Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membangun Jurnalisme Peradilan yang Akurat, Objektif, dan Berorientasi kepada Publik

15 July 2026 • 21:22 WIB

Pengadilan Militer II-06 Jakarta Perkuat Sinergi Penegak Hukum melalui Reviu dan Update Aplikasi e-Berpadu Versi 4.0.0

15 July 2026 • 21:17 WIB

Membaca Ulang Riset MA tentang Disparitas Pemidanaan Kasus Kesusilaan Tahun 2020

15 July 2026 • 18:44 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Propaganda Media dalam Pencitraan Lembaga: Membangun Kepercayaan Publik melalui Komunikasi Strategis Mahkamah Agung
Berita

Propaganda Media dalam Pencitraan Lembaga: Membangun Kepercayaan Publik melalui Komunikasi Strategis Mahkamah Agung

Ahmad JunaediAhmad Junaedi15 July 2026 • 11:14 WIB6 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Era digital telah mengubah secara fundamental hubungan antara lembaga negara dan masyarakat. Informasi bergerak tanpa batas ruang dan waktu, sementara persepsi publik terhadap suatu institusi dapat terbentuk hanya dalam hitungan menit melalui berbagai platform media. Dalam kondisi demikian, keberhasilan suatu lembaga negara tidak lagi hanya diukur dari kualitas kinerja yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuannya mengomunikasikan kinerja tersebut secara benar, terbuka, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Realitas tersebut menjadi titik tolak penyelenggaraan Workshop Pengembangan Kompetensi Jurnalistik bagi Para Redaktur Portal Berita Online di Lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026 di Aston Bogor Hotel & Resort. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Mahkamah Agung memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang bertugas mengelola komunikasi publik melalui media internal, sehingga mampu menghasilkan produk jurnalistik yang profesional, kredibel, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Sebagai peserta workshop, saya melihat bahwa pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis dalam menulis berita, tetapi juga menawarkan perspektif baru mengenai posisi strategis media sebagai instrumen komunikasi kelembagaan. Tema tersebut terasa semakin relevan ketika Yang Mulia Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H., Kepala Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, menyampaikan materi berjudul “Propaganda Media dalam Pencitraan Lembaga.” Materi ini mengajak peserta melihat propaganda dari sudut pandang yang lebih objektif, yakni sebagai strategi komunikasi yang dapat digunakan secara etis untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara apabila didasarkan pada fakta dan kebenaran.

Istilah propaganda selama ini sering dipersepsikan negatif karena identik dengan manipulasi informasi atau penyebaran narasi yang menyesatkan. Persepsi tersebut tidak sepenuhnya keliru apabila merujuk pada sejarah dunia, khususnya praktik propaganda yang dilakukan oleh Joseph Goebbels pada masa pemerintahan Adolf Hitler. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan bahwa Goebbels mengembangkan strategi komunikasi yang memanfaatkan media massa untuk membentuk opini publik melalui pengulangan pesan, penyederhanaan narasi, dan eksploitasi emosi masyarakat. Model komunikasi seperti ini menjadi salah satu contoh propaganda yang paling dikenal dalam sejarah modern.

Namun demikian, narasumber memberikan penegasan bahwa propaganda tidak selalu bermakna negatif. Dalam konteks lembaga publik, propaganda dapat dimaknai sebagai komunikasi strategis yang bertujuan menyampaikan fakta, capaian, inovasi, dan pelayanan kepada masyarakat secara sistematis, konsisten, dan mudah dipahami. Dengan kata lain, propaganda yang dibangun oleh lembaga negara harus berlandaskan pada kebenaran, bukan rekayasa; pada data, bukan opini; serta pada transparansi, bukan pencitraan semu.

Penjelasan tersebut semakin menarik ketika dikaitkan dengan perkembangan media digital dewasa ini. Narasumber mengangkat contoh kasus Cambridge Analytica pada Pemilu Amerika Serikat tahun 2016 yang menunjukkan bagaimana data pribadi jutaan pengguna media sosial dimanfaatkan untuk membangun pesan-pesan yang sangat personal dan emosional sehingga mampu memengaruhi preferensi politik masyarakat. Selain itu, disinggung pula bagaimana algoritma media sosial semakin memperkuat penyebaran narasi tertentu melalui mekanisme pengulangan dan distribusi konten yang terpersonalisasi. Fenomena tersebut menjadi bukti bahwa media digital memiliki kemampuan yang sangat besar dalam membentuk persepsi publik apabila tidak diimbangi dengan literasi informasi yang memadai.

