Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Putusan Bebas: Finalitas Atau Rivalitas?

September 24, 2026

Reformasi Manajemen SDM Peradilan: Mahkamah Agung Gelar FGD Penyusunan Raperma Sistem Merit Terintegrasi

September 24, 2026

Ketika AI Memasuki Ruang Sidang: Menguji Batas Hukum di Era Serangan Digital

September 24, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Mengurai Benang Kusut Akad Niaga: Menakar Urgensi Kompetensi Hakim dalam Arsitektur Kepailitan Syariah

Mengurai Benang Kusut Akad Niaga: Menakar Urgensi Kompetensi Hakim dalam Arsitektur Kepailitan Syariah

Khoiriyah RoihanBy Khoiriyah RoihanApril 23, 2026 · 09:31 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

BOGOR – Lanskap ekonomi syariah di Indonesia terus mengalami ekspansi yang signifikan, namun pertumbuhan ini menyisakan tantangan besar di meja hijau, khususnya terkait sengketa kepailitan. Dalam gelaran Pelatihan Teknis Yudisial Niaga Syariah di Pusdiklat Mahkamah Agung RI, Selasa (21/4/2026), Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.Ag., M.A., MDC., menegaskan bahwa kunci utama penyelesaian sengketa niaga syariah yang berkeadilan terletak pada kemampuan hakim dalam membedakan anatomi setiap akad yang mendasari transaksi.

Distingsi Akad dan Janji: Fondasi Awal Penegakan Hukum

Dalam pemaparannya, Prof. Maksum menekankan bahwa hakim tidak boleh mencampuradukkan antara akad (al-‘aqd), janji (al-‘ahd), dan saling berjanji (al-muwa’adah). Ketiga konsep ini memiliki implikasi yuridis yang berbeda dalam hukum acara ekonomi syariah.

“Hakim harus bisa membedakan akad dan janji. Dalam sengketa ekonomi syariah, posisi keduanya menjadi penentu bagaimana sengketa tersebut akan diselesaikan,” ujar Prof. Maksum di hadapan 40 orang para hakim Pengadilan Agama. Jika sebuah “janji” dianggap sebagai “akad” yang mengikat sempurna tanpa memenuhi rukun, maka putusan hakim berisiko cacat secara hukum syara’.

Prof. Maksum menekankan bahwa sebelum memutuskan apakah seseorang bisa divonis pailit (muflis), hakim harus menyelami karakteristik akad yang digunakan. Dalam sistem ekonomi syariah, tidak semua kewajiban pembayaran otomatis menjadi “utang” yang bisa memicu kepailitan.

  1. Kepastian Akad vs Janji: Hakim wajib membedakan antara Akad (al-aqd), Janji (al-ahd), dan Saling Berjanji (al-muwa’adah). Dampak hukum dari ketiganya sangat berbeda dalam penentuan gagal bayar.
  2. Karakter Pembiayaan: Di bank konvensional, semua pinjaman adalah kredit yang wajib kembali. Namun dalam syariah, jika akadnya adalah Mudharabah (bagi hasil), maka itu bukan pinjaman. “Jika terjadi kerugian murni dalam bisnis, kerugian tersebut ditanggung bersama, bukan ditagih sebagai utang yang memicu kepailitan, kecuali ada kelalaian dari nasabah,” jelas Prof. Maksum.
  3. Keadilan dalam Pertukaran: Prof. Maksum mengingatkan tantangan berat hakim dalam mendeteksi riba dalam transaksi modern, seperti hedging (lindung nilai). Transaksi harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
    • Yadan bi Yadin (Tunai): serah terima yang dilakukan secara tunai (cash) di tempat transaksi.
    • Mitslan bi Mitslin (Setara): barang yang ditukarkan harus memiliki timbangan, ukuran, atau nilai yang sama untuk menghindari riba.
Baca Juga  Dorong Akuntabilitas dan Pelayanan Prima, PTA Kepri Laksanakan Pengawasan Daerah di PA Natuna

Tipologi Akad: Dari Basith hingga Mujtamiah

Materi pelatihan membagi akad ke dalam tiga kategori besar berdasarkan kompleksitasnya:

  1. Basith (Sederhana): Mencakup akad tunggal seperti Wadi’ah (titipan), Mudharabah (bagi hasil), dan Murabahah (jual beli).
  2. Muta’addid (Multiguna): Seperti Ijarah Muntahiyah bi-Tamlik (IMBT) yang menggabungkan sewa dan janji kepemilikan di akhir periode.
  3. Mujtamiah (Komposit): Akad yang sangat kompleks seperti yang ditemukan dalam struktur Kartu Kredit Syariah, Letter of Credit (L/C), dan Musyarakah Mutanaqisah (MMQ).

