Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

A Reflective Blueprint for Judicial Resilience

11 March 2026 • 20:52 WIB

Belajar dari Abdul Manaf

11 March 2026 • 20:06 WIB

Pidana Denda Dalam Perkara Narkotika: Antara Pasal 148 UU Narkotika Dan Sistem Pemidanaan KUHP Baru

11 March 2026 • 18:50 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Komitmen Hakim Ad Hoc Perikanan: Menjaga Integritas, Memperkuat Kepercayaan Publik & Merawat Marwah Peradilan yang Agung
Artikel Features

Komitmen Hakim Ad Hoc Perikanan: Menjaga Integritas, Memperkuat Kepercayaan Publik & Merawat Marwah Peradilan yang Agung

Unggul SenoajiUnggul Senoaji15 February 2026 • 13:17 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dalam dinamika penegakan hukum di Indonesia, kami sebagai Hakim Ad Hoc Perikanan (HAP) menyadari sepenuhnya bahwa tugas kami bukan sekadar memutus perkara. Kami memikul amanah konstitusional untuk menjaga tegaknya hukum di sektor kelautan dan perikanan. Sektor yang strategis bagi kedaulatan negara, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan Hakim Ad Hoc Perikanan merupakan bentuk keseriusan negara dalam menghadirkan keahlian dan profesionalitas dalam menangani perkara tindak pidana perikanan yang kompleks. Namun lebih dari itu, keberadaan kami adalah cerminan wajah peradilan itu sendiri: apakah ia berintegritas, bermartabat, dan dipercaya publik.

Komitmen atas Amanah Konstitusional

Dalam setiap perkara yang kami tangani, dari pemeriksaan fakta persidangan hingga perumusan amar putusan, kami berkomitmen bekerja secara teliti, independen, dan profesional. Perkara perikanan tidak hanya menyangkut pelanggaran hukum semata, tetapi juga menyentuh aspek kerugian negara, keberlanjutan sumber daya laut, hingga keadilan bagi nelayan dan pelaku usaha yang taat hukum.

Kami memahami bahwa setiap putusan bukan hanya berdampak pada para pihak, tetapi juga pada citra lembaga peradilan. Karena itu, integritas menjadi fondasi utama. Tanpa integritas, kewenangan kehakiman kehilangan legitimasi moralnya. Tanpa integritas, kepercayaan publik akan runtuh.

Sebagaimana ditegaskan oleh Ketua Mahkamah Agung, integritas adalah benteng terakhir marwah peradilan. Pesan tersebut bukan sekadar retorika kelembagaan, melainkan peringatan etik bagi kami semua yang mengenakan toga kehakiman.

Meneguhkan Marwah Peradilan di Tengah Tantangan

Kami tidak menutup mata terhadap berbagai dinamika yang terjadi di lingkungan peradilan. Sorotan publik atas peristiwa penangkapan aparatur peradilan dan peringatan keras terhadap praktik transaksional menjadi refleksi bersama. Ketua Mahkamah Agung secara tegas menyampaikan bahwa tindakan transaksional hakim adalah bentuk keserakahan yang merendahkan kehormatan profesi dan mencederai marwah peradilan.

Pesan itu kami maknai sebagai panggilan untuk melakukan introspeksi sekaligus penguatan komitmen. Kami, Hakim Ad Hoc Perikanan, berkomitmen untuk:

  • Menolak segala bentuk intervensi dan tekanan;
  • Menjaga independensi dalam setiap proses persidangan;
  • Tidak membuka ruang sedikit pun bagi praktik transaksional;
  • Memegang teguh Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim;
  • Menghadirkan putusan yang tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga adil secara substantif serta memberikan efek perlindungan terhadap kepentingan negara.
Baca Juga  Femisida dalam Lingkup Hukum Adat: Antara Kearifan Lokal dan Tantangan Hak Asasi Perempuan

Marwah peradilan tidak dijaga melalui slogan, melainkan melalui konsistensi sikap dalam perkara-perkara konkret yang kami tangani setiap hari.

Merawat Kepercayaan Publik melalui Profesionalisme

Dalam Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2025, disampaikan bahwa tingkat akseptabilitas putusan menunjukkan tren positif sebagai indikator menguatnya kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Capaian tersebut tentu bukan hasil kerja satu pihak, melainkan kerja kolektif seluruh insan peradilan.

Kami menyadari bahwa kepercayaan publik adalah sesuatu yang diraih dengan susah payah, tetapi dapat hilang dalam sekejap. Karena itu, menjaga kualitas putusan, ketepatan waktu penyelesaian perkara, serta pemanfaatan sistem digitalisasi peradilan merupakan bagian dari tanggung jawab profesional kami.

Di ruang sidang perikanan, integritas bukan hanya soal tidak menerima sesuatu yang bukan hak. Integritas adalah keberanian untuk memutus sesuai hukum dan hati nurani, meskipun mungkin tidak populer. Integritas adalah keteguhan untuk berdiri pada norma hukum, bukan pada tekanan eksternal.

Sebagaimana ditegaskan oleh Ketua Mahkamah Agung, integritas adalah jiwa peradilan yang agung. Tanpa integritas, kewenangan kehakiman kehilangan makna moralnya; tanpa integritas, keadilan akan tereduksi menjadi sekadar prosedur formal tanpa ruh dan nilai yang hakiki.

Pesan moral tersebut, kami  para Hakim Ad Hoc Perikanan pada 10 Pengadilan Perikanan di seluruh Indonesia, maknai bukan sekadar sebagai imbauan, melainkan sebagai pedoman etik dan kompas moral dalam menjalankan tugas kehakiman. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk melaksanakan sepenuhnya arahan tegas Ketua Mahkamah Agung bahwa integritas harus tercermin dalam setiap sikap, setiap pertimbangan hukum, dan setiap amar putusan yang kami ucapkan di persidangan.