Baca Juga  Memahami Tindak Pidana Baru dan Tindak Pidana Khusus dalam KUHP Nasional: Refleksi dari Pendidikan dan Pelatihan Teknis Yudisial bagi Hakim Peradilan Umum dan Hakim Mahkamah Syar'iyah Aceh Gelombang IV

Bagi Mahkamah Agung, pelajaran penting dari perkembangan tersebut bukanlah meniru praktik propaganda negatif, melainkan memahami bagaimana strategi komunikasi modern dapat dimanfaatkan untuk memperkuat keterbukaan informasi. Narasumber menegaskan bahwa media internal Mahkamah Agung harus mampu menghadirkan narasi yang didasarkan pada fakta-fakta kelembagaan, mulai dari inovasi pelayanan, putusan-putusan penting, hingga berbagai capaian reformasi peradilan. Informasi yang benar dan dikemas secara menarik akan membentuk persepsi positif masyarakat secara alami, bukan melalui manipulasi, tetapi melalui transparansi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Salah satu gagasan yang menurut saya paling menarik adalah ketika narasumber menyampaikan bahwa “Good news is a good news.” Ungkapan sederhana tersebut mengandung makna yang cukup mendalam. Selama ini media sering dianggap lebih tertarik pada konflik dan persoalan negatif karena dinilai memiliki nilai berita yang tinggi. Akan tetapi, bagi media Mahkamah Agung, berita mengenai keberhasilan reformasi birokrasi, inovasi pelayanan publik, peningkatan akses keadilan, maupun putusan-putusan berkualitas justru harus menjadi prioritas pemberitaan. Tugas media bukan hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan informasi yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai kemajuan yang telah dicapai lembaga peradilan.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber juga mengungkapkan fakta yang sangat menarik bahwa sepanjang tahun 2025 Mahkamah Agung memiliki sekitar tiga juta data perkara yang dapat diolah menjadi berbagai bentuk informasi publik. Menurut beliau, data perkara merupakan “emas” bagi redaksi media Mahkamah Agung. Setiap perkara tidak hanya menghasilkan putusan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berita, feature hukum, artikel edukatif, profil tokoh, statistik perkara, hingga kajian hukum populer yang bermanfaat bagi masyarakat. Tantangan terbesar bukan terletak pada ketersediaan bahan berita, melainkan pada kemampuan redaksi melakukan kurasi, menentukan sudut pandang, dan mengemas informasi tersebut menjadi narasi yang menarik tanpa mengurangi akurasi substansinya.

Pandangan tersebut memberikan perspektif baru bagi saya sebagai peserta. Selama ini media internal sering kali dipersepsikan memiliki keterbatasan sumber berita. Padahal kenyataannya justru sebaliknya. Mahkamah Agung memiliki kekayaan data yang luar biasa besar. Yang dibutuhkan adalah kreativitas redaksi untuk mengolah data menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat tanpa kehilangan nilai ilmiah maupun nilai hukumnya.

Narasumber juga menyampaikan bahwa ke depan media-media di bawah Mahkamah Agung tidak perlu dipaksa memiliki batasan tema yang terlalu kaku. Setiap media dapat membangun identitasnya sendiri melalui konsistensi gaya bahasa, pendekatan pemberitaan, segmentasi pembaca, serta format penyajian yang berbeda. Namun demikian, seluruh media tetap harus bersumber pada data yang sama sehingga akurasi informasi tetap terjaga. Pendekatan ini akan memperkaya ekosistem media Mahkamah Agung sekaligus memperluas jangkauan komunikasi kepada berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga  Workshop Pengembangan Kompetensi Jurnalistik: Menguatkan Peran Media Mahkamah Agung dalam Membangun Kepercayaan Publik

Yang tidak kalah penting adalah visi besar yang disampaikan narasumber mengenai masa depan media Mahkamah Agung. Beliau menegaskan bahwa Mahkamah Agung tidak boleh hanya menjadi sumber data bagi media eksternal. Sebaliknya, Mahkamah Agung harus mampu menjadi rujukan utama informasi hukum dan peradilan di Indonesia. Visi tersebut tentu membutuhkan penguatan fungsi komunikasi kelembagaan, peningkatan kompetensi redaktur, serta pemanfaatan teknologi digital secara optimal agar setiap informasi yang dipublikasikan mampu menjangkau masyarakat secara luas dan cepat.

