Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menghadirkan Ilmu dan Hati Nurani dalam Putusan Pengadilan

25 July 2026 • 12:20 WIB

Penguatan Kompetensi Jurusita di Tengah Tantangan Pelaksanaan Eksekusi Putusan Pengadilan Agama

24 July 2026 • 15:08 WIB

Sudah Berdamai, Lalu Berubah Pikiran: Haruskah Hakim Tetap Menjatuhkan Akta Perdamaian?

24 July 2026 • 07:53 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » 30 Utusan Mahkamah Agung Ikuti Short Course di India, Ini Fokus Materinya
Berita Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

30 Utusan Mahkamah Agung Ikuti Short Course di India, Ini Fokus Materinya

Khoiruddin HasibuanKhoiruddin Hasibuan24 April 2026 • 09:00 WIB6 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dalam lanskap peradilan modern yang terus bergerak dinamis, kebutuhan akan peningkatan kapasitas aparatur peradilan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Kompleksitas perkara yang semakin beragam, perkembangan teknologi yang begitu cepat, serta tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas, menempatkan lembaga peradilan pada posisi yang harus adaptif sekaligus progresif.

Dalam konteks inilah, keikutsertaan 30 delegasi hakim Indonesia dari seluruh lingkungan peradilan – baik peradilan umum, peradilan agama, peradilan tata usaha negara, maupun peradilan militer, termasuk hakim yustisial – dalam sebuah short course internasional menjadi sangat strategis dan relevan.

Program yang diselenggarakan selama lima hari, mulai tanggal 24 April 2026 hingga 28 April 2026 di National Judicial Academy (NJA), Bhopal, India, bukan hanya sekadar forum pembelajaran, tetapi juga ruang refleksi dan transformasi bagi masa depan peradilan Indonesia.

Short course ini dirancang secara komprehensif, dengan berbagai tema yang mencerminkan isu-isu krusial dalam dunia peradilan global. Setiap sesi tidak berdiri sendiri, melainkan saling terhubung dalam suatu kerangka besar, untuk memperkuat kapasitas kelembagaan peradilan, baik dari sisi substansi hukum, keterampilan yudisial, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Urgensi dari setiap materi yang disampaikan, tidak hanya terletak pada aspek teoritisnya, tetapi juga pada potensi implementatifnya dalam konteks sistem hukum Indonesia, yang tengah menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural.

Hari pertama, diawali dengan sesi pembukaan yang mengangkat tema dialog yudisial global, serta peran pertukaran bilateral antarnegara. Sesi ini menegaskan, bahwa peradilan tidak lagi dapat berdiri dalam ruang yang eksklusif dan tertutup. Interaksi antar sistem hukum menjadi penting untuk memperkaya perspektif dan menemukan praktik terbaik (best practices), yang dapat diadaptasi.

Dalam konteks Indonesia, pendekatan ini sejalan dengan upaya Mahkamah Agung, untuk memperkuat diplomasi yudisial, serta meningkatkan kualitas putusan melalui perbandingan hukum (comparative law). Lebih jauh, pembahasan mengenai visi konstitusional keadilan menegaskan, bahwa setiap putusan hakim harus berakar pada nilai-nilai fundamental konstitusi, bukan sekadar pada teks normatif semata. Hal ini menjadi relevan bagi Indonesia yang masih terus berupaya menginternalisasi nilai-nilai konstitusional dalam praktik peradilan sehari-hari.

Sesi berikutnya, mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam sistem peradilan, menjadi sangat krusial di era digital. Penggunaan ICT, tidak hanya berkaitan dengan efisiensi administrasi peradilan, tetapi juga menyentuh aspek akses terhadap keadilan (access to justice).

Indonesia melalui program e-court telah menunjukkan kemajuan signifikan, namun masih menghadapi tantangan dalam integrasi sistem, keamanan data, serta kesenjangan akses teknologi. Oleh karena itu, materi ini memberikan dasar penting bagi para delegasi untuk mengidentifikasi celah kebijakan yang perlu diperbaiki, termasuk kemungkinan penguatan regulasi melalui Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) terkait digitalisasi peradilan.

Baca Juga  Pembukaan Pendidikan Filsafat dan Keadilan: Peneguhan Nalar, Integritas, dan Keberanian Yudisial Hakim Indonesia

Masih pada hari pertama, pembahasan mengenai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), membuka cakrawala baru tentang masa depan peradilan. AI dipandang sebagai alat bantu, yang dapat meningkatkan efisiensi dan konsistensi putusan, namun di sisi lain juga menimbulkan persoalan etis dan yuridis, seperti akuntabilitas, bias algoritma, hingga implikasi hukum dari konten yang dihasilkan AI.

