Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dekatkan Keadilan, Wakil Ketua PA Baturaja Pimpin Sidang Keliling di Lubuk Raja

17 April 2026 • 12:06 WIB

Sinergi Strategis IKAHI, KPK, dan PPATK dalam Memperkokoh Integritas Peradilan dan Pencegahan Korupsi di Purwokerto

17 April 2026 • 10:08 WIB

Ketua PTA Kepri Sampaikan Kebijakan Strategis dalam Rakor Tahun 2026

17 April 2026 • 09:05 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Filsafat Bagi Hakim: Dari Berpikir Radikal hingga Bersikap Empatik
Berita

Filsafat Bagi Hakim: Dari Berpikir Radikal hingga Bersikap Empatik

Ang Rijal AminAng Rijal Amin7 April 2026 • 11:05 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung RI mengadakan pelatihan filsafat hukum bagi hakim lintas peradilan di Indonesia. Pada sesi “Pengantar Filsafat bagi Hakim” yang berlangsung pada Senin, 06 April 2026, BSDK menggandeng Tommy F Awuy, mantan dosen filsafat Universitas Indonesia untuk menjadi pembicara.

Tommy F. Awuy mengawali pemaparannya dengan menyoroti konsep “Agung”. Bagi Tommy, gelar “Agung” adalah tahapan nilai tertinggi dari pergulatan manusia, teologi, dan spiritualitas. Namun, ia menegaskan bahwa filsafat bukanlah klaim bahwa seseorang telah bijaksana, melainkan sebagai proses OTW (on the way), sebuah perjalanan terus-menerus untuk menjadi bijaksana melalui nalar kritis.

Tommy F. Awuy mengajak para hakim untuk berani menjadi radikal. Di Indonesia, kata ini memang berkonotasi negatif secara politik karena sering dikaitkan dengan ancaman ideologis. Namun dalam ruang sidang, radikalisme adalah keharusan intelektual. Menjadi radikal berarti kembali ke Radix (akar). Tommy membedah konsep akar ini menjadi dua kategori yang sangat relevan bagi para hakim, yakni konsep Akar Tunggang (Nilai tunggal yang jika dipotong, selesailah strukturnya) dan Akar Serabut (Nilai-nilai yang menjalar dan saling mengikat, mencerminkan pluralitas kehidupan yang tak bisa diputus hanya dengan satu logika kaku).

Dalam konteks hukum, ia mengajukan pertanyaan mendasar: apa akar dari hukum itu sendiri? Salah satu jawaban yang dapat diperdebatkan adalah keadilan. Bagi hakim, keadilan merupakan fondasi utama. Tanpa keadilan, hukum kehilangan ruhnya.

“Akar hukum itu keadilan,” tegas Tommy. Jika hakim kehilangan kemampuan untuk menggali hingga ke akar, ia akan kehilangan kemampuannya untuk menghidupi hukum itu sendiri. Namun demikian, Tommy mengingatkan bahwa “akar” tidak selalu tunggal. Sebab, kehidupan ditopang oleh banyak nilai, layaknya akar tunggang dan akar serabut yang memiliki fungsi berbeda. Dengan demikian, tugas hakim adalah mengelola berbagai nilai tersebut agar mampu mewujudkan keadilan yang “agung” dan sublim dalam putusannya.

Baca Juga  BSDK MA-RI dan OJK Gelar Diskusi Intensif PERMA Nomor 4 Tahun 2025 tentang Gugatan Perlindungan Konsumen

Seorang hakim, misalnya, perlu mempertanyakan apakah tuntutan jaksa telah benar-benar menyentuh akar persoalan. Apakah sudah mencapai tingkat kebijaksanaan atau tidak?

Memasuki bagian historis dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa filsafat telah muncul sejak abad ke-5 atau ke-6 sebelum Masehi di Yunani Kuno. Para filsuf awal berusaha memahami realitas melalui alam. Thales, misalnya, menyatakan bahwa segala sesuatu berasal dari air. Sementara pemikir lain berbicara tentang cinta dan benci sebagai energi dasar kehidupan. Pythagoras menawarkan perspektif berbeda dengan melihat keteraturan melalui angka dan jarak. Ia terpesona oleh harmoni tata surya, yang kemudian melahirkan gagasan bahwa dunia diatur oleh hukum keteraturan. Dari sinilah muncul konsep harmoni.

