Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

27 April 2026 • 17:31 WIB

Ketua PA Baturaja Laksanakan Maksimal  Program Prioritas Badilag Tahun 2026 di Kecamatan Peninjauan

27 April 2026 • 14:44 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Melampaui Batas Negara: Belajar dari India untuk Memperkuat Respons Indonesia terhadap Kejahatan Transnasional
Artikel Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Melampaui Batas Negara: Belajar dari India untuk Memperkuat Respons Indonesia terhadap Kejahatan Transnasional

Muamar Azmar Mahmud FarigMuamar Azmar Mahmud Farig27 April 2026 • 08:16 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Bagaimana hukum bekerja ketika kejahatan tidak lagi mengenal batas negara? Pertanyaan ini menjadi titik berangkat dalam sesi Transnational Crime: Adjudicatory Issues and International Cooperation yang disampaikan oleh Hon’ble Mr. Justice N. Kotiswar Singh, dan Justice C. V. Karthikeyan. Materi ini pada intinya tidak hanya menggambarkan kompleksitas kejahatan lintas negara, tetapi juga membuka ruang refleksi mengenai bagaimana dua negara berkembang seperti India dan Indonesia merespons fenomena yang sama dalam kerangka hukum yang berbeda.

Secara konseptual, baik India maupun Indonesia berangkat dari pijakan yang sama. Keduanya merupakan pihak dalam United Nations Convention against Transnational Organized Crime (UNTOC), yang mendefinisikan kejahatan transnasional sebagai kejahatan yang melibatkan lebih dari satu yurisdiksi atau memiliki dampak lintas negara. Dalam konteks ini, trafficking, pencucian uang, hingga terorisme lintas batas bukan lagi isu domestik, melainkan bagian dari ekosistem kriminal global yang saling terhubung.

Namun, ketika masuk pada level praktik, terlihat adanya perbedaan penekanan.

Dari perspektif India, kejahatan transnasional dipahami sebagai ancaman sistemik terhadap stabilitas negara dan ekonomi global. Hal ini tercermin dari cara India membaca transformasi kejahatan yang tidak lagi berbentuk hierarkis, tetapi berkembang menjadi jaringan yang fleksibel, berbasis teknologi, dan adaptif . Dalam konteks ini, cybercrime, penggunaan artificial intelligence dalam penipuan, hingga eksploitasi platform digital menjadi fokus utama. Pendekatan ini menempatkan hukum tidak hanya sebagai instrumen penindakan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi keamanan nasional.

Sebaliknya, dalam konteks Indonesia, pendekatan terhadap kejahatan transnasional cenderung masih berakar pada penegakan hukum berbasis delik dan yurisdiksi nasional. Meskipun Indonesia telah mengadopsi berbagai instrumen internasional dan memperkuat kerangka hukum nasional, tantangan utama seringkali terletak pada koordinasi antar lembaga dan efektivitas penegakan lintas batas.

Baca Juga  National Judicial Academy (NJA): Wajah Pendidikan Hakim India untuk Hakim Indonesia

Perbedaan ini semakin terlihat dalam isu spesifik seperti perdagangan manusia dan narkotika. Materi menunjukkan bahwa kejahatan trafficking telah berevolusi dengan memanfaatkan teknologi digital, mulai dari rekrutmen melalui media sosial hingga eksploitasi melalui platform daring . India merespons fenomena ini dengan menempatkan teknologi sebagai bagian dari medan hukum baru yang harus diantisipasi secara aktif. Sementara itu, Indonesia menghadapi tantangan serupa, namun seringkali masih berhadapan dengan keterbatasan kapasitas dalam deteksi dan pembuktian berbasis teknologi.

Dalam isu pencucian uang, kedua negara menunjukkan titik temu sekaligus perbedaan pendekatan. Secara normatif, keduanya mengikuti standar internasional yang sama, termasuk kriminalisasi pencucian uang dan mekanisme pelacakan aset . Namun, India tampak lebih agresif dalam membangun jejaring kerja sama internasional, termasuk melalui pertukaran intelijen keuangan dan integrasi dengan sistem global seperti FATF. Indonesia sendiri telah menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk melalui keanggotaan penuh dalam FATF, tetapi tantangan implementasi tetap menjadi pekerjaan rumah.

