Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dari Nalanda ke Bhopal: Menjemput Marwah Intelektual Sriwijaya dalam Diplomasi Peradilan Modern

23 April 2026 • 18:45 WIB

Seberapa Cerdaskah Anda?

23 April 2026 • 15:19 WIB

Hakim Militer di Persimpangan: Menegakkan Keadilan dalam Paradigma KUHAP Baru

23 April 2026 • 11:44 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Ketua MA RI : Kami terus perjuangkan peningkatan kesejahteraan Panitera sampai terwujud.
Berita Features

Ketua MA RI : Kami terus perjuangkan peningkatan kesejahteraan Panitera sampai terwujud.

10 Pesan Ketua MA dalam Pembinaan Panitera Seluruh Indonesia
Redpel SuaraBSDKRedpel SuaraBSDK31 October 2025 • 09:29 WIB7 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pembinaan Panitera Tingkat Pertama dan Tingkat Banding seluruh Indonesia berlangsung pagi ini Jumat, 30/10/25 dihadiri 923 Panitera dari seluruh Indonesia. YM Ketua MA RI membuka kegiatan tersebut dalam sambutan yang hangat. Ketua MA menginginkan “apel akbar” panitera seluruh Indonesia ini sebagai bentuk konsolidasi akbar seluruh panitera Indonesia. Ketua MA memastikan bahwa seluruh Panitera Indonesia harus pernah datang masuk di ruang balairung MA sebagai bentuk cinta pada MA dan peradilan.

Ketua MA menyampaikan pesan pertama dengan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Panitera dari seluruh Indonesia dalam memenuhi undangan kegiatan pembinaan. “Kehadiran saudara-saudara bukan hanya menunjukkan kedisiplinan, tetapi juga mencerminkan komitmen dan loyalitas terhadap lembaga peradilan”, Ucap Sunarto putera kebanggan asal Sumenep ini.

Ketua MA menyampaikan bahwa pembinaan menjadi kesempatan penting bagi semua untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lembaga peradilan. “Rasa memiliki atau sense of belonging bukan hanya sebatas kedekatan emosional, tetapi kesadaran bahwa setiap kita adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Mahkamah Agung. Ketika rasa memiliki terhadap lembaga ini tumbuh kuat, maka setiap tugas yang kita emban bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan bentuk tanggung jawab dan kebanggaan sebagai insan peradilan”, jelas Sunarto Ketua MA yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan MA itu.

Ketua MA dalam pesan kedua menyampaikan kepada seluruh Panitera Indonesia untuk introspeksi. Apa yang telah kita kontribusikan kepada masyarakat. “Sebelum kita menuntut apa yang menjadi hak kita, marilah kita terlebih dahulu melakukan introspeksi. Sudahkah kita benar-benar memberikan yang terbaik bagi lembaga ini? Sudahkah setiap kerja kita menjadi bagian dari pelayanan yang membawa manfaat bagi masyarakat pencari keadilan?”, tanya Sunarto retoris.

Ketua MA menyampaikan pesan ketiga tentang pentingnya menyadari jabatan yang kita emban adalah amanah. Dalam menjalankan amanah ini, kita harus memahami bahwa lembaga peradilan adalah organisasi yang terdiri atas berbagai komponen yang saling terkait. “Setiap komponen memiliki peran penting agar roda peradilan tetap berputar. Ibarat sebuah bangunan, lembaga ini dapat berdiri tegak karena setiap unsur menjalankan fungsinya: pondasi berfungsi menopang kekuatan, tiang berfungsi menjaga keseimbangan, dan atap berfungsi melindungi dari panas serta hujan”, Ujar Sunarto dengan metafora yang sangat dalam secara filosofis.

Pesan keempat Ketua MA menyampaikan bahwa setiap rezeki telah diatur oleh Allah dengan adil dan bijaksana. Tugas kita bukan membandingkan, tetapi mensyukuri apa yang telah diberikan. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran surat Ibrahim ayat 7: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” Maka, rasa syukur adalah kunci bertambahnya rezeki dan keberkahan hidup. Dalam menjalani pengabdian di lembaga peradilan, kita sering dihadapkan pada dua hal: bersyukur dan berekspektasi. Bersyukur dengan melihat ke bawah, menyadari masih banyak yang bekerja lebih keras dengan keterbatasan. Sementara berekspektasi dengan melihat ke atas, menjadikan mereka yang lebih baik sebagai inspirasi, bukan sebagai alasan untuk iri.

Ketua MA menjelaslan bahwa pimpinan MA telah membuat surat tanggal 18 September 2025 tentang perubahan Perpres 24/2007 tentang Tunjangan Panitera/Panitera Pengganti dan perubahan Perpres 25/2007 tentang Tunjangan Jurusita. “Kami akan terus perjuangkan peningkatan kesejahteraan Panitera seluruh Indonesia. Saya butuh kesabaran, doa dan kekuatan asa kalian. Mari kita bersama-sama memperjuangkannya”, tegas Sunarto dalam kesungguhan.

