akan semakin kompleks. Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana nasional, perkembangan teknologi informasi, meningkatnya tuntutan transparansi, serta ekspektasi masyarakat terhadap kualitas putusan menjadi faktor yang menuntut hakim untuk terus mengembangkan kompetensi profesionalnya. Pendidikan dan pelatihan semacam ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan peningkatan kapasitas teknis, melainkan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas peradilan militer yang modern, akuntabel, dan berwibawa.

Sebagai penutup, Pengadilan Militer Tingkat Banding memegang peranan sentral dalam menjaga kesatuan penerapan hukum, membangun yurisprudensi, serta meningkatkan kualitas penegakan hukum di lingkungan peradilan militer. Tantangan kontemporer menuntut hakim untuk tidak berhenti pada penerapan hukum secara normatif, tetapi mampu menghadirkan putusan yang mencerminkan keseimbangan antara keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Konsistensi putusan, penguatan argumentasi hukum, pemanfaatan yurisprudensi, serta budaya refleksi yudisial merupakan fondasi utama dalam mewujudkan profesionalisme hakim.

Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Singkat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas intelektual hakim dalam menghadapi perkembangan hukum yang semakin dinamis. Pada akhirnya, kualitas lembaga peradilan akan selalu ditentukan oleh kualitas hakim yang menjalankan kekuasaan kehakiman. Hakim yang memiliki integritas, independensi, kecermatan intelektual, dan keberanian moral akan mampu menghasilkan putusan yang tidak hanya menyelesaikan perkara konkret, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan hukum nasional dan menjaga marwah peradilan militer Indonesia.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita era kontemporer isu putusan putusan yudisial tingkat banding strategis
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Marwah Peradilan Diuji : Kericuhan di PN Pati, KY Tegaskan Hakim Tak Boleh Diintimidasi

October 10, 2026

Berkaca Peristiwa PN Pati, Stop Tindakan Intimidatif dan Silahkan Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik

October 10, 2026

Dinamika Ujian Akhir Hingga Pamitan Hangat Peserta Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Bagi Hakim Peradilan Agama Seluruh Indonesia

October 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Di mana Kesaktian Pancasila Diuji?

October 1, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,550 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026
Don't Miss

Marwah Peradilan Diuji : Kericuhan di PN Pati, KY Tegaskan Hakim Tak Boleh Diintimidasi

By Redpel SuaraBSDKOctober 10, 20260

Jakarta, 10 Oktober 2026 – Komisi Yudisial (KY) menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada hakim…

Berkaca Peristiwa PN Pati, Stop Tindakan Intimidatif dan Silahkan Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik

October 10, 2026

The Courtroom Before the Courtroom: Why Japan Lets Litigants Think Out Loud

October 9, 2026

Resensi Buku: Teori Proporsionalitas Pemidanaan – Kepentingan Hukum sebagai Kompas Pemidanaan

October 9, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Marwah Peradilan Diuji : Kericuhan di PN Pati, KY Tegaskan Hakim Tak Boleh Diintimidasi
  • Berkaca Peristiwa PN Pati, Stop Tindakan Intimidatif dan Silahkan Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik
  • The Courtroom Before the Courtroom: Why Japan Lets Litigants Think Out Loud
  • Resensi Buku: Teori Proporsionalitas Pemidanaan – Kepentingan Hukum sebagai Kompas Pemidanaan
  • Dinamika Ujian Akhir Hingga Pamitan Hangat Peserta Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Bagi Hakim Peradilan Agama Seluruh Indonesia

Recent Comments

  1. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
  2. H. Moh. Nasri on Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim Sebagai Pembelajaran Diklat Pertama di Hari Pertama
  3. H. Moh. Nasri on Bedah Kasus di Akhir Kursus: Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Telah Sampai pada Intinya
  4. Pandu PW on Ketika Perkawinan Tidak Tercatat : Isbat Nikah sebagai Jalan Menuju Perlindungan Hak Anak
  5. Mery Donna Tiur Pasaribu on Praperadilan dan Batas Kekuasaan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Wisnu Indradi
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.