Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fenomena Elite Capture dan Korporatokrasi dalam Kejahatan Korporasi

11 May 2026 • 19:00 WIB

Anatomi Putusan Adil: Integrasi Regulasi, Nurani, dan Pesan Ilahi di Tengah Arus Opini Publik

11 May 2026 • 14:55 WIB

Temuwicara MA – BI – OJK Tahun 2026: Sinergi Menjaga Keadilan dan Stabilitas Negeri

11 May 2026 • 12:24 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Silang Selimpat Batin Setelah Kenaikan Gaji Hakim
Artikel Features

Silang Selimpat Batin Setelah Kenaikan Gaji Hakim

Indarka PPIndarka PP2 February 2026 • 16:21 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dahulu, belum lama-lama amat, tepatnya ketika masih CPNS yang bertugas di muka pelayanan pengadilan, di sela-sela harian kerja melelahkan tak jarang saya membatin betapa aduhai jadi seorang hakim. Ruangan leganya di lantai dua itu, yang kadang cuma diisi dirinya sendiri, mungkin bersaksi ia tidak pernah berpeluh keringat ketika mengerjakan berkas-berkas yang diantar ke mejanya. Ia tampak cerah dan semringah sebab tiap dua-tiga kali dalam satu pekan masih sempat bermain tenis sebagai stimulan kesehatan.

Di waktu yang sama, saya dan kawan-kawan senasib sepenanggungan harus siap sedia menjunjung tinggi service excellent biarpun kecipratan omel para pencari keadilan di meja pelayanan. Kami dilarang bermuka kecut meski aslinya sudah kumut-kumut. Sesekali kami juga harus kerja lembur untuk mengejar tenggat waktu pengerjaan dokumen-dokumen genting seperti zona integritas. Sering kali kami datang ke kantor di hari Sabtu atau Minggu untuk membantu pengecatan halaman utama. Sementara hakim yang saya ceritakan sebelumnya, acap kali absen kecuali saat hari kerja untuk sebatas sidang-menyidang saja.

Rupanya kontras itu yang melatarbelakangi prasangka saya terhadap hakim tumbuh sedikit demi sedikit. Pandangan ketimpangan ala kacamata mahasiswa idealis, gagap menyaksikan cara dunia bekerja dan cara kerja dunia.

Fatamorgana Kenikmatan Hakim

Galibnya seorang staf, dulu saya hanya mengerjakan suatu perintah pimpinan sebaik mungkin. Begitu pekerjaan beres saya akan pulang, istirahat, tidur, lalu bangun pagi keesokan harinya dengan melupakan hal-hal kemarin atau kemarinnya lagi.

Namun sekarang, beberapa bulan usai resmi disumpah sebagai hakim, saya teringat kembali betapa serampangan dan lalainya pikiran saya masa itu. Suatu kali setelah sidang, di antara catatan-catatan keterangan para pihak serta saksi-saksi yang sama absurdnya, di antara kegamangan saya memeriksa perkara bocah 13 tahun yang sudah kebelet kawin, di tengah overthinking menanti putusan pengadilan tingkat banding yang memeriksa ulang putusan saya, membuat kepala saya pening berkepanjangan. Kahanan macam ini?

Nikmat-nikmat hakim seperti prasangka saya beberapa tahun lalu entah mengapa tidak terjadi sama sekali. Dengan volume 1.054 perkara pada tahun 2025 di satuan kerja saya, dengan ketersediaan empat orang hakim saja (termasuk ketua dan wakil ketua) yang setiap sidang memeriksa 20 hingga 40 perkara, saya nyaris tidak pernah tidur di bawah pukul 01.00 dinihari. Belum lagi tugas-tugas nonyudisial yang dilimpahkan kepada hakim. Masuk tim ini-itu, panitia ini-itu, pengawasan bidang, badan pertimbangan jabatan, dan lain-lain, tidak pernah saya sadari sebelumnya bakal seruwet ini.

Baca Juga  Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim

Tanggung Jawab yang Gaib

Di berbagai tugas baik yudisial maupun nonyudisial, nama hakim sering ditulis dalam surat keputusan ketua pengadilan sebagai penanggung jawab, atau pengawas, atau koordinator, atau sejenis itu. Tugas utamanya memanajemen suatu urusan agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kadang saya menduga, bisa jadi orang lain menganggap peran hakim tersebut tak lebih sekadar tukang suruh.

Celakanya, dalam hal ini frasa “tanggung jawab” adalah benda gaib. Sebesar gunung manapun di belahan dunia ini, tanggung jawab tidak tampak ketika semua urusan berjalan mulus. Akan tetapi, apabila pelaksanaan urusan itu mulai melenceng dari rencana, atau bahkan malah gagal, barulah tanggung jawab itu tampak mewujud sanksi: bisa administratif, teguran, atau sebatas cemooh sosial.

Kini saya harus mulai mengakui dan menyadari, yang khilaf dan lalai dari pandangan saya terhadap hakim beberapa tahun silam adalah soal beban tanggung jawabnya. Saya asben kalau kerja-kerja hakim sungguh tak bisa jauh dari perenungan di batas realitas dan idealitas, di ambang kalah dan menang para pihak yang akan memengaruhi nasib hidup mereka. Hakim seolah bersemadi dalam goa batin diri sendiri. Karenanya jika berbincang mengenai kenaikan gaji yang saat ini sedang menjadi bola api, kiranya sebuah bayaran atas benda gaib bernama “tanggung jawab” itu.

