GRESIK – Semangat belajar dan mengembangkan diri terus tumbuh di lingkungan peradilan. Hal itu tercermin dari antusiasme aparatur Pengadilan Negeri Gresik dan Pengadilan Agama Gresik mengikuti Program Magister Hukum Kelas Khusus Pengadilan (Grissee Court Class 2026) hasil kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya.
Program tersebut dimantapkan melalui kunjungan Dekan Fakultas Hukum UNTAG Surabaya, Dr. Yovita Arie Mangesti, S.H., M.H., beserta jajaran ke Kantor Pengadilan Negeri Gresik pada Jumat (19/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga peradilan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Di tengah perkembangan hukum dan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis, aparatur peradilan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensinya. Karena itu, Grissee Court Class 2026 tidak hanya menjadi sarana pendidikan lanjutan, tetapi juga wujud komitmen aparatur untuk memperkaya pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan hukum.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., yang menegaskan bahwa profesionalisme aparat penegak hukum harus bertumpu pada tiga pilar utama, yakni integritas, intelektualitas, dan kapabilitas.
Wakil Ketua Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik Kelas IA, Heriyanti, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk investasi sumber daya manusia yang dilakukan pengadilan.
“Belajar tidak berhenti ketika seseorang memasuki dunia kerja. Justru di tengah perubahan yang begitu cepat, aparatur peradilan harus terus mengembangkan diri agar mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Heriyanti mengapresiasi para aparatur yang telah bergabung dalam Grissee Court Class 2026. Menurutnya, peserta angkatan pertama tersebut menunjukkan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pengembangan kapasitas intelektual sebagai bagian dari profesionalisme aparatur peradilan. Program ini juga masih terbuka bagi aparatur lain yang ingin melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kompetensinya.
Lebih lanjut, Heriyanti menegaskan bahwa budaya akademik di Pengadilan Negeri Gresik telah berkembang secara berjenjang. Ketua Pengadilan Negeri Gresik, Achmad Rifai, S.H., M.H., yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji, tengah menyelesaikan Program Doktor Ilmu Hukum. Pada tahun yang sama, Heriyanti juga memulai studi Doktor Ilmu Hukum. Sementara itu, sejumlah aparatur yang sebelumnya belum menyelesaikan pendidikan sarjana kini tengah menempuh kuliah dan beberapa di antaranya dijadwalkan mengikuti wisuda tahun ini.
“Budaya belajar harus menjadi bagian dari budaya kerja pengadilan. Ketika aparatur terus meningkatkan kapasitas dirinya, kualitas pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik,” tambahnya.
Budaya akademik tersebut diperkuat melalui penerbitan Jurnal Hukum dan Keadilan Grissee Court yang telah terbit pada Desember 2025 dan April 2026, serta dijadwalkan kembali terbit pada Agustus 2026. Jurnal ini menjadi wadah publikasi ilmiah dan pertukaran gagasan bagi hakim, aparatur peradilan, akademisi, dan praktisi hukum.

Dr. Abdi Munawar Daeng Mangagang, S.Sos., S.H., M.H., selaku pengelola jurnal sekaligus fasilitator Grissee Court Class 2026, menilai bahwa pendidikan lanjutan dan publikasi ilmiah merupakan instrumen penting dalam membangun budaya akademik yang berkelanjutan.
“Pengadilan bukan hanya tempat menerapkan hukum, tetapi juga ruang untuk terus belajar dan mengembangkan pemikiran hukum. Pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah harus berjalan beriringan sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia peradilan,” ujarnya.
Melalui Grissee Court Class 2026, Pengadilan Negeri Gresik dan Pengadilan Agama Gresik menunjukkan bahwa budaya belajar sepanjang hayat (lifelong learning) dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan peradilan. Semangat untuk terus belajar, meneliti, dan berbagi pengetahuan diharapkan menjadi energi positif dalam mewujudkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