Bagi kami, tugas kehakiman di bidang perikanan tidak hanya terbatas pada penegakan norma hukum semata. Lebih dari itu, kami mengemban tanggung jawab konstitusional untuk mengamankan, melindungi, dan menjaga kekayaan alam laut Indonesia, sekaligus menegakkan kedaulatan negara dari praktik pencurian sumber daya oleh pihak asing. Komitmen tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional sebagaimana disampaikan oleh Presiden Indonesia, Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto, mengenai pentingnya menjaga kedaulatan dan kekayaan alam Indonesia demi kepentingan bangsa dan generasi mendatang.

Baca Juga  Keshalehan Diri Pribadi dan Keadilan Sosial

Dalam kerangka tersebut, integritas hakim merupakan pilar utama. Tanpa integritas, penegakan hukum atas pelanggaran di wilayah laut akan kehilangan legitimasi moral sekaligus daya cegahnya. Karena itu, integritas bukan hanya prinsip personal, melainkan fondasi kelembagaan dalam mewujudkan peradilan yang agung, berwibawa, dan dipercaya masyarakat.

Sebagai wujud komitmen tersebut, kami bertekad untuk:

  • Menjaga independensi dan imparsialitas dalam setiap perkara;
  • Menolak segala bentuk intervensi, tekanan, maupun praktik transaksional;
  • Menegakkan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim secara konsisten;
  • Menghadirkan putusan yang tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga adil secara substantif serta memberikan perlindungan nyata terhadap kepentingan negara.

Kami meyakini bahwa peradilan yang agung hanya dapat terwujud apabila setiap hakim menjaga kehormatan diri, martabat profesi, dan wibawa lembaganya. Integritas bukan sekadar citra, melainkan karakter yang dibangun melalui konsistensi sikap dan keteguhan moral dari waktu ke waktu.

Kepercayaan publik bukanlah sesuatu yang diberikan secara cuma-cuma; ia merupakan hasil dari kualitas putusan, keteguhan prinsip, dan kebersihan perilaku aparatur peradilan. Dalam setiap putusan yang kami ucapkan, terkandung tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik lembaga peradilan sekaligus memastikan bahwa hukum benar-benar hadir untuk melindungi kepentingan bangsa.

Dengan komitmen tersebut, kami menegaskan bahwa Hakim Ad Hoc Perikanan tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum di laut dan pesisir, tetapi juga untuk menjaga kedaulatan negara, melindungi kekayaan alam Indonesia, serta merawat marwah peradilan yang agung demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan semakin dipercaya rakyatnya.

Unggul Senoaji
Kontributor
Unggul Senoaji
Hakim Ad Hoc Pengadilan Negeri Merauke

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

adhoc artikel perikanan
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

A Reflective Blueprint for Judicial Resilience

11 March 2026 • 20:52 WIB

Pidana Denda Dalam Perkara Narkotika: Antara Pasal 148 UU Narkotika Dan Sistem Pemidanaan KUHP Baru

11 March 2026 • 18:50 WIB

Paradoks Keadilan: Dilema Strafmacht dan Disparitas antara Restorative Justice serta Plea Bargain dalam KUHAP Baru

11 March 2026 • 16:47 WIB
Demo
Top Posts

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB

Beyond The Code: Filsafat Hukum dalam Penemuan Hukum (Rechtsvinding yang Progresif)

25 February 2026 • 14:35 WIB

Penerapan Asas Equality Of Arms dalam Pembuktian Kebocoran Data Pribadi

24 February 2026 • 09:05 WIB
Don't Miss

A Reflective Blueprint for Judicial Resilience

By Cecep Mustafa11 March 2026 • 20:52 WIB0

1. Prologue: The Invisible Siege of the Third Branch The siege of democratic institutions no…

Belajar dari Abdul Manaf

11 March 2026 • 20:06 WIB

Pidana Denda Dalam Perkara Narkotika: Antara Pasal 148 UU Narkotika Dan Sistem Pemidanaan KUHP Baru

11 March 2026 • 18:50 WIB

Pusdiklat Teknis MA Matangkan Rencana Kerja dan Ketentuan Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan untuk Empat Lingkungan Peradilan

11 March 2026 • 18:39 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • A Reflective Blueprint for Judicial Resilience
  • Belajar dari Abdul Manaf
  • Pidana Denda Dalam Perkara Narkotika: Antara Pasal 148 UU Narkotika Dan Sistem Pemidanaan KUHP Baru
  • Pusdiklat Teknis MA Matangkan Rencana Kerja dan Ketentuan Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan untuk Empat Lingkungan Peradilan
  • Paradoks Keadilan: Dilema Strafmacht dan Disparitas antara Restorative Justice serta Plea Bargain dalam KUHAP Baru

Recent Comments

  1. Paradoks Keadilan: Dilema Strafmacht dan Disparitas antara Restorative Justice serta Plea Bargain dalam KUHAP Baru Suara BSDK Artikel on Plea Bargain dan Pengakuan terhadap Dakwaan dalam KUHAP 2025: Kunci Prosedural, Bukan Bukti Kesalahan Substantif
  2. duspatal on Konsekuensi Hukum Penetapan Pengembalian Berkas oleh KPN dalam Proses MKR di Tingkat Penyidikan dan Penuntutan
  3. bnf levothyroxine on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  4. doxycycline on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Kolonel Dahlan Suherlan, S.H., M.H.
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Mayor Laut (H) A. Junaedi, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Letkol Chk Dendi Sutiyoso, S.S., S.H.
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.