Megamendung, 2 Juni 2026 – Dalam rangka mempersiapkan kontingen Peradilan Militer menghadapi Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 11–16 Juni 2026 di Kota Malang, Jawa Timur, Peradilan Militer melaksanakan kegiatan Training Center (TC) Tenis Peradilan Militer pada tanggal 2 sampai dengan 9 Juni 2026 bertempat di Lapangan Tenis Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Megamendung, Bogor.
Tepat pukul 09.00 WIB, kegiatan TC secara resmi dibuka oleh Kepala Peradilan Militer Utama (Kadilmiltama) Mayjen TNI Faridah Faisal, S.H., M.H., yang didampingi Wakil Kepala Peradilan Militer Utama Brigjen TNI Dr. Esron Sinambela, S.H., M.H. Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 atlet terbaik Peradilan Militer yang terdiri dari 10 atlet putra dan 6 atlet putri yang akan memperkuat kontingen Peradilan Militer pada ajang bergengsi antarwarga peradilan se-Indonesia. Pelaksanaan TC berada di bawah koordinasi Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H. selaku Koordinator Tenis PTWP Peradilan Militer.

Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI Tahun 2026 merupakan bagian dari Program Kerja PTWP Pusat Periode 2024–2027. Selain menjadi wadah kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun semangat kebersamaan antarwarga peradilan di seluruh Indonesia.
Peradilan Militer sendiri memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan. Pada Turnamen PTWP Beregu ke-XIX Tahun 2024 di Semarang, Tim Beregu Putra Peradilan Militer berhasil meraih Juara I, sedangkan Tim Beregu Putri meraih Juara II. Sementara pada Turnamen Tenis Perorangan Piala Ketua Mahkamah Agung RI Ke-IV di Yogyakarta, kontingen Peradilan Militer berhasil meraih Juara II Tunggal Putri dan Juara III Ganda Putri.
Prestasi tersebut menjadi modal penting sekaligus tantangan untuk kembali dipertahankan dan ditingkatkan pada kejuaraan tahun ini. Oleh karena itu, Training Center dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan fisik, kemampuan teknis, kematangan taktik, kekuatan mental bertanding, serta mempererat kekompakan tim sebelum bertanding di Kota Malang.
Dalam sambutannya, Kadilmiltama Mayjen TNI Faridah Faisal, S.H., M.H. menegaskan bahwa keberhasilan tidak pernah lahir secara instan. Menurutnya, kemenangan merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kedisiplinan, kerja keras, komitmen, dan semangat pantang menyerah.
Beliau mengingatkan seluruh atlet agar memanfaatkan kesempatan TC secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan dan memperkuat mental juara.
“Lapangan tenis bukan hanya tempat menunjukkan kemampuan teknik semata, tetapi juga arena untuk membuktikan karakter, integritas, sportivitas, dan jiwa juang seorang insan Peradilan Militer. Kemenangan sejati lahir dari mereka yang mampu menjaga kehormatan dalam setiap pertandingan serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” tegas Kadilmiltama.

Lebih lanjut, Kadilmiltama menekankan bahwa seluruh atlet yang hadir merupakan pemain-pemain pilihan yang dipercaya membawa nama besar Peradilan Militer. Oleh karena itu, tidak ada ruang bagi sikap setengah hati dalam menjalani proses latihan.
“Jangan pernah berlatih setengah hati. Setiap pukulan, setiap langkah kaki, dan setiap tetes keringat yang kalian keluarkan hari ini adalah investasi menuju podium juara. Disiplin dalam latihan akan melahirkan kepercayaan diri saat bertanding. Kepercayaan diri akan melahirkan keberanian. Dan keberanian akan melahirkan kemenangan.”
Suasana pembukaan semakin bergelora ketika Kadilmiltama memberikan motivasi yang membakar semangat seluruh atlet. Dengan penuh keyakinan beliau menyampaikan bahwa Peradilan Militer memang bukan kontingen terbesar, namun memiliki kekuatan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Peradilan Militer mungkin kecil dari sisi jumlah personel dibandingkan lingkungan peradilan lainnya. Tetapi saya selalu mengatakan, Peradilan Militer itu kecil tetapi mematikan. Mengapa? Karena kita memiliki pemain-pemain muda yang penuh energi, penuh semangat, memiliki daya juang tinggi, dan tidak pernah takut menghadapi siapa pun di lapangan.”

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta TC.
Beliau menambahkan bahwa regenerasi atlet yang berjalan baik serta semangat kompetitif para pemain muda menjadi kekuatan utama yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
“Saya melihat semangat luar biasa dari para pemain kita. Saya melihat keinginan kuat untuk menang. Saya melihat karakter petarung yang tidak mudah menyerah. Modal seperti inilah yang tidak dapat dibeli oleh siapa pun. Ketika kemampuan, latihan, disiplin, dan semangat juang bersatu, maka lahirlah mental seorang juara.”
Kadilmiltama juga mengingatkan bahwa kontingen Peradilan Militer berangkat ke Malang bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi untuk bersaing dan memberikan hasil terbaik.
“Kita datang ke Malang bukan sekadar menjadi peserta. Kita datang sebagai petarung. Kita datang membawa nama baik Peradilan Militer. Kita datang dengan target yang jelas, yaitu memberikan yang terbaik dan berjuang untuk meraih podium juara. Jadikan prestasi yang pernah kita raih sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.”
Di akhir sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan tim.
“Turnamen beregu tidak ditentukan oleh satu orang pemain. Kemenangan lahir dari kekompakan, kebersamaan, dan semangat saling mendukung. Satukan tekad, satukan semangat, dan satukan tujuan. Ketika kita bermain sebagai satu tim, maka tidak ada lawan yang boleh dianggap terlalu kuat. Dengan persiapan yang matang, disiplin yang tinggi, dan mental juara, saya yakin Tim Tenis Peradilan Militer mampu kembali berdiri di podium tertinggi.”

Melalui pelaksanaan Training Center ini diharapkan seluruh atlet mampu mencapai performa terbaik menjelang pelaksanaan Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI Tahun 2026. Dengan persiapan yang matang, semangat juang yang tinggi, serta dukungan penuh dari pimpinan, Peradilan Militer optimis mampu kembali mengukir prestasi dan meraih gelar juara baik pada kategori putra maupun putri.
“Berlatih dengan disiplin, bertanding dengan kehormatan, dan pulang sebagai juara.”
Kalimat tersebut menjadi tekad bersama seluruh kontingen Peradilan Militer dalam menyongsong perjuangan di Kota Malang.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


