Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jurnal Hukum Dan Peradilan: Wadah Diskursus Isu Kebijakan dan Diseminasi Kebijakan Melalui Publikasi Jurnal Yang Berkualitas

8 July 2026 • 20:02 WIB

Menutup Pelatihan, Memulai Tanggung Jawab: Refleksi atas Penguatan Kapasitas Hakim Banding Militer dalam Mewujudkan Putusan yang Berintegritas

8 July 2026 • 19:21 WIB

HUBUNGAN HUKUM DAN MORAL DALAM FILSAFAT HUKUM

8 July 2026 • 17:46 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menutup Pelatihan, Memulai Tanggung Jawab: Refleksi atas Penguatan Kapasitas Hakim Banding Militer dalam Mewujudkan Putusan yang Berintegritas
Berita

Menutup Pelatihan, Memulai Tanggung Jawab: Refleksi atas Penguatan Kapasitas Hakim Banding Militer dalam Mewujudkan Putusan yang Berintegritas

Ahmad JunaediAhmad Junaedi8 July 2026 • 19:21 WIB7 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pelatihan Singkat Prinsip dan Kerangka Hukum dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer secara resmi ditutup oleh Koordinator Hakim Yustisial Peradilan Militer pada Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., pada Rabu, 8 Juli 2026, bertempat di Hotel Mercure Kuta, Denpasar, Bali. Acara penutupan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para Hakim Yustisial, pejabat Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, panitia penyelenggara, serta 30 orang peserta yang merupakan Calon Hakim Tinggi Militer dari berbagai wilayah hukum di Indonesia.

Pelatihan yang diselenggarakan secara tatap muka selama tiga hari, mulai Senin, 6 Juli hingga Rabu, 8 Juli 2026, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam meningkatkan kompetensi hakim pada lingkungan Peradilan Militer, khususnya dalam memperkuat pemahaman mengenai prinsip-prinsip hukum, teknik pemeriksaan perkara pada tingkat banding, penyusunan pertimbangan hukum, serta pengambilan putusan yudisial yang profesional, berintegritas, dan selaras dengan perkembangan sistem hukum nasional. Selama pelatihan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi strategis yang disampaikan oleh para narasumber dan widyaiswara berpengalaman, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas intelektual sekaligus memperkuat karakter sebagai calon hakim tinggi militer.

Dalam perspektif kekuasaan kehakiman, peningkatan kompetensi hakim tidak dapat dipandang hanya sebagai pemenuhan kebutuhan administratif pendidikan dan pelatihan. Lebih dari itu, peningkatan kapasitas merupakan investasi kelembagaan yang akan menentukan kualitas putusan pengadilan pada masa mendatang. Putusan yang berkualitas lahir dari hakim yang memiliki kemampuan bernalar hukum secara sistematis, memahami perkembangan doktrin dan yurisprudensi, serta mampu memadukan nilai kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan dalam setiap pertimbangan hukumnya. Oleh karena itu, pelatihan ini memiliki arti strategis dalam mempersiapkan hakim tinggi militer yang mampu menjawab tantangan dinamika hukum yang semakin kompleks.

Sebelum secara resmi menutup rangkaian kegiatan pelatihan, Koordinator Hakim Yustisial Peradilan Militer pada Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., terlebih dahulu mengumumkan hasil evaluasi akhir peserta sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kedisiplinan, dan prestasi akademik selama mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran. Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan kehadiran, partisipasi aktif selama proses pembelajaran, hasil evaluasi akademik, serta kemampuan peserta dalam memahami dan mengimplementasikan materi yang diberikan.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, ditetapkan lima peserta terbaik sebagai bentuk penghargaan atas capaian akademik selama pelatihan. Peringkat pertama diraih oleh Letkol Chk Agustono, S.H., M.H., peringkat kedua Letkol Chk Joko Triyanto S.H., M.H., peringkat ketiga Letkol Laut (H) Bagus Partha Wijaya, S.H., M.H., peringkat keempat Kolonel Chk Rhubi Iswandi Trinaron, S.H., M.H., dan peringkat kelima Kolonel Chk Rony Suryandoko, S.H., M.H.. Pengumuman tersebut disambut dengan apresiasi seluruh peserta sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat belajar dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama mengikuti pelatihan.