Dalam konteks Indonesia, pemanfaatan AI masih berada pada tahap awal, sehingga diperlukan kerangka regulasi yang jelas, untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan secara bertanggung jawab. Mahkamah Agung dapat mengambil peran strategis dalam merumuskan kebijakan terkait penggunaan AI dalam peradilan, baik melalui pedoman internal maupun regulasi formal.

Hari kedua, difokuskan pada penguatan keterampilan yudisial (judicial skills). Sesi ini menekankan pentingnya manajemen perkara, integritas hakim, serta teknik penulisan putusan yang berkualitas. Dalam praktiknya, salah satu tantangan utama peradilan Indonesia adalah tingginya beban perkara yang berdampak pada kualitas putusan. Oleh karena itu, penguasaan teknik manajemen perkara menjadi sangat penting untuk memastikan penyelesaian perkara yang cepat tanpa mengorbankan kualitas.

Selain itu, integritas hakim tetap menjadi fondasi utama kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Materi ini memiliki urgensi tinggi dalam mendukung agenda reformasi peradilan di Indonesia, yang menempatkan integritas sebagai pilar utama.

Sesi mengenai hubungan antara peradilan dan media juga menjadi sorotan penting. Di era keterbukaan informasi, media memiliki peran signifikan dalam membentuk opini publik terhadap proses peradilan. Namun, interaksi yang tidak terkelola dengan baik dapat mengganggu independensi hakim dan prinsip fair trial.

Dalam konteks Indonesia, fenomena “trial by media” masih sering terjadi, sehingga diperlukan pedoman yang jelas, mengenai batasan interaksi antara hakim dan media. Hasil dari sesi ini dapat menjadi dasar bagi Mahkamah Agung, untuk merumuskan kebijakan komunikasi publik yang lebih terstruktur dan profesional.

Selanjutnya, pembahasan mengenai hukum lingkungan, menempatkan peradilan sebagai aktor kunci dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan meningkatnya isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, hakim dituntut untuk memiliki perspektif yang lebih progresif dalam menafsirkan hukum. Indonesia sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang besar, menghadapi tantangan serius dalam hal ini. Oleh karena itu, penguatan kapasitas hakim, dalam memahami prinsip-prinsip seperti: sustainable development, polluter pays principle, dan precautionary principle, menjadi sangat penting untuk memastikan keadilan ekologis.

Hari ketiga menghadirkan materi mengenai Alternative Dispute Resolution (ADR), yang menawarkan pendekatan penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Dalam kondisi beban perkara yang tinggi, ADR menjadi solusi strategis untuk mengurangi penumpukan perkara di pengadilan. Indonesia telah mengadopsi mekanisme mediasi, namun implementasinya masih belum optimal. Melalui pembelajaran ini, diharapkan para delegasi dapat mendorong penguatan kebijakan ADR, termasuk kemungkinan pengembangan Online Dispute Resolution (ODR) yang sejalan dengan perkembangan teknologi.

Baca Juga  Babak baru Peradilan Militer menuju modernisasi birokrasi penanganan perkara ke dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi (E-Berpadu)

Sesi berikutnya mengenai kejahatan transnasional, yang menyoroti kompleksitas penanganan perkara yang melibatkan lintas negara, seperti perdagangan manusia, pencucian uang, dan terorisme.

Globalisasi telah memperluas ruang lingkup kejahatan, sehingga membutuhkan kerja sama internasional yang erat. Dalam konteks Indonesia, penguatan kerjasama yudisial internasional, menjadi kebutuhan yang mendesak, baik melalui perjanjian bilateral maupun multilateral. Materi ini memberikan wawasan penting bagi para hakim, dalam menangani perkara dengan dimensi global.

Hari keempat diisi dengan kunjungan ke pengadilan, yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk mengamati praktik peradilan di India, termasuk penerapan e-court. Observasi ini menjadi penting sebagai bahan refleksi komparatif, sehingga para delegasi dapat mengidentifikasi praktik-praktik yang dapat diadopsi, atau disesuaikan dengan kondisi Indonesia.

Hari terakhir menghadirkan dua tema yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi, yaitu: cybercrime dan electronic evidence. Kejahatan siber berkembang pesat, seiring dengan digitalisasi, sehingga menuntut aparat peradilan untuk memiliki pemahaman yang memadai, mengenai modus operandi dan aspek yuridisnya.