Baca Juga  PN Karawang Berikan Penghargaan kepada Tiga Hakim Mediator Berprestasi

Pesan kelima Ketua MA mengajak untuk menjaga kebersamaan dan menyingkirkan ego jabatan. Kadang kita mendengar pertanyaan sederhana: Apakah pengadilan bisa berjalan tanpa panitera? Pertanyaan semacam ini lahir dari ego profesi yang ingin menonjolkan diri, dan lupa bahwa pengadilan bukanlah tempat bagi satu peran untuk berdiri sendiri. Oleh karena itu, pertanyaan yang seharusnya kita ajukan bukanlah siapa yang lebih penting, tetapi bagaimana kita saling menguatkan agar lembaga ini dapat berjalan lebih baik.

Pesan keenam Ketua MA tantangan era revolusi industri 5.0 dan kecerdasan buatan. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, kita hidup pada masa di mana Artificial Intelligence semakin mampu meniru kemampuan manusia. Kini, kecerdasan buatan telah mampu membaca dokumen hukum bahkan mencatat jalannya persidangan secara presisi dan real time. Tidak tertutup kemungkinan, di masa mendatang, berbagai pekerjaan administratif di pengadilan, bahkan sebagian proses yudisial yang selama ini dilakukan oleh panitera, dapat dijalankan oleh sistem cerdas berbasis teknologi. Namun demikian, perlu diingat, meskipun robot mampu membaca dokumen dan mencatat jalannya persidangan secara
presisi dan real time, tetapi robot tidak mampu memahami nilai moral dan rasa keadilan. Di sinilah letak keunggulan manusia. Kita dikaruniai nurani sehingga kita dapat membedakan antara benar dan salah, adil dan zalim, pantas dan tidak pantas.

Pesan Ketujuh Ketua MA menyampaikan bahwa Pimpinan Mahkamah Agung tidak hanya berperan sebagai pimpinan di tingkat pusat, tetapi juga sebagai pemimpin bagi seluruh satuan kerja pengadilan di Indonesia. Oleh karena itu, Pimpinan Mahkamah Agung senantiasa memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kesejahteraan seluruh aparatur peradilan, sebagai bagian dari upaya menjaga motivasi, integritas, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Pesan kedelapan Ketua MA mengingatkan tentang pentingnya pembinaan dan pengawasan oleh atasan langsung. Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pembinaan Atasan Langsung, setiap atasan memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk secara aktif serta konsisten melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap bawahannya, hal ini juga berlaku bagi Panitera untuk melakukan pembinaan dan pengawasan bagi bawahan di kepaniteraan.

Pesan kesembilan Ketua MA mengingatkan kembali pentingnya menjunjung tinggi etika profesi dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap profesi memiliki kode etik yang berfungsi sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Demikian pula bagi Panitera dan Jurusita, telah ditetapkan Kode Etik dan Pedoman Perilaku berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 122/KMA/SK/VII/2013, serta diatur pula melalui Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Kita juga perlu waspada terhadap hal-hal yang dapat menggerus integritas, salah satunya adalah perilaku koruptif yang dapat muncul karena tiga hal: karena kebutuhan (corruption by needs), karena keserakahan (corruption by greed), dan karena adanya kesempatan (corruption by chance). “Sebagaimana pesan bijak Mahatma Gandhi, “The world has enough for everyone’s need, but not enough for everyone’s greed.” Dunia ini cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap orang, tetapi tidak akan pernah cukup untuk memuaskan keserakahan”, ucap Sunaryo yang dikenal kokoh dalam komitmen integritas tersebut.

Baca Juga  Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

Pesan kesepuluh Ketua MA yakni mengajak semua panitera untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bahwa Mahkamah Agung masih menghadapi tantangan dalam menjaga kepercayaan publik dan kewibawaan institusi. Ketua MA menguraikan empat tingkatan pelayanan publik yang mencerminkan perbedaan sikap dan nilai aparatur. Tingkatan pertama adalah pelayanan transaksional, yaitu pelayanan yang dilandasi kepentingan pribadi atau imbalan tertentu. Model ini harus ditinggalkan karena bertentangan dengan semangat pengabdian dan integritas. Tingkatan kedua, pelayanan semu, dilakukan hanya untuk menyelesaikan tugas tanpa memperhatikan standar dan kualitas. Pelayanan seperti ini tampak efisien, tetapi sering mengabaikan keadilan dan kepuasan masyarakat. Tingkatan ketiga adalah pelayanan pragmatis, yang berfokus pada hasil akhir semata tanpa melibatkan nilai moral dan tanggung jawab batin. Secara teknis benar, namun kehilangan makna spiritual dan pengabdian. Tingkatan keempat yang merupakan tingkatan tertinggi yang perlu kita wujudkan adalah pelayanan berkarakter, yakni pelayanan yang dijalankan dengan keikhlasan, ketulusan, dan niat ibadah. Dalam tingkat ini, setiap pekerjaan tidak lagi sekadar kewajiban, tetapi menjadi bagian dari pengabdian kepada Allah SWT., Tuhan Yang Maha Esa, dan bangsa tercinta.

