Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas-Batas Penggunaan Amicus Curiae dalam Sistem Pembuktian Pidana Indonesia

11 August 2026 • 09:00 WIB

Panduan Praktis Mediasi Peradilan: Dari Kiat Pra-Mediasi, Peran Co-Mediator, Hingga Menghadapi Kendala Perilaku dan Bias Gender

11 August 2026 • 08:34 WIB

Dari Pahitnya Kopi ke Indahnya Cadas: Cerita Dibalik Café Cadas

11 August 2026 • 07:18 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Filsafat Jawa Tentang “Roso” Sebagai Penuntun Nurani Hakim Menegakkan Keadilan

Filsafat Jawa Tentang “Roso” Sebagai Penuntun Nurani Hakim Menegakkan Keadilan

Yudhistira Ary PrabowoYudhistira Ary Prabowo9 May 2026 • 11:12 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Hakim adalah aparat penegak hukum yang tidak hanya dipandang sebagai simbol keadilan melainkan sebagai subjek yang memikul beban kepercayaan masyarakat akan menghadirkan sisi keadilan disetiap putusannya, sehingga tidak jarang Hakim sering menjadi hilang arah, karena beban tugas yang begitu besar dan di sandingkan dengan kewajiban untuk menyelesaikan tugas dengan cepat agar perkara tidak selesai berlarut-larut.

Wujud Hakim yang diharapkan oleh masyarakat bukanlah seperti robot yang hanya menerapkan bunyi Undang-Undang semata, namun yang dibutuhkan adalah sosok Hakim yang memiliki dimensi ”Akal/Rasio” pengetahuan hukum yang mumpuni serta selaras dengan dimensi ”Hati/Rasa” yang hidup dan senantiasa peka sehingga dapat menangkap setiap nilai-nilai maupun norma yang hidup didalam masyarakat.

Sosok Hakim yang kita ketahui di dunia, masih tetap seorang manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan, namun jauh dari akal sehat kita berfikir, ternyata Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa menciptakan manusia sebagai makhluk sempurna sebab memiliki dimensi ”Akal/Rasio”, namun juga memiliki dimensi ”Hati/Rasa”, hal ini sejalan dengan paparan pemateri yang disampaikan oleh Dr. H. Fahruddin Faiz dalam sesi kelas Pendidikan Filsafat dan Keadilan bagi Hakim pada hari Rabu, 6 Mei 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia (BSDK MA RI), beliau mengajak para Hakim lintas badan peradilan di Indonesia (Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Militer dan Peradilan TUN) untuk duduk bersama-sama menyelami suatu dimensi yang sering terabaikan namun menjadi jantung dari keadilan yakni dimensi rasa dan hati.

Menyelami lautan filsafat jawa yang dipaparkan oleh pemateri tersebut, dijelaskan terlebih dahulu tentang apa itu dimensi ”Akal/Rasio”, yakni merupakan suatu anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang digunakan oleh kita manusia untuk berfikir secara logis guna mengetahui lautan wawasan yang luas, sebab dimensi tersebut merupakan hal yang paling essential/penting, sebab kemampuan akal bagi Hakim khususnya merupakan  hal yang paling menonjol dan sejatinya paling dituntut seorang Hakim untuk mengetahui hukumnya. Sehingga Hakim sering disebut sebagai (hukum yang hidup dan berjalan), bahkan Hakim dituntut untuk mengetahui nilai-nilai yang hidup didalam masyarakat apabila kasus yang ditanganinya ternyata tidak ada hukumnya, maka Hakim tidak boleh menolak perkara, karena Hakim yang bertugas menyelesaikan perkara dan mencari hukumnya, maka dengan semakin luas wawasan yang Hakim ketahui akan selaras dengan hidup yang menjadi nyaman dan tenang. Oleh karena itu belajar jangan berhenti karena media pembelajaran sudah banyak baik itu tatap muka/offline maupun secara dalam jaringan/online.