Menurut Tommy, jika harmoni ini rusak, baik dalam masyarakat maupun negara, maka yang terjadi adalah kekacauan (chaos). Oleh karena itu, keteraturan berpikir menjadi syarat utama untuk menangkap harmoni tersebut. Gagasan ini kemudian dikembangkan oleh Plato, yang mendirikan Academia, sebuah lembaga pendidikan untuk melatih cara berpikir yang tertib dan rasional.

Dalam konteks peradilan, hakim hanya dapat mewujudkan keadilan apabila mampu memahami kategori dan persoalan secara tepat. Nilai keadilan dan kebijaksanaan harus ditanamkan sebagai prinsip dasar dalam berpikir dan memutus perkara.

Tommy menegaskan bahwa filsafat bukanlah milik eksklusif para filsuf. Hakim pun, dalam menjalankan tugasnya, sejatinya adalah pelaku filsafat, karena melalui putusannya kebijaksanaan diwujudkan. Ia bahkan menyebut hukum sebagai hasil sublimasi dari berbagai nilai seperti agama, adat, dan norma sosial lainnya.

Secara praktis, Tommy menawarkan dua langkah taktis bagi hakim untuk mulai berfilsafat:

1. Menghidupkan Kuriositas melalui Empati 

    Belajar filsafat bisa dimulai dengan santai, layaknya rasa ingin tahu anak kecil. Namun, rasa ingin tahu ini menuntut Empati, yakni rasa takjub dan hormat pada sesuatu. Tanpa empati, hakim mustahil bisa masuk secara mendalam ke dalam inti persoalan yang ia adili.

    Baca Juga  Di Balik Kata “Menimbang”, Hakikat Kerja Hakim dalam Negara Hukum

    2. Keberanian Mengarang (Imajinasi)

      Tommy mendorong hakim untuk tidak alergi terhadap kata imajinasi. Mengarang bukan berarti berbohong, melainkan membangun fiksi logis yang bertanggung jawab. Terutama dalam kasus-kasus pelik yang sulit dicari dalilnya, hakim membutuhkan imajinasi untuk menangkap intuisi keadilan sebelum kemudian diuji oleh nalar kritis.

      Paparan Tommy F. Awuy menegaskan bahwa hukum adalah sublimasi dari berbagai nilai (agama, adat, sosial). Oleh karena itu, kebijaksanaan bukan monopoli filsuf semata. Justru melalui tangan para hakimlah, kebijaksanaan itu harus mewujud dalam putusan yang segar dan mengakar.

      Bagi para peserta diklat, pesan utamanya jelas, menjadi hakim berarti memiliki keberanian untuk menunda penilaian, mengaktifkan imajinasi dan intuisi, merawat empati, dan berani menyelam hingga ke akar persoalan.

      Ang Rijal Amin
      Kontributor
      Ang Rijal Amin
      Hakim Pengadilan Agama Tual

      Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

      Belajar Filsafat bsdk Diklat Hukum Filsafat Hukum Hakim Berpikir Nalar Kritis
      Leave A Reply

      Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

      Related Posts

      Dekatkan Keadilan, Wakil Ketua PA Baturaja Pimpin Sidang Keliling di Lubuk Raja

      17 April 2026 • 12:06 WIB

      Sinergi Strategis IKAHI, KPK, dan PPATK dalam Memperkokoh Integritas Peradilan dan Pencegahan Korupsi di Purwokerto

      17 April 2026 • 10:08 WIB

      Ketua PTA Kepri Sampaikan Kebijakan Strategis dalam Rakor Tahun 2026

      17 April 2026 • 09:05 WIB
      Demo
      Top Posts

      Etika Bermedia Sosial bagi Hakim: Antara Ekspresi Diri dan Marwah Peradilan

      13 March 2026 • 20:03 WIB

      Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

      5 March 2026 • 18:28 WIB

      Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

      27 February 2026 • 15:17 WIB

      Beyond The Code: Filsafat Hukum dalam Penemuan Hukum (Rechtsvinding yang Progresif)

