Malang, 16 Juni 2026 – Perjalanan luar biasa Tim Tenis Putri PTWP Peradilan Militer pada Turnamen Tenis Beregu Ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026 akhirnya mencapai puncaknya. Setelah melewati rangkaian pertandingan yang panjang, penuh perjuangan, dan menguras energi serta mental bertanding, Tim Putri PTWP Peradilan Militer berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II Nasional, sebuah capaian yang menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar Peradilan Militer.
Prestasi tersebut diraih setelah tim putri Peradilan Militer sukses menembus babak final dan bersaing dengan salah satu tim terkuat dalam turnamen, yakni Tim Tenis Putri PTWP Mahkamah Agung Republik Indonesia yang juga merupakan juara bertahan pada penyelenggaraan sebelumnya.
Perjalanan menuju partai puncak diawali pada hari Selasa, 16 Juni 2026 pukul 09.00 WIB ketika Tim Putri PTWP Peradilan Militer menghadapi Tim Putri PTWP Bengkulu pada babak semifinal.

Sejak pagi hari, suasana arena pertandingan telah dipenuhi para pendukung dari berbagai kontingen. Namun suara dukungan yang paling bergemuruh datang dari keluarga besar Peradilan Militer yang sejak awal turnamen terus setia memberikan dukungan kepada para atlet.
Sorak-sorai, tepuk tangan, yel-yel penyemangat, hingga pekikan dukungan yang menggema di seluruh area pertandingan menciptakan atmosfer yang membakar semangat para pemain. Setiap poin yang berhasil diraih langsung disambut riuh oleh para pendukung yang tidak pernah berhenti memberikan motivasi.
Energi positif dari tribun penonton tersebut seakan menjadi bahan bakar tambahan bagi para atlet Peradilan Militer yang tampil penuh percaya diri dan semangat juang tinggi.
Dalam pertandingan semifinal tersebut, para atlet putri Peradilan Militer mampu memperlihatkan permainan terbaiknya. Disiplin dalam menjalankan strategi, ketenangan menghadapi tekanan, serta kekompakan tim yang telah terbentuk sejak Training Center di Megamendung menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Melalui perjuangan yang penuh semangat, Tim Putri PTWP Peradilan Militer akhirnya berhasil menaklukkan Tim Putri PTWP Bengkulu dan memastikan satu tiket menuju partai final.
Kemenangan tersebut langsung disambut gegap gempita oleh para pendukung. Sorakan kemenangan, tepuk tangan panjang, dan ekspresi haru mewarnai keberhasilan tim putri yang untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir mampu menembus partai puncak turnamen beregu tingkat nasional warga peradilan.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat yang terus ditanamkan selama Training Center telah berbuah hasil yang nyata.
Namun perjuangan sesungguhnya masih menanti.
Pada sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB, Tim Putri PTWP Peradilan Militer kembali memasuki lapangan untuk melakoni partai final menghadapi Tim Tenis Putri PTWP Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Partai final tersebut menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi dalam seluruh rangkaian Turnamen Tenis Beregu Ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI Tahun 2026.

Atmosfer pertandingan benar-benar luar biasa.
Ribuan pasang mata tertuju ke lapangan pertandingan. Tribun penonton dipenuhi oleh para pimpinan Mahkamah Agung dan keluarga besar peradilan dari seluruh Indonesia.
Turut hadir menyaksikan secara langsung Sunarto selaku Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, para Wakil Ketua Mahkamah Agung, para Hakim Agung, para Ketua Kamar Mahkamah Agung, para pejabat Eselon I dan Eselon II Mahkamah Agung Republik Indonesia, serta para pimpinan peradilan dari seluruh Indonesia.
Dari jajaran Peradilan Militer hadir langsung Faridah Faisal, Wakadilmiltama Brigjen TNI Dr. Esron Sinambela, S.H., M.H., Sekretaris Dilmiltama, Panitera Dilmiltama, para Kepala Pengadilan Militer Tinggi, para Kepala Pengadilan Militer Tipe A dan Tipe B, serta anggota Peradilan Militer dari berbagai satuan kerja yang memadati arena pertandingan.
Pertandingan final berlangsung dalam suasana yang sangat meriah. Dukungan dari kedua kubu silih berganti menggema memenuhi arena pertandingan. Setiap poin yang diperoleh para pemain langsung disambut sorakan pendukung masing-masing tim.
Suara tepuk tangan, yel-yel, dan dukungan yang bersahut-sahutan menciptakan atmosfer final yang benar-benar spektakuler. Bendera-bendera dukungan berkibar di sekitar lapangan, sementara para pendukung terus memberikan motivasi kepada tim kebanggaannya.
Menghadapi tim kuat Mahkamah Agung RI yang berstatus juara bertahan dan kandidat kuat juara tahun ini, para atlet Peradilan Militer tidak sedikit pun menunjukkan rasa gentar.
Sebagaimana pesan Kadilmiltama saat pelepasan kontingen, para atlet memasuki lapangan dengan mental seorang prajurit: berani menghadapi siapa pun lawannya dan pantang menyerah sebelum pertandingan berakhir.
Setiap poin diperjuangkan dengan penuh semangat. Setiap bola dikejar tanpa mengenal lelah. Para atlet Peradilan Militer menunjukkan keberanian, daya juang, dan kehormatan yang menjadi ciri khas insan Peradilan Militer.
Namun harus diakui bahwa Tim Tenis Putri PTWP Mahkamah Agung RI tampil sangat solid dan berpengalaman. Sebagai juara bertahan, tim tersebut mampu memperlihatkan kualitas permainan yang konsisten serta kematangan bertanding yang luar biasa.

Setelah melalui pertandingan final yang penuh perjuangan, Tim Putri PTWP Peradilan Militer akhirnya harus mengakui keunggulan Tim Putri PTWP Mahkamah Agung RI.
Meski belum berhasil meraih gelar juara, capaian sebagai Juara II Turnamen Tenis Beregu Ke-XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026 merupakan prestasi yang sangat membanggakan.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Peradilan Militer mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari seluruh lingkungan peradilan di Indonesia. Lebih dari itu, keberhasilan menembus partai final menunjukkan hasil nyata dari proses pembinaan, kekompakan tim, disiplin latihan, dan semangat juang yang telah dibangun sejak awal.
Bagi keluarga besar Peradilan Militer, keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari target yang lebih besar pada masa mendatang.
Tim Putri PTWP Peradilan Militer telah menunjukkan bahwa mereka mampu berdiri sejajar dengan tim-tim terbaik nasional. Mereka telah membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan kebersamaan dapat membawa Peradilan Militer mencapai prestasi yang membanggakan.
Di tengah sorak-sorai penutupan turnamen, para atlet putri tetap meninggalkan lapangan dengan kepala tegak. Mereka mungkin belum membawa pulang trofi juara pertama, namun mereka membawa pulang sesuatu yang lebih berharga: kehormatan, pengalaman, kebanggaan, dan keyakinan bahwa suatu saat podium tertinggi itu akan menjadi milik Peradilan Militer.
Sebagaimana semangat yang terus digaungkan sepanjang perjalanan kontingen di Malang:
Peradilan Militer kecil tetapi mematikan.
Dan di Kota Malang tahun 2026, semangat itu telah dibuktikan melalui perjuangan yang luar biasa.
Selamat kepada Tim Tenis Putri PTWP Peradilan Militer atas raihan Juara II Nasional. Terus melangkah, terus berjuang, dan terus mengukir prestasi.
Tangguh – Integritas – Teguh.
Sampai bertemu di kejuaraan berikutnya, dengan target yang lebih tinggi: Juara.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


