Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Siaga Karhutla, PN Dataran Hunipopu Gelar Sosialisasi dan Praktik Pemadaman Api

October 22, 2026

Tanam Pohon Santigi di Papandayan, Syamsul Arief: Alam Juga Punya Hak untuk Hidup

October 22, 2026

PTUN Banda Aceh Selaraskan Peran SPI Kawal Tindak Lanjut Pengawasan

October 22, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Independensi Pengawasan Syariah Dan Implikasinya Terhadap Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Sengketa Ekonomi SYARIAH

Independensi Pengawasan Syariah Dan Implikasinya Terhadap Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Sengketa Ekonomi SYARIAH

HermantoBy HermantoApril 21, 2026 · 14:12 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Oleh; Hermanto, S.H.I., M.E.

(Ketua Pengadilan Agama Mentok)

A. Pendahuluan

Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, baik dalam sektor perbankan, asuransi, maupun lembaga pembiayaan. Dalam operasionalnya, lembaga tersebut wajib memenuhi prinsip-prinsip syariah sebagaimana diatur dalam fatwa dan regulasi yang berlaku. Untuk memastikan kepatuhan tersebut, dibentuklah Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai organ internal yang bertugas mengawasi kegiatan usaha agar sesuai dengan prinsip syariah.

Namun demikian, dalam praktiknya muncul persoalan mengenai independensi DPS, mengingat kedudukannya yang berada dalam struktur lembaga yang diawasi dan dibentuk berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Di sisi lain, apabila terjadi sengketa terkait pelanggaran prinsip syariah, maka kewenangan penyelesaiannya berada pada Pengadilan Agama sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Tulisan ini mengkaji independensi DPS dalam menjamin kepatuhan syariah serta keterkaitannya dengan kewenangan Pengadilan Agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah.

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana kedudukan dan fungsi Dewan Pengawas Syariah dalam menjamin “sharia compliance” (kepatuhan syariah)?
  2. Bagaimana independensi DPS dalam menjalankan tugas pengawasan?
  3. Bagaimana hubungan antara peran DPS dan kewenangan Pengadilan Agama dalam sengketa ekonomi syariah?

C. Pembahasan

1. Kedudukan dan Fungsi Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Dewan Pengawas Syariah merupakan organ yang wajib ada dalam setiap lembaga keuangan syariah. DPS diangkat berdasarkan rekomendasi Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dan memiliki tugas utama:

  • Mengawasi kegiatan usaha agar sesuai prinsip syariah
  • Memberikan nasihat dan saran kepada direksi
  • Menilai produk dan operasional lembaga keuangan syariah
  • Melaporkan hasil pengawasan kepada otoritas terkait agar kepatuhan syariah tercapai.

Keberadaan Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat dalam berbagai regulasi, salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Dalam undang-undang tersebut ditegaskan bahwa setiap lembaga perbankan syariah wajib memiliki DPS yang bertugas memberikan nasihat dan saran kepada direksi serta melakukan pengawasan terhadap kegiatan usaha agar senantiasa sesuai dengan prinsip syariah. Selain itu, DPS juga berperan memastikan bahwa seluruh produk dan operasional bank tidak bertentangan dengan fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Dengan demikian, keberadaan DPS tidak hanya bersifat formalitas kelembagaan, melainkan merupakan instrumen penting dalam menjaga integritas dan kepatuhan syariah dalam sistem perbankan syariah.

2. Independensi DPS dalam Menjamin Kepatuhan Syariah

Secara normatif, DPS harus bersifat independen, objektif, dan profesional. Independensi ini penting karena:

  • DPS mengawasi kebijakan yang dibuat oleh manajemen
  • DPS harus berani memberikan koreksi atas pelanggaran syariah
  • DPS menjadi penjaga integritas sistem keuangan syariah

Namun dalam praktik, independensi DPS sering menghadapi tantangan terutama dalam penjaminan terhadap kepatuhan syariah di perbankkan syariah, antara lain:

  1. Keterikatan Struktural karena DPS berada dalam struktur lembaga yang diawasi, sehingga berpotensi terjadi konflik kepentingan.
  2. Ketergantungan Finansial; Honorarium DPS berasal dari lembaga yang diawasi, yang dapat mempengaruhi objektivitas.
Baca Juga  Dekatkan Keadilan, Wakil Ketua PA Baturaja Pimpin Sidang Keliling di Lubuk Raja

c. Keterbatasan Kewenangan Eksekusi; DPS hanya memberikan rekomendasi, bukan keputusan yang mengikat secara hukum.

