Malang, 14 Juni 2026 – Hari kedua pelaksanaan Turnamen Tenis Beregu Ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026 kembali menjadi panggung perjuangan bagi Kontingen PTWP Peradilan Militer. Bertanding pada hari Minggu, 14 Juni 2026, baik tim putra maupun tim putri menunjukkan semangat juang, sportivitas, dan mental bertanding yang luar biasa dalam menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai lingkungan peradilan di Indonesia.
Sejak pagi hari, suasana pertandingan di berbagai lapangan tenis Kota Malang berlangsung semarak. Sorak-sorai para pendukung, yel-yel penyemangat, dan antusiasme para atlet menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh energi dan kebersamaan. Semangat tersebut juga terlihat dari kontingen PTWP Peradilan Militer yang hadir dengan tekad kuat untuk memberikan hasil terbaik bagi institusi yang mereka wakili.
Pada sektor putra, Tim Tenis PTWP Peradilan Militer menjalani pertandingan penting melawan Tim Tenis PTWP PTA Pekanbaru yang berlangsung di Lapangan Tenis Gajayana. Pertandingan tersebut menjadi laga penentuan untuk memperebutkan posisi puncak klasemen grup sekaligus tiket menuju babak berikutnya.
Sejak partai pertama dimulai, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim tampil dengan kekuatan terbaik dan saling menunjukkan kualitas permainan yang sangat baik. Setiap poin diperebutkan dengan penuh semangat, sementara dukungan dari para pendukung kedua tim terus menggema di sekitar lapangan.
Para atlet Peradilan Militer menunjukkan permainan yang disiplin dan penuh determinasi. Berbagai reli panjang dan pertandingan yang berlangsung ketat menjadi bukti bahwa kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk meraih kemenangan.
Setelah melalui pertarungan yang sengit hingga partai terakhir, Tim Tenis PTWP Peradilan Militer harus mengakui keunggulan Tim Tenis PTA Pekanbaru dengan skor tipis 3–2.
Meskipun harus menelan kekalahan, perjuangan para atlet putra patut mendapatkan apresiasi yang tinggi. Sebelumnya, Tim Putra PTWP Peradilan Militer telah berhasil meraih kemenangan atas PTWP Bengkulu dengan skor 5–0 dan memperoleh keuntungan bye pada salah satu pertandingan grup.
Hasil tersebut menempatkan Tim Putra PTWP Peradilan Militer sebagai runner-up grup. Namun sesuai ketentuan turnamen, hanya juara grup yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Dengan demikian, langkah tim putra harus terhenti pada fase penyisihan grup.

Kendati demikian, hasil tersebut tidak mengurangi nilai perjuangan yang telah ditunjukkan seluruh atlet. Sepanjang pertandingan, para pemain tampil penuh semangat, menunjukkan karakter pantang menyerah, serta mempertahankan kehormatan Peradilan Militer di setiap partai yang dimainkan.
Semangat yang ditanamkan selama Training Center oleh Kadilmiltama Mayjen TNI Faridah Faisal, S.H., M.H. tampak nyata dalam setiap pertandingan yang dijalani para atlet putra. Mereka berjuang hingga poin terakhir, tidak pernah menyerah, dan terus memberikan perlawanan meskipun menghadapi tekanan yang besar.
Meskipun belum berhasil melangkah ke babak selanjutnya, Tim Putra PTWP Peradilan Militer telah menunjukkan bahwa mereka merupakan salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam turnamen tahun ini. Pengalaman dan pelajaran yang diperoleh dari ajang ini akan menjadi bekal berharga untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.
Sementara itu, kabar membanggakan datang dari sektor putri. Tim Putri PTWP Peradilan Militer kembali melanjutkan tren positifnya dengan meraih kemenangan atas Tim Tenis Putri PTA Padang yang berlangsung di Stadion Ambassador, Kota Malang.
Pertandingan tersebut menjadi laga yang sangat menentukan karena akan menentukan posisi juara grup sekaligus peluang melaju ke babak berikutnya. Para atlet putri Peradilan Militer tampil penuh percaya diri setelah sebelumnya berhasil meraih dua kemenangan penting atas PTWP Tanjung Karang dan PTWP Jambi pada hari pertama pertandingan.
Atmosfer pertandingan di Stadion Ambassador berlangsung sangat meriah. Dukungan yang diberikan oleh keluarga besar Peradilan Militer dan para pendukung yang hadir di arena pertandingan terus menggelorakan semangat para atlet. Sorakan dan tepuk tangan yang tidak pernah berhenti menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk terus berjuang dalam setiap poin.
Menghadapi lawan yang tangguh, para atlet putri Peradilan Militer mampu menjaga fokus dan menjalankan strategi permainan dengan baik. Kekompakan tim, ketenangan dalam menghadapi tekanan, serta semangat juang yang tinggi menjadi faktor penting dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Setelah melalui pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh perjuangan, Tim Putri PTWP Peradilan Militer berhasil mengalahkan Tim Putri PTA Padang dengan skor 2–1.
Kemenangan tersebut memastikan Tim Putri PTWP Peradilan Militer keluar sebagai Juara Grup, sekaligus mengamankan satu tempat pada Babak 32 Besar Turnamen Tenis Beregu Ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut disambut penuh sukacita oleh seluruh kontingen Peradilan Militer. Para atlet, official, dan pendukung yang hadir memberikan apresiasi atas kerja keras dan perjuangan luar biasa yang telah ditunjukkan tim putri selama dua hari pelaksanaan turnamen.

Koordinator Tenis PTWP Peradilan Militer, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet putra dan putri yang telah berjuang membawa nama baik Peradilan Militer.
Menurutnya, meskipun tim putra belum berhasil melangkah ke babak berikutnya, semangat juang dan dedikasi yang ditunjukkan para atlet merupakan kebanggaan tersendiri bagi Peradilan Militer. Sementara keberhasilan tim putri menembus babak 32 besar menjadi bukti bahwa kerja keras selama Training Center telah memberikan hasil yang positif.
Hari kedua turnamen menjadi gambaran nyata bagaimana semangat “Tangguh – Integritas – Teguh” terus hidup dalam diri para atlet PTWP Peradilan Militer. Baik di Lapangan Gajayana maupun Stadion Ambassador, para atlet telah menunjukkan bahwa mereka hadir bukan sekadar untuk bertanding, melainkan untuk mengharumkan nama institusi melalui perjuangan yang terhormat.
Perjalanan tim putra memang harus terhenti sebagai runner-up grup, namun perjuangan mereka tetap menjadi bagian penting dari kisah kontingen Peradilan Militer di Malang. Di sisi lain, langkah tim putri masih terus berlanjut dan kini membawa harapan besar untuk melangkah lebih jauh pada babak-babak berikutnya.
Dengan semangat yang tetap menyala dan dukungan penuh dari seluruh keluarga besar Peradilan Militer, Tim Putri PTWP Peradilan Militer siap menghadapi tantangan selanjutnya pada babak 32 besar demi terus mengukir prestasi bagi Peradilan Militer.
“Tidak ada kata menyerah. Setiap perjuangan adalah kehormatan. Setiap kemenangan adalah hasil kerja keras. Dan setiap langkah adalah pengabdian bagi Peradilan Militer.”
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


