Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kepala BSDK MA Dorong Ekosistem Riset Khas Kekuasaan Yudisial

October 27, 2026

AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim

October 27, 2026

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

October 27, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Menembus Tabir Perseroan: Gugatan Derivatif, Beneficial Ownership, dan Pertanggungjawaban Direksi dalam Kejahatan Korporasi

Menembus Tabir Perseroan: Gugatan Derivatif, Beneficial Ownership, dan Pertanggungjawaban Direksi dalam Kejahatan Korporasi

ZulfahmiBy ZulfahmiMay 14, 2026 · 10:03 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Di balik banyak perkara korporasi modern, sering muncul satu kenyataan yang paradoksal: pihak yang secara formal tercatat sebagai direksi atau komisaris bukanlah pihak yang sesungguhnya mengendalikan perusahaan. Mereka hanya tampil di permukaan administrasi korporasi, sementara keputusan strategis, aliran dana, bahkan arah kebijakan perusahaan sesungguhnya dikendalikan oleh pihak lain yang tersembunyi di balik struktur perusahaan. Pihak inilah yang dikenal sebagai beneficial owner atau pemilik manfaat.

Fenomena tersebut menjadi semakin penting ketika perseroan terlibat dalam:

  • tindak pidana korupsi;
  • pencucian uang;
  • manipulasi keuangan;
  • investasi ilegal;
  • penggelapan aset perusahaan;
  • fraud digital;
  • rekayasa kepailitan;
  • maupun penyalahgunaan kewenangan direksi.

Dalam kondisi demikian, muncul pertanyaan penting: apakah pertanggungjawaban hukum cukup dibebankan kepada direksi formal semata. Ataukah hukum harus mampu menembus tabir perseroan untuk menemukan siapa pengendali sebenarnya.

Di sinilah posisi strategis gugatan derivatif (derivative action) menjadi penting dalam hukum perusahaan modern.

Gugatan Derivatif: Instrumen Perlindungan Perseroan

Gugatan derivatif adalah gugatan yang diajukan pemegang saham untuk dan atas nama perseroan terhadap direksi atau komisaris yang karena kesalahan atau kelalaiannya menimbulkan kerugian bagi perseroan.

Disebut “derivatif” karena hak menggugat tersebut sejatinya milik perseroan, namun karena organ perseroan tidak bertindak, hak itu “diturunkan” kepada pemegang saham.

Dengan demikian:

yang dirugikan adalah perseroan;

yang digugat adalah organ perseroan;

hasil gugatan kembali kepada perseroan.

Konsep ini lahir untuk mengatasi situasi ketika:

direksi justru menjadi pelaku pelanggaran;

komisaris gagal melakukan pengawasan;

atau pemegang saham mayoritas ikut menikmati penyimpangan.

Dasar Hukum Gugatan Derivatif di Indonesia

Dasar hukum gugatan derivatif terdapat dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

1. Pasal 97 ayat (6) UUPT

Ketentuan ini memberikan hak kepada pemegang saham yang mewakili paling sedikit 1/10 saham dengan hak suara untuk menggugat direksi yang karena kesalahan atau kelalaiannya menimbulkan kerugian bagi perseroan.

2. Pasal 114 ayat (6) UUPT

Ketentuan ini memberikan hak yang sama terhadap komisaris.

3. Pasal 61 UUPT

Memberikan hak kepada pemegang saham untuk menggugat perseroan apabila dirugikan oleh tindakan perseroan yang dianggap tidak adil atau tanpa alasan wajar.

Beneficial Ownership: Pengendali yang Tidak Tampak

Dalam praktik korporasi modern, pemilik sesungguhnya perusahaan sering tidak tercatat secara formal sebagai pemegang saham ataupun direksi.

Mereka menggunakan:

  • nominee shareholder;
  • perusahaan cangkang;
  • layered ownership;
  • pinjam nama;
  • atau struktur lintas negara.
Baca Juga  Memperkuat Integritas Keuangan: Perbandingan Hukum Anti Pencucian Uang Indonesia dan India

Namun secara nyata merekalah yang:

  • mengendalikan perusahaan;
  • menentukan transaksi;
  • menikmati keuntungan;
  • bahkan mengarahkan tindakan direksi.

