Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

PA Baturaja Buka Layanan Berperkara Gratis, Perkuat Akses Keadilan Masyarakat

16 April 2026 • 09:28 WIB

Lagi! PN Rangkasbitung Konsisten Terapkan Mekanisme Pengakuan Bersalah!

16 April 2026 • 09:22 WIB

Ketika Diversi Menjadi Wujud Keadilan yang Memulihkan di Pengadilan Negeri Merauke

16 April 2026 • 09:18 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » ANOMALI – Bagian Kedua
Roman

ANOMALI – Bagian Kedua

SuaraBSDKSuaraBSDK9 November 2025 • 12:02 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Bagian Kedua – Cerita Bersambung – D.Y. Witanto

SEPASANG MATA TERDAKWA

Sebelum sidang dimulai, aku menatap sekeliling ruang persidangan yang sudah penuh sesak dengan para pengunjung. Suasana tegang dan penuh harap menyelimuti ruang sidang yang terasa dingin mencekam.

“Penuntut umum, apakah persidangan bisa kita mulai?” tanyaku dengan suara lantang, memecah keheningan.

“Siap, Yang Mulia,” jawab penuntut umum dengan tegas.

“Baiklah kalau begitu, Aku meraih palu sidang dan kuhentakkan ke alas kayu yang ada di atas meja. “Sidang dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Kepada penuntut umum, diperintahkan untuk menghadirkan terdakwa ke depan persidangan.”

Tak lama setelah itu, seorang perempuan muda dibawa masuk oleh seorang petugas kejaksaan. Dia berjalan dengan langkah gontai, wajahnya tertunduk, seolah menghindari tatapan mata para pengunjung sidang.

“Silakan duduk,” kataku.

“Terima kasih, Pak Hakim,” jawabnya pelan, suaranya gemetar hampir tak terdengar.

“Apakah saudari terdakwa dalam keadaan sehat?” “Sehat, Pak,” jawabnya singkat.

“Saudari siap untuk menjalani persidangan ini? Dia menjawab dengan anggukan kepala.

“Nama saudari?” “Indah Wulandari.” “Binti?”

“Binti Sulaeman.”

Sepanjang aku bertanya, entah kenapa, wajah perempuan itu terasa sangat familiar bagiku. Aku menatapnya lebih lama, berusaha untuk mencari tahu dari mana aku pernah mengenal wajahnya.

“Apakah saudari didampingi penasihat hukum?” tanyaku, sambil tetap berusaha fokus.

“Tidak, Pak,” jawabnya pelan.

“Ijin Yang Mulia,” tiba-tiba penuntut umum memotong pembicaraanku. “Terdakwa sebelumnya didampingi penasihat hukum, namun dalam sidang ini belum ditunjuk lagi, karena penasihat hukum sebelumnya mengundurkan diri dengan alasan sakit.”

“Oh begitu,” aku mengangguk paham. “

“Apakah saudari memiliki penasihat hukum sendiri?”

“Saya tidak punya uang untuk membayarnya, Pak,” jawabnya pelan, nyaris suaranya tak terdengar.

Baca Juga  ANOMALI - Bagian Kesatu

“Kalau begitu kami akan menunjuknya dan itu akan menjadi tanggungan negara.”

“Oleh karena terdakwa belum didampingi penasihat hukum, maka persidangan ini harus ditunda untuk menunjuk penasihat hukum terlebih dahulu.” Kalimat itu kemudian diakhiri dengan ketukan palu sidang.

***

Setelah menunda sidang, aku kembali ke ruang kerjaku. Namun, wajah perempuan itu terus membayangi pikiranku. Aku penasaran apa sebenarnya yang terjadi dengan perempuan itu, kuambil berkas perkara yang tergeletak di meja yang tadi sengaja kubawa dari ruang sidang. Aku mulai membaca kalimat demi kalimat uraian dakwaan yang menggambarkan perbuatan si terdakwa. Selama membaca dakwaan tersebut, aku merasa ada yang aneh. Sebagai hakim, aku sudah sering menangani kasus yang serupa, namun kali ini rasanya berbeda. Entah kenapa aku merasa ada yang tak beres dengan uraian dalam dakwaan ini.

Perempuan itu, adalah seorang housekeeper di sebuah Hotel, ia didakwa membunuh seorang tamu hotel karena ketahuan mencuri uang milik korban dan yang membuatku sangat terkejut adalah, ternyata hotel tempat kejadian pembunuhan tersebut adalah hotel tempat aku menginap saat aku pertama kali datang di kota ini.