Pada bagian akhir pemaparannya, narasumber mengutip pernyataan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Yang Mulia Sunarto, yang sejalan dengan adagium Lord Gordon Hewart, yaitu “Justice must not only be done, but must manifestly and undoubtedly be seen to be done.” Keadilan tidak cukup hanya ditegakkan, tetapi juga harus terlihat ditegakkan. Dalam konteks komunikasi publik, makna prinsip tersebut sangat mendalam. Kinerja lembaga yang baik tidak boleh berhenti di ruang sidang atau dalam dokumen putusan. Publik harus mengetahui proses, hasil, dan dampak dari setiap upaya pembaruan yang dilakukan Mahkamah Agung melalui media resmi yang kredibel.

Bagi saya, materi ini memberikan pemahaman bahwa media internal Mahkamah Agung bukan sekadar alat dokumentasi kegiatan, melainkan bagian dari pelaksanaan fungsi konstitusional lembaga dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Redaktur bukan hanya penulis berita, tetapi juga penjaga kredibilitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Setiap kalimat yang ditulis harus berlandaskan pada fakta, setiap data harus diverifikasi, dan setiap narasi harus mencerminkan integritas lembaga yang diwakilinya.

Workshop ini akhirnya memberikan kesadaran bahwa membangun citra Mahkamah Agung tidak dilakukan melalui pencitraan kosong, melainkan melalui komunikasi strategis yang didasarkan pada pekerjaan nyata, data yang akurat, dan informasi yang disampaikan secara profesional. Ketika media mampu menjalankan fungsi tersebut secara konsisten, kepercayaan publik akan tumbuh bukan karena propaganda yang menyesatkan, melainkan karena masyarakat melihat sendiri bahwa Mahkamah Agung terus bekerja, berbenah, dan terbuka dalam melayani pencari keadilan. Dengan demikian, media di lingkungan Mahkamah Agung menjadi bagian penting dalam memperkuat legitimasi lembaga sekaligus mewujudkan badan peradilan yang modern, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

BSDK MA RI Jurnalistik Peradilan Kepercayaan Publik keterbukaan informasi Komunikasi Strategis Media Mahkamah Agung Propaganda Media
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Membangun Jurnalisme Peradilan yang Akurat, Objektif, dan Berorientasi kepada Publik

15 July 2026 • 21:22 WIB

Pengadilan Militer II-06 Jakarta Perkuat Sinergi Penegak Hukum melalui Reviu dan Update Aplikasi e-Berpadu Versi 4.0.0

15 July 2026 • 21:17 WIB

Pengadilan Militer I-05 Palembang Menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis Bagi Seluruh Personel

15 July 2026 • 16:04 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB

Meneguhkan Negara Hukum Melalui Perlindungan Sosial: Sinergi Kebijakan Publik dan Lembaga Peradilan bagi Petani dan Pekerja Sektor Informal

1 July 2026 • 14:00 WIB

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB
Don't Miss

Membangun Jurnalisme Peradilan yang Akurat, Objektif, dan Berorientasi kepada Publik

By Ahmad Junaedi15 July 2026 • 21:22 WIB0

Perkembangan media digital telah mengubah secara signifikan cara masyarakat memperoleh informasi, termasuk informasi mengenai hukum…

Pengadilan Militer II-06 Jakarta Perkuat Sinergi Penegak Hukum melalui Reviu dan Update Aplikasi e-Berpadu Versi 4.0.0

15 July 2026 • 21:17 WIB

Membaca Ulang Riset MA tentang Disparitas Pemidanaan Kasus Kesusilaan Tahun 2020

15 July 2026 • 18:44 WIB

Comeback KUHAP 2025: Kemunduran Due Process atau Sekadar Kekosongan Norma?

15 July 2026 • 16:25 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membangun Jurnalisme Peradilan yang Akurat, Objektif, dan Berorientasi kepada Publik
  • Pengadilan Militer II-06 Jakarta Perkuat Sinergi Penegak Hukum melalui Reviu dan Update Aplikasi e-Berpadu Versi 4.0.0
  • Membaca Ulang Riset MA tentang Disparitas Pemidanaan Kasus Kesusilaan Tahun 2020
  • Comeback KUHAP 2025: Kemunduran Due Process atau Sekadar Kekosongan Norma?
  • Pengadilan Militer I-05 Palembang Menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis Bagi Seluruh Personel

Recent Comments

  1. вакансии логист москва on Irah-Irah Putusan Hakim: Jejak Pancasila dalam Ruang Sidang
  2. dizayn interera 452 on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  3. ai kartochka tovara 678 on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  4. spil derevev 953 on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
  5. Darrinbiage on Fenomena “Cashless Only”: Benturan Regulasi dan Realitas Sosial
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.