Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mendorong Evalusi dan Menciptakan Solusi di Lingkungan Peradilan Militer

September 19, 2026

PT Palangkaraya Kuatkan Putusan PN Pulang Pisau dalam Sengketa Tanah 11 Hektar

September 19, 2026

Ketua Kamar Pembinaan MA: “Denpasar Principles dan Kerahasiaan Sebagai Fondasi Layanan Psikososial Bagi Hakim”.

September 19, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Hari Sugiharto: Judicial Activism Bukan Kebebasan Menerobos Hukum

Hari Sugiharto: Judicial Activism Bukan Kebebasan Menerobos Hukum

Diklat Sertifikasi Hakim Lingkungan Hidup Angkatan XXIII | BSDK Mahkamah Agung, Megamendung
Redpel SuaraBSDKBy Redpel SuaraBSDKAugust 4, 2026 · 18:15 WIB4 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

MEGAMENDUNG — Judicial activism dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup di Peradilan Tata Usaha Negara bukanlah ruang bebas bagi hakim untuk menerobos hukum tanpa batas. Keberanian melakukan penemuan hukum tetap harus berpijak pada yurisdiksi PTUN, argumentasi yang rasional, serta pembuktian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penegasan itu disampaikan Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Hari Sugiharto, saat mengisi materi “Judicial Activism dalam Pemeriksaan Sengketa Tata Usaha Negara di Bidang Lingkungan Hidup” pada Diklat Sertifikasi Hakim Lingkungan Hidup Angkatan XXIII di BSDK Mahkamah Agung, Megamendung, Selasa (4/8/2026).

Menurut Hari, judicial activism sesungguhnya bukan sesuatu yang asing bagi hakim PTUN. Karakter hukum acara tata usaha negara sejak awal memang memberi ruang yang lebih aktif kepada hakim, terutama dalam menggali fakta, mengarahkan pembuktian, serta memastikan sengketa tidak selesai hanya karena kelemahan formal para pihak.

“Judicial activism untuk hakim peradilan tata usaha negara menurut saya adalah hal biasa, bukan hal yang luar biasa,” ujarnya.

Ia memberi contoh sederhana. Dalam banyak sengketa, dokumen yang menentukan keabsahan sebuah keputusan justru berada di tangan tergugat atau lembaga pemerintah lain. Dalam kondisi seperti itu, hakim tidak seharusnya berhenti pada kesimpulan bahwa penggugat gagal membuktikan dalilnya. Hakim dapat meminta dokumen, memanggil pejabat untuk memberi penjelasan, atau menggunakan kewenangan lain untuk menemukan fakta yang relevan.

Meski demikian, Hari mengingatkan bahwa sikap progresif tidak identik dengan keberanian menyimpangi norma sesuka hati. Hakim tetap harus menguji apakah norma yang tersedia masih mampu memberikan penyelesaian yang adil terhadap perkara konkret.

“Kalau norma itu memang sudah fair, ya diterapkan saja,” katanya. Penafsiran lebih jauh atau konstruksi hukum, lanjutnya, diperlukan ketika penerapan norma secara tekstual justru melahirkan ketidakadilan atau ketika aturan belum memberi jawaban terhadap masalah yang muncul.

Baca Juga  Ujung tombak Perubahan Peradilan itu bernama Sekretaris!

Di titik itulah judicial activism menemukan batasnya. Hakim tetap bekerja dalam kerangka pembagian kekuasaan dan yurisdiksi PTUN. Penemuan hukum tidak boleh berubah menjadi upaya mengambil alih kewenangan pembentuk kebijakan. “Jangan semata-mata karena ingin menjadi progresif, lalu menyimpangi aturan tanpa dasar,” tegas Hari.

Dalam sengketa lingkungan hidup, persoalan menjadi semakin rumit karena hakim berhadapan dengan bukti ilmiah. Hasil laboratorium, data pencemaran, kualitas air, ataupun dampak ekologis tidak selalu dapat dibaca dengan pengetahuan hukum semata. Hari meminta hakim tidak merasa harus menjadi ilmuwan.

Jika bukti teknis memerlukan keahlian khusus, pengadilan dapat memanggil ahli independen. Ia mencontohkan pencemaran sungai oleh kegiatan industri. Ketika pemeriksaan lapangan dilakukan, kondisi sungai bisa saja tampak bersih karena pembuangan limbah dihentikan sementara. Namun kerusakan instalasi pengolahan air limbah, kematian biota, atau rangkaian fakta lain tetap dapat dibaca sebagai bagian dari pembuktian.

Ketika ketidakpastian ilmiah masih menyisakan keraguan, Hari menegaskan pentingnya prinsip In Dubio Pro Natura. “Kalau pembuktiannya tidak jelas, tidak pasti, dan ada keraguan hakim, proteksinya kita arahkan kepada lingkungan hidup,” ujarnya.

Diskusi berlangsung hidup. Sejumlah peserta mempertanyakan batas judicial activism agar hakim tidak “offside”, posisi masyarakat adat yang belum mendapatkan pengakuan formal, legal standing seorang environmentalist yang tidak tergabung dalam organisasi lingkungan, hingga bagaimana menggunakan asas kemanfaatan tanpa masuk terlalu jauh ke wilayah kebijakan pemerintah.