Pemahaman atas tipologi ini krusial saat sebuah lembaga keuangan syariah menghadapi permohonan pailit. Hakim harus mampu membedah apakah struktur transaksi tersebut bersifat Ta’addudiyah, Irtibathiyah, atau Mutadakhilah untuk menentukan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Paradoks Pinjaman dan Investasi: Titik Kritis Kepailitan

Salah satu isu krusial yang diangkat adalah perbedaan mendasar antara perbankan konvensional dan syariah dalam memandang dana yang disalurkan. Jika di bank konvensional seluruh penyaluran dana dianggap sebagai kredit (utang), maka di bank syariah, karakteristiknya bergantung pada akad yang digunakan.

“Akad Mudharabah di lembaga keuangan syariah bukanlah pinjaman. Ini adalah investasi atau bagi hasil. Artinya, jika terjadi kerugian bisnis yang bukan karena kelalaian pengelola (nasabah), maka kerugian tersebut harus ditanggung bersama,” jelas Prof. Maksum.

Logika hukum ini berbenturan langsung dengan norma kepailitan konvensional yang mengandalkan keberadaan “utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih”. Jika seorang hakim tidak memahami bahwa Mudharabah adalah skema bagi hasil, ia mungkin akan keliru dalam mengategorikan posisi nasabah sebagai debitur yang bisa dipailitkan hanya karena tidak bisa mengembalikan modal awal saat usaha merugi secara alami.

Klaster Akad dan Potensi Sengketa Niaga

Prof. Maksum membagi klaster akad menjadi tiga bagian untuk memudahkan analisis yudisial:

  • Berbasis Jual Beli: Menimbulkan utang piutang (Murabahah, Salam, Istishna’).
  • Berbasis Modal dan Kerja Sama: Menimbulkan kepercayaan (Mudharabah, Musyarakah).
  • Berbasis Jasa dan Pendukung: (Ijarah, Kafalah, Wakalah, Rahn).

Dalam kasus kepailitan, akad yang masuk dalam klaster jual beli lebih mudah diidentifikasi unsur utangnya. Namun, pada klaster modal, hakim menghadapi tugas berat untuk membuktikan apakah ada unsur Hilah Ribawiyah (rekayasa hukum untuk melegalkan riba) atau ketidaksesuaian dengan prinsip Mutaqawwam (barang/hak yang bernilai secara agama dan undang-undang) pada objek transaksi.

Baca Juga  Nyaris Sempurna! Realisasi Belanja Modal PA Baturaja Tembus 99,79% di April 2026

Menjawab Tantangan Kepailitan Syariah

Permasalahan menjadi semakin kompleks ketika Lembaga Pengelola Keuangan Syariah (LPKS) itu sendiri yang mengalami pailit di tengah masa akad yang berjalan. Bagaimana posisi nasabah yang sedang dalam masa Ijarah Muntahiyah bi-Tamlik (IMBT) atau sedang menjalankan proyek Musyarakah?

Pelatihan ini menekankan bahwa hakim Pengadilan Agama harus jeli melihat apakah rukun akad tetap terpenuhi. Unsur Ijab dan Kabul yang jelas, kapasitas para pihak (Cakap Hukum), serta objek yang pasti menjadi syarat mutlak keabsahan transaksi. Dalam skema Musyarakah, misalnya, pembagian keuntungan harus disepakati di awal, sementara kerugian harus dibagi sesuai porsi modal masing-masing.

