Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Di Bawah Terik 41 Derajat Celsius 30 Peserta menuju kelas Pelatihan ITEC di NJA India

26 April 2026 • 18:51 WIB

Saree, Martabat, dan Wajah Keadilan di India

26 April 2026 • 18:46 WIB

Hadapi Kejahatan Lintas Negara, Hakim Agung India Tekankan Kerja Sama Ekstradisi dan Bantuan Hukum Timbal Balik India-Indonesia

26 April 2026 • 18:39 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Dua Jalan Perlindungan Lingkungan: Peran Aktivisme Yudisial India dan Dinamika Indonesia
Berita Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Dua Jalan Perlindungan Lingkungan: Peran Aktivisme Yudisial India dan Dinamika Indonesia

Muamar Azmar Mahmud FarigMuamar Azmar Mahmud Farig26 April 2026 • 17:55 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Perlindungan lingkungan hidup semakin menempatkan peradilan pada posisi yang tidak lagi sekadar sebagai penafsir norma, melainkan sebagai aktor yang turut membentuk arah kebijakan publik. Dalam konteks ini, pengalaman India menunjukkan bagaimana peradilan dapat memainkan peran progresif melalui pengembangan doktrin dan perluasan makna konstitusional, sementara Indonesia menghadapi dinamika yang berbeda dalam menerjemahkan mandat konstitusi ke dalam praktik penegakan hukum. Pertanyaan yang kemudian mengemuka bukan lagi apakah hukum lingkungan telah tersedia, melainkan sejauh mana hakim berani menggunakannya sebagai instrumen perlindungan yang efektif di tengah kompleksitas kepentingan pembangunan dan keberlanjutan.

Sesi keenam dalam Training Programme for the Judges from the Republic of Indonesia yang mengangkat tema Environmental Law: Global Challenges & Judicial Role memperlihatkan secara jelas bahwa hukum lingkungan telah berkembang dari sekadar rezim regulatif menjadi ruang intervensi yudisial yang strategis. Justice D.N. Ray membuka paparan dengan menelusuri perkembangan konvensi internasional yang membentuk kerangka global perlindungan lingkungan, mulai dari fase awal konservasi sumber daya alam hingga komitmen global yang lebih komprehensif seperti Paris Agreement dan berbagai instrumen perubahan iklim lainnya.

Namun paparan tersebut tidak berhenti pada inventarisasi norma internasional. Yang lebih penting adalah bagaimana norma-norma tersebut diterjemahkan dalam sistem hukum nasional. Di titik ini, peran hakim menjadi krusial, khususnya dalam menjembatani antara komitmen global yang sering bersifat deklaratif dengan kebutuhan implementasi yang konkret dan mengikat. Tanpa peran aktif peradilan, norma internasional berisiko berhenti sebagai komitmen politik tanpa daya paksa.

Pembahasan kemudian bergerak ke dimensi konstitusional, dengan perbandingan antara India dan Indonesia. Dalam konteks India, interpretasi progresif terhadap Pasal 21 Konstitusi India telah memperluas makna right to life menjadi mencakup hak atas lingkungan yang bersih dan sehat. Mahkamah Agung India tidak ragu untuk mengaitkan perlindungan lingkungan dengan hak fundamental, sehingga memberikan dasar legitimasi yang kuat bagi intervensi yudisial.

Baca Juga  Menjadi Ruang Belajar Global, NJA Dan BSDK Tunjukkan Infrastruktur Berkelas Dunia

Sebaliknya, Indonesia sesungguhnya memiliki basis normatif yang tidak kalah kuat melalui Pasal 28H ayat (1) dan Pasal 33 UUD 1945. Namun perbedaannya terletak pada bagaimana norma tersebut dihidupkan dalam praktik peradilan. Di sinilah muncul pertanyaan yang lebih tajam: apakah perbedaan antara India dan Indonesia terletak pada kekuatan norma, atau pada keberanian interpretasi?

Jawaban atas pertanyaan ini mulai terlihat ketika Ms. Aishwarya Bhati memaparkan berbagai yurisprudensi lingkungan hidup di India. Putusan-putusan seperti M.C. Mehta v. Union of India dan Vellore Citizens Welfare Forum v. Union of India menunjukkan bahwa Mahkamah Agung India tidak hanya menerapkan hukum, tetapi juga secara aktif mengembangkan doktrin yang kemudian menjadi rujukan global.

Melalui putusan tersebut, prinsip-prinsip seperti public trust doctrine, polluter pays principle, precautionary principle, serta standar absolute liability dan strict liability tidak hanya diakui, tetapi dioperasionalkan secara konkret dalam penyelesaian perkara. Pendekatan ini menunjukkan bahwa yurisprudensi menjadi ruang kreatif bagi hakim untuk mengisi kekosongan hukum sekaligus merespons dinamika lingkungan yang terus berkembang.

Lebih jauh, terlihat adanya pergeseran paradigma dari pendekatan antroposentris menuju ekosentris. Lingkungan tidak lagi dipandang semata sebagai objek yang melayani kepentingan manusia, tetapi sebagai entitas yang memiliki nilai intrinsik yang harus dilindungi. Pergeseran ini membawa implikasi besar terhadap cara hakim menilai kerugian, menentukan pertanggungjawaban, dan merumuskan putusan.