Meskipun demikian, dalam rangka menjaga independensinya, Dewan Pengawas Syariah tetap berpedoman pada standar serta fatwa yang ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia melalui Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, sehingga kedudukannya memperoleh legitimasi normatif yang kuat dalam sistem hukum ekonomi syariah.

3. Kepatuhan Syariah dan Peran Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Kepatuhan syariah (sharia compliance) merupakan inti dari operasional lembaga keuangan syariah. Pelanggaran terhadap prinsip syariah dapat berdampak pada: hilangnya kepercayaan masyarakat dan kerugian hukum dan reputasi serta potensi sengketa antara nasabah dan lembaga kian meningkat.

Dalam menjalankan fungsinya, Dewan Pengawas Syariah (DPS) memiliki peran yang komprehensif dalam menjaga kepatuhan syariah. Pertama, DPS berperan secara preventif, yaitu melakukan pengawasan dan pengendalian guna mencegah terjadinya pelanggaran prinsip-prinsip syariah sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan usaha. Kedua, DPS juga menjalankan fungsi kuratif, yakni memberikan solusi, rekomendasi, dan langkah perbaikan atas setiap potensi maupun realisasi pelanggaran yang ditemukan dalam operasional lembaga keuangan syariah. Ketiga, DPS memiliki peran edukatif, yaitu meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh pihak terkait, baik manajemen maupun karyawan, terhadap pentingnya penerapan prinsip syariah dalam setiap aktivitas usaha.

Namun demikian, apabila pelanggaran terhadap prinsip syariah tetap terjadi dan berkembang menjadi sengketa antara para pihak, maka kewenangan penyelesaiannya tidak lagi berada dalam ranah DPS. Dalam kondisi tersebut, penyelesaian sengketa beralih ke Pengadilan Agama sebagai lembaga peradilan yang memiliki kewenangan untuk memeriksa, mengadili, dan memutus perkara ekonomi syariah secara mengikat.

  • Keterkaitan DPS dengan kewenangan sengketa ekonomi syariah di  Pengadilan Agama

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama jo. Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009, Pengadilan Agama diberikan kewenangan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada perkara perkawinan, waris, wasiat, hibah, dan wakaf, tetapi juga mencakup penyelesaian sengketa di bidang ekonomi syariah. Kewenangan ini menunjukkan adanya penguatan peran Pengadilan Agama sebagai lembaga peradilan yang berkompeten dalam menangani persoalan hukum yang berbasis prinsip-prinsip syariah dalam konteks modern.

Adapun ruang lingkup kewenangan Pengadilan Agama dalam bidang ekonomi syariah meliputi berbagai sektor, antara lain perbankan syariah, asuransi syariah, pembiayaan syariah, pegadaian syariah, serta berbagai bentuk kegiatan usaha dan bisnis yang didasarkan pada akad-akad syariah. Dengan cakupan tersebut, Pengadilan Agama menjadi forum utama dalam penyelesaian sengketa yang timbul dari hubungan hukum para pihak dalam sistem ekonomi syariah.

Baca Juga  Perkuat Efektivitas Eksekusi Perdata, BSDK Bekali Pimpinan dan Panitera Pengadilan Agama se-Wilayah PTA Makassar

Hubungan antara Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Pengadilan Agama dalam sistem ekonomi syariah dapat dianalisis melalui dua dimensi utama, yaitu aspek preventif–represif dan aspek normatif–yuridis. Kedua aspek ini menunjukkan adanya pembagian peran yang saling melengkapi dalam menjamin kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.

Ditinjau dari aspek preventif dan represif, DPS memiliki fungsi utama sebagai lembaga pengawasan yang bersifat preventif, yaitu melakukan upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran prinsip syariah dalam kegiatan operasional lembaga keuangan. Peran ini diwujudkan melalui mekanisme pengawasan, pemberian rekomendasi, serta audit kepatuhan syariah secara berkala. Sebaliknya, Pengadilan Agama menjalankan fungsi represif, yakni menyelesaikan sengketa ekonomi syariah yang timbul akibat adanya pelanggaran atau perselisihan antara para pihak, melalui proses peradilan yang menghasilkan putusan yang bersifat mengikat.

