Megamendung, 5 Juni 2026 – Semangat juang dan optimisme terus menggelora dalam pelaksanaan Training Center (TC) Tenis PTWP Peradilan Militer yang tengah berlangsung di Lapangan Tenis Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Megamendung, Bogor.
Sebagai bentuk dukungan terhadap persiapan kontingen Peradilan Militer dalam menghadapi Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026 yang akan digelar pada tanggal 11–16 Juni 2026 di Kota Malang, Jawa Timur, Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Militer (Dirbinganisminmil) Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Marsekal Pertama TNI Edi Wuryanto, S.I.P., C.Fr.A., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus meninjau secara langsung perkembangan para atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan.

Kunjungan tersebut disambut oleh Koordinator Tenis PTWP Peradilan Militer Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., para official, pelatih, serta seluruh atlet yang terdiri dari 10 atlet putra dan 6 atlet putri yang dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Peradilan Militer pada ajang tenis paling bergengsi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Dirbinganisminmil meninjau langsung pelaksanaan program latihan, mulai dari sesi pemanasan, latihan teknik dasar, strategi permainan, hingga simulasi pertandingan yang dilaksanakan sebagai bagian dari proses pematangan kemampuan para atlet.
Selain melihat perkembangan latihan, Marsekal Pertama TNI Edi Wuryanto juga berkesempatan menyaksikan secara langsung pertandingan uji tanding yang mempertemukan Tim Tenis PTWP Peradilan Militer dengan Tim Tenis PTWP Cabang Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung RI.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari program evaluasi dan pengukuran kemampuan atlet menjelang keberangkatan menuju Kota Malang. Sejak awal pertandingan, para pemain Peradilan Militer tampil percaya diri, agresif, dan mampu menerapkan pola permainan yang telah diasah selama pelaksanaan Training Center.
Hasilnya, Tim Tenis PTWP Peradilan Militer berhasil meraih kemenangan sempurna dengan skor telak 5–0 atas Tim PTWP Cabang BSDK.

Kemenangan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta TC dan menjadi indikator positif bahwa proses pembinaan yang dilaksanakan selama pemusatan latihan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kekompakan tim, kemampuan teknik, ketahanan fisik, komunikasi antarpemain, serta semangat juang yang tinggi terlihat jelas sepanjang pertandingan berlangsung.
Meski demikian, Dirbinganisminmil mengingatkan agar kemenangan tersebut tidak membuat para atlet terlena ataupun cepat merasa puas.
“Hasil ini tentu patut kita syukuri karena menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Namun saya mengingatkan bahwa kemenangan hari ini bukan tujuan akhir. Ini baru langkah awal. Turnamen sesungguhnya akan berlangsung di Malang dan lawan-lawan yang akan dihadapi tentu memiliki kualitas yang sangat baik. Oleh karena itu jangan pernah merasa puas dan terus tingkatkan kemampuan yang dimiliki,” tegasnya.
Dalam arahannya kepada para atlet, beliau menegaskan bahwa prestasi yang telah diraih Peradilan Militer pada berbagai turnamen sebelumnya merupakan hasil kerja keras yang harus dipertahankan melalui disiplin latihan, komitmen yang kuat, serta kemauan untuk terus berkembang.
“Juara tidak lahir pada saat pertandingan berlangsung. Juara dibentuk dari proses latihan yang panjang, disiplin yang konsisten, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Mereka yang mampu bertahan di puncak adalah mereka yang tidak pernah berhenti belajar.”
Menurut beliau, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibandingkan meraihnya untuk pertama kali. Oleh karena itu seluruh atlet harus memiliki mental juara serta semangat kompetitif yang tinggi dalam setiap sesi latihan.
“Saudara-saudara bukan hanya bermain untuk diri sendiri. Saudara membawa nama besar Peradilan Militer. Saudara membawa harapan pimpinan, rekan kerja, dan keluarga besar Peradilan Militer di seluruh Indonesia. Karena itu berlatihlah dengan sungguh-sungguh dan bertandinglah dengan penuh tanggung jawab.”
Suasana semakin hidup ketika Dirbinganisminmil memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar memiliki mental petarung dalam menghadapi setiap pertandingan di Kota Malang.
“Saya ingin atlet Peradilan Militer memiliki mental baja. Hormati setiap lawan, tetapi jangan pernah takut kepada lawan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan percayalah pada hasil latihan yang telah kalian jalani. Ketika memasuki lapangan, masuklah dengan keyakinan bahwa kalian mampu memberikan yang terbaik.”
Selain memberikan motivasi, Dirbinganisminmil juga melakukan evaluasi terhadap kemampuan masing-masing atlet. Evaluasi dilakukan terhadap aspek teknik permainan, penguasaan strategi, kesiapan fisik, konsistensi permainan, pola komunikasi dalam pertandingan beregu, serta kesiapan mental bertanding.
Beliau memberikan sejumlah catatan dan masukan kepada para pemain sebagai bahan penyempurnaan selama sisa waktu Training Center.

