Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tidak Ada Anak yang Terlahir Jahat

October 26, 2026

Menjinakkan Mesin, Menjaga Nurani: Ikhtiar Hakim Agar Tak Tergantikan

October 26, 2026

BSDK–LeIP–NCHR Bersinergi Memperkuat Hakim Berbasis HAM

October 26, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » TAJUK EDITORIAL SUARABSDK : Ketika Hakim Menjaga Demokrasi

TAJUK EDITORIAL SUARABSDK : Ketika Hakim Menjaga Demokrasi

Putusan bebas Delpedro Marhaen dkk. mengingatkan bahwa di tengah tarik-menarik antara pasal karet dan kebebasan berekspresi, ruang sidang tetap menjadi tempat di mana hakim diuji: apakah hukum berdiri di pihak kekuasaan atau di pihak demokrasi
Redaktur SuaraBSDKBy Redaktur SuaraBSDKMarch 8, 2026 · 12:33 WIB4 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dalam bukunya The Judge in a Democracy, Aharon Barak menulis sebuah pengingat yang keras sekaligus jernih: tugas hakim dalam demokrasi bukan sekadar menerapkan hukum, tetapi juga melindungi demokrasi itu sendiri. “The second role of the judge in a democracy is to protect the constitution and democracy itself.” Lebih jauh ia mengingatkan, demokrasi tidak pernah aman dengan sendirinya: “If we do not protect democracy, democracy will not protect us.” 

Pesan Barak terasa menemukan relevansinya dalam putusan bebas terhadap Delpedro Marhaen dan sejumlah rekannya oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hari Jumat, 6 Maret 2026 yang lalu. Perkara ini sejak awal melampaui batas perkara pidana biasa. Ia berkembang menjadi ujian terhadap sejauh mana negara hukum mampu menempatkan kebebasan berekspresi dalam orbit demokrasi.

Penangkapan aktivis, dakwaan penghasutan, serta perdebatan mengenai tafsir pasal pidana yang digunakan memperlihatkan sesuatu yang sudah lama menjadi kegelisahan publik: kerentanan hukum pidana untuk ditarik terlalu jauh ke wilayah ekspresi politik warga negara. Salah satu persoalan klasik dalam hukum pidana Indonesia adalah keberadaan sejumlah norma yang sering disebut sebagai “pasal karet.” Rumusan pasal-pasal ini kerap bersifat elastis, terbuka terhadap berbagai tafsir, dan dalam praktiknya tidak jarang menjangkau ekspresi publik yang seharusnya berada dalam ruang kebebasan sipil.

Masalahnya bukan semata-mata pada keberadaan norma tersebut, tetapi pada bagaimana ia digunakan. Ketika pasal yang lentur diterapkan terhadap kritik politik atau ekspresi warga negara, maka hukum berisiko bergeser dari instrumen keadilan menjadi alat pembungkaman. Dalam titik itulah hakim memegang peran yang sangat menentukan.

Hakimlah yang harus memastikan bahwa norma hukum tidak ditarik melampaui batas konstitusionalnya. Hakimlah yang harus menjaga agar hukum tetap berada dalam orbit demokrasi. Dengan kata lain, ketika pasal karet berhadapan dengan nurani konstitusi, maka nurani hakimlah yang menentukan arah keadilan.

Baca Juga  Republikanisme, Demokrasi, dan Negara Hukum

Ketika norma hukum membuka ruang tafsir yang luas, maka keadilan tidak lagi hanya bergantung pada teks undang-undang, tetapi juga pada keberanian hakim untuk membaca hukum secara konstitusional. Putusan bebas dalam perkara ini memperlihatkan satu hal penting: bahwa pengadilan dapat berfungsi sebagai pagar terakhir yang menjaga agar hukum tidak berubah menjadi instrumen pembungkaman.

Dari perspektif teori demokrasi, situasi semacam ini dapat dibaca melalui gagasan Jürgen Habermas tentang public sphere. Habermas menggambarkan demokrasi sebagai ruang diskursus publik tempat warga negara menyampaikan kritik terhadap kekuasaan secara rasional dan terbuka. Ruang itu tidak hanya berada di jalanan, di kampus, atau di ruang redaksi media. Dalam banyak kasus, ruang sidang pengadilan juga menjadi bagian dari ruang publik demokratis itu.

Ketika ekspresi publik dipersoalkan melalui hukum pidana, maka perdebatan tentang kebebasan berpindah dari jalanan ke ruang yudisial. Di sana, negara harus menjelaskan batas-batas kewenangannya, argumen diuji secara rasional, dan hakim pada akhirnya menentukan apakah hukum berdiri di pihak kebebasan atau justru mengekangnya. Karena itu, putusan seperti dalam perkara Delpedro dkk itu bukan sekadar putusan bebas. Ia adalah pengingat bahwa demokrasi juga dipertahankan melalui pertimbangan hukum yang jernih.

