Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BSDK Finalisasi Draft PERMA Pemeriksaan Setempat di Empat Lingkungan Peradilan

9 July 2026 • 18:24 WIB

Membaca Keadilan Melalui Ratio Decidendi dalam Peradilan Militer

9 July 2026 • 17:55 WIB

Mahkamah Agung Resmikan Lima Pengadilan Militer Baru, Perluas Akses Keadilan hingga Wilayah Timur Indonesia

9 July 2026 • 16:25 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Hakim Menjaga Republik melalui Putusan yang Berpihak pada Common Good
Berita

Hakim Menjaga Republik melalui Putusan yang Berpihak pada Common Good

Redpel SuaraBSDKRedpel SuaraBSDK9 July 2026 • 08:44 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Di tengah menguatnya pragmatisme politik, mengerasnya polarisasi sosial, hingga maraknya penyalahgunaan kekuasaan, republik sesungguhnya sedang menghadapi ujian paling mendasar: apakah negara masih dijalankan demi kepentingan umum (common good), atau justru telah dikuasai oleh kepentingan-kepentingan privat. Persoalan inilah yang menjadi benang merah pemikiran Prof. Dr. Robertus Robet, M.A. saat menyampaikan materi “Republikanisme, Demokrasi, dan Negara Hukum” dalam Pendidikan Filsafat dan Keadilan bagi Hakim se-Indonesia yang diselenggarakan BSDK Mahkamah Agung, Rabu, 8 Juli 2026

Menurut Prof. Robert, republik bukan sekadar nama bentuk negara sebagaimana tertulis dalam Pembukaan UUD 1945. Republik merupakan sebuah komitmen moral yang dibangun atas kesepakatan bersama untuk menegakkan keadilan (consensus juris) dan menghadirkan kemaslahatan umum (common good). Karena itu, republik tidak hidup oleh banyaknya lembaga negara ataupun tebalnya undang-undang, tetapi oleh keberanian seluruh elemen bangsa mempertahankan keadilan dan kepentingan publik.

Berangkat dari pemikiran Aristoteles, Cicero hingga Machiavelli, Prof. Robert menjelaskan bahwa republik sejak awal dibangun di atas pemisahan yang tegas antara ruang publik (res publica) dan ruang privat (res privata). Ruang publik harus menjadi arena deliberasi, rasionalitas, dan pencarian kemaslahatan bersama, sedangkan kepentingan keluarga, ekonomi, maupun keuntungan pribadi tidak boleh menguasai ruang publik.

Dalam konteks itulah, Prof. Robert menegaskan bahwa korupsi merupakan musuh utama republik. Korupsi tidak semata-mata merugikan keuangan negara, tetapi lebih jauh merusak common good dan menghancurkan persaudaraan kewargaan (civic friendship) yang menjadi fondasi berdirinya republik. Ketika jabatan publik dipakai untuk memperkaya diri sendiri, yang sesungguhnya dicuri bukan hanya uang negara, melainkan kepercayaan publik dan rasa kebersamaan sebagai bangsa.

Lebih jauh, Prof. Robert mengingatkan bahwa sebuah republik akan selalu berada dalam ketegangan antara the rule of law dan the rule of man. Karena itu, demokrasi modern mensyaratkan satu prinsip yang tidak boleh ditinggalkan, yakni setiap kekuasaan harus diawasi (every power must be checked). Tidak boleh ada kekuasaan yang bekerja tanpa mekanisme pengawasan, bahkan dalam keadaan darurat sekalipun.

Baca Juga  Ironi Jubah Keadilan: 'Kegilaan' Abu Nawas dan Beban Etis Kekuasaan

Mengutip pemikiran Philip Pettit, Prof. Robert juga memperkenalkan konsep freedom as non-domination, yakni kebebasan yang bukan sekadar bebas dari campur tangan negara, tetapi bebas dari segala bentuk dominasi dan kesewenang-wenangan kekuasaan. Menurutnya, republik modern harus mampu melindungi seluruh warga negara, termasuk kelompok-kelompok rentan dan masyarakat hukum adat, agar memperoleh perlindungan yang setara di hadapan hukum.

Dalam sesi dialog bersama para hakim, diskusi berkembang pada isu perlindungan masyarakat adat dalam konteks Republikanisme, batas penggunaan keadaan darurat dalam negara hukum, hingga peran hakim dalam menghadirkan hukum yang memanusiakan manusia. Prof. Robert menegaskan bahwa hukum tidak boleh hanya berhenti pada pendekatan positivistik, tetapi harus mampu menangkap nilai-nilai sosial dan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat.

Pada forum dialog tersebut, Prof. Robert menempatkan hakim sebagai aktor konstitusional yang sangat menentukan. Menurutnya, pada akhirnya seluruh proses penegakan hukum bermuara di pengadilan, sehingga hakim memiliki ruang evaluatif untuk memastikan bahwa hukum benar-benar menghadirkan keadilan yang berpihak kepada manusia dan kepentingan publik.