Menurutnya, evaluasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan atlet karena hanya melalui evaluasi yang objektif setiap pemain dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang harus diperbaiki.
“Jangan pernah alergi terhadap evaluasi. Seorang atlet yang hebat bukanlah atlet yang merasa dirinya sudah sempurna, melainkan atlet yang selalu membuka diri terhadap perbaikan. Setiap masukan yang diberikan harus dijadikan bekal untuk meningkatkan kualitas permainan.”
Lebih lanjut beliau menilai bahwa kemenangan 5–0 atas Tim PTWP Cabang BSDK menunjukkan bahwa para atlet Peradilan Militer memiliki potensi yang besar untuk kembali bersaing di papan atas tenis warga peradilan nasional.
Namun demikian, beliau kembali mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut harus dijadikan motivasi untuk bekerja lebih keras, bukan alasan untuk berpuas diri.
“Kemenangan ini menunjukkan bahwa kita berada di jalur yang benar. Tetapi jangan berhenti sampai di sini. Jadikan hasil ini sebagai bahan bakar untuk meningkatkan semangat latihan. Pertahankan fokus, jaga kesehatan, tingkatkan kekompakan tim, dan siapkan mental juara menuju Malang.”
Di akhir kunjungannya, Dirbinganisminmil menyampaikan harapannya agar seluruh atlet mampu menjaga kondisi fisik, disiplin menjalankan program latihan, serta terus membangun semangat kebersamaan dalam tim.
“Saya percaya kepada kemampuan yang dimiliki para atlet Peradilan Militer. Saya melihat semangat, kerja keras, dan keinginan untuk menang yang sangat kuat. Jika semangat itu terus dijaga dan latihan dijalankan dengan disiplin, saya optimis Peradilan Militer mampu mempertahankan tradisi prestasi dan kembali berdiri di podium kehormatan pada Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026.”
Kunjungan Dirbinganisminmil tersebut menjadi suntikan motivasi yang sangat berarti bagi seluruh atlet dan official yang tengah menjalani pemusatan latihan. Kemenangan meyakinkan pada laga uji tanding serta dukungan penuh dari pimpinan semakin menambah optimisme kontingen Peradilan Militer untuk tampil maksimal dalam mempertahankan prestasi yang telah diraih pada turnamen-turnamen sebelumnya.
Dengan persiapan yang semakin matang, kekompakan tim yang terus terbangun, serta semangat juang yang tidak pernah padam, kontingen PTWP Peradilan Militer siap mengemban amanah dan berjuang mengharumkan nama Peradilan Militer pada Turnamen Tenis Beregu ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI Tahun 2026 di Kota Malang.
“Prestasi bukan untuk dikenang, tetapi untuk dipertahankan dan ditingkatkan.” Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh atlet PTWP Peradilan Militer dalam mengukir prestasi dan meraih kemenangan.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