Silang Selimpat

Dapatkah tulisan saya ini lahir ketika tidak jadi hakim? Sejujurnya saya ragu, sebab mungkin saya tak akan peduli perihal tetek-bengek tanggung jawab core bussines yang dieluh-eluhkan hakim selama ini.

Bagi sesiapa yang konsisten mengkritik ketidaklayakan hakim beroleh kenaikan gaji, saya tetap respek atas sikap istikamah itu. Toh tidak ada mekanisme yang mengizinkan percobaan atas jabatan hakim sehingga barisan para pengkritik tidak dapat terakomodir untuk sebatas mencicipi rasanya jadi hakim: “cobalah jadi hakim yang sungguh-sungguh, barang satu atau dua tahun saja. Nikmatilah semuanya”.

Saya tak dapat menggaransi apakah buah pikiran ini juga tumbuh di kalangan kawan hakim lain. Tetapi setidaknya satu orang kawan hakim seangkatan saya yang bertugas di satuan kerja wilayah PTA Bali pernah menyampaikan betapa sungkan ia terhadap ketetapan takdir yang dialaminya. Beban perkara yang minim membuat ia sangsi atas kelayakan dirinya menerima gaji hakim. Selain soal hak keuangan, yang tak kalah membikin tidak enak hati adalah penempatannya di Bali, wilayah destinasi impian para hakim karena preferensi ideal untuk mencapai work life balance. Demi menebus rasa sungkan, kawan saya itu kini setiap sore memutuskan untuk menemani anak-anak kecil belajar bersama di musala kantornya. Meneruskan rihlah perpustakaan kecil yang sudah ia mulai dari kampung halaman sejak masa kuliah dulu.

Baca Juga  Mahkamah Agung Tunjuk Kuasa Pengguna Anggaran Tahun Anggaran 2026, Apa Tugas dan Wewenangnya?

Kondisi itu barangkali yang menyebabkan kritik-kritik terhadap kenaikan tunjangan hakim meluncur begitu deras. Dalam hal ini saya tidak ingin mengajak siapa pun kecuali diri sendiri, bahwa saya harus mengakui pada faktanya di satuan kerja tertentu masih ada hakim-hakim yang sidangnya bahkan tak sampai belasan dalam setahun. Di sisi lain saya juga punya harapan kiranya bolehlah orang-orang mulai mengakui kalau tanggung jawab hakim memang besar, tak peduli seberapa minim jumlah perkara yang ditanganinya.

Sudah banyak kawan mencoba menyuarakan rentet pasal terkait kehakiman: bagaimana kedudukannya, atau bagaimana tugas dan tanggung jawabnya. Sayang, pendekatan rigid itu alih-alih menggoyahkan dinding penolakan orang-orang, disadari atau tidak malah mengakibatkan jarak antara hakim dan nonhakim kian menjauh, dan menjauh lagi. Frasa “tanggung jawab” yang sebatas diilhami sebagai keyakinan maya, dipakai sebagai tameng perlindungan, diagungkan sebagai alat validasi, hanya akan mengundang mimpi-mimpi buruk. Padahal di mata orang lain, benda gaib itu tak lebih omon-omon belaka. Ketegangan itu kini tidak sedang terjadi antarinstansi, bukan pula antargedung perkantoran, melainkan antarmata di bawah satu atap, yang jaraknya tak lebih dari dua depa di satu meja persidangan

Indarka PP
Kontributor
Indarka PP
Hakim Pengadilan Agama Tanah Grogot

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artikel KenaikanGajiHakim
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Fenomena Elite Capture dan Korporatokrasi dalam Kejahatan Korporasi

11 May 2026 • 19:00 WIB

Anatomi Putusan Adil: Integrasi Regulasi, Nurani, dan Pesan Ilahi di Tengah Arus Opini Publik

11 May 2026 • 14:55 WIB

Ironi Jubah Keadilan: ‘Kegilaan’ Abu Nawas dan Beban Etis Kekuasaan

11 May 2026 • 08:30 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Fenomena Elite Capture dan Korporatokrasi dalam Kejahatan Korporasi

By Muhammad Rizqi Hengki11 May 2026 • 19:00 WIB0

Muncul dan berkembangnya kejahatan korporasi dan elite capture serta kejahatan di bidang ekonomi lainnya, secara…

Anatomi Putusan Adil: Integrasi Regulasi, Nurani, dan Pesan Ilahi di Tengah Arus Opini Publik

11 May 2026 • 14:55 WIB

Temuwicara MA – BI – OJK Tahun 2026: Sinergi Menjaga Keadilan dan Stabilitas Negeri

11 May 2026 • 12:24 WIB

Ironi Jubah Keadilan: ‘Kegilaan’ Abu Nawas dan Beban Etis Kekuasaan

11 May 2026 • 08:30 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Fenomena Elite Capture dan Korporatokrasi dalam Kejahatan Korporasi
  • Anatomi Putusan Adil: Integrasi Regulasi, Nurani, dan Pesan Ilahi di Tengah Arus Opini Publik
  • Temuwicara MA – BI – OJK Tahun 2026: Sinergi Menjaga Keadilan dan Stabilitas Negeri
  • Ironi Jubah Keadilan: ‘Kegilaan’ Abu Nawas dan Beban Etis Kekuasaan
  • Menakar Ulang Keadilan Sosial dari Rakyat, untuk Rakyat dan oleh Rakyat

Recent Comments

  1. dapoxetine vs cialis on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  2. dapoxetine in kuwait on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  3. mesalamine otc alternatives on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  4. revatio coupon on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  5. buy udenafil online on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.