Baca Juga  Dirjen Badilmiltun MA RI: Peradilan yang Berintegritas Harus Dibangun Melalui Penghayatan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim

Masuk kedalam inti pembahasan yang menjadi perhatian penulis yakni tentang dimensi ”Hati/Rasa” yang oleh pemateri disampaikan tentang penjelasannya yakni merupakan komponen yang harus selaras dengan ”Akal/Rasio” sebab jika ”Akal/Rasio” nya tidak bersih namun ”Hati/Rasa” nya gelap karena dipengaruhi kepentingan maka keputusan yang dihasilkan adalah kegelapan. Jika diibaratkan ”Akal/Rasio” adalah panglima perang, namun ”Hati/Rasa” adalah rajanya dalam suatu sistem pemerintahan tubuh manusia. Perumpamaan lain ketika dalam kondisi ”Hati/Rasa” tersebut sedang jernih makan ”Hati/Rasa” akan menangkap adanya ketidak benaran atau ketidak adilan. Maka ”Hati/Rasa” harus dibersihkan dari perbuatan seperti kesombongan, kemaksiatan, kebohongan dan dosa-dosa lain yang dapat menutupi kejernihannya. Menurut pendapat ahli seperti (Immanuel Kant) juga disampaikan halnya ”kebersihan hati adalah sarana menuju pencarian jalan yang benar”.

Pengolahan ”Hati/Rasa” yang tepat dapat membantu Hakim dalam mengenali sinyal kepatutan terhadap suatu konflik yang ada di dalam masyarakat, apakah suatu perkara diterapkan berdasarkan Undang-Undang yang berlaku, namun bisa jadi masyarakat berpendapat lain dalam menangkap keadilan dengan standar ”Hati/Rasa” yang sudut pandang berbeda karena latar belakangnya masing-masing.

Lebih mendalam pemateri kemudian mengajak audiens untuk mengetahui tentang filsafat jawa yakni ”Roso”, bahwa Roso tersebut dibagi menjadi 4 bagian yakni:

  1. Roso Materi

Yakni suatu dimensi Hati/Rasa yang dapat dirasakan berdasarkan panca indera yang telah Allah SWT/Tuhan YME telah ciptakan dalam diri tubuh kita, seperti mata, hidung, telinga, mulut, tangan dan lain sebagainya.

  • Roso Pribadi

Yakni suatu dimensi Hati/Rasa yang dapat diwujudkan dalam perasaan marah, sedih, senang, kecewa, tersinggung, jengkel dan lain sebagainya.

  • Roso Sosial

Yakni suatu dimensi Hati/Rasa yang dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain yakni biasa disebut empati.

  • Roso Illahi

Merupakan suatu dimensi Hati/Rasa yang merupakan sebagai bentuk wujud pertanda kedekatan makhluk ciptaannya dengan Tuhan YME/Allah SWT. Contoh yakni ketika manusia melakukan dosa, namun dalam hati ada rasa tidak enak (rasa bersalah), maka takutlah ketika sudah mati tentang rasa bersalah mu. Atau yang biasa kita kenal dengan sense of guilty. Roso Ilahi haruslah terus kita asah agar tetap dirawat karena ini adalah penjaga gawang keadilan terakhir.

Baca Juga  Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik

Kesimpulan

Menjadi seorang Hakim bukan hanya berbicara tentang individu yang cerdas dalam ilmu pengetahuan atau wawasan tentang Ilmu Hukum semata, namun juga harus berintegritas sama halnya dengan Motto yang selalu menjadi pegangan dan hasil produk dari PPCH (Program Pendidikan Calon Hakim) Angkatan IX dibawah kepemimpinan Pak Kabadan BSDK MA RI yakni YM. Dr. Syamsul Arief, S.H., M.H. yakni Hakim yang CADAS (Cerdas Berintegritas) semata. Namun jauh dari pada itu dalam rangka mewujudkan Berintegritas yang dimaksud adalah berkesesuaian dengan menanamkan nilai Filsafat Jawa tentang ”Roso” sebagaimana di paparkan oleh pemateri Dr. H. Fahruddin Faiz.

