Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bedah Kasus di Akhir Kursus: Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Telah Sampai pada Intinya

October 8, 2026

PN Gresik Bawa Persidangan Tipiring Knalpot Brong ke Tengah Masyarakat

October 8, 2026

Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia

October 8, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Wamenkum Dorong Hakim Terapkan Pemikiran Progresif dalam mengimplementasikan KUHP Nasional

Wamenkum Dorong Hakim Terapkan Pemikiran Progresif dalam mengimplementasikan KUHP Nasional

Mohammad Khairul MuqorobinBy Mohammad Khairul MuqorobinMay 18, 2026 · 11:10 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Bogor, 18 Mei 2026 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme hakim di lingkungan Peradilan Umum dan Mahkamah Syar’iyah Aceh, Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI (BSDK MARI) c.q. Pusdiklat Teknis Peradilan menyelenggarakan Pelatihan Teknis Yudisial Implementasi KUHAP dan Pendalaman Pasal Tertentu KUHP Gelombang 3 Tahun 2026 secara daring.

Acara pembukaan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026 dibuka langsung oleh Kepala BSDK, Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H., dilanjutkan dengan keynote speech serta diskusi interaktif bersama Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., selaku Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia.

Paradigma Baru KUHP: Dari Retributif ke Restoratif dan Rehabilitatif

Dalam pemaparannya, Wamenkum yang akrab disapa dengan Prof. Eddy itu menegaskan bahwa KUHP Nasional telah mengubah paradigma hukum pidana di Indonesia. “KUHP tidak lagi berorientasi pada keadilan retributif yang mengutamakan balas dendam, tetapi mengedepankan keadilan korektif, restoratif, dan rehabilitatif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keadilan korektif ditujukan kepada pelaku melalui sanksi berupa pidana atau tindakan. KUHP baru menganut double track system, artinya hakim dapat menjatuhkan pidana tanpa tindakan, tindakan tanpa pidana, atau pidana bersama tindakan. Keadilan restoratif lebih menitikberatkan pada pemulihan dampak yang dialami korban, sedangkan keadilan rehabilitatif berlaku baik bagi pelaku maupun korban untuk kembali pulih dan berfungsi sosial.

Lebih lanjut, Prof. Eddy menyatakan bahwa KUHP `tidak lagi berorientasi pada kepastian hukum semata, melainkan juga keadilan dan kemanfaatan. “Bahkan di dalam KUHP dikatakan, apabila dalam mengadili perkara ada pertentangan antara kepastian hukum dan keadilan, maka hakim wajib mengutamakan keadilan,” tegasnya.

Ia mengutip formula Gustav Radbruch dari literatur hukum pidana Jerman, yang menyatakan bahwa ketika undang-undang bertentangan dengan keadilan, keadilanlah yang harus diutamakan. Untuk membantu hakim menyeimbangkan ketiga nilai tersebut, KUHP baru menyediakan 11 pedoman pemidanaan dalam Pasal 54 yang menjadi panduan menentukan kesalahan terdakwa serta jenis pidana atau tindakan yang tepat.

Misi Reintegrasi Sosial dan Pilihan Pidana Manusiawi

Prof. Eddy juga menyoroti misi reintegrasi sosial dalam KUHP baru. Pelaku kejahatan harus dikembalikan ke masyarakat, diterima, dan tidak mengulangi perbuatan, bahkan jika memungkinkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Konsekuensinya, hakim dianjurkan menjatuhkan pidana yang lebih ringan, dari pidana penjara, pidana tutupan, pidana pengawasan, pidana kerja sosial, hingga pidana denda sebagai yang paling ringan.

Baca Juga  Mahkamah Agung Godok Aturan Pre-Trial Perdata Guna Pangkas Inefisiensi Peradilan

“Pidana kerja sosial adalah pidana yang lebih manusiawi karena melibatkan masyarakat dalam memperbaiki pelaku,” jelasnya.

Diskusi dengan Hakim: Pidana Kerja Sosial dan Denda Tanpa Menunggu PP Terbit

Dalam sesi tanya jawab, Mohammad Khairul Muqorobin, Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau, mengajukan pertanyaan mengenai penjatuhan pidana denda dan pidana kerja sosial. Ia menanyakan apakah hakim perlu menunggu terbitnya peraturan pemerintah (PP) untuk menerapkan kedua jenis pidana tersebut secara tunggal, mengingat adanya tantangan teknis di lapangan di berbagai daerah sehingga menjadi kendala dalam pelaksanaannya.

Menanggapi hal ini, Prof. Eddy menyatakan optimisme bahwa aparat penegak hukum telah banyak beradaptasi dengan KUHP baru. Ia memberikan contoh konkret: “Begitu KUHP disahkan dan berlaku pada 2 Januari, satu minggu kemudian Pengadilan Negeri Muara Enim sudah mengeluarkan putusan pemaafan hakim. Meskipun belum ada PP tentang pemaafan hakim, pidana dan tindakan, pemikiran progresif para hakim ini telah mewarnai penegakan hukum.”

Contoh lain, pada 16 Januari 2026, Pengadilan Negeri Kudus menjatuhkan pidana kerja sosial kepada seorang anggota DPRD Kudus yang terbukti melakukan perjudian di tempat umum. Jaksa menuntut 6 bulan penjara, namun hakim memutuskan pidana kerja sosial berupa wajib bekerja di kantor kelurahan setiap hari Senin sampai Jumat selama 2 jam dalam kurun waktu 4 bulan. Penuntut umum tidak melakukan banding dan putusan langsung dieksekusi.

