Malang — Tim tenis beregu Peradilan Tata Usaha Negara kembali menunjukkan performa terbaik dalam Kejuaraan Nasional Tenis Beregu Piala Ketua Mahkamah Agung RI Tahun 2026 di Malang. Pada pertandingan hari ini, tim Peratun Putra dan Peratun Putri sama-sama berhasil memastikan diri sebagai juara pool dan melaju ke babak knock-out atau 32 besar.
Tim Peratun Putra memastikan posisi juara pool setelah meraih kemenangan dramatis atas tim Pengadilan Tinggi Banjarmasin dengan skor 3-2. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh semangat, namun tim Peratun Putra mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya mengunci kemenangan penting tersebut.
Sementara itu, tim Peratun Putri juga tampil meyakinkan. Menghadapi tim Pengadilan Tinggi Medan, tim Peratun Putri berhasil menang telak dengan skor 3-0. Kemenangan ini sekaligus menegaskan soliditas tim putri Peratun yang sejak awal pertandingan menunjukkan kekompakan dan kesiapan dalam menghadapi setiap lawan.
Dengan hasil tersebut, tim Peratun Putra dan Peratun Putri sama-sama keluar sebagai juara di masing-masing pool. Keduanya berhak melanjutkan perjuangan ke babak knock-out atau 32 besar, sekaligus membuka peluang untuk terus melaju ke fase berikutnya.

Salah satu atlet tim Peratun Putra dari unsur hakim, Hidayat, menyampaikan optimisme bahwa timnya mampu melangkah lebih jauh dalam turnamen ini. Menurutnya, semangat bertanding, kekompakan tim, dan sportivitas menjadi modal utama untuk menghadapi babak selanjutnya.
Kami optimis tim Peratun Putra bisa melaju sampai partai final. Yang penting tetap bermain penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Hidayat.
Dukungan penuh juga terus diberikan jajaran ofisial kepada para atlet Peratun. Ujang Abdullah, ofisial tim yang juga Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, tampak selalu mendampingi dan memberi semangat kepada tim saat bertanding.
Dengan gaya khasnya, Ujang Abdullah menyampaikan pantun penyemangat untuk memotivasi para pemain Peratun agar terus menjaga asa meraih prestasi tertinggi di Malang.
“Olahraga sepanjang raga, agar sehat sepanjang masa. Bila di Semarang juara tiga, di Kota Malang bisa yang pertama,” ujarnya.
Pantun tersebut disambut sebagai suntikan semangat bagi para atlet Peratun yang kini bersiap menghadapi babak gugur. Pada babak knock-out, tim Peratun Putri dijadwalkan berhadapan dengan PTA Kendari. Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi tim putri untuk menjaga tren positif dan melanjutkan langkah menuju babak berikutnya.
Keberhasilan tim Peratun Putra dan Putri menjadi juara pool tidak hanya menunjukkan kualitas permainan, tetapi juga memperlihatkan kekompakan, daya juang, dan semangat kebersamaan warga Peradilan Tata Usaha Negara. Melalui ajang ini, semangat sportivitas dan silaturahmi terus terjaga, sejalan dengan nilai-nilai yang menjadi ruh pelaksanaan Kejuaraan Nasional Tenis Beregu Piala Ketua Mahkamah Agung RI.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