Bahwasanya Roso Materi, Roso Pribadi, Roso Sosial dan Roso Illahi  yang mampu sejalan dengan ”Akal/Rasio” yang baik maka harapannya dapat menciptakan sosok Hakim yang benar-benar mengenal dirinya, tuhannya dan keadilan yang didambakan oleh masyarakat. Penulis dalam hal ini menekankan pada Roso Illahi yang seyogyanya perlu kita rawat dan kita jaga khususnya bagi para Hakim yang menjalankan tugas di tiap-tiap daerah, sebab dengan penempatan Hakim yang jauh dari tempat tinggal dan merantau di negeri orang, tidak tau adat istiadat setempat, tidak tau kebiasaan, nilai nilai adat dan ajaran mayoritas agama di tempat perantauan. Jika Hakim tidak berpegang teguh dan dibekali dengan Roso Illahi yang kuat akan agama yang dianutnya masing-masing, maka akan berpengaruh langsung dengan integritas yang dia pegang dalam menjalankan tugas. Permisalan seperti yang disampaikan pemateri diatas yakni (hilangnya rasa getaran atau degup kencang dalam hati bahwa suatu kondisi yang dihadapinya apakah benar atau salah dalam mengambil suatu keputusan, atau hilangnya rasa tidak enak dalam Hati/Roso ketika mendapatkan hadiah/gratifikasi atau mendapatkan makanan atau cindera mata khas daerah yang limited editon misalnya) maka hal hal tersebut seharunya menjadi sinyal bahaya yang menjadi pegangan para Hakim dalam menyikapi kondisi tersebut, agar senantiasa menjaga ibadah atau amalan-amalan menurut agamanya agar Hati/Roso dapat terus terisi dengan hal-hal positif dan mendekatkan diri pada Allah SWT/Tuhan YME.

Yudhistira Ary Prabowo
Kontributor
Yudhistira Ary Prabowo
Hakim Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

BSDK MA RI filsafat filsafat jawa Integritas Hakim nurani dan keadilan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Panduan Praktis Mediasi Peradilan: Dari Kiat Pra-Mediasi, Peran Co-Mediator, Hingga Menghadapi Kendala Perilaku dan Bias Gender

11 August 2026 • 08:34 WIB

Dari Pahitnya Kopi ke Indahnya Cadas: Cerita Dibalik Café Cadas

11 August 2026 • 07:18 WIB

Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

10 August 2026 • 20:29 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

Batas-Batas Penggunaan Amicus Curiae dalam Sistem Pembuktian Pidana Indonesia

By Anton Ahmad Sogiri11 August 2026 • 09:00 WIB0

Penerimaan amicus curiae oleh Majelis Hakim Pangkalpinang memang langkah progresif. Namun, keberanian itu tidak serta-merta…

Panduan Praktis Mediasi Peradilan: Dari Kiat Pra-Mediasi, Peran Co-Mediator, Hingga Menghadapi Kendala Perilaku dan Bias Gender

11 August 2026 • 08:34 WIB

Dari Pahitnya Kopi ke Indahnya Cadas: Cerita Dibalik Café Cadas

11 August 2026 • 07:18 WIB

Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

10 August 2026 • 20:29 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Batas-Batas Penggunaan Amicus Curiae dalam Sistem Pembuktian Pidana Indonesia
  • Panduan Praktis Mediasi Peradilan: Dari Kiat Pra-Mediasi, Peran Co-Mediator, Hingga Menghadapi Kendala Perilaku dan Bias Gender
  • Dari Pahitnya Kopi ke Indahnya Cadas: Cerita Dibalik Café Cadas
  • Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi
  • Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik

Recent Comments

  1. cindy on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  2. Jeje on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  3. asyrof on Dapatkah Pemeriksaan Setempat Menjadi Bagian dari Mediasi di Pengadilan?
  4. AI API Directory on Sistem Pembuktian KUHAP 2025: Dr. Chairul Huda Tegaskan Hakim Harus Berani Menolak Alat Bukti Ilegal
  5. Syihabuddin on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Sadana
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.