Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pengadilan Tinggi Palangkaraya Gelar Pembinaan dan Penilaian AMPUH di PN Pulang Pisau

12 May 2026 • 06:54 WIB

Temuan Fakta-Fakta Menarik Riset Kebijakan Naskah Urgensi Perubahan PNBP Mahkamah Agung

12 May 2026 • 06:44 WIB

Menjaga Keseimbangan antara Kebijakan dan Pemidanaan Perspektif Hukum Pidana terhadap Tindakan Pejabat Publik

12 May 2026 • 00:07 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » BSDK Leading Sector yang Siap Majukan MA
Artikel Features

BSDK Leading Sector yang Siap Majukan MA

Agus Digdo NugrohoAgus Digdo Nugroho4 January 2026 • 19:15 WIB10 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Membicarakan mengenai dinamika lembaga negara sebesar Mahkamah Agung, seringkali pembahasan terjebak pada substansi yang terlalu formal sebagaimana yang banyak dituangkan di dokumen SAKIP, LKjIP, Laporan Tahunan dan laporan-laporan lainnya. Apakah ini salah? Tentu saja tidak namun perlu saya disclaimer dulu bahwa tulisan ini tidak sedang membahas salah atau benar melainkan menawarkan cara pandang baru. Apa yang diuraikan dan dibahas dalam dokumen yang saya sebutkan tadi seringkali kemudian terjebak dalam kacamata apa yang disebut SMART Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dapat Dicapai), Relevant (Relevan), dan Time-Bound (Terikat Waktu). SMART ini bagus dan tuntas sebagai metodelogi yang akan membedah kualitas kinerja organisasi namun di lain sisi paparannya akan terlampau panjang, membutuhkan waktu yang tidak sedikit, dan memerlukan effort yang besar dalam mencerna serta memahaminya.

Padahal untuk melihat dinamika perkembangan suatu organisasi dapat juga digunakan barometer dengan menggunakan sampel yang cukup komprehensif mewakili keadaan organisasi induknya. Unit kerja yang bisa dipilih sebagai sampel untuk melihat Barometer kemajuan organisasi Mahkamah Agung tentu saja Adalah unit yang memiliki representasi seluruh atau sebagian besar kinerja Mahkamah Agung. Nah dalam hal ini penulis memandang BSDK Adalah satu-satunya Unit Kerja yang memiliki kriteria dan kualifikasi tersebut.  Supaya tuduhan seperti over generalisir, pembahasan dangkal, dan cara pandang kelewat semongko atas tulisan ini tidak berlangsung lama maka akan penulis mulai uraiannya. Silahkan siapkan kopi dan kudapannya permirsa. 

  1. BSDK memiliki representasi tugas, fungsi, dan kewenangan yang menggambarkan Mahkamah Agung secara presisi, valid, dan mewakili seluruh lingkungan peradilan yang ada di Mahkamah Agung.
    Dalam tataran Unit Kerja Eselon I, dapat dikatakan hanya BSDK yang memiliki tugas dan fungsi yang komprehensif dan holistik. Klai mini tidaklah berlebihan dan terlampau subjektif karena didasarkan atas fakta bahwa BSDK memiliki  posisi yang dapat masuk kepada 4 (empat) Lingkungan Peradilan, bahkan dalam fungsi strategi kebijakan memiliki akses kepada kementerian, lembaga, perangkat kerja daerah untuk studi banding (benchmarking) kebijakan. Sedangkan unit Eselon I lainnya tugas dan fungsinya amat sektoral, sempit, dan terbatas kepada fungsi administratif. Misalnya Ditjen Badilum hanya berfokus kepada 1 (satu) jenis peradilan saja yakni Peradilan Umum, Badan Pengawasan terbatas pada tugas dan fungsi pengawasan dan kontrol internal, Badan Urusan Administrasi walaupun memiliki akses kepada 4 (empat) Lingkungan Peradilan namun terbatas pada ruang lingkup urusan administrasi saja.