Baca Juga  Prinsip dan Standar Pelayanan Publik di Peradilan Militer
Peringkat 1
Peringkat 2
Peringkat 3
Peringkat 4
Peringkat 5

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H. menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukanlah tujuan akhir dari proses pendidikan dan pelatihan. Prestasi akademik hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan hukum, serta memperkuat integritas sebagai hakim. Menurut beliau, keberhasilan seorang hakim tidak hanya diukur dari nilai yang diperoleh selama pelatihan, melainkan dari kemampuan mengimplementasikan ilmu pengetahuan, menjaga independensi, dan menghasilkan putusan yang berkualitas ketika menjalankan tugas yudisial di kemudian hari.

Selanjutnya, dalam amanat penutupan, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H. menyampaikan sejumlah pesan yang sarat makna sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh peserta. Beliau menegaskan bahwa berakhirnya kegiatan pelatihan bukan berarti proses pembelajaran telah selesai. Justru setelah kembali ke satuan kerja masing-masing, para peserta akan menghadapi tantangan yang sesungguhnya, yakni menerapkan seluruh ilmu yang diperoleh ke dalam praktik peradilan melalui penyelesaian perkara yang objektif, profesional, dan berkeadilan. Hakim akan berhadapan dengan persoalan-persoalan hukum yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan simulasi maupun teori yang dipelajari di ruang kelas.

Beliau kemudian menyampaikan tiga pesan penting yang menjadi inti amanat penutupan. Pesan pertama adalah agar setiap hakim menjadikan putusan sebagai sebuah warisan intelektual dan moral, bukan sekadar produk administratif untuk menyelesaikan perkara. Jabatan seorang hakim pada akhirnya akan berakhir seiring masa pengabdian, namun putusan yang pernah dijatuhkan akan tetap hidup, dibaca, dikaji, bahkan menjadi rujukan bagi generasi hakim berikutnya. Oleh karena itu, setiap putusan harus dibangun di atas fakta persidangan yang objektif, argumentasi hukum yang kuat, serta keberanian mengambil kesimpulan berdasarkan hati nurani dan ketentuan hukum yang berlaku.

Pandangan tersebut menegaskan bahwa kualitas seorang hakim pada hakikatnya tercermin melalui kualitas pertimbangan hukumnya. Putusan yang disusun secara cermat tidak hanya memberikan keadilan bagi para pihak, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan hukum melalui lahirnya yurisprudensi yang berkualitas. Dalam konteks Peradilan Militer, hal ini memiliki makna yang semakin penting karena setiap putusan tidak hanya menyangkut kepentingan individu prajurit, melainkan juga berkaitan erat dengan disiplin, profesionalisme, dan kehormatan institusi Tentara Nasional Indonesia.

Pesan kedua menempatkan hakim tinggi sebagai teladan bagi hakim-hakim pada tingkat pertama. Sebagai pejabat yang menjalankan fungsi pembinaan sekaligus pengawasan, hakim tinggi dituntut menunjukkan konsistensi antara ucapan dan tindakan. Keteladanan dibangun melalui integritas, keberanian menolak segala bentuk intervensi, kejujuran dalam musyawarah majelis hakim, serta komitmen untuk menjaga independensi kekuasaan kehakiman. Nilai-nilai tersebut akan menjadi pembelajaran yang jauh lebih efektif dibandingkan sekadar nasihat ataupun arahan formal kepada hakim-hakim yang lebih muda.

Baca Juga  Hari Ketiga di NJA, Hakim Agung India Turun Gunung Beri Materi ADR

Pesan ketiga menekankan bahwa setiap perkara yang diperiksa pada lingkungan Peradilan Militer sesungguhnya mempertaruhkan kehormatan lembaga peradilan. Kepercayaan publik dibangun secara perlahan melalui putusan-putusan yang objektif, independen, dan berkeadilan. Sebaliknya, satu putusan yang lahir tanpa integritas berpotensi merusak kepercayaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Oleh sebab itu, tidak ada perkara yang terlalu kecil untuk ditangani secara sungguh-sungguh dan tidak ada perkara yang terlalu besar untuk diputus dengan keberanian berdasarkan hukum.

Beliau juga menegaskan bahwa menjatuhkan putusan yang adil terhadap prajurit yang terbukti bersalah bukanlah bentuk pengkhianatan terhadap institusi militer. Sebaliknya, keberanian menegakkan hukum secara objektif merupakan bentuk kecintaan tertinggi terhadap institusi, karena hanya lembaga yang mampu menegakkan hukum terhadap anggotanya sendiri yang akan memperoleh kehormatan dan kepercayaan masyarakat. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa profesionalisme peradilan militer dan kehormatan institusi TNI merupakan dua nilai yang saling menguatkan dalam kerangka negara hukum.