Mereka inilah yang disebut beneficial owner.

Dasar Hukum Beneficial Ownership

Indonesia mulai mengatur beneficial ownership melalui:

1. Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi

Perpres ini menegaskan bahwa pemilik manfaat adalah pihak yang sesungguhnya:

  • mengendalikan korporasi;
  • memperoleh manfaat;
  • menunjuk direksi;
  • atau memiliki kemampuan menentukan kebijakan korporasi.

2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

UU ini sangat berkaitan dengan beneficial ownership karena pencucian uang modern banyak menggunakan struktur korporasi tersembunyi.

3. Regulasi KYC dan Anti Money Laundering

Regulasi Otoritas Jasa Keuangan dan sektor perbankan juga mengharuskan pengungkapan pemilik manfaat.

Direksi Formal dan Pengendali Sesungguhnya

Dalam banyak perkara korporasi, direksi formal sering hanya menjadi:

  • pelaksana administratif;
  • nominee director;
  • bahkan “tameng hukum”.

Sementara pengendali sesungguhnya berada di belakang layar.

Fenomena ini sangat sering muncul dalam:

  • investasi ilegal;
  • perusahaan fintech bermasalah;
  • perdagangan aset digital;
  • korporasi pencucian uang;
  • maupun kepailitan yang direkayasa.

Direksi formal sering menjadi pihak pertama yang diperiksa karena:

  • namanya tercatat;
  • menandatangani dokumen;
  • memegang jabatan resmi.

Namun pertanyaan substansialnya adalah: siapa yang sesungguhnya mengendalikan keputusan korporasi.

Gugatan Derivatif dan Pembongkaran Corporate Veil

Dalam perkembangan hukum modern, gugatan derivatif tidak lagi dipandang sekadar sengketa internal perusahaan.

Gugatan derivatif mulai berkembang sebagai:

  • alat membuka struktur pengendalian perusahaan;
  • alat mengungkap beneficial ownership;
  • instrumen judicial transparency;
  • serta mekanisme pengawasan korporasi.

Di sinilah muncul doktrin penting:

Piercing the Corporate Veil

Doktrin ini memungkinkan pengadilan menembus tabir badan hukum perseroan untuk menemukan:

  • pengendali sesungguhnya;
  • pihak yang menikmati manfaat;
  • maupun aktor utama di balik penyalahgunaan perusahaan.

Prinsip ini penting apabila perseroan digunakan untuk:

  • penipuan;
  • pencucian uang;
  • penyembunyian aset;
  • penghindaran pajak;
  • atau tindak pidana ekonomi.

Tindak Pidana Korporasi dan Beneficial Owner

Perkembangan hukum pidana modern telah bergeser.

Pertanggungjawaban tidak lagi semata-mata ditujukan kepada: “siapa yang menandatangani,”

tetapi juga kepada: “siapa yang sesungguhnya mengendalikan.”

Dalam konteks tersebut, beneficial owner sering menjadi:

  • controlling mind;
  • directing mind;
  • pihak yang memperoleh manfaat utama.

Karena itu, dalam banyak tindak pidana korporasi:

direksi dapat dimintai pertanggungjawaban;

tetapi beneficial owner juga dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti mengendalikan tindak pidana tersebut.

Posisi Direksi: Tetap Bertanggung Jawab

Baca Juga  Perangi Pencucian Uang, Hakim Agung India dan Indonesia Perkuat Strategi Yudisial di Short Course Bhopal

Meskipun direksi hanya menjalankan instruksi beneficial owner, hal itu tidak otomatis menghapus tanggung jawab hukumnya.

Direksi tetap memiliki:

  • fiduciary duty;
  • duty of care;
  • duty of loyalty;
  • kewajiban kehati-hatian.

Karena itu alasan: “hanya menjalankan perintah pemilik” tidak serta-merta membebaskan direksi dari tanggung jawab pidana maupun perdata.

