Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menjaga Tunas Bangsa melalui Integritas Hakim sebagai Penjaga Negara Hukum

25 May 2026 • 10:12 WIB

Benur, Izin Usaha, dan Batas Halus antara Administrasi dan Pidana Perikanan

25 May 2026 • 09:10 WIB

Membaca Ulang Kepercayaan Publik terhadap Peradilan

25 May 2026 • 08:51 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menjaga Tunas Bangsa melalui Integritas Hakim sebagai Penjaga Negara Hukum
Artikel

Menjaga Tunas Bangsa melalui Integritas Hakim sebagai Penjaga Negara Hukum

Abdi Munawar Daeng MangagangAbdi Munawar Daeng Mangagang25 May 2026 • 10:12 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pendahuluan

Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026, “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara,” memiliki makna yang tidak hanya ditujukan kepada generasi muda dalam arti biologis, tetapi juga kepada seluruh elemen strategis negara, termasuk hakim sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman. Dalam perspektif negara hukum (rechtsstaat), hakim merupakan “tunas bangsa” dalam dimensi institusional karena melalui putusannya hakim menentukan arah penegakan hukum, kualitas demokrasi, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Karena itu, profesi hakim tidak dapat dipandang sekadar sebagai pelaksana prosedur hukum. Hakim adalah penjaga moral konstitusi dan penentu legitimasi hukum di mata publik. Ketika integritas hakim terjaga, maka wibawa negara hukum akan menguat. Sebaliknya, ketika integritas melemah, kepercayaan publik terhadap pengadilan ikut tergerus.

Momentum Harkitnas 2026 hadir di tengah tantangan besar yang dihadapi lembaga peradilan. Berbagai persoalan etik yang mencuat dalam beberapa waktu terakhir telah memunculkan erosi kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Dalam konteks tersebut, langkah penguatan integritas dan pembinaan kelembagaan yang terus dilakukan Mahkamah Agung menjadi penting sebagai upaya menjaga marwah kekuasaan kehakiman sekaligus mempertahankan legitimasi moral lembaga peradilan.

Tulisan ini membahas pentingnya penguatan integritas hakim sebagai “tunas bangsa” dalam menjaga kedaulatan negara melalui penegakan hukum yang berkeadilan.

Pembahasan

Integritas Hakim dan Negara Hukum

Dalam teori separation of powers Montesquieu, kekuasaan kehakiman harus berdiri independen agar mampu menegakkan hukum secara objektif. Prinsip tersebut ditegaskan dalam Pasal 24 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan.

Namun demikian, independensi tidak cukup tanpa integritas. Independensi tanpa integritas dapat melahirkan penyalahgunaan kewenangan, sedangkan integritas tanpa independensi menjadikan hakim rentan terhadap tekanan eksternal. Karena itu, integritas menjadi fondasi utama profesi hakim.

Dalam perspektif etika profesi, hakim merupakan officium nobile atau profesi mulia yang memikul tanggung jawab moral tinggi. Hal tersebut tercermin dalam Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) yang disusun Mahkamah Agung Republik Indonesia bersama Komisi Yudisial. KEPPH menempatkan integritas sebagai inti perilaku hakim melalui prinsip kejujuran, kemandirian, kepantasan, dan tanggung jawab.

Baca Juga  Menjaga Kepentingan Negara dan Perlindungan Konsumen di Tengah Dinamika Hukum Modern: Catatan Temu Wicara Mahkamah Agung, OJK dan Bank Indonesia di Batam

Selain itu, Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman mewajibkan hakim menggali dan memahami nilai hukum serta rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Ketentuan ini menunjukkan bahwa hakim tidak boleh hanya berpijak pada legalitas formal, tetapi juga harus menghadirkan keadilan substantif.

Penguatan Integritas di Tengah Tantangan Kepercayaan Publik

Tantangan terbesar lembaga peradilan saat ini bukan hanya persoalan administratif, tetapi menjaga kepercayaan publik terhadap pengadilan. Pengadilan tidak memiliki kekuatan politik ataupun militer, kekuatan utamanya terletak pada legitimasi moral dan kepercayaan masyarakat.

Dalam perspektif teori legitimasi institusi, menurunnya kepercayaan publik terhadap pengadilan dapat berdampak serius terhadap stabilitas negara hukum. Ketika masyarakat tidak percaya kepada lembaga peradilan, maka penyelesaian konflik berpotensi bergeser ke ruang-ruang non-hukum.

Di tengah situasi tersebut, langkah penguatan integritas yang dilakukan dan dipimpin Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. menunjukkan komitmen menjaga kehormatan lembaga peradilan. Penguatan pengawasan internal, pembinaan etik, evaluasi aparatur, dan pengembangan pelayanan berbasis teknologi melalui e-court dan e-litigation merupakan bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan publik.

Namun, modernisasi sistem tidak akan efektif tanpa penguatan kultur integritas aparaturnya. Mengacu pada teori Lawrence M. Friedman, sistem hukum terdiri atas struktur, substansi, dan kultur hukum. Dalam konteks peradilan Indonesia, aspek kultur hukum menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan penguatan lembaga peradilan.

Karena itu, penguatan integritas harus dimulai dari kesadaran etik bahwa profesi hakim merupakan amanah konstitusi dan pengabdian kepada keadilan.

Kesejahteraan dan Tanggung Jawab Moral Hakim

Dalam negara hukum modern, kesejahteraan hakim merupakan instrumen untuk menjaga independensi kekuasaan kehakiman. Negara berkewajiban memastikan hakim memperoleh jaminan kesejahteraan yang layak agar terbebas dari tekanan ekonomi yang dapat memengaruhi objektivitas penanganan perkara.