“Ya Tuhan, berarti terdakwa adalah perempuan yang pernah aku lihat di balkon saat aku menginap di hotel beberapa bulan yang lalu, pantesan aku merasa pernah bertemu dengan perempuan itu.” perasaanku seketika mulai bercampur aduk. Bersamaan dengan itu aku mulai bertanya pada diriku sendiri “bolehkan aku tetap menyidangkan perkara ini sedangkan aku sebenarnya berkualitas sebagai saksi dalam kejadian itu, karena aku menyaksikan sendiri saat kejadian itu terjadi?” Apakah aku harus mengundurkan diri dari perkara ini dan mengajukan diri sebagai saksi?

Aku termenung sambil mengingat-ingat kembali kejadian beberapa bulan yang lalu. “Jika dia benar-benar membunuh, mengapa dia berteriak meminta tolong?” Bisikku dalam hati. Kenapa perempuan itu—yang dituduh sebagai pelaku—justru terlihat begitu ketakutan?

Baca Juga  ANOMALI - Bagian Ketiga

“Aku merasa ada yang aneh dengan perasaanku. Wajah perempuan itu seperti sedang meminta bantuan, atau bahkan ada sesuatu yang lebih misterius dari apa yang aku ketahui.” Begitu banyak pertanyaan yang berkecamuk di kepalaku, hingga aku tersadarkan oleh suara adzan yang berkumandang.

***

Aku bergegas ke luar dari ruang kerja menuju ke mushola kantor. Saat berjalan menuruni tangga, aku sempat melirik ke arah ruang tahanan yang letaknya tepat di samping kanan tangga ke arah mushola. Tanpa sengaja, mataku menangkap sepasang mata yang sedang menatapku tajam dari balik jeruji besi ruang tahanan. Aku berhenti sejenak, wajah perempuan itu kembali muncul, terbungkus oleh gambaran kesedihan dan ketakutan di wajahnya. Air matanya mengalir perlahan di pipinya, seolah ia sedang memohon belas kasihan dariku.

Tanpa sadar, aku balas menatapnya. Apakah benar dia pelakunya? Ataukah ada sesuatu di balik itu? Pikiranku terus berputar. “Tapi jika dia benar telah membunuh, maka itu adalah konsekuensi yang harus dia hadapi,” gumamku dalam hati, berusaha untuk menenangkan diri.

Aku melanjutkan langkah menuju mushola, berusaha menepis keraguan yang terus menggerogoti pikiranku. Tapi, perasaan itu sulit untuk hilang dari benakku.

“Ya Tuhan, berikan hamba petunjuk untuk mengungkap kebenaran di balik perkara yang sedang hamba tangani ini.”
Bersambung…

SuaraBSDK
Kontributor
SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

anomali
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

The Trial

2 April 2026 • 10:23 WIB

Di Antara Perintah dan Nurani: Ketika Prajurit Dihadapkan pada Pengadilan Militer

29 March 2026 • 09:17 WIB

Ukuran Yang Bergeser

23 March 2026 • 13:22 WIB
Demo
Top Posts

Etika Bermedia Sosial bagi Hakim: Antara Ekspresi Diri dan Marwah Peradilan

13 March 2026 • 20:03 WIB

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB

Beyond The Code: Filsafat Hukum dalam Penemuan Hukum (Rechtsvinding yang Progresif)

25 February 2026 • 14:35 WIB
Don't Miss

PA Baturaja Buka Layanan Berperkara Gratis, Perkuat Akses Keadilan Masyarakat

By Aman16 April 2026 • 09:28 WIB0

Pengadilan Agama (PA) Baturaja kembali membuka layanan berperkara secara cuma-cuma (prodeo) bagi masyarakat kurang mampu…

Lagi! PN Rangkasbitung Konsisten Terapkan Mekanisme Pengakuan Bersalah!

16 April 2026 • 09:22 WIB

Ketika Diversi Menjadi Wujud Keadilan yang Memulihkan di Pengadilan Negeri Merauke

16 April 2026 • 09:18 WIB

Bullion Bank dan Celah Hukum: Saat Emas Menjadi Sumber Gugatan

16 April 2026 • 08:52 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • PA Baturaja Buka Layanan Berperkara Gratis, Perkuat Akses Keadilan Masyarakat
  • Lagi! PN Rangkasbitung Konsisten Terapkan Mekanisme Pengakuan Bersalah!
  • Ketika Diversi Menjadi Wujud Keadilan yang Memulihkan di Pengadilan Negeri Merauke
  • Bullion Bank dan Celah Hukum: Saat Emas Menjadi Sumber Gugatan
  • PA. Baturaja Perkuat Layanan Digital, Siap Implementasikan Program Strategis Badilag 2026

Recent Comments

  1. doxycycline monohydrate 100mg on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  2. lasix for dogs 12.5 mg on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
  3. esomeprazole magnesium 40 mg generic on Debu di Atas Map Hijau
  4. lasix water pill on Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong
  5. udenafil tablet price on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Kolonel Dahlan Suherlan, S.H., M.H.
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.