“Jadi meskipun PP belum terbit, hakim dapat merujuk langsung pada KUHP, termasuk harus merujuk pada pasal-pasal yang berkaitan dengan pidana kerja social dan pidana denda sebagaimana telah diatur dalam KUHP itu, yang terpenting adalah putusan didasarkan pada hati nurani dan pemikiran progresif,” tegas Wamenkum.

Progres Peraturan Pemerintah

Terkait perkembangan PP, Prof. Eddy memaparkan bahwa dua rancangan PP untuk pelaksanaan KUHP yaitu tentang pidana dan tindakan serta tentang komutasi pidana, saat ini sudah berada di meja presiden dan diharapkan segera disahkan dalam minggu ini. Untuk KUHAP, dua PP yakni tentang mekanisme keadilan restoratif dan sistem peradilan pidana berbasis teknologi informasi juga sudah di meja presiden.

Baca Juga  Pelatihan Panitera/Panitera Pengganti Peradilan Agama Se-Indonesia, Resmi Dibuka Kepala Badan Strajak Diklat Kumdil MA RI

Sementara PP yang mengatur restitusi, pengakuan bersalah, dan pelaksanaan KUHAP secara teknis (pengganti PP No. 27 Tahun 1983) masih dalam penyelesaian. “Tersisa 17 pasal dari lebih 250 pasal. Kami targetkan pada bulan Juni 2026 PP tersebut bisa terbit,” ungkapnya.

Pesan dari Prof. Eddy

Di akhir sesi, Prof. Eddy memberikan pesan kepada seluruh hakim. “Saya selalu yakin teman-teman aparat penegak hukum, baik polisi, jaksa, maupun hakim, adalah orang-orang dengan kemampuan intelektual yang memadai. Selama Bapak-Ibu betul-betul berdasarkan hati nurani memutus perkara dengan merujuk pada KUHP dan KUHAP, sambil menunggu peraturan pelaksanaan, saya yakin Bapak-Ibu Hakim bisa menggunakan pemikiran progresif untuk menerjemahkan berbagai ketentuan tersebut dalam implementasinya.”


Refleksi bagi para Hakim Indonesia

Para hakim perlu menyadari bahwa pemberlakuan KUHP baru menuntut perubahan paradigma yang mendasar yakni dari pola pikir kaku dan formalistik menuju pendekatan progresif yang berani, kreatif, dan humanis. Jangan takut untuk berkreasi dalam menyusun putusan, karena kreativitas itulah yang justru diharapkan oleh undang-undang baru ini, selama setiap langkah didasarkan pada hati nurani dan tetap berada dalam koridor yang telah ditentukan dalam KUHP, termasuk mempertimbangkan tujuan dan pedoman pemidanaan. Belum tersedianya peraturan pelaksana (PP) bukanlah kendala untuk menjatuhkan pidana kerja sosial, pidana denda, atau bahkan putusan pemaafan hakim, sebagaimana telah dibuktikan oleh putusan-putusan progresif dari Pengadilan Negeri Muara Enim dan Kudus. Hakim tidak perlu menunggu segala sesuatu diatur secara teknis, yang terpenting adalah keberanian menerjemahkan semangat keadilan restoratif, korektif, dan rehabilitatif ke dalam pertimbangan hukum yang tajam, serta mengutamakan keadilan di atas sekadar kepastian prosedural. Dengan begitu, putusan hakim benar-benar menjadi benteng terakhir proses penegakan hukum yang berkeadilan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Mohammad Khairul Muqorobin
Kontributor
Mohammad Khairul Muqorobin
Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Keadilan Restoratif KUHP KUHP Restoratif 2026 mahkamah agung Pelatihan Hakim Umum pidana kerja sosial Prof Eddy KUHP
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Bedah Kasus di Akhir Kursus: Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Telah Sampai pada Intinya

October 8, 2026

PN Gresik Bawa Persidangan Tipiring Knalpot Brong ke Tengah Masyarakat

October 8, 2026

Urgensi Memperkuat Tata Kelola Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP) Dalam Rangka Melindungi Data Pribadi Aparatur Peradilan

October 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Di mana Kesaktian Pancasila Diuji?

October 1, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,545 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026
Don't Miss

Bedah Kasus di Akhir Kursus: Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Telah Sampai pada Intinya

By Abdul Azis Ali RamdlaniOctober 8, 20260

Megamendung, 8 Oktober 2026, Menginjak siang hingga sore hari, dinamika pelatihan bergeser ke sesi yang…

PN Gresik Bawa Persidangan Tipiring Knalpot Brong ke Tengah Masyarakat

October 8, 2026

Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia

October 8, 2026

Ketika Kebakaran Hutan dan Lahan Dilakukan oleh Badan Usaha: Siapa Saja Yang Berhak Menggugat Secara Perdata?

October 8, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Bedah Kasus di Akhir Kursus: Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Telah Sampai pada Intinya
  • PN Gresik Bawa Persidangan Tipiring Knalpot Brong ke Tengah Masyarakat
  • Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
  • Ketika Kebakaran Hutan dan Lahan Dilakukan oleh Badan Usaha: Siapa Saja Yang Berhak Menggugat Secara Perdata?
  • Menakar Ringannya Perbuatan

Recent Comments

  1. Pandu PW on Ketika Perkawinan Tidak Tercatat : Isbat Nikah sebagai Jalan Menuju Perlindungan Hak Anak
  2. Mery Donna Tiur Pasaribu on Praperadilan dan Batas Kekuasaan
  3. indarka pp on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  4. Anton Yikwa on Penganugerahan Lomba Layanan Pengadilan Tahun 2026: Membangun Budaya Kinerja dan Pelayanan Prima di Lingkungan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara
  5. Syihabuddin on Sebuah Ulasan atas Film ‘Ghost In The Cell’
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Wisnu Indradi
  • Avatar photo Wiwid Ariyanto
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.