Sementara itu, pembuktian elektronik menjadi tantangan tersendiri dalam proses peradilan, terutama terkait keaslian, integritas, dan admissibility. Dalam konteks Indonesia, regulasi terkait alat bukti elektronik masih memerlukan penguatan, baik melalui revisi peraturan, maupun penyusunan pedoman teknis bagi hakim.

Secara keseluruhan, seluruh rangkaian materi dalam short course ini memiliki benang merah yang kuat, yaitu upaya untuk membangun peradilan yang modern, adaptif, dan berintegritas. Keterhubungan antar sesi, menunjukkan bahwa reformasi peradilan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dilakukan secara holistik dengan melibatkan berbagai aspek, mulai dari substansi hukum hingga teknologi.

Bagi Indonesia, hasil dari short course ini tidak boleh berhenti pada tataran wacana. Diperlukan langkah konkret untuk mengimplementasikan berbagai pembelajaran yang diperoleh, baik melalui penyusunan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA), Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), maupun kebijakan internal lainnya.

Lebih dari itu, diperlukan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan, untuk menjadikan peradilan, sebagai institusi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat.

Dengan demikian, short course ini bukan sekadar agenda pelatihan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat arah reformasi peradilan Indonesia, menuju sistem yang lebih responsif, transparan, dan berkeadilan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Khoiruddin Hasibuan
Kontributor
Khoiruddin Hasibuan
Hakim Pengadilan Agama Soreang

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

ADR artificial intelligence Cybercrime Digitalisasi Peradilan Electronic Evidence Hukum Global Mahkamah Agung RI NJA India Pelatihan Hakim Reformasi Peradilan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Kolaborasi PT Kalimantan Utara dan Badilum Learning Center Tingkatkan Kompetensi Kepaniteraan untuk Percepatan Penyelesaian Perkara

24 July 2026 • 03:57 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Timur Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa : Surat Dakwaan Dinyatakan Batal Demi Hukum. Apa pertimbangannya?

23 July 2026 • 15:47 WIB

Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Rapatkan Barisan Terkait Pemeriksaan Bersama dalam Perkuat Pengawasan Hakim dan Aparatur Peradilan

23 July 2026 • 13:06 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB

Meneguhkan Negara Hukum Melalui Perlindungan Sosial: Sinergi Kebijakan Publik dan Lembaga Peradilan bagi Petani dan Pekerja Sektor Informal

1 July 2026 • 14:00 WIB

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB
Don't Miss

Menghadirkan Ilmu dan Hati Nurani dalam Putusan Pengadilan

By Mohammad Khairul Muqorobin25 July 2026 • 12:20 WIB0

Sebagaimana diketahui bahwasanya Putusan Pengadilan adalah produk institusional dari Lembaga peradilan itu sendiri. Konsekuensi sebagai…

Penguatan Kompetensi Jurusita di Tengah Tantangan Pelaksanaan Eksekusi Putusan Pengadilan Agama

24 July 2026 • 15:08 WIB

Sudah Berdamai, Lalu Berubah Pikiran: Haruskah Hakim Tetap Menjatuhkan Akta Perdamaian?

24 July 2026 • 07:53 WIB

Kolaborasi PT Kalimantan Utara dan Badilum Learning Center Tingkatkan Kompetensi Kepaniteraan untuk Percepatan Penyelesaian Perkara

24 July 2026 • 03:57 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menghadirkan Ilmu dan Hati Nurani dalam Putusan Pengadilan
  • Penguatan Kompetensi Jurusita di Tengah Tantangan Pelaksanaan Eksekusi Putusan Pengadilan Agama
  • Sudah Berdamai, Lalu Berubah Pikiran: Haruskah Hakim Tetap Menjatuhkan Akta Perdamaian?
  • Kolaborasi PT Kalimantan Utara dan Badilum Learning Center Tingkatkan Kompetensi Kepaniteraan untuk Percepatan Penyelesaian Perkara
  • Problematika Saudara Kandung Yang Dijadikan Sebagai Saksi Dalam Perkara Perdata Gugatan PMH Oleh Para Pihak

Recent Comments

  1. BrianWailt on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  2. Hermangaurb on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  3. BrianWailt on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  4. Hermangaurb on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  5. casinos en aragon on Irah-Irah Putusan Hakim: Jejak Pancasila dalam Ruang Sidang
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.