      25 February 2026 • 14:35 WIB
      Don't Miss

      Dekatkan Keadilan, Wakil Ketua PA Baturaja Pimpin Sidang Keliling di Lubuk Raja

      By Aman17 April 2026 • 12:06 WIB0

      LUBUK RAJA – Pengadilan Agama (PA) Baturaja terus berinovasi dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat…

      Sinergi Strategis IKAHI, KPK, dan PPATK dalam Memperkokoh Integritas Peradilan dan Pencegahan Korupsi di Purwokerto

      17 April 2026 • 10:08 WIB

      Ketua PTA Kepri Sampaikan Kebijakan Strategis dalam Rakor Tahun 2026

      17 April 2026 • 09:05 WIB

      Delegasi PN Dataran Hunipopu Sumbang Suara Daerah Dalam Fgd Identifikasi Masalah Penerapan Rj Bersama Kemenko Polkam Ri Di Ambon

      17 April 2026 • 07:56 WIB
      Stay In Touch
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram
      Top Trending
      Demo

      Recent Posts

      • Dekatkan Keadilan, Wakil Ketua PA Baturaja Pimpin Sidang Keliling di Lubuk Raja
      • Sinergi Strategis IKAHI, KPK, dan PPATK dalam Memperkokoh Integritas Peradilan dan Pencegahan Korupsi di Purwokerto
      • Ketua PTA Kepri Sampaikan Kebijakan Strategis dalam Rakor Tahun 2026
      • Delegasi PN Dataran Hunipopu Sumbang Suara Daerah Dalam Fgd Identifikasi Masalah Penerapan Rj Bersama Kemenko Polkam Ri Di Ambon
      • PT Ambon Perkuat Pembangunan Zona Integritas Di PN Dataran Hunipopu

      Recent Comments

      1. doxycycline monohydrate 100mg on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
      2. lasix for dogs 12.5 mg on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
      3. esomeprazole magnesium 40 mg generic on Debu di Atas Map Hijau
      4. lasix water pill on Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong
      5. udenafil tablet price on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
      Hubungi Kami

      Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
      Mahkamah Agung RI

      Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
      Bogor, Jawa Barat 16770

      Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
      redpelsuarabsdk@gmail.com

      Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

      Kategori
      Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
      Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
      Connect With Us
      • Instagram
      • YouTube
      • WhatsApp
      Aplikasi Internal
      Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
      Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
      Kontributor
      • Avatar photo Irvan Mawardi
      • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
      • Avatar photo Ahmad Junaedi
      • Avatar photo Aman
      • Avatar photo Cecep Mustafa
      • Avatar photo Ari Gunawan
      • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
      • Avatar photo Taufikurrahman
      • Avatar photo Syamsul Arief
      • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
      • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
      • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
      • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
      • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
      • Avatar photo Jatmiko Wirawan
      • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
      • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
      • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
      • Avatar photo M. Natsir Asnawi
      • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
      • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
      • Avatar photo Syihabuddin
      • Avatar photo Unggul Senoaji
      • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
      • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
      • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
      • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
      • Avatar photo Cik Basir
      • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
      • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
      • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
      • Avatar photo Firzi Ramadhan
      • Avatar photo Harun Maulana
      • Avatar photo Sudiyo
      • Avatar photo Tri Indroyono
      • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
      • Avatar photo Teguh Setiyawan
      • Avatar photo Kolonel Dahlan Suherlan, S.H., M.H.
      • Avatar photo Indarka PP
      • Avatar photo Marsudin Nainggolan
      • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
      • Avatar photo Rikatama Budiyantie
      • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
      • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
      • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
      • Avatar photo Ang Rijal Amin
      • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
      • Avatar photo Irwan Rosady
      • Avatar photo Jarkasih
      • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
      • Avatar photo K.G. Raegen
      • Avatar photo Ria Marsella
      • Avatar photo Sahram
      • Avatar photo Sugiarto
      • Avatar photo Yasin Prasetia
      • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
      • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
      • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
      • Avatar photo Buang Yusuf
      • Avatar photo David Pasaribu
      • Avatar photo Dedi Putra
      • Avatar photo Epri Wahyudi
      • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
      • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
      • Avatar photo Fitriyel Hanif
      • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
      • Avatar photo Idik Saeful Bahri
      • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
      • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
      • Avatar photo Muhamad Ridwan
      • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
      • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
      • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
      • Avatar photo Umar Dani
      • Avatar photo Yoshito Siburian
      • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
      • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
      • Avatar photo Afifah Dwiandini
      • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
      • Avatar photo Arsyawal
      • Avatar photo Audrey Kartika Putri
      • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
      • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
      • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
      • Avatar photo Dendi Sutiyoso
      • Avatar photo Fauzan Prasetya
      • Avatar photo Fauzan Arrasyid
      • Avatar photo Febby Fajrurrahman
      • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
      • Avatar photo Iqbal Lazuardi
      • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
      • Avatar photo Khoirul Anwar
      • Avatar photo Mentari Wahyudihati
      • Avatar photo Muhamad Iqbal
      • Avatar photo Muhammad Amin Putra
      • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
      • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
      • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
      • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
      • Avatar photo Abdul Ghani
      • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
      • Avatar photo Abi Zaky Azizi
      • Avatar photo Agus Suharsono
      • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
      • Avatar photo Ahmad Efendi
      • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
      • Avatar photo Alep Priyoambodo
      • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
      • Avatar photo Andhika Prayoga
      • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
      • Avatar photo Anggi Permana
      • Avatar photo Anna Yulina
      • Avatar photo Arie Fitriansyah
      • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
      • Avatar photo Armansyah
      • Avatar photo Aryaniek Andayani
      • Avatar photo Ashhab Triono
      • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
      • Avatar photo Bony Daniel
      • Avatar photo Budi Hermanto
      • Avatar photo Budi Suhariyanto
      • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
      • Avatar photo Dewi Maharati
      • Avatar photo Effendi Mukhtar
      • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
      • Avatar photo Eka Sentausa
      • Avatar photo Enrico Simanjuntak
      • Avatar photo Fahri Bachmid
      • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
      • Avatar photo Fajar Widodo
      • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
      • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
      • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
      • Avatar photo Gerry Michael Purba
      • Avatar photo Gineng Pratidina
      • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
      • Avatar photo Hastuti
      • Avatar photo Hendro Yatmoko
      • Avatar photo Henri Setiawan
      • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
      • Avatar photo Ibnu Abas Ali
      • Avatar photo I Made Sukadana
      • Avatar photo Ira Soniawati
      • Avatar photo Irfan Dibar
      • Avatar photo Muhammad Irfansyah
      • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
      • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
      • Avatar photo Jusran Ipandi
      • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
      • Avatar photo Khoerul Umam
      • Avatar photo Linora Rohayu
      • Avatar photo Marulam J Sembiring
      • Avatar photo Marwanto
      • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
      • Avatar photo Maulana Aulia
      • Avatar photo Mira Maulidar
      • Avatar photo Muhamad Fadillah
      • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
      • Avatar photo Muhammad Fadllullah
      • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
      • Avatar photo Murdian
      • Avatar photo Nia Chasanah
      • Avatar photo Niko Wijaya
      • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
      • Avatar photo Nur Latifah Hanum
      • Avatar photo Pita Permatasari
      • Avatar photo Putra Nova A.S
      • Avatar photo Putri Pebrianti
      • Avatar photo R. Deddy Harryanto
      • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
      • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
      • Avatar photo Rahmi Fattah
      • Avatar photo Ratih Gumilang
      • Avatar photo Rizal Abdurrahman
      • Avatar photo Romi Hardhika
      • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
      • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
      • Avatar photo Septia Putri Riko
      • Avatar photo Septriono Situmorang
      • Avatar photo Siti Anis
      • Avatar photo Slamet Turhamun
      • Avatar photo Sobandi
      • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
      • Avatar photo Urif Syarifudin
      • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
      • Avatar photo Wienda Kresnantyo
      • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
      • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
      • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
      Lihat semua kontributor →

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.