Penutup: Integritas Syariah dalam Putusan Hukum

Di akhir sesi, Prof. Maksum mengingatkan bahwa instrumen perlindungan nilai seperti Hedging (lindung nilai) kini jamak dilakukan dalam sistem ekonomi syariah, seperti saat nasabah memerlukan biaya impor besar dan meminta bantuan bank untuk membayar dengan jumlah yang berbeda namun memiliki nilai yang sama sesuai prinsip Yadan bi Yadin.

Dengan penguasaan mendalam atas anatomi akad dan prinsip Taflis, fajar baru peradilan niaga syariah di Indonesia diharapkan mampu memberikan kepastian hukum yang tidak hanya memuaskan secara legal-formal, tetapi juga menyejukkan secara spiritual dan sosial. Para hakim Angkatan I ini kini memikul harapan besar untuk membuktikan bahwa keadilan syariah adalah jalan keluar yang adil (al-a’dalah) bagi ekosistem ekonomi bangsa.

Tugas berat hakim adalah memastikan bahwa setiap putusan dalam perkara niaga syariah, terutama kepailitan, tidak hanya sejalan dengan regulasi negara tetapi juga tetap berada dalam koridor empat syarat utama: kejelasan elemen kontrak, bebas dari larangan kontrak, tidak ada kontradiksi, dan bersih dari Hilah Ribawiyah.

Tanpa pemahaman mendalam terhadap substansi akad, penegakan hukum ekonomi syariah hanya akan menjadi formalitas legalistik yang kehilangan ruh keadilannya. Pelatihan yang dipandu oleh Hakim Yustisial Dr. Mardi Chandra ini diharapkan mampu menjadi kompas bagi para “wakil Tuhan” di bumi dalam memutus sengketa niaga syariah yang semakin kompleks di masa depan.

Khoiriyah Roihan
Kontributor
Khoiriyah Roihan
Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Ekonomi Syariah Hukum Syariah Kepailitan Syariah Niaga Syariah Peradilan Agama
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Putusan Bebas: Finalitas Atau Rivalitas?

September 24, 2026

Reformasi Manajemen SDM Peradilan: Mahkamah Agung Gelar FGD Penyusunan Raperma Sistem Merit Terintegrasi

September 24, 2026

Ketika AI Memasuki Ruang Sidang: Menguji Batas Hukum di Era Serangan Digital

September 24, 2026
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,460 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Putusan Bebas: Finalitas Atau Rivalitas?

By Jimmy Maruli AlfianSeptember 24, 20260

Pagi (24/9) di Bandar Lampung belum sepenuhnya terang ketika halaman Fakultas Hukum Universitas Lampung mulai…

Reformasi Manajemen SDM Peradilan: Mahkamah Agung Gelar FGD Penyusunan Raperma Sistem Merit Terintegrasi

September 24, 2026

Ketika AI Memasuki Ruang Sidang: Menguji Batas Hukum di Era Serangan Digital

September 24, 2026

Memperkuat Wawasan Kelembagaan, 81 Hakim Adhoc PHI Kunjungi BSDK MA

September 24, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Putusan Bebas: Finalitas Atau Rivalitas?
  • Reformasi Manajemen SDM Peradilan: Mahkamah Agung Gelar FGD Penyusunan Raperma Sistem Merit Terintegrasi
  • Ketika AI Memasuki Ruang Sidang: Menguji Batas Hukum di Era Serangan Digital
  • Memperkuat Wawasan Kelembagaan, 81 Hakim Adhoc PHI Kunjungi BSDK MA
  • Ketika Algoritma Mengecoh Penegak Hukum

Recent Comments

  1. Hendi Rustandi on Bedah Tiga Berkas Perkara Untuk Perkuat Kesamaan Persepsi Penegakan Hukum, PTA Palangka Raya Sukses Gelar Diskusi Hukum Wilayah Timur di PA Buntok
  2. Nikmah Aeni on AI dan Masa Depan Peradilan: Teknologi Membantu, Hakim Tetap Mengadili
  3. aievangelist on AI dan Masa Depan Peradilan: Teknologi Membantu, Hakim Tetap Mengadili
  4. Masjudul Haq on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  5. Ahmad Satiri on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Wiwid Ariyanto
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Muhammad Yunus Tazryan
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.