    Fungsi strategi kebijakan Mahkamah Agung menjadikan BSDK sebagai kawal depan dalam penyusunan rekomendasi dan evaluasi kebijakan atas isu strategis yang terjadi. Fungsi ini menjadikan BSDK Adalah garda awal untuk mengetahui arah kebijakan Mahkamah Agung. Tiap isu permasalahan strategis yang berasal dari rapat pleno pimpinan Mahkamah Agung yang memuat aspek teknis yustisial, non teknis yustisial, kepaniteraan, aspek administrasi kesekretariatan (organisasi, administrasi, dan finansial) selalu bermuara di Pimpinan BSDK untuk ditindaklanjuti menjadi riset kebijakan. Belum lagi program prioritas nasional (pronas) dari Kementerian PPN/Bappenas secara rutin dilaksanakan oleh BSDK atas isu-isu kebijakan prioritas nasional. Hal ini menjadikan BSDK satu langkah di depan dari unit-unit kerja lainnya dalam mengetahui, memprediksi, dan melaksanakan kebijakan Nasional maupun kebijakan prioritas Mahkamah Agung.

    Fakta ini tentu menjadikan modal bagi BSDK untuk dapat menjadi barometer kemajuan organisasi Mahkamah Agung karena tugas dan fungsinya mencakup seluruh lini dari pucuk pimpinan kepada unit paling dasar bahkan memiliki fungsi yang memberikan kesempatan akses kepada kementerian, lembaga, perangkat kerja daerah, non government organisation di dalam dan di luar negeri, serta akses kerjasama kepada universitas ternama di tanah air dan di luar negeri. 

    Dalam berbagai kesempatan, terekam BSDK dipercaya menjadi pelaksana kegiatan yang bergengsi di Mahkamah Agung misalnya Pengukuhan Calon Hakim pada Tahun 2025, Tuan rumah kegiatan rangkaian kunjungan kerjasama antara delegasi Federal Court of Australia (FCA) dan Mahkamah Agung Republik Indonesia 2 Oktober 2025, Tuan Rumah kunjungan resmi dari delegasi Heilongjiang High People’s Court, Cina, serta tuan rumah rutin kegiatan penanaman pohon yang merupakan bagian dari rangkaian even Laporan Tahunan Mahkamah Agung yang dihadiri oleh beberapa tamu dari negara sahabat, di antaranya yaitu, Ketua Mahkamah Agung Malaysia, Ketua Mahkamah Agung Singapura, Ketua Mahkamah Agung Kuwait, Ketua Mahkamah Agung Qatar, Delegasi Sudan, Delegasi Australia, Delegasi China, dan Delegasi Rusia.

    BSDK juga memiliki tugas rutin yakni menyusun landmark dicision sebagai upaya dalam menunjukkan produktivitas sekaligus juga menjadi bukti nyata bahwa Mahkamah Agung terus berupaya menjaga kesatuan hukum, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Landmark decision sendiri ialah putusan yang menjawab persoalan hukum baru dan dapat mendorong pembaruan hukum, meskipun belum menjadi yurisprudensi. Putusan ditetapkan sebagai landmark decision, kemudian menjadi rumusan kamar melalui SEMA. Jika konsisten diterapkan dalam putusan berikutnya selanjutnya putusan itu menjadi yurisprudensi.
  2. BSDK memiliki Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan;
    Terbitnya Perpres No 21 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 13 Tahun 2005 tentang Sekretariat Mahkamah menandai beralihnya fungsi penelitian dan pengembangan menjadi fungsi strategi kebijakan Mahkamah Agung RI. Bukan tanpa konsekuensi, fungsi yang awalnya berfokus pada produksi ilmu pengetahuan (knowledge production) sekarang beralih menjadi penyediaan rekomendasi kebijakan bagi Pimpinan Mahkamah Agung atas isu strategis maupun semesta permasalahan yang membutuhkan tindakan, penerbitan norma pengaturan, maupun respon yang pas dan sesuai dalam mengatasinya. Contoh yang mudah dan sederhana misalnya Naskah Kebijakan Kewenangan Pelantikan Cakim Menjadi Hakim oleh Ketua MA RI merupakan hasil analisis yang komprehensif atas isu keinginan Pimpinan Mahkamah Agung untuk memberikan pembekalan bagi calon hakim yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Sebelumnya tidak pernah dilakukan pengukuhan hakim, yang ada ialah pelantikan Calon Hakim menjadi Hakim oleh Ketua Pengadilan/Pimpinan Pengadilan Satuan Kerja Dimana cakim tersebut ditempatkan. Momentum Pengukuhan hakim ini menandai keberhasilan BSDK dalam memberikan opsi isu kebijakan yang tepat, benar, dan terbukti sukses. Acara tersebut berhasil diselenggarakan dengan lancar oleh Mahkamah Agung bahkan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Juni 2025.

