Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

October 31, 2026

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » ANOMALI – Bagian Kesatu

ANOMALI – Bagian Kesatu

Bagian Kesatu - Cerita Bersambung - D.Y. Witanto
Redpel SuaraBSDKBy Redpel SuaraBSDKOctober 8, 2025 · 15:25 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Kegaduhan di Pagi Hari

Sinar mentari menyelinap masuk ke celah jendela. Cahayanya menebarkan kesejukan di pagi yang sempurna. Mataku seakan tertusuk oleh kilauan sinarnya yang begitu tajam. Aku bangkit dari pembaringan dan membuka gorden yang menutup rapat jendela hingga selarik cahaya menyilaukan masuk menembus ke dalam kamar dengan leluasa.

Aku tidak membuang kesempatan itu. Kugeser pintu kaca lebar-lebar dan berjalan menuju balkon yang terletak di belakang kamar. Aku duduk di kursi tepat menghadap ke arah matahari. Kubiarkan sinarnya perlahan merambat di sekujur tubuhku. Partikel-partikel alami dari cahaya itu menyelinap masuk hingga ke dalam pori-pori dan mengangkat sebuncah butiran-butiran keringat.

Kupejamkan kedua mataku untuk merasakan hawa hangat yang mulai menyelimuti hingga ke seluruh bagian tubuhku. “Subhanallah, sungguh kemewahan yang tiada tara.” Ucapku dalam hati seraya memuji keagungan
Sang Pencipta. 

Tidak berselang lama, tiba-tiba terdengar kegaduhan dari balkon sebuah kamar di pojok arah selatan. Seorang perempuan muda berpakaian serba putih berlari ke luar balkon sambil berteriak meminta tolong. Tidak berselang lama, perempuan itu kembali masuk ke dalam kamar.

Aku tersentak kaget. Rasa penasaran mulai merasuk batinku. “Apa gerangan yang telah terjadi?” Aku beranjak dari tempat dudukku dan berjalan menuju ke luar kamar. Beberapa orang terlihat berlarian ke sebuah kamar di
sudut lorong.

Dua orang laki-laki terlihat menggendong seorang bapak tua yang tubuhnya bersimbah darah masuk ke dalam lift, sedangkan di belakangnya seorang perempuan muda berpakaian serba putih penuh dengan bercak darah
digelandang masuk melalui pintu lift yang lain.

Orang mulai berkerumun di lorong tersebut, mereka mulai memperbincangkan hal yang tak kumengerti. Tapi firasatku mulai tidak enak, karena wajah-wajah mereka seperti terlihat sangat panik.

“Pasti sesuatu telah terjadi dengan penghuni kamar tersebut” gumamku dalam hati.
“Bukankah perempuan itu yang tadi aku lihat di balkon kamar memintatolong?”
“Apa sebenarnya yang telah terjadi?”
“Apakah dia telah melakukan pembunuhan?”
“Tapi kenapa dia meminta tolong, jika memang dia pelakunya?” Banyak pertanyaan yang muncul di benakku, tapi aku tidak mendapatkan jawaban apapun.
“Ah sudahlah ini bukan urusanku” ucapku dalam hati.

Kemudian aku kembali ke kamarku. Di perjalanan menuju kamar, seorang petugas keamanan hotel berpapasan denganku, rasa penasaran akhirnya memaksaku untuk bertanya kepadanya.

“Ada peristiwa apa Mas?” Tanyaku sambil mengarahkan telunjuk ke arah kamar yang terletak di sudut lorong.
Si petugas hotel seperti enggan untuk menjawab, mungkin ia khawatir jika menyampaikan yang sebenarnya, para tamu hotel yang lain akan merasa takut.
“Maaf, saya kurang tahu Pak” jawabnya singkat.
Saya hanya terdiam melihat si petugas yang bergegas cepat meninggalkanku yang masih diliputi oleh rasa penasaran.


Tiga bulan kemudian…
Assalamualaikum, ijin masuk Pak! Ucap seorang pegawai pengadilan yang bernama Soleh, ia seorang panitera pengganti.
Waalaikumsalam, silahkan masuk pak Soleh. Ada berkas perkara baru ya?