Namun editorial ini juga perlu mengingatkan satu hal yang lebih mendasar. Dalam negara hukum modern, setiap putusan pengadilan sesungguhnya selalu memiliki dimensi hak asasi manusia. Bahkan ketika hakim menjatuhkan hukuman sekalipun, keputusan itu tetap harus berangkat dari kesadaran bahwa hukum bekerja dalam kerangka penghormatan terhadap martabat manusia.

Ada sebuah refleksi yang sering muncul di kalangan hakim sendiri: berapa banyak pertimbangan hukum dalam sebuah putusan yang benar-benar memuat pesan perlindungan hak asasi manusia? Pertanyaan itu sederhana, tetapi jawabannya tidak selalu mudah. Padahal semestinya setiap putusan—baik menghukum, membebaskan, menerima gugatan, ataupun menolaknya—selalu memiliki jejak pertimbangan yang berakar pada prinsip-prinsip HAM sebagai fondasi demokrasi.

Baca Juga  Keshalehan Diri Pribadi dan Keadilan Sosial

Di titik inilah hakim tidak hanya bekerja sebagai penafsir undang-undang, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai konstitusi. Setiap pertimbangan hukum adalah kesempatan untuk memastikan bahwa hukum tetap berpihak pada martabat manusia.

Redaksi suarabsdk memandang bahwa putusan dalam perkara ini memberikan pesan penting bagi demokrasi Indonesia. Ia menunjukkan bahwa di tengah kekhawatiran terhadap penggunaan norma pidana yang terlalu elastis, peradilan masih memiliki kapasitas korektif untuk menjaga batas antara penegakan hukum dan perlindungan kebebasan sipil.

Demokrasi memang tidak hanya dirawat oleh pers, masyarakat sipil, akademisi kampus atau gerakan mahasiswa. Demokrasi juga membutuhkan hakim yang berani membaca hukum dengan nurani konstitusi—hakim yang memahami bahwa di balik setiap perkara terdapat wajah kebebasan yang harus dijaga.Karena itu, ruang sidang tidak boleh dipahami sekadar sebagai tempat menjatuhkan vonis. Ia adalah ruang di mana hukum diuji: apakah ia masih setia pada demokrasi.

Dan pada akhirnya, sejarah sering mengingat satu hal yang sederhana namun menentukan: kebebasan tidak selalu diselamatkan oleh suara yang paling keras di jalanan, tetapi oleh pertimbangan hukum yang paling jernih di ruang sidang. Sebab ketika hukum kehilangan keberanian untuk melindungi kebebasan, demokrasi akan menjadi sunyi. Dan ketika hakim masih berani berdiri di antara kekuasaan dan kebebasan, di situlah harapan demokrasi tetap menyala.

Redaktur SuaraBSDK
Kontributor
Redaktur SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artikel demokrasi editorial Editorial Team hakim menjaga
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Tidak Ada Anak yang Terlahir Jahat

October 26, 2026

Menjinakkan Mesin, Menjaga Nurani: Ikhtiar Hakim Agar Tak Tergantikan

October 26, 2026

KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial

October 26, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026

Belajar Keadilan Iklim dari Secangkir Kopi: Setiap Daerah Punya Cerita, Alam Punya Keunikan

October 15, 2026
Don't Miss

Tidak Ada Anak yang Terlahir Jahat

By Syailendra Anantya PrawiraOctober 26, 20260

Pendahuluan Pemberitaan media massa dan linimasa media sosial di Indonesia belakangan ini kerap diwarnai oleh…

Menjinakkan Mesin, Menjaga Nurani: Ikhtiar Hakim Agar Tak Tergantikan

October 26, 2026

BSDK–LeIP–NCHR Bersinergi Memperkuat Hakim Berbasis HAM

October 26, 2026

KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial

October 26, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Tidak Ada Anak yang Terlahir Jahat
  • Menjinakkan Mesin, Menjaga Nurani: Ikhtiar Hakim Agar Tak Tergantikan
  • BSDK–LeIP–NCHR Bersinergi Memperkuat Hakim Berbasis HAM
  • KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  • Transformasi Peradilan Modern: Hakim Dituntut Kuasai Perspektif Teknologi dan Keabsahan Alat Bukti Elektronik

Recent Comments

  1. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  2. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  3. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  4. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  5. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.