    Masih banyak isu-isu strategis lainnya yang terbukti telah menghasilkan kebijakan bahkan di luar Mahkamah Agung sendiri misalnya Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor: B/2848/M.SM.01.00/2025 bertanggal 24 Juni 2025 Tentang Persetujuan Usulan Kebutuhan JF Analis Kebijakan di Lingkungan Sekretariat Mahkamah Agung yang merupakan tindak lanjut atau advokasi dari naskah kebijakan Manajemen Kinerja dan Kebutuhan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan dalam Mendukung Fungsi Regulator pada Mahkamah Agung RI Tahun 2024.

    Keberadaan Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan yang merupakan salah satu Unit Eselon II di BSDK memberikan keuntungan posisional bagi BDSK karena memiliki akses langsung kepada Pimpinan Mahkamah Agung dan Pimpinan Stakeholder lainnya di Kementerian maupun Lembaga Lainnya. Selain itu BSDK melalui Pustrajak juga memiliki jalinan yang kuat dengan entitas perguruan tinggi ternama di seluruh Indonesia, sering mendapatkan undangan konferensi nasional maupun internasional serta dilibatkan dalam analisis kebijakan di Mahkamah Agung. Dengan cara yang demikian ini kemudian capaian kinerja dari Pustrajak seringkali bermutu tinggi dan memenuhi apa yang disebut meaningfull participation dalam tiap-tiap rekomendasi kebijakannya.
  3. BSDK merupakan Kawah Candradimuka bagi Aparatur Manajerial Peradilan dan Teknis Perkara;
    Core bussiness dari BSDK tentu saja fungsi pelatihan atau pengembangan kompetensi hakim dan aparatur peradilan  di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya. Dengan core business yang demikian ini BSDK tentu memiliki seperangkat metode dalam melakukan analisis kebutuhan kediklatan baik dari aspek teknis peradilan dan manajemen kepemimpinan (manajerial) peradilan. Hasil dari analisis kebutuhan kediklatan yang secara holistik dan komprehensif ini mampu menggambarkan bagian organisasi yang amat penting yakni aspek Sumber Daya Manusia (SDM). BSDK memiliki data yang lengkap dan menyeluruh atas keadaan sumber daya manusia di Mahkamah Agung, tidak hanya itu, bahkan lebih jauh BSDK telah memiliki rencana (milestone) pengembangan dan pelatihan kompetensi dari Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan Mahkamah Agung ke depannya.

    Pada saat kediklatan akan berkumpul seluruh hakim dan aparatur peradilan di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya yang akan membawa keluh kesah, informasi, permasalahan di daerah di tiap level peradilan  dengan karakteristik peradilan yang khas dan berbeda satu dengan yang lainnya. Informasi ini akan menjadi Big Data yang sukar dilakukan oleh unit lain di Mahkamah Agung.  Tentu dengan seperangkat data, informasi, dan segala sarana prasarana yang dimiliki oleh BSDK ini dengan mudah akan diketahui bagaimana perkembangan organisasi Mahkamah Agung saat ini dan kedepannya. Kondisi ini yang menjadikan BSDK dapat menjadi barometer kemajuan organisasi Mahkamah Agung.