Mengakhiri pidato Pembinaannya Ketua MA menyampaikan pesan kepada seluruh Panitera/Panitera Pengganti Seluruh Indonesia : “Sebuah organisasi dapat berdiri kokoh karena setiap bagiannya saling menguatkan, seperti bangunan yang tegak karena komponen yang saling menopang. Demikian pula setiap kita memiliki peran, setiap peran memiliki arti, dan setiap arti memberi kekuatan.”, pesan Sunarto diiringi gemuruh tepuk tangan seluruh Panitera yang hadir di ruang Balairung MA.

Panitera Pengadilan Tinggi Medan, Drs. Asmar Josen, S.H., M.H., ditengah-tengah pembinaan mengatakan bahwa 10 pesan yang disampaikan oleh Ketua MA tersebut adalah booster terbaik bagi panitera untuk bekerja sungguh-sungguh dalam kecerdasan dan integritas. “Kami percaya bahwa Ketua MA dan Pimpinan MA telah berkerja keras dan sungguh sungguh memperjuangkan kesejahteraan panitera seluruh Indonesia, insyaAllah kami akan selalu kompak, patuh dan loyal untuk menerima seluruh arahan dalam perjuangan ini”, ucap Josen mantan Panitera Pengadilan Tinggi Bengkulu tersebut.

Sementara Panitera Pengadilan Negeri Gunung Sugih, Chairullah, S.H., M.H., mengatakan bahwa sangat percaya dengan upaya-upaya pimpinan MA untuk membawa MA menjadi peradilan yang Agung. “Sami’na Waatho’na, kami mendengar dan kami patuh apa kata pimpinan karena saya percaya pimpinan MA pasti akan melakukan yang terbaik untuk jajaran anak buahnya, kami akan mendukung seluruh kebijakan terbaik”, ucap Chairullah mantan Panitera PN Rangkas Bitung tersebut.

kabadan
Syamsul Arief
Kepala Badan Strajak Diklat Kumdil

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita

Comments are closed.

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Dari Nalanda ke Bhopal: Menjemput Marwah Intelektual Sriwijaya dalam Diplomasi Peradilan Modern

23 April 2026 • 18:45 WIB

Hakim Militer di Persimpangan: Menegakkan Keadilan dalam Paradigma KUHAP Baru

23 April 2026 • 11:44 WIB

Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia

23 April 2026 • 11:28 WIB
Demo
Top Posts

Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia

23 April 2026 • 11:28 WIB

Etika Bermedia Sosial bagi Hakim: Antara Ekspresi Diri dan Marwah Peradilan

13 March 2026 • 20:03 WIB

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB
Don't Miss

Dari Nalanda ke Bhopal: Menjemput Marwah Intelektual Sriwijaya dalam Diplomasi Peradilan Modern

By Ari Gunawan23 April 2026 • 18:45 WIB0

BHOPAL – Riuh rendah mesin pesawat yang membawa 30 delegasi dari Mahkamah Agung yang terdiri…

Seberapa Cerdaskah Anda?

23 April 2026 • 15:19 WIB

Hakim Militer di Persimpangan: Menegakkan Keadilan dalam Paradigma KUHAP Baru

23 April 2026 • 11:44 WIB

Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia

23 April 2026 • 11:28 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Dari Nalanda ke Bhopal: Menjemput Marwah Intelektual Sriwijaya dalam Diplomasi Peradilan Modern
  • Seberapa Cerdaskah Anda?
  • Hakim Militer di Persimpangan: Menegakkan Keadilan dalam Paradigma KUHAP Baru
  • Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia
  • Pusdiklat Teknis Peradilan Matangkan Finalisasi Kurikulum Sertifikasi Lingkungan Hidup 2026 Melalui Diskusi Kelompok

Recent Comments

  1. sildenafil daily dosage on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  2. viagra pill meaning on Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong
  3. cialis dosage recommendations on “Dari Ruang Diklat Menuju Putusan Berkualitas: Transformasi Hakim Militer dan TUN di Era KUHAP Nasional”
  4. orlistat constant diarrhea on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  5. voriconazole fda on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.