Namun di sisi lain, hukum juga tidak boleh berhenti pada direksi formal apabila terbukti terdapat pengendali sesungguhnya di belakang perusahaan.

Persoalan Besar di Indonesia

Indonesia masih menghadapi berbagai kelemahan serius dalam penegakan hukum korporasi.

1. Transparansi Beneficial Ownership Masih Lemah

Banyak perusahaan masih menggunakan:

  • nominee;
  • struktur berlapis;
  • perusahaan afiliasi;
  • hingga rekening pihak ketiga.

2. Pembuktian Sangat Sulit

Pemegang saham minoritas sering kesulitan memperoleh:

  • dokumen internal;
  • transaksi afiliasi;
  • aliran dana;
  • komunikasi pengendali.

3. Hukum Acara Korporasi Belum Modern

Belum tersedia mekanisme optimal mengenai:

  • disclosure dokumen;
  • forensic accounting;
  • digital tracing;
  • maupun investigasi beneficial ownership.

4. Penegakan Masih Formalistik

Penegakan hukum masih sering berhenti pada pihak yang tercatat secara administratif.

Padahal aktor intelektual sebenarnya berada di belakang layar.

Arah Pembaharuan Hukum

Ke depan, hukum perusahaan Indonesia perlu bergerak menuju:

  • penguatan transparansi beneficial ownership;
  • perlindungan pemegang saham minoritas;
  • penguatan fiduciary accountability;
  • modernisasi hukum acara korporasi;
  • dan perluasan pertanggungjawaban pengendali korporasi.

Hakim juga perlu lebih progresif dalam membaca:

  • hubungan afiliasi;
  • nominee arrangement;
  • conflict of interest;
  • maupun controlling interest tersembunyi.

Penutup

Di era korporasi modern, kejahatan perusahaan tidak lagi dilakukan secara sederhana dan terbuka. Struktur perusahaan kini dapat digunakan sebagai alat untuk menyembunyikan pengendali sesungguhnya melalui beneficial ownership yang kompleks dan tersembunyi.

Dalam konteks demikian, gugatan derivatif memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai instrumen perlindungan perseroan, tetapi juga sebagai alat untuk membuka tabir pengendalian korporasi dan menemukan pihak yang sesungguhnya bertanggung jawab.

Karena itu, masa depan penegakan hukum korporasi Indonesia tidak boleh berhenti pada pendekatan administratif formal semata. Hukum harus mampu bergerak: dari legal ownership menuju beneficial ownership, dari formalitas jabatan menuju pengendalian nyata, serta dari siapa yang tercatat menuju siapa yang sesungguhnya mengendalikan korporasi.

Hanya dengan pendekatan demikian, prinsip keadilan korporasi dan akuntabilitas perusahaan dapat benar-benar diwujudkan di tengah semakin kompleksnya kejahatan ekonomi modern.

Zulfahmi
Kontributor
Zulfahmi
Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

beneficial ower gugatan derivatif legal owner money laundry Pencucian Uang
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim

October 27, 2026

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

October 27, 2026

Urgensi Pembatasan Perkara Perdata dalam Pembaharuan Hukum Acara Perdata Nasional

October 27, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026

Belajar Keadilan Iklim dari Secangkir Kopi: Setiap Daerah Punya Cerita, Alam Punya Keunikan

October 15, 2026
Don't Miss

Kepala BSDK MA Dorong Ekosistem Riset Khas Kekuasaan Yudisial

By Redpel SuaraBSDKOctober 27, 20260

SuaraBSDK — Kepala Badan BSDK, Syamsul Arief yang juga Hakim Agung Kamar Pidana MA, mendorong…

AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim

October 27, 2026

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

October 27, 2026

Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai

October 27, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Kepala BSDK MA Dorong Ekosistem Riset Khas Kekuasaan Yudisial
  • AI dalam Tugas Yudisial: Membantu, Bukan Menggantikan Hakim
  • Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi
  • Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai
  • Kemakmuran Warga Menjadi Ukuran Penguasaan Negara atas Tanah

Recent Comments

  1. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  2. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  3. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  4. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  5. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.