“Iya Pak”
”Perkara apa?”
“338 Pak”
“Waduh, ko saya baru tugas di sini sudah dikasih perkara pembuhunanya” ucapku sambil tersenyum. Pak Soleh hanya manggut-manggut sambil membalas senyumku.
“Ini berkasnya Pak, sekalian dengan penetapan penahanannya saya sudah lampirkan di berkas.” Kata Pak Soleh sambil menyerahkan setumpuk map berwarna merah. Aku mengambil berkas yang disodorkan Pak Soleh.
“Oh terdakwanya perempuan ya?” Tanyaku kepada Pak Soleh.
“Betul pak, masih muda, usianya baru 22 tahun”
“korbannya?”
“Kalau tidak salah sih, orang tua Pak, dia seorang pengusaha kaya.”
“Oh gitu, baiklah kita sidangkan hari Kamis depan saja ya?”
“Baik Pak, semua formulir penetapannya sudah saya siapkan di dalam berkas ya Pak” ucap Pak Soleh sambil menyodorkan beberapa helai kertas kepadaku.”

Baca Juga  ANOMALI - Bagian Ketiga

Aku membaca masing-masing lembar kertas tersebut, setelah ku pastikan tidak ada kesalahan, aku bubuhkan tanda tangan di bagian lembar terakhir penetapan tersebut.

“Ok, saya akan baca dulu berkasnya, besok tolong diserahkan ke hakim anggota yang lain ya, supaya dibaca juga sama mereka.”
“Baik pak” jawab Pak Soleh.

Pak Soleh kemudian berpamitan dan pergi meninggalkan ruangan.


Di sudut sebuah cafe, aku duduk sendirian. Suasana ruangan begitu riuh dengan suara pengunjung yang saling bersahutan. Tidak lama berselang seorang pelayan menghampiri dengan membawa sebuah buku menu.

“Mau pesan apa Pak?”
“Hot Cappucino, tanpa gula.”
“Baik Pak, ditunggu sebentar ya.”
Kemudian si pelayan pergi dan tidak beberapa lama dia sudah kembali dengan membawa secangkir cappucino.
“Silahkan pak, kalau nanti ada tambahan pesanan, dipanggil saja ya Pak.”
“Ok, makasih.”

Lima menit berlalu, aku menikmati kehangatan cappucino dari racikan Kopi Arabica Gayo. Aku telah lama menjadi pecandu kopi, hingga aku paham jenis kopi apa tanpa harus melihat bungkusnya. Aroma dan rasa kopi sudah begitu lekat di saraf-saraf lidah dan hidungku hingga aku bisa dengan cepat tahu apa jenis kopi dan dari mana asalnya.
Aku membuka tas selendang yang sebelumnya tergeletak di samping kursi. Kuambil sebuah tablet berukuran 10 inchi. Pelan-pelan kubuka beberapa catatan. Saking asiknya, aku sampai tidak menyadari seorang laki-laki paruh baya telah duduk di depanku.

“Maaf Mas, boleh aku ikut duduk di sini, soalnya semua kursi yang lain penuh.” Ucap dia kepadaku.
‘Oya, silahkan” jawabku dengan sedikit kaget, karena tidak menyadari ada orang yang telah duduk di depanku.
‘Tadi saya sengaja ngga tegur dulu, karena sepertinya Mas sedang asik sekali.”
“ Iya maaf Pak, saya kebetulan sedang membaca sebuah tulisan dari teman saya dan tulisannya cukup menarik.” Jawabku.
“Ya sudah silahkan dilanjut bacanya Mas”
“Kebetulan sudah selesai, hanya artikel singkat saja.”
“Kalau boleh tau tentang apa Mas?”
“Tentang restoratif justice”
“Apa tuh?” terlihat dia seperti penasaran.
“Tentang keadilan yang didasarkan pada pendekatan pemulihan bagi pihak korban”
“Maksudnya?” Dia semakin terlihat penasaran.
“Misalnya, dalam kasus penganiayaan yang korbannya mengalami luka, maka penyelesaiannya dilakukan dengan cara si pelaku membiayai pengobatan si korban”

Laki-laki itu terlihat manggut-manggut mendengar penjelasanku. Tapi kemudian ia bertanya kembali.

“Mas seorang lawyer ya?”
Saya menggelengkan kepala.
“Jaksa?”
“Bukan Pak, saya Hakim” jawabku dengan agak sedikit ragu memberikan indentitas sebenarnya kepada orang yang baru kukenal.
“Oh ternyata saya sedang bicara dengan Yang Mulia, maaf ya kalau saya kurang sopan” ucap dia sambil tersenyum.
“Ah enggak usah seperti itu Pak, kita di sini sama-sama sebagai penikmat kopi” jawabku sambil mengambil cangkir kopi di atas meja untuk kuteguk.
“Ya, ya, benar itu, profesi kita di sini sama, sebagai pecandu kopi” ucapnya sambil tertawa terbahak-bahak.