    Dalam proses kediklatan yang dilakukan oleh BSDK juga menyertakan berbagai inovasi untuk menyelesaikan permasalahan yang diangkat sebagai proyek perubahan dan agenda aktualisasi pada satuan kerja masing-masing. Kompilasi data dan informasi mengenai permasalahan, metode penyelesaian masalah, inovasi-aktualisasi, dan monitoring keberlanjutan dari pelaksanaan inovasi-aktualisasi menjadikan BSDK makin kaya akan informasi tentang keadaan organisasi di Mahkamah Agung bahkan hingga ke level satuan kerja paling dasar sekalipun.
  4. BSDK seringkali menjadi tuan rumah dalam Event Besar Nasional dan Internasional;
    Posisi BSDK yang berada di Mega Mendung yang memiliki hawa sejuk dan asri menjadikan daya tarik bagi siapapun yang datang ke Indonesia baik dari mancanegara maupun tamu domestik. Keadaan ini yang berhasil ditangkap dengan baik oleh Pimpinan Mahkamah Agung Ketika menerima tamu delegasi asing dan negara sahabat yang datang ke Mahkamah Agung. Agenda peduli lingkungan dengan penanaman pohon maupun kegiatan ringan lainnya menjadi daya tarik. Dalam momentum tersebut BSDK akan menjadi etalase untuk dapat memamerkan dan menunjukkan Mahkamah Agung ke dunia luar, capaian-capain kinerja, inovasi, program ke depannya, serta waktu yang cukup bagi delegasi asing untuk mencerna dan memahami keadaan termutakhir Mahkamah Agung Indonesia.

    Tercatat BSDK telah menjalin kerjasama pelatihan dengan entitas asing diantaranya Office Of Overseas Prosecutorial Development, Assistance And Training di Bidang Tindak Pidana Terorisme, Co-Chair CACJ Working Group on Judicial Education and Training (WG-JET) menyelenggarakan The Asia Pacific Judicial Convening on Environment and Climate Law Adjudication, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  5. BSDK memiliki Kanal Media BSDK.
    Merujuk kepada apa yang disampaikan oleh Alvin Toffler “informasi bukan lagi sekadar pendukung, melainkan aset utama yang menentukan siapa yang memegang kendali.” Kutipan ini sudah 35 tahun lalu namun masih relevan disampaikan oleh Alvin Toffler dalam bukunya yang berjudul Powershift: Knowledge, Wealth, and Violence at the Edge of the 21st Century terbit tahun 1990. Keadaan hari ini dalam melihat dunia, di mana perusahaan raksasa seperti Google atau Meta memegang kendali bukan karena mereka punya pabrik fisik yang besar, melainkan karena mereka menguasai data atau informasi sebagaimana diramalkan oleh Toffler. Penguasaan akan informasi menduduki peran yang bukan lagi penting melainkan penentu keberhasilan hari ini.

    Hal ini disadari betul oleh Pimpinan BSDK dengan melihat penguasaan kanal informasi bukan lagi sekedar aspek tersier maupun sekunder melainkan telah menjadi kebutuhan primer suatu organisai. BSDK kemudian membangun dan mengembangkan kanal informasi SUARA BSDK sejak September 2024. Suara BSDK menunjukkan perkembangan yang demikian pesat dan mulai diperhitungkan, hal ini ditandai dari diundangnya Suara BSDK pada acara-acara bergengsi seperti Refleksi Akhir Tahun 2025 Mahkamah Agung RI, Peliputan Kegiatan Musyawarah Nasional (MUNAS) XXI IKAHI Tahun 2025, Pelantikan Pengurus IKAHI masa Bakti 2025-2028. Suara BSDK diundang bersanding dengan media-media mainstream lainnya seperti iNews TV, TvOne, Metro TV, Jawa Pos TV, Detik.com, cnnindonesia.com, Tempo.co, Kumparan.com, Inews.id, Tirto.id, Hukumonline, MARINews dan Dandapala. Kecepatan kontributor-reporter SUARA BSDK dalam mewartakan suatu kejadian/event telah mulai diperhitungkan dan diakui. 