Sementara itu, dari aspek normatif dan yuridis, DPS berperan dalam memberikan penilaian dan pengawasan berdasarkan norma-norma syariah yang bersumber dari Al-Qur’an, Hadis, serta fatwa yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Penilaian tersebut bersifat normatif karena berorientasi pada kesesuaian prinsip dan nilai-nilai syariah. Di sisi lain, Pengadilan Agama menjalankan fungsi yuridis dengan memberikan putusan hukum yang memiliki kekuatan mengikat dan dapat dieksekusi, sehingga memberikan kepastian hukum bagi para pihak yang bersengketa.

Dalam praktiknya, hasil pengawasan yang dilakukan oleh DPS dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses persidangan di Pengadilan Agama, khususnya dalam menilai aspek kepatuhan syariah suatu akad atau kegiatan usaha. Namun demikian, hasil tersebut tidak memiliki kekuatan mengikat bagi hakim, karena hakim tetap independen dalam menilai fakta dan menerapkan hukum berdasarkan alat bukti yang diajukan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

D. Penutup

Kesimpulan

  1. DPS memiliki kedudukan strategis dalam menjaga kepatuhan syariah, namun independensinya masih menghadapi tantangan struktural dan praktis. Sehingga perlu dikuatkan kedudukan DPS agar benar-benar independent. Independensi DPS sangat penting untuk menjamin objektivitas pengawasan terhadap lembaga keuangan syariah.
  2. DPS dan Pengadilan Agama memiliki peran yang saling melengkapi, yaitu sebagai pengawas preventif dan penyelesai sengketa secara yuridis.

Saran

  1. Perlu penguatan regulasi untuk menjamin independensi DPS, termasuk mekanisme pengangkatan dan pembiayaan.
  2. Perlu peningkatan sinergi antara DPS dan Pengadilan Agama dalam penegakan prinsip syariah.
  3. Diperlukan peningkatan kapasitas SDM DPS agar lebih profesional dan berintegritas.
Hermanto
Kontributor
Hermanto
Ketua Pengadilan Agama Mentok

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Dewan Pengawas Syariah DPS Ekonomi Syariah Fatwa DSN MUI Hukum Islam mahkamah agung Pengadilan agama Perbankan Syariah Sengketa Syariah Sharia Compliance
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

The Quiet Sustainability of Chōtei: A Voluntary Legacy of Court-Based Mediation

October 22, 2026

Strategi Kebijakan dalam Arsitektur Baru Pengembangan SDM Peradilan

October 22, 2026

PTUN Banda Aceh Perkuat Penanganan Pengaduan Lintas Kanal

October 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026

Belajar Keadilan Iklim dari Secangkir Kopi: Setiap Daerah Punya Cerita, Alam Punya Keunikan

October 15, 2026

Di mana Kesaktian Pancasila Diuji?

October 1, 2026
Don't Miss

Siaga Karhutla, PN Dataran Hunipopu Gelar Sosialisasi dan Praktik Pemadaman Api

By Yudhistira Ary PrabowoOctober 22, 20260

Seram Bagian Barat – Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Materi Penanganan Kebakaran bersama…

Tanam Pohon Santigi di Papandayan, Syamsul Arief: Alam Juga Punya Hak untuk Hidup

October 22, 2026

PTUN Banda Aceh Selaraskan Peran SPI Kawal Tindak Lanjut Pengawasan

October 22, 2026

The Quiet Sustainability of Chōtei: A Voluntary Legacy of Court-Based Mediation

October 22, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Siaga Karhutla, PN Dataran Hunipopu Gelar Sosialisasi dan Praktik Pemadaman Api
  • Tanam Pohon Santigi di Papandayan, Syamsul Arief: Alam Juga Punya Hak untuk Hidup
  • PTUN Banda Aceh Selaraskan Peran SPI Kawal Tindak Lanjut Pengawasan
  • The Quiet Sustainability of Chōtei: A Voluntary Legacy of Court-Based Mediation
  • Mahasiswa UNISKI “Geruduk” PN Kayuagung, Ada Apa?

Recent Comments

  1. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  2. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  3. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  4. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
  5. H. Moh. Nasri on Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim Sebagai Pembelajaran Diklat Pertama di Hari Pertama
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Robiatul Adawiyah, S.H., M.H.
  • Avatar photo Rocky Gerung
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.