Dalam konteks Indonesia, perkembangan ini memberikan cermin yang penting. Di satu sisi, perangkat hukum lingkungan telah tersedia secara relatif lengkap, mulai dari tingkat konstitusi hingga peraturan perundang-undangan sektoral. Namun di sisi lain, efektivitas perlindungan lingkungan masih sering bergantung pada aspek implementasi, termasuk tantangan dalam eksekusi putusan pengadilan.

Baca Juga  The Darkweb Frontier: Rethinking Justice in a Borderless World

Hal ini mengemuka dalam diskusi interaktif yang menutup sesi, di mana peserta dari Indonesia berbagi pengalaman mengenai kendala dalam pelaksanaan putusan perkara lingkungan hidup. Respons dari para pemateri menunjukkan bahwa persoalan tersebut bukan unik Indonesia, tetapi menjadi tantangan umum dalam hukum lingkungan, di mana kompleksitas kepentingan ekonomi, politik, dan sosial sering kali berhadapan langsung dengan prinsip keberlanjutan.

Namun di titik inilah peran hakim kembali diuji. Apakah hakim akan berhenti pada batas formal kewenangannya, atau mengambil peran yang lebih aktif dalam memastikan bahwa putusan tidak hanya dijatuhkan, tetapi juga memiliki daya guna?

Dari keseluruhan sesi ini, terlihat bahwa terdapat dua jalan dalam perlindungan lingkungan. India menunjukkan pendekatan yang menempatkan hakim sebagai aktor progresif yang berani mengembangkan hukum melalui yurisprudensi. Sementara Indonesia berada dalam dinamika yang masih mencari keseimbangan antara kepastian hukum, keterbatasan kelembagaan, dan kebutuhan akan perlindungan lingkungan yang lebih efektif.

Pada akhirnya, pilihan bukan terletak pada meniru salah satu model, tetapi pada keberanian untuk menentukan posisi. Dalam konteks krisis ekologis yang semakin nyata, sikap pasif bukan lagi pilihan yang netral. Ia justru menjadi bagian dari masalah.

Pertanyaan yang tersisa bagi hakim Indonesia menjadi semakin mendasar:

apakah peradilan akan tetap menjadi institusi yang reaktif terhadap sengketa, atau bertransformasi menjadi kekuatan yang proaktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan?

Jawaban atas pertanyaan ini, pada akhirnya, tidak akan ditentukan oleh norma yang tertulis, melainkan oleh cara hakim menafsirkan dan menggunakannya dalam setiap putusan.

Muamar Azmar Mahmud Farig
Kontributor
Muamar Azmar Mahmud Farig
Hakim Pengadilan Negeri Poso

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

academy environmental global challenges judicial judicial role law national
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Di Bawah Terik 41 Derajat Celsius 30 Peserta menuju kelas Pelatihan ITEC di NJA India

26 April 2026 • 18:51 WIB

Saree, Martabat, dan Wajah Keadilan di India

26 April 2026 • 18:46 WIB

Hadapi Kejahatan Lintas Negara, Hakim Agung India Tekankan Kerja Sama Ekstradisi dan Bantuan Hukum Timbal Balik India-Indonesia

26 April 2026 • 18:39 WIB
Demo
Top Posts

Di Bawah Terik 41 Derajat Celsius 30 Peserta menuju kelas Pelatihan ITEC di NJA India

26 April 2026 • 18:51 WIB

Saree, Martabat, dan Wajah Keadilan di India

26 April 2026 • 18:46 WIB

Hadapi Kejahatan Lintas Negara, Hakim Agung India Tekankan Kerja Sama Ekstradisi dan Bantuan Hukum Timbal Balik India-Indonesia

26 April 2026 • 18:39 WIB

Memperkuat Integritas Keuangan: Perbandingan Hukum Anti Pencucian Uang Indonesia dan India

26 April 2026 • 18:21 WIB
Don't Miss

Di Bawah Terik 41 Derajat Celsius 30 Peserta menuju kelas Pelatihan ITEC di NJA India

By Ahmad Junaedi26 April 2026 • 18:51 WIB0

Pelatihan bagi Hakim dan Personel Yudisial Indonesia yang diselenggarakan melalui program Indian Technical and Economic…

Saree, Martabat, dan Wajah Keadilan di India

26 April 2026 • 18:46 WIB

Hadapi Kejahatan Lintas Negara, Hakim Agung India Tekankan Kerja Sama Ekstradisi dan Bantuan Hukum Timbal Balik India-Indonesia

26 April 2026 • 18:39 WIB

Memperkuat Integritas Keuangan: Perbandingan Hukum Anti Pencucian Uang Indonesia dan India

26 April 2026 • 18:21 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Di Bawah Terik 41 Derajat Celsius 30 Peserta menuju kelas Pelatihan ITEC di NJA India
  • Saree, Martabat, dan Wajah Keadilan di India
  • Hadapi Kejahatan Lintas Negara, Hakim Agung India Tekankan Kerja Sama Ekstradisi dan Bantuan Hukum Timbal Balik India-Indonesia
  • Memperkuat Integritas Keuangan: Perbandingan Hukum Anti Pencucian Uang Indonesia dan India
  • Perangi Pencucian Uang, Hakim Agung India dan Indonesia Perkuat Strategi Yudisial di Short Course Bhopal

Recent Comments

  1. kamagra north sydney on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  2. what is vidalista 80 on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  3. hims tadalafil atorvastatin on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  4. cenforce pillen on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  5. sildenafil 20mg tab on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.