Prof. Robert juga mengingatkan bahwa bangsa Indonesia selama ini cenderung menerima istilah “Republik” sebagai sesuatu yang taken for granted. Padahal, pilihan para pendiri bangsa pada Juli 1945 menjadikan Republik sebagai bentuk negara bukanlah keputusan administratif semata, melainkan sebuah pilihan filosofis yang lahir dari perdebatan panjang mengenai bagaimana kekuasaan harus dijalankan demi kedaulatan rakyat dan kemaslahatan umum. Menurutnya, diskursus tentang jiwa republikanisme justru berhenti setelah kemerdekaan, sehingga republik lebih sering dipahami sebagai nama negara daripada sebagai etika penyelenggaraan kekuasaan.

Karena itu, Prof. Robert mengajak para hakim untuk kembali “membaca ulang” republik dari akar sejarah dan filsafatnya. Baginya, masa depan Indonesia tidak dibangun dengan meninggalkan warisan pemikiran para pendiri bangsa, melainkan dengan mereaktualisasikan nilai-nilai republikanisme dalam konteks kekinian. Di tengah menguatnya pragmatisme politik, oligarki, dan berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan, hakim memiliki tanggung jawab historis untuk memastikan bahwa setiap putusan pengadilan tetap menjaga roh republik: keadilan, persamaan di hadapan hukum, serta keberpihakan kepada kepentingan umum (common good).

Baca Juga  Membedah Keadilan dan Equality Before The Law: Pendekatan Filsafat, Critical Legal Studies dan Analisis Etika

Menutup kuliahnya, Prof. Robert menyampaikan refleksi yang kuat bahwa masa depan Indonesia sesungguhnya berada di dalam masa lalunya. Bangsa ini perlu kembali membaca dan merefleksikan gagasan-gagasan para pendiri bangsa tentang republik, bukan untuk bernostalgia, tetapi untuk menjawab tantangan demokrasi, negara hukum, dan kehidupan kebangsaan Indonesia saat ini. Bagi para hakim, pesan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam. Sebab setiap putusan pengadilan pada hakikatnya bukan sekadar mengakhiri sengketa, melainkan ikut menentukan apakah republik ini tetap dijalankan berdasarkan keadilan dan kepentingan umum, atau justru dikuasai oleh kepentingan-kepentingan yang menyimpang dari cita-cita para pendiri bangsa.

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Common Good Filsafat Hukum keadilan Masyarakat Adat Pendidikan Hakim pusdiklat teknis Rule of Law
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

BSDK Finalisasi Draft PERMA Pemeriksaan Setempat di Empat Lingkungan Peradilan

9 July 2026 • 18:24 WIB

Membaca Keadilan Melalui Ratio Decidendi dalam Peradilan Militer

9 July 2026 • 17:55 WIB

Mahkamah Agung Resmikan Lima Pengadilan Militer Baru, Perluas Akses Keadilan hingga Wilayah Timur Indonesia

9 July 2026 • 16:25 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB

Meneguhkan Negara Hukum Melalui Perlindungan Sosial: Sinergi Kebijakan Publik dan Lembaga Peradilan bagi Petani dan Pekerja Sektor Informal

1 July 2026 • 14:00 WIB

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB
Don't Miss

BSDK Finalisasi Draft PERMA Pemeriksaan Setempat di Empat Lingkungan Peradilan

By Redpel SuaraBSDK9 July 2026 • 18:24 WIB0

Makassar, Suara BSDK – Badan Strategi Kebijakan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung…

Membaca Keadilan Melalui Ratio Decidendi dalam Peradilan Militer

9 July 2026 • 17:55 WIB

Mahkamah Agung Resmikan Lima Pengadilan Militer Baru, Perluas Akses Keadilan hingga Wilayah Timur Indonesia

9 July 2026 • 16:25 WIB

Setelah Sertifikasi, Apa yang Berubah?: Potret Efektivitas Mediasi di Pengadilan Agama Pekanbaru

9 July 2026 • 13:55 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • BSDK Finalisasi Draft PERMA Pemeriksaan Setempat di Empat Lingkungan Peradilan
  • Membaca Keadilan Melalui Ratio Decidendi dalam Peradilan Militer
  • Mahkamah Agung Resmikan Lima Pengadilan Militer Baru, Perluas Akses Keadilan hingga Wilayah Timur Indonesia
  • Setelah Sertifikasi, Apa yang Berubah?: Potret Efektivitas Mediasi di Pengadilan Agama Pekanbaru
  • Nalar Yudisial di Era Post Truth: Bahaya Fenomena “No Viral, No Justice” bagi Hakim

Recent Comments

  1. DavisShist on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  2. Miltonlag on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  3. Jeffreypew on Urgensi Perubahan Panggilan Umum pada Perkara Perceraian
  4. Randygaw on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  5. Willisviaro on Urgensi Perubahan Panggilan Umum pada Perkara Perceraian
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.