    Suara BSDK yang mengambil jargon “Suara Cerdas Berintegritas” dengan sahih dibuktikan melalui konten yang beragam namun memuat substansi pemikiran yang mendalam ditandai dengan adanya rublik Artikel, Features, Sosok, Filfasat, Roman, Satire, dan bahkan Video. Suara BSDK tumbuh dan berkembang tidak hanya sebagai sebuah media yang punya basis pembaca dari kalangan warga peradilan lebih dari itu, Suara BSDK tumbuh menjadi semacam tempat menyalurkan gagasan intelektualitas, kreativitas, curhat, sudut pandang tidak lazim dan suara yang tidak pernah di dengar. Suara BSDK hadir sebagai wadah yang mengakomodir setiap kepentingan warga peradilan.

    Kontributor dari Suara BSDK juga tidak kalah bekan, mereka adalah para Hakim yang progresif dari berbagai lingkungan peradilan, para pemangku jabatan struktural di berbagai level unit kerja Pengadilan yang telah makan asam garam birkorasi-organisasi, para fungsional yang kaya akan informasi teknis, pemikir, filsuf, para pembelajar di jenjang tingkat lanjut.
Baca Juga  Dari Komitmen Global ke Ruang Sidang: Menjamin Hak Perempuan dan Anak

Demikian tadi 5 alasan yang setidaknya dapat menjadikan BSDK layak sebagai barometer kemajuan organisasi Mahkamah Agung.

Agus Digdo Nugroho
Kontributor
Agus Digdo Nugroho
Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artikel
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Menjaga Keseimbangan antara Kebijakan dan Pemidanaan Perspektif Hukum Pidana terhadap Tindakan Pejabat Publik

12 May 2026 • 00:07 WIB

Fenomena Elite Capture dan Korporatokrasi dalam Kejahatan Korporasi

11 May 2026 • 19:00 WIB

Anatomi Putusan Adil: Integrasi Regulasi, Nurani, dan Pesan Ilahi di Tengah Arus Opini Publik

11 May 2026 • 14:55 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Pengadilan Tinggi Palangkaraya Gelar Pembinaan dan Penilaian AMPUH di PN Pulang Pisau

By Mohammad Khairul Muqorobin12 May 2026 • 06:54 WIB0

PULANG PISAU – Pengadilan Tinggi (PT) Palangkaraya menggelar kegiatan pembinaan sekaligus pengawasan dalam rangka Penilaian…

Temuan Fakta-Fakta Menarik Riset Kebijakan Naskah Urgensi Perubahan PNBP Mahkamah Agung

12 May 2026 • 06:44 WIB

Menjaga Keseimbangan antara Kebijakan dan Pemidanaan Perspektif Hukum Pidana terhadap Tindakan Pejabat Publik

12 May 2026 • 00:07 WIB

Fenomena Elite Capture dan Korporatokrasi dalam Kejahatan Korporasi

11 May 2026 • 19:00 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Pengadilan Tinggi Palangkaraya Gelar Pembinaan dan Penilaian AMPUH di PN Pulang Pisau
  • Temuan Fakta-Fakta Menarik Riset Kebijakan Naskah Urgensi Perubahan PNBP Mahkamah Agung
  • Menjaga Keseimbangan antara Kebijakan dan Pemidanaan Perspektif Hukum Pidana terhadap Tindakan Pejabat Publik
  • Fenomena Elite Capture dan Korporatokrasi dalam Kejahatan Korporasi
  • Anatomi Putusan Adil: Integrasi Regulasi, Nurani, dan Pesan Ilahi di Tengah Arus Opini Publik

Recent Comments

  1. semaglutide dosage for weight loss in ml on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  2. dapoxetine vs cialis on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  3. dapoxetine in kuwait on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  4. mesalamine otc alternatives on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  5. revatio coupon on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.