Namun demikian, peningkatan kesejahteraan tidak boleh dipandang sebagai privilese semata. Dalam perspektif etika publik, peningkatan kesejahteraan harus berkorelasi dengan peningkatan integritas yang lebih tinggi. Semakin besar perhatian negara terhadap kesejahteraan hakim, maka semakin besar pula tanggung jawab moral hakim untuk menjaga kehormatan profesi melalui penguatan budaya anti korupsi, peningkatan kualitas pertimbangan hukum, konsistensi menjaga imparsialitas, serta komitmen menghadirkan pelayanan peradilan yang bersih, profesional, dan berkeadilan.

Baca Juga  Merajut Logika, Menimbang Etika: Pilar Keadilan dalam Negara Prismatik

Dalam konteks Pengadilan Hubungan Industrial, integritas hakim menjadi sangat penting karena sengketa ketenagakerjaan tidak hanya menyangkut kepentingan pekerja dan pengusaha, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan stabilitas hubungan industrial nasional.

Hakim sebagai Tunas Bangsa dan Penjaga Kedaulatan Negara

Hukum memiliki fungsi pendidikan moral (moral-pedagogical function). Ketika hakim memutus perkara secara adil dan berintegritas, maka hakim sedang membangun pendidikan publik tentang makna keadilan dan supremasi hukum.

Dalam konteks tersebut, hakim merupakan “tunas bangsa” dalam dimensi kelembagaan. Hakim menjadi teladan etik bagi masyarakat sekaligus penjaga arah peradaban hukum nasional. Generasi muda akan menghormati hukum apabila melihat bahwa hukum ditegakkan secara jujur dan tidak transaksional.

Sebaliknya, runtuhnya integritas hakim dapat melahirkan legal nihilism, yaitu hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap hukum sebagai instrumen keadilan. Jika kondisi ini berkembang, maka yang terancam bukan hanya lembaga peradilan, tetapi juga kedaulatan negara hukum itu sendiri.

Kesimpulan

Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 harus dimaknai sebagai penguatan moral kekuasaan kehakiman. Hakim sebagai “tunas bangsa” memegang peran strategis dalam menjaga legitimasi negara hukum dan memperkuat kedaulatan negara.

Di tengah tantangan integritas yang dihadapi lembaga peradilan, penguatan kelembagaan dan pembinaan integritas oleh Ketua Mahkamah Agung menunjukkan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui keteladanan moral aparatur peradilan.

Peningkatan kesejahteraan hakim juga dimaknai sebagai peningkatan tanggung jawab etik yang berlipat ganda. Semakin besar perhatian negara terhadap kesejahteraan hakim, maka semakin besar pula kewajiban moral hakim untuk menjaga independensi, imparsialitas, dan kehormatan profesi.

Melalui integritas yang kokoh dalam setiap penanganan perkara, visi Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk mewujudkan “Badan Peradilan Indonesia yang Agung” akan semakin nyata, sekaligus mempertegas bahwa kedaulatan negara bertumpu pada tegaknya keadilan dan supremasi hukum.

Abdi Munawar Daeng Mangagang
Kontributor
Abdi Munawar Daeng Mangagang
Hakim Ad Hoc PHI Pengadilan Negeri Gresik

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

e-Court Hari Kebangkitan Nasional 2026 Independensi Hakim Integritas Hakim Kepercayaan Publik kepph Mahkamah Agung RI Negara Hukum Peradilan Indonesia
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Benur, Izin Usaha, dan Batas Halus antara Administrasi dan Pidana Perikanan

25 May 2026 • 09:10 WIB

Membaca Ulang Kepercayaan Publik terhadap Peradilan

25 May 2026 • 08:51 WIB

Upacara Bendera Hari-Hari Besar Indonesia: Tradisi Nasionalisme Yang Kurang Bermanfaat

25 May 2026 • 08:46 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Menjaga Tunas Bangsa melalui Integritas Hakim sebagai Penjaga Negara Hukum

By Abdi Munawar Daeng Mangagang25 May 2026 • 10:12 WIB0

Pendahuluan Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026, “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara,” memiliki makna…

Benur, Izin Usaha, dan Batas Halus antara Administrasi dan Pidana Perikanan

25 May 2026 • 09:10 WIB

Membaca Ulang Kepercayaan Publik terhadap Peradilan

25 May 2026 • 08:51 WIB

Upacara Bendera Hari-Hari Besar Indonesia: Tradisi Nasionalisme Yang Kurang Bermanfaat

25 May 2026 • 08:46 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menjaga Tunas Bangsa melalui Integritas Hakim sebagai Penjaga Negara Hukum
  • Benur, Izin Usaha, dan Batas Halus antara Administrasi dan Pidana Perikanan
  • Membaca Ulang Kepercayaan Publik terhadap Peradilan
  • Upacara Bendera Hari-Hari Besar Indonesia: Tradisi Nasionalisme Yang Kurang Bermanfaat
  • Membuka Mata di Ruang Sidang: Pedoman Mengadili Perempuan Pembela Hak Asasi Manusia sebagai Korban Kekerasan Berbasis Gender Online

Recent Comments

  1. metronidazole treatment for bv dosage on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  2. metronidazole cream rosacea results on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
  3. metronidazole perioral dermatitis reddit on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  4. how to drink doxycycline hyclate on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  5. doxycycline hyclate ear infection on Debu di Atas Map Hijau
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.