Salah satu pertanyaan menarik menyangkut praktik adat yang membatasi penangkapan ikan pada masa tertentu agar populasi ikan tetap terjaga, sementara izin pemerintah tidak memuat larangan serupa. Hari menilai kearifan lokal tetap dapat menjadi bahan pertimbangan apabila nyata memiliki fungsi menjaga keberlanjutan lingkungan. “Kearifan lokal bisa jadi dasar, selama kearifan lokal itu dalam rangka melindungi lingkungan hidup,” katanya.

Baca Juga  Mengubah Paradigma Hukum Baru Demi Atasi Krisis Bumi di Era Antroposen

Ia juga mendorong hakim agar lebih berani menggunakan instrumen yang sebenarnya telah tersedia, termasuk dwangsom dalam konteks tertentu untuk mendorong pelaksanaan putusan. “Kita punya senjata, tapi tidak pernah kita pakai senjata itu,” ujarnya.

Namun keberanian itu tetap harus diiringi disiplin dalam menyusun pertimbangan. Hari menekankan pentingnya struktur argumentasi yang jelas: apa isu hukumnya, norma apa yang digunakan, fakta apa yang terbukti, lalu bagaimana norma diterapkan terhadap fakta tersebut. Perbandingan hukum atau putusan dari negara lain boleh digunakan, tetapi tidak boleh membuat pertimbangan kehilangan fokus pada perkara konkret.

Pada bagian akhir, Hari menyebut tiga tantangan yang masih dihadapi hakim lingkungan: kuatnya dogma positivisme hukum, keterbatasan keahlian sains, dan tekanan kepentingan investasi serta dunia usaha. Investasi memang dibutuhkan untuk pembangunan, tetapi kepentingan ekologis tidak boleh hilang dari pertimbangan hukum.

Pesan terakhirnya justru kembali pada hal yang paling mendasar: integritas. Judicial activism, menurutnya, tidak akan berarti apa-apa apabila keberanian hakim tidak dibarengi keteguhan menjaga independensi.

“Jaga integritas di masing-masing satuan kerja. Anda masih baru, kerja masih lama. Jangan sampai tergoda apa pun,” pesan Hari.

Dengan demikian, Judicial activism bukan ukuran seberapa jauh hakim berani meninggalkan teks. Ukurannya terletak pada seberapa bertanggung jawab hakim menggunakan seluruh instrumen hukum ketika teks saja tidak cukup untuk menjaga keadilan, termasuk keadilan ekologis bagi masyarakat hari ini dan generasi yang akan datang.

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Diklat Hakim hakim lingkungan Hukum Lingkungan Judicial Activism Peradilan TUN pusdiklat teknis Sengketa Lingkungan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

PT Palangkaraya Kuatkan Putusan PN Pulang Pisau dalam Sengketa Tanah 11 Hektar

September 19, 2026

Ketua Kamar Pembinaan MA: “Denpasar Principles dan Kerahasiaan Sebagai Fondasi Layanan Psikososial Bagi Hakim”.

September 19, 2026

Perdamaian yang Tumbuh di Ruang Mediasi: PA Baturaja Sukses Selesaikan Sengketa Waris Yang Fantastis

September 18, 2026
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,440 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Mendorong Evalusi dan Menciptakan Solusi di Lingkungan Peradilan Militer

By Ashhab TrionoSeptember 19, 20260

Dalam dunia Birokrasi, kita semua percaya bahwa setiap lembaga peradilan yang kuat selalu ditopang oleh…

PT Palangkaraya Kuatkan Putusan PN Pulang Pisau dalam Sengketa Tanah 11 Hektar

September 19, 2026

Ketua Kamar Pembinaan MA: “Denpasar Principles dan Kerahasiaan Sebagai Fondasi Layanan Psikososial Bagi Hakim”.

September 19, 2026

Perdamaian yang Tumbuh di Ruang Mediasi: PA Baturaja Sukses Selesaikan Sengketa Waris Yang Fantastis

September 18, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Mendorong Evalusi dan Menciptakan Solusi di Lingkungan Peradilan Militer
  • PT Palangkaraya Kuatkan Putusan PN Pulang Pisau dalam Sengketa Tanah 11 Hektar
  • Ketua Kamar Pembinaan MA: “Denpasar Principles dan Kerahasiaan Sebagai Fondasi Layanan Psikososial Bagi Hakim”.
  • Perdamaian yang Tumbuh di Ruang Mediasi: PA Baturaja Sukses Selesaikan Sengketa Waris Yang Fantastis
  • Dorong Peningkatan Kualitas Putusan dan Kompetensi Ekonomi Syariah, PTA Semarang Gelar Diskusi Hukum

Recent Comments

  1. Masjudul Haq on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  2. Ahmad Satiri on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  3. Burhan on Dari Prajurit Hukum ke Mahkamah Agung: Letkol Chk Sudiyo Pesan ‘Menulis dan Menulislah’
  4. Vanimut on Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026
  5. Ekasari on BSDK MA Run 2026: 10 Kilometer Pelari CADAS, Berlari Bersama Menjaga Semangat Pengabdian dan Integritas
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.