Yang menarik, justru ruang pertemuan antara kedua negara terletak pada kerja sama bilateral. Materi menyoroti adanya berbagai instrumen kerja sama antara India dan Indonesia, mulai dari pertukaran intelijen, mutual legal assistance, hingga perjanjian ekstradisi . Dalam konteks ini, perbedaan pendekatan bukan menjadi hambatan, melainkan justru memperkaya strategi bersama dalam menghadapi kejahatan lintas negara.

Di titik ini, muncul satu refleksi penting: kejahatan transnasional tidak hanya menuntut harmonisasi hukum, tetapi juga transformasi peran peradilan. Materi secara eksplisit mendorong peradilan untuk mengadopsi pendekatan digital-first, membangun standar pembuktian elektronik lintas negara, serta mengembangkan komunikasi langsung antar peradilan dalam penanganan perkara lintas yurisdiksi . Ini menunjukkan bahwa masa depan peradilan tidak lagi dapat dibatasi oleh batas teritorial negara.

Baca Juga  Catatan Perjalanan: Dari Bhopal ke Jabalpur, "Roller Coaster" Darat Menuju Madhya Pradesh High Court

Penutup

Jika India menekankan adaptasi sistem hukum terhadap kompleksitas kejahatan global, dan Indonesia menekankan penguatan kerangka hukum nasional serta kerja sama internasional, maka pertanyaan yang tersisa adalah:

Apakah kita akan terus melihat kejahatan transnasional sebagai perpanjangan dari perkara domestik, atau mulai membangun cara berpikir baru bahwa hukum harus bergerak secepat kejahatan itu sendiri?

Pertukaran pengalaman dalam sesi ini menunjukkan bahwa tidak ada satu model tunggal yang dapat diadopsi secara utuh. Namun, dari perbandingan tersebut, terlihat bahwa masa depan penegakan hukum tidak hanya bergantung pada norma, tetapi pada kemampuan sistem peradilan untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan melampaui batas-batas konvensional negara.

Muamar Azmar Mahmud Farig
Kontributor
Muamar Azmar Mahmud Farig
Hakim Pengadilan Negeri Poso

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

batas bhopal India kejahatan melampaui Mr. Justice N. Kotiswar Singh national juducial academy negara transnasional
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

27 April 2026 • 17:31 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB

Enforcing Environmental Law In The Framework Of A Shared Future For Mankind

27 April 2026 • 11:27 WIB
Demo
Top Posts

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

27 April 2026 • 17:31 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB

Enforcing Environmental Law In The Framework Of A Shared Future For Mankind

27 April 2026 • 11:27 WIB

Perjalanan Hakim Indonesia: Journey to the West & Wasiat Sukarno

27 April 2026 • 11:07 WIB
Don't Miss

Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan

By Ganjar Prima Anggara27 April 2026 • 17:31 WIB0

Jabarpur-India High Court di India menempati posisi penting dalam struktur peradilan negara bagian. Konstitusi India…

Ketua PA Baturaja Laksanakan Maksimal  Program Prioritas Badilag Tahun 2026 di Kecamatan Peninjauan

27 April 2026 • 14:44 WIB

Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur

27 April 2026 • 11:41 WIB

Enforcing Environmental Law In The Framework Of A Shared Future For Mankind

27 April 2026 • 11:27 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membaca Alur Perkara di High Court India: Dari Meja Registry hingga Putusan
  • Ketua PA Baturaja Laksanakan Maksimal  Program Prioritas Badilag Tahun 2026 di Kecamatan Peninjauan
  • Di Hadapan Raja Vikramaditya: Catatan Mencari Makna Keadilan di Jabalpur
  • Enforcing Environmental Law In The Framework Of A Shared Future For Mankind
  • Perjalanan Hakim Indonesia: Journey to the West & Wasiat Sukarno

Recent Comments

  1. Analisis Batas Fungsi Pengawasan DPR dan Prinsip Judicial Independence dalam Seruan Komisi III pada Kasus Vonis Bebas Amsal Sitepu - LP2KI FH-UH on Batas Kewenangan Konstitusional: Antara Fungsi Pengawasan DPR dan Kemandirian Kekuasaan Kehakiman
  2. is cenforce legal on Debu di Atas Map Hijau
  3. kamagra north sydney on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  4. what is vidalista 80 on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  5. hims tadalafil atorvastatin on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.