Baca Juga  ANOMALI - Bagian Kedua

Kami kemudian tertawa bersama seakan sudah lama saling mengenal, hingga seorang pelayan menghampiri ke meja kami. Bapak mau pesan apa? Tanya si pelayan kepada laki-laki yang duduk di depanku.

“Saya americano no sugar ya”
“Baik Pak” jawab si pelayan sambil membalikan tubuhnya untuk menyiapkan kopi yang dipesan. Tidak berselang lama, kopinya sudah terhidang di depan meja.
“Ngomong-ngomong Bapak kerja di mana?” Tanyaku kepadanya.
“Saya dokter spesialis kandungan di rumah sakit seberang cafe ini” jawabnya sambil tangannya menunjuk ke luar. Aku menolehkan wajah ke arah yang ditunjuknya.
“Wah, pantesan Bapak terlihat awet muda” jawabku sambil tersenyum.
“Memangnya kenapa Mas?”
“Ya, kalau dokter kandungan kan pasti setiap hari selalu dapat hiburan” jawabku sambil tertawa. Dia spontan ikut tertawa juga.

“Ya begitulah. Tapi karena kita terlalu sering melihatnya, bahkan dari orang yang berbeda-beda, itu sebenarnya kurang bagus bagi seorang laki-laki.”
“Lho kenapa, bukannya malah jadi banyak pengalaman?” tanyaku penasaran.
“Mas jangan berfikir bahwa ketika kita melihat organ intim perempuan saat melakukan observasi seperti ketika kita menonton film dewasa. Apa yang dilakukan oleh seorang dokter kandungan itu sudah seperti menjadi rutinitas pekerjaan, sehingga menimbulkan kejenuhan dan itu tidak baik buat selera seksual kita”
“Wah, kenapa bisa begitu Pak?”
“Banyak dokter kandungan yang gairah seksualnya hilang akibat rutinitas pekerjaannya yang selalu berkaitan dengan organ intim perempuan, sehingga ketika berhubungan dengan istrinya justru seperti sedang memperlakukan pasiennya.”
“Oh begitu ya?”
“Ya begini saja lah, pada umumnya penjual roti dia biasanya sudah nggak doyan lagi dengan roti, karena merasa bosan setiap hari melihat roti”
“Terus kalau Bapak bagaimana?” Tanya ku sambil tersenyum.
“Kalau saya sih tipe penjual roti yang tetap doyan sama roti” jawab dia sambil tertawa terbahak-bahak. Akupun spontan terpingkal-pangkal mendengar ucapannya.

“Oya, kita sudah panjang lebar ngobrol sampai ke masalah jualan roti, tapi kita belum sempat kenalan” ucapku sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman.
“Oh iya, benar juga, saking serunya kita membicarakan roti sampai lupa untuk berkenalan.”
“Nama saya Tantowi, panggil saja Tanto” ucapku.
“Saya Irwan” jawabnya.
“Oya, sepertinya saya harus balik ke kantor lagi Pak”
“Sama, saya juga harus kembali ke rumah sakit, kapan-kapan kita ngopi lagi ya, nanti kita ngobrol lebih jauh lagi tentang jenis-jenis roti.” Ucapnya sambil tertawa.
“Oke siap” jawabku semangat.
“Saya rutin ngopi di sini, kalau ngga jam istirahat, biasanya sebelum pulang ke rumah saya sempatkan ngopi dulu di sini”
“Baik Pak, sampai ketemu lagi” jawabku.

Kami berjalan menuju ke luar, kemudian kami berpisah di lorong parkir. Aku kembali menuju ke kantor, sedangkan Dia berjalan menuju ke rumah sakit yang terletak di seberang jalan.

… Selanjutnya
Bagian Kedua “Sepasang Mata Terdakwa”

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

anomali
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Palu di antara Cinta dan Hukum

September 22, 2026

Samara dan Siluman Matu

September 5, 2026

Jejak Langkah Sang Penggagas : Dari Megamendung ke Medan Merdeka Utara

September 2, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

By Wilmar Ibni Rusydan and Daniel H. NapitupuluOctober 31, 20260

Kabar meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Pemalang pada awal Oktober 2026 cukup menyita perhatian…

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian
  • Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta
  • Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime
  • Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI
  • 90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

Recent Comments

  1. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  2. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  3. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  4. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  5. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.