Di akhir amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, seluruh narasumber, widyaiswara, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh kesungguhan. Beliau berharap seluruh ilmu yang diperoleh selama tiga hari pelatihan dapat menjadi bekal berharga dalam menjalankan amanah sebagai hakim tinggi militer yang profesional, berintegritas, dan mampu menjaga marwah lembaga peradilan. Di samping itu, beliau juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga keselamatan selama perjalanan kembali menuju satuan kerja masing-masing.

Rangkaian pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam membangun sumber daya hakim yang unggul, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan hukum. Penguatan kompetensi teknis harus senantiasa berjalan beriringan dengan penguatan integritas, etika profesi, dan kemampuan bernalar hukum agar setiap putusan benar-benar mencerminkan keadilan substantif yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan kekuasaan kehakiman.

Pada akhirnya, penutupan Pelatihan Singkat Prinsip dan Kerangka Hukum dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer bukan sekadar menandai berakhirnya agenda pembelajaran selama tiga hari. Momentum tersebut justru menjadi titik awal lahirnya komitmen baru bagi seluruh calon hakim tinggi militer untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga independensi, serta menegakkan hukum secara adil dan bermartabat. Sebab, sebagaimana ditekankan dalam amanat penutupan, kehormatan seorang hakim tidak ditentukan oleh jabatan yang disandang, melainkan oleh keberanian menjaga integritas dan menghasilkan putusan yang adil ketika menghadapi setiap perkara yang dipercayakan kepadanya.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita Hakim Banding integritas penutupan Peradilan Militer Refleksi
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Jurnal Hukum Dan Peradilan: Wadah Diskursus Isu Kebijakan dan Diseminasi Kebijakan Melalui Publikasi Jurnal Yang Berkualitas

8 July 2026 • 20:02 WIB

Kerangka Hukum Penanganan Perkara di Tingkat Banding sebagai Instrumen Penguatan Kualitas Putusan Peradilan Militer

8 July 2026 • 14:06 WIB

Teknik dan Etika Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding dalam Mewujudkan Putusan yang Berkualitas di Lingkungan Peradilan Militer

8 July 2026 • 12:27 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB

Meneguhkan Negara Hukum Melalui Perlindungan Sosial: Sinergi Kebijakan Publik dan Lembaga Peradilan bagi Petani dan Pekerja Sektor Informal

1 July 2026 • 14:00 WIB

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB
Don't Miss

Jurnal Hukum Dan Peradilan: Wadah Diskursus Isu Kebijakan dan Diseminasi Kebijakan Melalui Publikasi Jurnal Yang Berkualitas

By Agus Digdo Nugroho8 July 2026 • 20:02 WIB0

(08/07) Mengambil Lokasi di Novotel Grand Shayla Makassar, Tim Pengelola Jurnal Hukum dan peradilan siapkan…

Menutup Pelatihan, Memulai Tanggung Jawab: Refleksi atas Penguatan Kapasitas Hakim Banding Militer dalam Mewujudkan Putusan yang Berintegritas

8 July 2026 • 19:21 WIB

HUBUNGAN HUKUM DAN MORAL DALAM FILSAFAT HUKUM

8 July 2026 • 17:46 WIB

Kerangka Hukum Penanganan Perkara di Tingkat Banding sebagai Instrumen Penguatan Kualitas Putusan Peradilan Militer

8 July 2026 • 14:06 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Jurnal Hukum Dan Peradilan: Wadah Diskursus Isu Kebijakan dan Diseminasi Kebijakan Melalui Publikasi Jurnal Yang Berkualitas
  • Menutup Pelatihan, Memulai Tanggung Jawab: Refleksi atas Penguatan Kapasitas Hakim Banding Militer dalam Mewujudkan Putusan yang Berintegritas
  • HUBUNGAN HUKUM DAN MORAL DALAM FILSAFAT HUKUM
  • Kerangka Hukum Penanganan Perkara di Tingkat Banding sebagai Instrumen Penguatan Kualitas Putusan Peradilan Militer
  • Teknik dan Etika Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding dalam Mewujudkan Putusan yang Berkualitas di Lingkungan Peradilan Militer

Recent Comments

  1. MarvinSom on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  2. Leonardmar on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  3. BruceStype on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  4. Randalenevy on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  5. JosephStync on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.